Anda di halaman 1dari 1

RESUME BUKU FIQH DAKWAH HAL 401-414 (Nora Ramkita)

PENGARUH RABBANIAH DALAM KEHIDUPAN MUSLIM

Seorang muslim harus menjadi seorang Rabbani yang sejati, untuk membangun keluarga muslim yang Rabbani dan
membentuk masyarakat muslim yang Rabbani sebagai basis pemerintahan islami yang menghantarkan kita pada
tegaknya daulah dan khilafah atas izin Allah.
Para aktifis Rabbani mengeleminir semua perselisihan dengan mengembalikannya keapda Allah dan Rasul, dan
memurnikan loyalitas hanya kepada kebenaran dan bukannya kepada figure-figur tertentu yang memiliki kelebihan
dan posisi di tengah mereka, apalagi kepada ambisi mereka sendiri.
Seorang mujahid Rabbani hendaknya mencari kesyahidan dan merindukannya. Dan bila materialism telah
mengalahkan rabbaniah pada diri seseorang, maka kita akan mendapatinya lebih mencintai dunia dan membenci
kematian. Berbeda sekali dengan muslim yang Rabbani, dimana mati dijalan Allah merupakan cita -cita tertingginya.
Para mujahid Rabbani tidak akan berkhianat dan akan selalu setia dengan p erjanjian serta tidak akan mengalami
demam kemenangan dan kekuatan, sehingga membuatnya menghindar dari keadilan, menghapuskan hak dan
memperbudak manusia. Mereka mengembalikan kemenangan itu hanya kepada Allah, bukan kepada diri mereka

MENIMBANG RABBANIAH DAN MATERIALISE DALAM TATARAN PERASAAN

KEBAHAGIAAN ORANG – ORANG RABBANI :

 Biasa melihat umat manusia meyakini akidah yang selamat dan pemikiran lurus
 Melihat kepada non Muslim dengan pandangan iba, bukan permusuhan, serta Berharap agar Allah berkenan
agar ia dilapangkan Allah dadanya untuk masuk Islam
 Jika Rabbaniyah menguasai hati seorang muslim, maka akan tumbuh benih cinta, kelemahlembutan, serta
kebaikan sehingga berinteraksi dengan orang lain tanpa beban mental, perasaat berat hati, dan menjilat
 Orang Rabbani berinteraksi langsung dengan sumber Rabbaniah yang orisinil, sehingga tidak pernah
meremehkan apapun di alam ini
 Menjadikan Allah sebagai tujuan, sehingga selektif meilih sarana yang baik dan suci. Menyadari penggunaan
sarana itu sebagai ibadah
 Rabbani tahu kalua semua persoalan ada di tangan Allah, sehingga ia hanya melkukan ikhtiar yang
diperbolehkan tanpa menggantungkan nasibnya kepada ikhtiar. Tetapi tetap bertawakal dan menyerahkan
permasalahannya kepada Allah, merelakan apa yang menjadi takdir Allah, menyadarinya sebagai hal terbaik
meskipun tidak seperti yang ia harapkan.

ORANG MATERIALIS :

 Menyebarkan ideologi mereka dengan motivasi materialis dank arena ambisi meraup keuntungan pribadi.
 Jika keuntungan tidak didapat, seangat mereka pudar dan kecewa
 Orang materialis menjerumuskan kepada kehinaan dan keserakahan untuk mewujudkan kepentingan
pribadi yang sifatnya materi, sehingga akan melahirkan dendam dan dengki terhadap orang yang meiliki
kedudukan
 Orang Materialis menjauhkan diri dari sumber Rabbaniah yang orisinil, maka mata hati mereka menjadi
tumpul sehingga mereka memerangi ilmu dengan mengatasnamakan agama dan memerangi agama
dengan mengatasnamakan ilmu
 Orang materialis tidak segan menggunakan sarana apa saja yang bias menghantarkan mereka pada tujuan
mereka, meskipun itu sarana yang kotor dan membahayakan orang lain
 Orang materialis mengandalkan kekuatan materi untuk mewujudkan apa saja yang diingininya dan
melakukan ikhtiar tanpa memperthatikan parameter syari, sehingga jika mengalami kegagalan, ia akan
kecewa dan putus asa. Lalu merasa bahwa dunia ini sempit dan jalan keluarnya adalah bunuh diri.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai
sesuatu padahal ia amat buruk bag imu. Allah Maha mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” AL
Baqarah 216