Anda di halaman 1dari 14

Usaha ternak puyuh adalah usaha sambilan.

Tapi, kalau Anda benar – benar


yakin ada di jalan ini, maka usaha ternak puyuh ini bisa menjadi sumber
penghasilan utama Anda.

Kenapa saya katakan sambilan?

Karena untuk benar – benar bisa sebagai penghasilan utama, jumlah puyuh
yang dipelihara harus sangat banyak.

Kalau yang dipelihara banyak, tentu banyak yang harus dipersiapkan.

Persiapan modal, ketrampilan atau skill dan kesiapan mental.

Untuk jumlah puyuh yang dipelihara sebanyak 1000 ekor saja, keuntungan
per bulan yang diperoleh hanya sekitar 1,5 – 1,7 juta saja.

Pendapatannya masih kurang kalau untuk hidup sebulan. Apalagi di


perkotaan.

Kalau mengharapkan pemasukan yang lebih, pasti jumlah puyuhnya juga


diperbanyak.

Tapi tidak masalah, kalau jumlah yang dipelihara sedikit, berternak puyuh
tidak akan mengganggu aktifitas utama Anda.

Artinya, Anda masih bisa beraktifitas untuk penghasilan utama Anda.


Sedangkan ternak puyuh, sementara masih menjadi sebagai penghasilan
tambahan.

Meskipun jumlahnya masih sedikit, tidak masalah.

Yang penting, usaha apapun masih bisa diupayakan asalkan bisa


menghasilkan. Dengan konsistensi atau istiqomah lama – lama akan sesuai
dengan harapan.

Asalkan tidak putus asa dan berhenti di tengah jalan.

Sekarang, jika sudah yakin untuk mencoba usaha ternak puyuh ini, silahkan
lanjutkan membaca artikel ini. Siapa tahu bisa lebih mendapatkan inspirasi
dan semangat untuk memulai usaha.
Peluang usaha ternak puyuh untuk
Sukses
Usaha ternak puyuh masih tetap memiliki peluang yang sangat besar asalkan
produk dari usaha ini banyak di minati.

Untuk mengetahui hal tersebut, maka kita harus melihat data yang ada.

Dari data yang dikeluarkan kementerian pertanian, konsumsi telur puyuh per
kapita mengalami kenaikan dari tahun 2015 dan 2016.

Pada tahun 2015, setiap orang (per kapita) mengkonsumsi telur puyuh
sebanyak 6.674 butir setiap tahunnya.

Sedangkan pada tahun 2016 mengalami kenaikan konsumsi telur puyuh


menjadi 7.769 butir.

Informasi tersebut bisa di lihat langsung di web aslinya. Ini link nya. Konsumsi
telur puyuh per kapita 2015 – 2016.
Selain tingkat konsumsi telur, ternyata jumlah populasi burung puyuh di
Indonesia selalu mengalami kenaikan dari tahun 2013 – 2017.

Rata – rata tiap provinsi di Indonesia jumlah burung puyuhnya mengalami


peningkatan.

Populasi burung puyuh terbesar ada di provinsi Jawa Tengah. Kemudian


diikuti provinsi Jawa Timur, DIY dan Sumatra Barat.

Data lengkapnya bisa dilihat di wesitenya langsung.

Ini linknya.

Populasi burung puyuh di Indonesia.


Hal ini menunjukkan bahwa usaha ternak burung puyuh ini memiliki potensi
yang bagus untuk bisa sukses.

Buktinya, semakin banyak yang memelihara burung puyuh. Selain itu tingkat
konsumsi telur puyuh yang semakin meningkat juga memudahkan untuk
pemasaran produk dari ternak ini.

Karakter produksi puyuh


Puyuh itu hewan unggas, termasuk jenis burung – burungan tetapi ukurannya
kecil.

Puyuh betina dewasa rata – rata beratnya 130 – 150 gram.

Pakan yang dibutuhkan sebanyak 20 gram per ekor/hari.

Kalau puyuh yang banyak beredar di Indonesia adalah jenis puyuh Coturnix
coturnix japonica.

Puyuh ini bisa menghasilkan telur sebanyak 250 – 300 butir per ekor per
tahun.

Sama seperti ayam petelur, puyuh juga punya saat dimana puyuh mulai
bertelur, produksi telur tertinggi, dan produksi berhenti atau afkir.

Puyuh bisa mulai bertelur pada usia 35 hari.

Puncak produksi telur saat usia puyuh berusia 5 bulan.

Masa produksi telur optimal dari puyuh adalah selama 14 bulan.

Sedangkan puyuh akan benar – benar berhenti bertelur dan bisa diafkir
setelah usia 2,5 tahun.

Jadi, secara keseluruhan fase pertumbuhan burung puyuh bisa dibagi


menjadi tiga tahapan.

Periode pertama adalah starter (0-3 minggu), (2) periode grower (3-5
minggu), dan (3) periode layer ( lebih dari 6 minggu).

Yang perlu diwaspadai adalah bahwa burung puyuh ini memiliki sifat kanibal.
Jadi, kepadatan kandang perlu diperhatikan supaya antar sesama puyuh tidak
saling melukai.

Selain itu, pemberian pakan juga diberikan secara teratur, supaya bisa
mencegah sifat kanibal burung puyuh tersebut.

Setelah ini kita akan mengetahui tentang faktor yang bisa mendukung
produksi telur puyuh.

Faktor produksi telur puyuh


Beberapa faktor berikut ini sangat penting untuk menunjang kelancaran
produksi telur puyuh.

Aspek ini juga harus diperhatikan. Karena kalau faktor produksi tergangu, bisa
menyebabkan usaha menjadi berantakan.

Faktor produksi tersebut antara lain kandang atau lokasi, bibit, pakan dan
obat – obatan serta vitamin.

Kandang ternak puyuh petelur


Selain sebagai tempat hidup dari burung puyuh, kandang juga sebagai tempat
produksi telur.

Dengan adanya kandang, produksi telur akan lebih teratur. Hal ini bisa
membuat kegiatan pengambilan telur menjadi lebih efektif.

Oleh karena itu, kandang puyuh harus dibuat senyaman mungkin buat si
puyuh.

Isi kandang jangan terlalu padat.

Untuk kandang seluas 1 m2 , dapat diisi burung puyuh dewasa sebanyak 40


ekor.
Jika ukuran kandang Anda panjang 100 cm x lebar 50 cm x tinggi 35 cm,
maka kandang tersebut bisa diisi puyuh sebanyak 20 ekor. Maksimal 25 ekor
masih bisa.

Tinggi kandang jangan terlalu tinggi. Ukuran optimal tinggi kandang puyuh
antara 30 – 35 cm.

Jika kandang dibuat vertikal, jarak antara lantai dan atap kandang (kolong)
dibawahnya dibuat sekitar 10 – 20 cm.

Kolong pertama dibuat agak tinggi, yaitu antara 35 – 40 cm.


Hal ini supaya lantai kandang tidak begitu terpengaruh dari kelembapan tanah
atau lantai.

Jangan berfikir kalau semakin diisi banyak, akan semakin hemat.

Jumlah puyuh yang terlalu banyak dalam satu kandang, bisa menurunkan
produksi telurnya.

Terlalu longgar juga menyebabkan produksi telur kurang efisien.

Menurut penelitian, kandang dengan ukuran 62 cm x 50 cm x 26 cm jumlah


produksi terbaik diisi dengan puyuh sebanyak 12 ekor.[1]
Mengenai efek kandang terhadap produksi burung puyuh ini bisa dilihat di
artikel di bawah ini.

Kepadatan Kandang dan bentuk kandang puyuh.

62 cm adalah panjangnya sedangkan lebarnya adalah 50 cm. Jadi luas


kandangnya adalah 62 cm x 50 cm = 3100 cm2 = 0,31 m2.
Jika patokannya untuk 1 m2 adalah 40 ekor, maka untuk 0,31 m2 jumlahnya
adalah sebagai berikut:
(0,31 / 1 ) x 40 = 12,4 ekor.

Pakan puyuh petelur


Apapun pakan yang akan digunakan, sebaiknya pakan mempunyai
kandungan nutrisi sebagai berikut:
Harga pakan puyuh petelur di pasaran berkisar antara 275 – 300 ribu per
karungnya.

Harga pakan ini adalah pakan burung puyuh yang dikeluarkan oleh PT. Karya
Tunas Glorindo (Muliaprofeed).

Per karung, isinya 50 kg.

Jadi, misalnya kita ambil yang harga tertinggi 300 ribu, maka per kg nya
harganya adalah 6 ribu.

Pakan bisa di dapatkan dengan cara membelinya. Sudah banyak yang


menjual pakan puyuh di poultry shop.

Untuk harganya, sudah saya sebutkan perkiraannya di atas.

Per hari, puyuh dewasa siap telur butuh pakan sebanyak 20 gram per ekor.

Jumlah pemberian ini adalah jumlah aman supaya puyuh tidak kekurangan
pakan.

Pemberian pakan berdasarkan berat badan puyuh.

Pemberiannya dua kali sehari, yaitu pagi dan sore hari.


Pagi hari diberi makan sekitar pukul 6 sedangkan sorenya sekitar pukul 3.

Sedangkan air minum tersedia setiap saat.

Bibit puyuh petelur


Bibit puyuh petelur harus dipastikan memiliki kualitas yang baik. Percuma
kalau kandang dan pakan bagus, tapi bibit puyuh tidak berkualitas.

Nanti produksi telur puyuhnya juga kurang memuaskan.

Belilah bibit puyuh petelur dari peternak yang Anda kenal. Jika tidak punya
kenalan, sabar dulu.

Cari informasi sebanyak – banyaknya. Sekarang informasi mengenai


peternak puyuh semakin mudah di peroleh.

Informasi tersebut bisa diperoleh dari orang ke orang atau juga bisa dari
internet.

Memang secara fisik dan kasat mata bibit puyuh yang baik bisa diamati
secara langsung. Akan tetapi, mengenai kualitas genetik, hanya peternaknya
yang tahu.

Jika Anda ragu membeli puyuh dari agen, ambillah bibit puyuh dari peternak
yang sudah lama berkecimpung dalam budidaya puyuh.

Alasannya begini.

Peternak puyuh yang sudah lama, jarang menjual bibit yang kurang
berkualitas. Hal ini karena akan menjatuhkan reputasinya sendiri.

Sebisa mungkin mereka biasanya akan mempertahankan citra mereka bahwa


mereka adalah penghasil bibit puyuh petelur yang berkualitas.

Makanya, jika ingin mendapatkan bibit puyuh petelur yang berkualitas, harus
sedikit bersabar. Tidak usah terburu – buru.

Secara kasat mata, bibit puyuh petelur yang baik adalah sebagai berikut:

 Minimal berusia 4 minggu.


 Ukuran badan puyuh petelur sedang yaitu antara 1,5 – 1,6 ons atau 150 –
160 gram.
 Puyuh dalam kondisi sehat dan bergairah.
 Bibit puyuh tidak kanibal.
 Matanya bening dan tegap dan
 Puyuh berasal dari keturunan induk yang kemampuan bertelurnya baik.
Poin terakhir ini hanya peternaknya sendiri yang tahu. Silahkan di cari
informasinya.
Harga bibit puyuh petelur berapa?
Berdasarkan informasi yang ditawarkan secara online, harga bibit puyuh
petelur berkisar antara 7.000 – 8.000 rupiah.

Ini adalah harga bibit puyuh siap telur dan belum termasuk biaya pengiriman
jika pemesan berada di luar kota.

Akan tetapi, mungkin harga aktual di lapangan bisa berbeda.

Perbedaan bisa disebabkan karena beberapa faktor.

Mungkin karena jaminan kualitas yang diberikan, diberikan bimbingan atau


jaminan penjualan produksi telur puyuh yang dihasilkan.

Analisa Usaha Ternak Puyuh Petelur


1000 ekor
Sekarang kita bisa mulai memperkirakan seperti apa potensi keuangan yang
akan didapat dengan menjalankan usaha ternak puyuh ini.

Pertama kali sebelum memulai usaha budidaya puyuh ini kita harus
menginvestasikan modal terlebih dahulu di kandang, puyuh betina siap
petelur dan beberapa peralatan.

Modal ternak puyuh petelur


Keterangan untuk investasi awal adalah sebagai berikut:

Kandang puyuh petelur


Saya anggap Anda sudah mempunyai bangunan utama, entah itu di belakang
atau di samping rumah.

Jika belum punya kandang utama, maka harus membangunnya terlebih


dahulu. Tidak mungkin kan puyuh di lokasikan di ruang terbuka, yang sangat
mungkin kepanasan dan kehujanan.

Ukuran kandang di atas adalah panjang 100 cm x lebar 100 cm x tinggi 180
cm.

Satu unit kandang tersusun atas 5 shaf kandang. Setiap shaf kapasitas
puyuhnya 40 ekor puyuh dewasa. Jadi, total satu unit kandang bisa
menampung 200 ekor puyuh dewasa.

Menurut saya supaya lebih efektif, kandang sebaiknya beli saja. Kalau belum
terbiasa membuat kandang, hasilnya biasanya kurang kuat.

Selain rugi waktu, kalau hasilnya kurang bagus juga kurang memuaskan.

Kandang di atas adalah ukuran kandang yang dijual oleh cv. Kuda hitam
perkasa. Untuk inoformasi lebih lanjut, silahkan kunjungi websitnya dan
kontak langsung ke penjualnya.
Ini link websitenya. Jual kandang puyuh cv. Kuda hitam perkasa.
Kalau anda menghendaki kandang puyuh yang lebih baik, Anda bisa coba
lihat di website ini.

Jual kandang puyuh bapak Sahrul.


Untuk kapasitas 1000 ekor puyuh, harga yang ditawarkan adalah 5 juta
rupiah. Untuk informasi lebih lanjut silahkan di kontak sendiri pemiliknya.

Gambarnya adalah sebagai berikut.

Perhatian!!!
Saya tidak mendapat komisi dan imbalan dalam bentuk apapun jika Anda
membeli kandang puyuh dari ke dua link tersebut.

Saya merekomendasikan ke dua penjual tersebut hanya karena mereka


berani memberikan penawaran dan harga yang jelas mengenai kandang
puyuh yang mereka jual.

Resiko bila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan adalah di luar tanggung
jawab saya.

Jika Anda mempunyai kenalan yang lebih Anda percaya, sebaiknya beli dari
kenalan Anda tersebut.

Informasi ini hanya untuk sebagian orang yang benar – benar tidak tahu
informasi mengenai kandang puyuh.

Puyuh betina siap telur

Puyuh betina yang dibeli adalah usia 30 hari. Lima hari atau sekitar seminggu
kemudian puyuh sudah mulai belajar bertelur.
Jika adaptasi puyuh terhadap kandang yang baru dilakukan dengan baik,
maka pada usia 6 minggu puyuh sudah mulai bertelur.

Biaya yang dikeluarkan selama adaptasi kandang baru

Saya menganggap adaptasi burung puyuh terhadap kandang baru cukup 2


minggu.

Hitungan biayanya adalah sebagai berikut.

Pakan per ekor per hari adalah 20 gram. Jika jumlah puyuhnya 1000 ekor,
maka per hari pakan yang dibutuhkan adalah 20 gram x 1000 ekor = 20.000
gram atau 20 kg.

Selama 14 hari, jumlah pakan yang di butuhkan adalah 20 kg x 14 = 280 kg.

Jika harga pakan per kg nya adalah 6.000, maka jumlah biayanya adalah 280
kg x Rp. 6.000 = Rp. 1.680.000,-.

Biaya Operasional tiap Bulan

Keterangan:
Pakan
Setiap bulan (30 hari), jumlah pakan yang dibutuhkan adalah 20 gram x 1.000
ekor x 30 hari = 600.000 gram atau 600 kg.

Jika harga per kg nya 6 ribu, maka selama 30 hari butuh dana sebanyak
3.600.000 rupiah.
Keuntungan ternak puyuh petelur
1000 ekor
Pendapatan tiap bulan sebagian besar adalah berasal dari penjualan telur
puyuh. Untuk kotoran puyuhnya tidak saya masukkan ke dalam perhitungan.

Keterangan dari tabel ada di bawah ini.


Produksi telur puyuh

Saya anggap produksi telur puyuh adalah sebanyak 80%. Jadi, jika ada 1000
ekor puyuh, maka setiap hari kita dapat telur puyuh sebanyak 800 butir setiap
hari.

Tiap kg telur puyuh terdiri sekitar 100 butir telur. Jumlah tersebut bisa kurang
atau lebih. Tergantung ukuran dan berat tiap butir telur.

Jadi, sehari kita bisa dapat telur puyuh sebanyak 8 kg telur.

Harga jual telur puyuh


Harga jual telur puyuh cukup bervariasi antar daerah. Antara daerah satu
dengan yang lain harganya berbeda – beda.

Harga jual telur puyuh tersebut berkisar antara 23 ribu – 30 ribu per kgnya.

Kita ambil harga yang paling rendah saja, misalnya 23 ribu.

Harga tersebut saya dapatkan setelah melakukan observasi kecil – kecilan


secara online.

Jika Anda ingin melakukannya juga, silahkan.

Situs yang baik, menurut saya, untuk melakukan survey harga adalah olx.
Di olx, setiap pengiklan harus terverifikasi dengan no HP. Selain itu masa aktif
iklan hanya selama 30 hari. Setelah 30 hari, iklan akan tidak aktif.

Jadi iklan – iklan yang mucul, sesuai dengan kata kunci, merupakan iklan
yang cukup baru.

Pendapatan dari penjualan telur


Jika harga telur puyuh 23 ribu per kg, dan setiap hari kita punya 8 kg telur
puyuh, maka setiap hari kita punya potensi pendapatan sebesar 184 ribu
rupiah.

Selama sebulan jumlahnya adalah 184.000 x 30 = 5.520.000.

Balik Modal kapan?


Dengan potensi pendapatan seperti di atas, maka kemungkinan balik modal
usaha ternak puyuh ini sekitar 7 – 8 bulan.

Waktu balik modal dengan usaha ternak puyuh ini memang lebih cepat
daripada ternak ayam petelur.

Jika ingin melihat analisa usaha ternak ayam petelur, ini artikelnya.

Analisa usaha ternak ayam petelur.


7 – 8 bulan balik modal bisa tercapai asalkan semua berjalan lancar sesuai
rencana.

 Tingkat produksi telur sesuai yang diharapkan yaitu 80%


 Penjualan telur berjalan dengan lancar
 Tingkat kematian tidak banyak. Asalkan kematian tidak lebih dari 5%,
masih bisa menguntungkan.
 Harga jual telur sewaktu – waktu bisa berubah mengikuti permintaan
pasar.
Resiko dan kelemahan ternak puyuh
petelur
Terkadang, apa yang kita lakukan tidak seperti apa yang tertulis dalam kertas.
Begitu juga dengan analisa usaha ternak puyuh petelur pada artikel ini.

Meskipun analisa ini saya buat dengan pertimbangan yang sepahit mungkin,
tetap ada kemungkinan lain yang mungkin terjadi.

Bisa jadi, resiko lain yang akan terjadi adalah:


DOQ atau anak puyuh banyak yang mati
Jika kita memulai usaha ternak puyuh petelur mulai dari DOQ, ada
kemungkinan ini akan terjadi. Apalagi kalau kita belum pernah ada
pengalaman memelihara puyuh.

Banyak hal yang bisa menyebabkan DOQ mengalami kematian. Bisa karena
infeksi virus dan bakteri.

Tapi, yang menjadi pangkal persoalan adalah daya tahan tubuh puyuh yang
melemah. Kalau daya tahan tubuhnya melemah, maka bakteri dan virus akan
sangat mudah menyerang.

Stress adalah salah satu penyebab puyuh mengalami daya tahan tubuh
melemah.

Ini bisa terjadi karena suhu lingkungan yang tinggi, kandang yang terlalu
padat, pemberian pakan yang kurang berkualitas dan sebagainya.

Saran saya, mulailah dari puller puyuh saja. Artinya bibit puyuh petelur yang
satu atau dua minggu lagi sudah bisa mulai bertelur.

Produksi telur puyuh rendah


Produksi telur puyuh, dipengaruhi juga oleh kualitas pemeliharaan saat masa
starter dan growernya. Untuk hal ini pemilihan bibit puyuh petelur memang
harus benar – benar selektif.

Saran saya, sebaiknya jangan terburu – buru mengambil keputusan untuk


membeli bibit. Carilah rekomendasi dari peternak yang bisa diandalkan.

Selain kualitas bibit, manajemen pemeliharaan saat masa produksi juga


menentukan. Kalau bisa, jangan sampai puyuh stress dan sakit.

Karena kalau mereka sakit, dan bisa sembuh, produktivitasnya tidak akan
seperti sedia kala.