Anda di halaman 1dari 5

PRAKTIKUM SENSOR DAN TRANDUSER

PRAKTIKUM 1 :

PENGUJIAN KARAKTERISTIK SENSOR CAHAYA LIGHT DEPENDENT RESISTOR


(LDR)

I. Tujuan
Setelah praktikum mahasiswa diharapkan :
1. Memahami prinsip kerja sensor cahaya.
2. Memahami karakteristik sensor cahaya.
3. Mendesain rangkaian elektronik aplikasi sensor cahaya

II. Dasar Teori

Transduser adalah sebuah perangkat yang dapat mengubah suatu bentuk energi menjadi
energi lain. Contoh transduser antara lain :

• Mikrophone yang mengubah gelombang suara menjadi sinyal impuls elektrik.


• Speaker yang mengubah sinyal elektrik menjadi gelombang suara.
• Solar cell yang mengubah energi cahaya menjadi sinyal elektrik.
• Thermocouple yang mengubah energi panas menjadi sinyal elektrik.
• Motor listrik yang mengubah energi listrik menjadi energy mekanik (gerak).

Sensor adalah piranti elektronik untuk mendeteksi / membaca perubahan energi. Sensor
mendeteksi energi dari suatu perangkat semisal transduser kemudian merubahnya menjadi suatu
nilai yang bisa dibaca secara analog ataupun digital. Contoh sensor antara lain :

• Optical sensor (LDR) untuk mengukur intensitas cahaya.

• Photodiode Infrared untuk mengukur jarak.

• Thermal sensor (PT100, PTC,NTC,LM35) untuk mengukur temperature benda.

• Induktif sensor untuk mendeteksi obyek logam.


• Kapasitif sensor untuk mendeteksi obyek logam / non logam
LDR merupakan piranti untuk mengukur intensitas cahaya. LDR merupakan salah satu
jenis resistor yang dapat mengalami perubahan resistansinya apabila mengalami perubahan
penerimaan cahaya. Besarnya nilai hambatan pada Sensor Cahaya LDR (Light Dependent
Resistor) tergantung pada besar kecilnya cahaya yang diterima oleh LDR itu sendiri. LDR sering
disebut dengan alat atau sensor yang berupa resistor yang peka terhadap cahaya. Biasanya LDR
terbuat dari cadmium sulfida yaitu merupakan bahan semikonduktor yang resistansnya
berupahubah menurut banyaknya cahaya (sinar) yang mengenainya. Resistansi LDR pada tempat
yang gelap biasanya mencapai sekitar 10 MΩ, dan ditempat terang LDR mempunyai resistansi
yang turun menjadi sekitar 150 Ω. Seperti halnya resistor konvensional, pemasangan LDR dalam
suatu rangkaian sama persis seperti pemasangan resistor biasa. Simbol dan fisik LDR dapat dilihat
seperti pada gambar berikut.

Gambar 1. Simbol dan fisik LDR

Karakteristik LDR terdiri dari dua macam yaitu Laju Recovery dan Respon Spektral seperti
dijelaskan sebagai berikut :

• Laju Recovery Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor)


Bila sebuah Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) dibawa dari suatu ruangan dengan
level kekuatan cahaya tertentu ke dalam suatu ruangan yang gelap, maka bisa kita amati bahwa
nilai resistansi dari LDR tidak akan segera berubah resistansinya pada keadaan ruangan gelap
tersebut. Namun LDR tersebut hanya akan bisa mencapai harga di kegelapan setelah mengalami
selang waktu tertentu. Laju recovery merupakan suatu ukuran praktis dan suatu kenaikan nilai
resistansi dalam waktu tertentu. Harga ini ditulis dalam K/detik, untuk LDR tipe arus harganya
lebih besar dari 200K/detik (selama 20 menit pertama mulai dari level cahaya 100 lux), kecepatan
tersebut akan lebih tinggi pada arah sebaliknya, yaitu pindah dari tempat gelap ke tempat terang
yang memerlukan waktu kurang dari 10 ms untuk mencapai resistansi yang sesuai dengan level
cahaya 400 lux.
• Respon Spektral Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor)
Sensor cahaya LDR (Light Dependent Resistor) tidak mempunyai sensitivitas yang sama untuk
setiap panjang gelombang cahaya yang jatuh padanya (yaitu warna). Bahan yang biasa digunakan
sebagai penghantar arus listrik yaitu tembaga, aluminium, baja, emas dan perak. Dari kelima bahan
tersebut tembaga merupakan penghantar yang paling banyak, digunakan karena mempunyai daya
hantar yang baik (TEDC,1998). Kurva karakteristik LDR dapat dilihat pada gambar 2.

Gambar 2. Kurva karakteristik LDR

III. Alat dan Bahan


1. Sensor LDR
2. LED
3. Resistor 1K ohm
4. Power supply variabel
5. AVO meter digital
IV. Langkah Kerja
1. Buatlah rangakaian pengukuran LDR seperti gambar 2.

Gambar 2. Rangkaian pengukuran karakteristik LDR


2. Hubungkan rangkaian yang telah dibuat dengan input tegangan 5 volt.
3. Kondisikan ruangan atau area pengukuran dalam pencahayaan minimum.
4. Lakukan pengukuran output resistansi LDR dengan tingkat pencahayaan yang bervariasi
dengan cara mengubah nilai tegangan supply.
5. Catat hasil pengukuran pada tabel 1.
6. Buat grafik pengukuran karakteristik LDR.
Tabel 1. Data hasil pengukuran
No Tegangan Supply Output LDR
(Volt) (ohm)
1 0,5
2 1
3 1,5
4 2
5 2,5
6 3
7 3,5
8 4
9 4,5
10 5

7. Buatlah analisa dan kesimpulan hasil praktek !

Bahan diskusi :

1. Sebagai bahan analisa buatlah linearisasi data hasil praktek & hitunglah simpangan data hasil
pengukuran dengan Ms Excel.