Anda di halaman 1dari 5

JAWABAN LK.

KELOMPOK : III
ANGGOTA : 1. M. FADIL SMKN 6 SURABAYA
2. ULKARNAINI SMKN 1 LOKSUMAWE
3. DWI HANDAYANI SMKN 9 SEMARANG
4. L A D I SMKN 1 SOOKO MOJOKERTO
5. SMENDAH MARIA SMKN 8 MEDAN
6. HERMIN RAHAYU SMKN 1 PANJI SITUBONDO

JAWABAN ;
1. Rasional pengembangan kurikulum 2013 adalah sebagai berikut:
a. Bahwa kurikulum berkembang sesuai dengan waktu dan….. sehingga muncul kurikulum 1947,
kurikulum 1968, kurikulum 1975, kurikulum 1994 dst.
b. Bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang secara dinamis.
c. Harusmemperhatikan kepentingan nasional dan daerah sejalan dengan motto Bhinneka
Tunggal Ika dalam wilayah NKRI.
d. Untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2. Elemen-elemen perubahan kurikulum 2013 adalah:


a. Penyempurnaan pola pikir :
o -Pola pembelajaran: yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran berpusat kepada
peserta didik.
o pola pembelajaran satu arah menjadi pola pembelajaran interaktif
o Pola pembelajaran terisolasi menjadi pembelajaran secara jejaring
o Pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran aktif mencari
o Pola belajar sendiri menjadi belajar kelompok (berbasis tim)
o Pola pembelajaran alat tunggal menjadi pembelajaran berbasis alat multi media
o Pola pembelajaran berbasis missal menjadi kebutuhan pelanggan (users)
o Pola pembelajaran pengetahuan tunggal menjadi pembeljaran ilmu pengetahuan jamak
o Pola pembelajaran pasif menjadi kritis

b. Penguatan tata kelola:

 Tata kerja guru yang bersifat individual diubah menjadi tata kerja yang bersifat
kolaboratif
 Penguatan manajemen sekolah melalui penguatan kemampuan manajemen kepala
sekolah sebagai pimpinan kependidikan.
 Penguatan sarana prasarana untuk kepentingan manajemen dan proses pembelajaran
3. Strategi implementasi kurikulum 2013. Hakikat kurikulum 2013:

 Kurikulum adalah Tujuan, isi, dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman
penyeenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
 Kurikulum adalah cara untuk dapat membawa insane Indonesia memiliki kompetensi sikap,
pengetahuan,dan keterampilan sehingga dapat menjadi pribadi dan warga Negara yang
produktif, kreatif, inofatif dan afektif.

4. Fungsi, Prinsip dan Asas BK

 Fungsi BK: Fungsi pemahaman , Fungsi pemeliharaan dan pengembangan kemampuan belajar,
 Fungsi Pencegahan, fungsi pengentasan dan Fungsi Advokasi.
 Prinsip dan asas BK:
a. Prinsip-prinsip pelayanan BK berkenaan dengan kondisi diri peserta didik, Program
pelayanan, serta tujuan dan pelakasnaan pelayanan, mengacu pada pelayanan yang efektif
dan efisien, untuk berkehidupan yang cerdasdan berkarakter fungsi advokasi .
b. Asas-asas pelayanan BK meliputi asas kerahasiaan, kesukarelaan, keterbukaan, kegiatan,
kemandirian, kekinian, kedinamisan, keterpaduan, kenormatifan, keahian, alih tangan kasus
dan tut wuri handayani.

5. Yang harus dilakukan oleh guru BK untuk dapat melaksanakan tugas-tugas professional dalam
menjalankan pelayanan BK, khususnya pelayanan peminatan peserta didik yang diamanatkan
kurikulum 2013 adalah: Pendampingan, pengembangan, penyaluran, evaluasi dan tindak lanjuti.

6. Yang harus dilakukan oleh guru BK disatuan pendidikan dalam membantu peserta didik untuk
sukses dalam belajar, sukses dalam perkembangan dan sukses dalam karirnya dimasa depan,
adalah penentuan arah peminatan siswa hendaknya sesuai dengan: kemampuan dasar, Bakat,
Minat dan kecenderungan pilih peserta didik agar proses belajar berjalan baik, berhasil dalam
belajar.

7. Kompetensi adalah: seperangkat sikap pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki, dihayati
dan dikuasai oeh peserta didik.

Standart kompetensi lulusan adalah: Kriteria mengenai kualifikasi kemampuan lulusan yang
mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Kompetensi inti: Merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai SKL yang harus dimiliki seorang
peserta didik pada setiap tingkat kelas

Kompetensi dasar: kemampuan untuk mencapai kompetensi inti yang har

8. Peminatan peserta didik berada pada wilayah BK, karena artinya program BK yang lengkap dan
penuh harus memuat pelayanan arah peminatan dan pendalaman mata pelejaran pada siswa.
9. Perwujudan kinerja professional yang harus ditunjang dan jiwa profesionalnya:

a. sikap dan mental yang mendorong dirinya untuk menjadi konselor profesional.

b. Motivasi instrinsik pada diri konselor untuk pengembangan diri kearah perwujudan
professional

10. Tujuan peminatan terhadap arah peserta didik, merupakan bagian yang dilaksanakan dalam
program pelayanan BK artinya program BK yang lengkap dan penuh harus memuat kegiatan
pelayanan kearah peminatan dan pendalaman mata pelajaran bagi siswa.

11. Kompetensi BK /konselor:

 memahami secara mendalam peserta didik


 Menguasai landasan teoritik keilmuan
 menguasai pelayanan BK
 Mengembangkan pribadi dan profesionalitas diri berkelanjutan.

12. Indikator kinerja guru:

Menjelaskan peran BK, menjelaskan eksistensi BK, menyusun program BK, melaksanakan program
BK, merencanakan pelaksanaan layanan BK, mengembangkan materi pelayanan BK, melakukan
penilaian BK

13. Yang harus dilakukan oleh guru BK/konselor dalam meakukan perubahan dirinya agar menjadi
professional dan dapat menjalankan tugas dan peran dalam impementasi kurikulum 2013:

a. Pengembangan diri berkelanjutan (self development), yaitu penyemaian potensi diri dalam
rangka meningkatkan kompetensi professional secara berkelanjutan.
b. Pengembangan kuaitas kepribadian.
c. Peningkatan unjuk kerja dalam melaksanakan pelayanan.

14. Kondisi yang mendukung kemartabatan guru BK/Konselor dalam menjalankan pelayanan Bimbingan
dan Konseling disatuan pendidikan:

a. Keinginan menampilkan perilaku yang mendekati standar ideal


b. meningkatkan dan memelihara citra profesi
c. Keinginanmengejar kesempatan pengembangan professional
d. Mengejar kualitas dan cita-cita dalam profesi
e. Memiliki kebanggaan terhadap profesi
15. 5 Pedoman professional yang harus dilakukan oleh guru BK/Konselor dalam menjalankan tugasnya:

a. Harus menampilkan diri sebagai konselor dengan program kerja yang jelas dan siap untuk
melaksanakan.
b. Harus selalu mempertahankan sikap professional
c. Tanggung jwab konselor untuk memahami peranannya sebagai konselor professional dan
mentermahkan peranannya kedalam kegiatan nyata.
d. Konselor dapat bekerjadengan efektif dan memahami tanggung jawabnya
e. Konselor harus memahami dan mengembangkan kompetensinya.

16. Kualits profesionalisme guru BK/Konselor ya ng ditunjukkan oleh unjuk kerja dalam melaksanakan
pelayanan bimbingan dan konseling :

a. Keinginan menampilkan perilaku yang mendekati standar ideal


b. meningkatkan dan memelihara citra profesi
c. Keinginanmengejar kesempatan pengembangan professional
d. Mengejar kualitas dan cita-cita dalam profesi
e. Memiliki kebanggaan terhadap profesi

17. Citra dan mutu kinerja konselor dapat ditegaskan bilamana konselor telah mewujudkan :

a. Pelayanan konseling sebagai pelayanan social


b. Pelayanan yang ditampilan unik
c. Penampilan layanan atas dasar kaidah – kaidah intelektual
d. Menjalankan kode etik professional
e. Wawasan terhadap “The body of knowledge counseling”.

18. 4 pilar kegiatan professional yang harus dilakukan oleh guru BK/Konselor dalam mengelola
pelayanan bimbingan dan konseling :

1. Planning (Perencanaan)
2. Organizing (Pengorganisasian/Pengaturan)
3. Actuating (Pelaksanaan)
4. Controlling (Pengawasan/Penilaian)
5. Follow Up (Tindak Lanjut/Laporan)

19. Pengembangan diri berkelanjutan merupakan wujud dari profesionalisasi guru BK/Konselor dalam
mengelola kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling:
a. Guru BK/Konselor melakukan profesionalisasi diri dalam mengelola kegiatan pelayanan
bimbingan dan konseling di tempat tugasnya.
b. Guru BK/Konselor dapat melaksanakan kinerja yang bermutu
c. Guru BK/Konselor dalam melakukan kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling sesuai
dengan sifat tugas dan kegiatannya.

20. Pengembangan keprofesionalan berkelanjutan memberikan jaminan bagi guru BK /konselor dalam
menjalankan tugas-tugas profesionalnya:
a. Menjadi lebih lebih kompeten dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang kuat,
tuntas, serta kepemilikan kepribadian yang prima untuk terampil untuk membangkitkan minat
peserta didik.
b. Pekerjaan guru BK /Konselor yang telah diakui sebagai profesi yang bermartabat, menarik, dan
pilihan yang kompetitif bagi angkatan kerja.
c. Penghargaan langsung angka kredit yang diperlukan.