Anda di halaman 1dari 9

Kata Pengantar

Puji syukur saya ucapkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa karena atas
rahmat dan anugrah-Nya saya bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “
Etika Hukum Kesehatan” tepat pada waktunya.

Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah
Etika Profesi & Hukum kesehatan dalam pembahasan “Etika Hukum
Kesehatan”. Dalam penyelesaian makalah ini, penulis mendapat bantuan dari
berbagai pihak . Untuk ini, saya mengucapkan terimakasih kepada :

1. Tuhan Yang Maha Esa


2. Drs. H. Utoyo Putrawasita,Mm.Kes

Saya sadar bahwa makalah yang saya buat ini masih jauh dari sempurna,
karna itu saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk
menyempurnakan makalah etika hukum kesehatan ini menjadi lebih baik lagi.
Demikian makalah ini saya buat, semoga makalah ini dapat memeberikan
manfaat daan menambah pengetahuan terutama bagi saya dan mahasiswa prodi
D III Radiiologi Politeknik Al Islam Bandung.

Bandung, Mei 2019

Penulis

1
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ................................................................................................................. 1

DAFTAR ISI...................................................................................................................... 2

BAB I .................................................................................................................................. 3

PENDAHULUAN ............................................................................................................. 3

A. Latar belakang ...................................................................................................... 3

B. Rumusan Masalah ................................................................................................ 3

C. Tujuan Masalah .................................................................................................... 3

BAB II ................................................................................................................................ 4

PEMBAHASAN ................................................................................................................ 4

A. Konsep Dasar Etika .............................................................................................. 4

B. Definisi Kepemimpinan ........................................................................................ 4

C. Teori Kepemimpinan ............................................................................................ 5

D. Tugas-tugas Kepemimpinan ................................................................................ 7

BAB III............................................................................................................................... 8

PENUTUP.......................................................................................................................... 8

A. Kesimpulan ............................................................................................................ 8

B. Saran ...................................................................................................................... 8

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................ 9

2
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri
atau bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan
meningkatkan kesehatan,mencegah dan mengobati penyakit,serta
memulihkan kesehatan perorangan,kelompok,ataupun masyarakat.

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari konsep dasar etika ?
2. Apa pengertian dari konsep dasar kepemimpinan ?
3. Bagaimana memiliki etika dan jiwa kepemimpinan yang baik dalam
profesi kesmas ?

C. Tujuan Masalah
1. Untuk mengetahui konsep dasar etika.
2. Unruk mengetahui konsep kepemimpinan.
3. Untuk mengetahui etika dan jiwa kepemimpinan yang baik dalam profesi
kesmas.

3
BAB II

PEMBAHASAN

A. Konsep Dasar Etika


Secara etmiologis etika diambil dari bahasa Yunani Ethos yang artinya
aadalah adat istiadat atau kebiasaan. Di dalam pengertian ini etika dan etiket
memiliki makna yang kurang lebih sama. Etika menjadi bagian dari ranah
aksiologi yang bahkan sering disebut dengan filsafat tingkah laku manusia.
Pengertian ini kemudian menjadikan etika sebagai suatu yang sangat
berbeda dengan istilah sebelumnya yaitu adat istiadat,namun mempunyai
landasan pemikiran atau suatu kerangka berfikir yang akhirnya melahirkan
suatu sikap yang lebih bernilai. Di dalam bukunya Bertens juga
membedakan etika di dalam 3 pengertian yaitu :

Etika dalam arti nilai atau moral yang menjadi pegangan bagi seseorang
atau kelompok untuk mengatur tingkah laku yang di dalam hal ini bisa
disamakan dengan adat,istiadat,ataupun kebiasan.

Etika diartikan sebagai kumpulan asa atau nilai moral yang juga lebih
dikenal dengan kode etik.

Etika mempunyi arti sebagai ilmu tentang baik dan buruk. Didalam hal
ini etika baru menjadi ilmu apabila kemungkinan-kemungkinan etis yang
begitu saja diterima dalam suatu masyarakat menjadi bahan refleksi bagi
suatu penelitian sistematis dan metodis.

B. Definisi Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah kemampuan seorang pemimpin untuk dapat
mempengaruhi bawahannya,agar mau bekerjasama dengan
pemimpinannya,untuk mencapai tujuan tertentu.

Pengertian kepemimpinan yaitu hubungan yang tercipta dari adanya


pengaruh yang dimiliki seseorang terhadap orang lain sehingga orang lain

4
tersebut secara sukarela mau dan bersedia bekerja sama untuk mencapai
tujuan yang diinginkan ( Georgy R.Terry ).

Kepemimpinan akan muncul apabila ada seseorang yang karena


sifat-sifat dan prilakunya mempunyai kemampuan untuk mendorong orang
lain untuk berpikir,bersikap,dan ataupun berbuat sesuatu sesuai dengan apa
yang diinginkannya. Menurut Youg (dalam Kartono,2003)

Pengertian pemimpin yaitu bentuk dominasi yang didasari atas


kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain
untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknyadan
memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.

C. Teori Kepemimpinan
a. Teori orang besar atau teori bakat
Teori orang besar ( the great men theory ) atau teori bakat ( Trait theory)
ini adalah teori klasik dari kemimpinan. Di sini disebutkan bahwa
seorang pemimpin dilahirkan,artinya bakat-bakat tertentu yang
diperlukan seseorang untuk menjadi pemimpin diperolehnya sejak lahir.
b. Teori Situasi
Bertolak belakang dengan teori bakat ialah teori situasi (situasional
theory). Teori ini muncul sebagai hasil pengamatandimana seseorang
sekalipun bukan keturunan pemimpin,ternyata dapat pula menjadi
pemimpin yang baik. Hasil pengamatan tersebut menyimpulkan bahwa
orang biasa yang jadi pemimpin tersebut adalah karena adanya situasi
yang menguntungkan dirinya,sehingga ia memiliki kesempatan untuk
muncul sebagai pemimpin.
c. Teori Ekologi
Sekalipun teori situasi kini banyak dianut,dan karena itu masalah
kepemimpinan banyak menjadi bahan studi,namun dalam kehidupan
sehari-hari sering ditemukan adanya seorang yang setelah berhasil
dibentuk menjadi pemimpin,ternyata tidak memiliki kepemimpinan
yang baik.

5
Menurut Larry C, Spears (1995), mengacu pada pemikiran
Greenleaf,terdapat karakteristik seorang pemimpin maupun calon
pemimpin yang ditunjukkan dari sikap dan perilaku pemimpin
tersebut,yang dipaparkan pada list berikut :

1. Kesediaan untuk menyimak (listening)


2. Kuat dalam empati (empathy)
3. Melakukan pemulihan –pemulihan (healing)
4. Penyadaran/peningkatan kesadaran (awareness)
5. Memiliki sifat persuasif (persuasion)
6. Mampu membuat konsep (conceptualiztion)
7. Mampu membuat pemikiran yang tepat (foresight)
8. Penata layanannta baik.
9. Memiliki komitmen untuk menghasilkan proses pembelajrn
(commitment to the growth of people)
10. Serius dalam upaya pembentukan dan pengembangan komunitas
(building community)

Selain itu Spears juga mengungkapkan indikator tentang pemimpin


yang melayani,indikator ni juga merupakan penambahan dari hasil studi
pasca Spears. Indikator tersebut antara lain :

1. Pemimpin yang melayani memberikan teladan untuk perilaku dan


sikap yang ia ingin hadir dan menjadi bagian utama dari hidup
pengikutnya. Jadi ia tidak memaksakan orang untuk mengambil alih
suatu prilaku atau memaksa dengan berbagai hal-hal yang ia
inginkan.
2. Pemimpin yang melayani menyadari dan menghayati bahwa ia
melayani suatu hal yang lebih besar dari dirinya atau organisasi.
3. Pemimpin yang melayani memiliki pribadi yang otentik yaitu
kerendahan hatidapat diminta pertanggung jawaban,integritas antara
nilai,gambar diri dan ambisinyaserta ia tampil sebagai manusia biasa
dengan kelemahannya.

6
4. Pemimpin yang melayani juga mempersoalkan masalah moral dan
berani mengambil resiko dalam menegakkan prinsip etika tertentu.
5. Pemimpin yang melayani mampu memberikan kepercayaan dan
pemahaman atas keadaan pengikutnya.

D. Tugas-tugas Kepemimpinan
Tugas pokok kepemimpinan :

1. Menyatu padukan orang yang berbeda motivasinya dengan motivasi


yang sama.
2. Mengusahakan satu kelompok dinamis secara sadar
3. Menciptakan lingkungan kerja baik dan penuh integritas
4. Memberi inspirasi dan mendorong anggotanya untuk bekerja
seefektif mungkin.
5. Menumbuhkan kesadaran lingkungan yang senantiasa mengalami
perubahan (dinamis)
6. Sebagai pengambil keputusan
7. Sebagai pemikul tanggung jawab
8. Mengerahkan sumber daya untuk mencapai tujuan sebagai pemikir
konseptual
9. Bekerja dengan atau melalui orang lain
10. Sebagai mediator,politikus,dan diplomat
11. Peranan pemimpin terhadap kelompok

Tipe-tipe Kepemimpinan

1. Adaptif
2. Kecerdasan emosional
3. Karismatik
4. Autenthic
5. Level 5 leader
6. Mindful leader
7. Narsisme
8. No-excuse leadership
9. Menular

7
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Tujuan pelayanan kesehatan adalah tercapainya derajat kesehatan
masyarakat yang memuaskan harapan dan kebutuhan derajat masyarakat
(consumer statisfaction),melalui pelayanan yang efektif oleh pemberi
pelayanan yang memuaskan harapan dan kebutuhan pemberi pelayanan
(provider satisfaction),paada institusi pelayanan yang diselenggarakan
secara efsien (institutional satisfaction)

B. Saran
Jiwa kepemimpinan sangat dibutuhkan manusia dalam rangka
menyelesaikan suatu permasalahan yang dihadapi atau memimpin diri
sendiri agar menjadi pribadi yang terarah dan lebih baik.

8
DAFTAR PUSTAKA

1. Notoatmojo,Soekijo. 1990. Pendidikan dan perilaku kesehatan. Jakarta :


Rineka Cipta
2. Glenz, Karen. 1990. Health behavior and health education,theory research
and practice. San Frnsisco,oxford : Joosey-Bas Publiser.