Anda di halaman 1dari 7

VIII.

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN

PERENCANAAN
Nama Pasien : Tn. R Jenis Kelamin : Laki - Laki
Umur : 50 Th Ruangan : Melati
Hari/Tgl/
No Diagnosa Keperawatan Tujuan & Kriteria Hasil Rencana Tindakan Rasional
Jam
1 Selasa Ansietas berhubungan dengan NOC : Tingkat Kecemasan
NIC :
pre Op Removal Implant di
14 / 05 / Setelah di lakukan tindakan
tandai dengan :
19 keperawatan selama 1 x 8 jam di  Pengurangan kecemasan
Data Subjek: harapkan cemas terkontrol.  Terapi Relaksas
a. Klein mengatakan selalu Dengan kreteria hasil :  Pengajaran Kecemasan
ingin BAK
a. Pasien dapat beristirahat 1. Gunakan pendekatan yang
b. Klien mengatakan cemas 1. Hubungan yang baik
b. Pola buang air kecil
akan dioperasi tenang dan meyakinkan membuat klien dan
terkontrol
c. Menyampaikan rasa cemas keluarga kooperatif
2. Dorong keluarga untuk 2. Klien lebih tenang dan
Data Objektif mulai berkurang
d. Tekanan darah dalam rentang mendampingi klien dengan cara nyaman
a. Klien sering mondar normal 130 / 80 mmHg yang tepat.
mandir keluar masuk
ruangan 3. Ajarkan teknik relaksasi napas 3. Teknik relaksasi dapat
b. Klien tampak gelisah dalam untuk menenangkan. menurunkan atau
c. Peningkatan tanda-tanda menghilangkan rasa nyeri
4. informasikan pada pasien dan 4. Kurang bijaksana bila
vital:
 TD : 140/80 mmHg keluarga perkiraan lama operasi memberitahukan klien dan
keluarganya tentang
 Nadi : 90x/menit
lamanya
 Pernafsan waktu operasi yang akan
:20x/menit dijalalani.Apabila klien
 Suhu : 360C tidak kembali pada waktu y
ang diharapakan, keluarga
akan menjadi cemas.
5. kaji riwayat operasi 5. Tingakat pengetahuan
sebelumnya, budaya dan dipengaruhi oleh budaya
sosial klien. Dengan
tingakat pengetahuan terhadap mengetahui tingkat
operasi pengetahuan
tersebut perawat dapat lebi
h terarah dalam
memberikan
pendidikan yang sesuai
dengan pengetahuan klien
6. berikan kesempatan pasien secara efektif dan efisien
untuk bertanya 6. Meningkatkan pemahaman
tentang penyakitnya dan
7. kaji harapan pasien terkaid menayamakan persepsi
pembedahan 7. Harapan dianggp mampu
mempengaruhi kesehatan
fisik, psikologis, dan
spiritual klien.
.
2 Rabu Nyeri Akut berhubungan dengan NOC : Kontrol nyeri
NIC :
agen injuri fisik (Post Op
15/ 05 Tingkat nyeri
Removal Implant )
/2019  Managemen nyeri
Setelah di lakukan tindakan
Di tandai dengan :  Pemberian Analgetik
keperawatan selama 2x 24 jam di
Data Subjek harapakan nyeri dapat di kontrol. 1. Untuk mengetahui tingkat
1. Lakukan pengkajian nyeri
nyeri pasien pasien
a. Klien mengatakan nyeri Dengan kriteria : secara konfrehensif yang
pada bahu
b. Klien menunjuk daerah a. Melaporkan secara verbal meliputi lokasi, karaktristik,
bahu yang nyeri nyeri dapat terkontrol
b. Mengenali kapan nyeri terjadi durasi, frekensi, dan faktor
Data Objek
c. Menggunakan pengurangan pencetus.
a. Klien tampak gelisah dan nyeri tanpa alagetik 2. Ketidaksesuaian antar
meringis kesakitan d. Menggunakan tindakan 2. Observasi reaksi verbal dan non
petunjuk verbal/ non verbal
b. Klien tampak menjaga pencegahan terhadap nyeri
verbal ketidaknyamanan. dapat mempengaruhi
daerah femur dextra ⅓ e. Skala nyeri dalam rentang
medial Normal dengan skala 1 – 10 petunjuk derajat nyeri,
c. Klien tidur dengan posisi kebutuhan/ keefketifan
miring kiri intervensi
d. P : nyeri daerah femur 3. Ajarkan teknik nonfarmakologi 3. Teknik relaksasi dapat
dextra ⅓ medial menurunkan atau
Q : nyeri tersayat menghilangkan rasa nyeri
R : bila bergerak 4. Berikan analgetik sesuai advis 4. Analgetic dapat membantu
S:5 meredakan nyeri yang
medis
T : ± 4 menit dirasakanoleh pasien
e. TD 120/100 mmHg
Nadi : 100 x/menit 5. Untuk mengetahui
5. Monitor tanda tanda vital
perkembangan klien
sesudah dan sebelum
pemberian analgetik.
No Hari/Tgl/Jam Implementasi Evaluasi Paraf

1 Selasa Ep.
1.1 menggunakan pendekatan
14/05/2019 Menyapa pasien dengan
yang tenang dan
ramah dan menanyakan
11:00 WIB meyakinkan persaan pasien.

1.2 memotivasi keluarga untuk Ep


mendampingi klien dengan
Pasien di jaga oleh istri
cara yang tepat.

Ep
1.3 Mengajarkan teknik
Pasien memahami dan
relaksasi napas dalam mendemontrasikan napas
untuk menenangkan. dalam.

1.4 mengimformasikan pada Ep


pasien dan keluarga Pasien memahami karena
perkiraan lama operasi pasien pernah di opersi

1.5 mengkaji riwayat operasi Ep


sebelumnya, budaya dan 17 bulan yang lalu pasien
tingakat pengetahuan di operasi dengan anastesi
umum.
terhadap operasi

Ep.
1.6 memberikan kesempatan
pasien untuk bertanya Klien bertanya apa risiko
dari operasi

Ep
1.7 mengkaji harapan pasien
Pasien berharap operasi
terkaid pembedahan
berjalan lancar

Ep.
1.8 menjelaskan prosedur
a. Pasien puasa pada jam
persiapan Operasi meliputi 00.00 Wita
b. Pemeriksaan lab dan
pengosongan saluran
persediaan darah
cerna, pemeriksaan lab sudah di lakukan
c. Area operasi sudah di
yang di butuhkan, kapan berikan tanda
mulai puasa, persiapan
area operasi.
Rabu, Ep.
2.1 Melakukan pengkajian
15/05/2019 nyeri secara konfrehensif P : nyeri daerah os
Klafikula
yang meliputi lokasi,
Q : Nyeri tajam
karaktristik, durasi,
R : bila bergerak dan
frekensi, dan faktor tertindis terpusat
pencetus.
S:5
T : ± 4 menit

Ep.
2.2 mengobservasi reaksi
Pasien meringis sakit
verbal dan non verbal
ketidaknyamanan.

2.3 mengurangi faktor Ep.

penyebab nyeri Pasien tidur miring kiri

2.4 Mengajarkan teknik Ep.


nonfarmakologi ( relaksasi Pasien mendemontrasikan
napas dalam ) napas dalam

2.5 memberikan analgetik Ep


sesuai advis medis Santagesic 1 x 1 amp
Pada jam 08 – 16 - 24

2.6 Monitor tanda tanda vital


Ep.
sesudah dan sebelum
TD : 120/80 mmHg
pemberian analgetik.
N : 79 x/menit
RR : 20 x/menit
Temp : 36,5 oC

EVALUASI
( CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN )
Nama Pasien : Tn. R Jenis Kelamin : Laki - Laki
Umur : 50 Th Ruangan : Melati

No Hari/Tgl/Jam Dx Kep Evaluasi ( S O A P )

Selasa, I
1 14 /05/2019 S:
09.00 a. Pasien mengatakan lebih tenang saat ini

O:
a. Pasien dapat istirahat
b. Pasien mulai jarang untuk BAK

A:
a. Masalah keperawatan ansietas dapat teratasi ditandai
dengan pasien dapat mengontrol rasa cemas

P:
a. Intervensi di hentikan

2 Rabu, II S:
15/05/2019 a. Klien mengatakan nyeri mulai berkurang

O:
a. Pasien tampak tenang
b. Klien dapat beristirahat
c. Skala nyeri 3
A:
a. Masalah keperawatan nyeri akut teratasi

P:
a. Intervensi di hentikan