Anda di halaman 1dari 2

PENOLAKAN RUJUKAN

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


HK.02.07/II.3.4/4910/2014 00 1/1
RSK. Dr.TADJUDDIN CHALID
MAKASSAR DITETAPKAN OLEH :
DIREKTUR UTAMA,

TANGGAL TERBIT :
STANDAR PROSEDUR 08 Desember 2014
OPERASIONAL
(SPO)
dr.H.KAMAL ALI PARENGRENGI, M.KES
NIP 196108121990031002

PENGERTIAN : Penolakan rujukan adalah penolakan oleh pasien atau keluarganya


untuk dirujuk setelah mendapat penjelasan secara lengkap mengenai
rujukan yang akan dilakukan terhadap pasien.
.
TUJUAN : Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pelaksanaan
pemberian penolakan rujukan.

KEBIJAKAN : 1. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit


2. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 001 Tahun 2012 tentang
Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan perorangan.
3. SK Direktur Utama Nomor HK.02.07/II.3.3/3821/2014 tentang
Kebijakan Pelayanan pendidikan pasien dan keluarga RSK Dr.
Tadjuddin Chalid Makassar.

PROSEDUR : 1. Dokter yang akan melakukan rujukan memberikan informasi yang


jelas dan lengkap kepada pasien/ keluarga pasien meliputi:
a. Diagnosis dan terapi dan/atau tindakan medis yang diperlukan;
b. Alasan dan tujuan dilakukan rujukan;
c. Resiko yang dapat timbul apabila rujukan tidak dilakukan;
d. Transfortasi rujukan;
e. Resiko atau penyulit yang dapat timbul selama dalam
perjalanan.
2. Dokter memberikan kesempatan kepada pasien/ keluarga pasien
untuk menanyakan hal-hal yang kurang dimengerti.
3. Apabila pasien/ keluarga pasien sudah mendapatkan penjelasan
maka dipersilahkan untuk mempertimbangkan apakah menolak
untuk dilakukan rujukan.
4. Setelah pasien menolak untuk dirujuk maka pasien/keluarga
pasien menandatangani format penolakan rujukan.

UNIT TERKAIT : 1. UGD


2. Polik Rawat Jalan
3. Bangsal rawat Inap