Anda di halaman 1dari 5

2101762104 - WENNI MARINE JOAM

Tugas Personal ke-1

(Minggu 1 / Sesi 1)

Essay

1. Sebutkan dan jelaskan 5 (lima) tipe fraud menurut Albrecht dalam Fraud
Examination!

Jawab :

a. Employee embezzlement or occupational fraud

Dimana karyawan menggunakan posisi mereka untuk mengambil atau


mengalihkan aset milikperusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung.

b. Management fraud

Manajemen atas membuat dengan sengaja laporan keuangan agar terlihat lebih
baik dari yang sebenarnya.

c. Investment scams

Individu membuat trik agar investor menempatkan investasi ke dalam perusahaan


dengan mengelabuhi investor tersebut.

d. Vendor fraud

Perusahaan pihak kedua atau perusahaan penyedia jasa atau barang memberikan
harga yang mahal untuk barang yang tidak ada didalam perjanjian atau
memberikan barang dengan harga mahal tetapi kualitas rendah sedangkan barang
atau jasa tersebut sudah dibayarkan.

e. Customers fraud

Pelanggan menipu penjual dengan membayar terlalu sedikit atau bahkan tidak
membayar sama sekali kepada perusahaan.

0184F – Audit Atas Kecurangan


2. Jelaskan beberapa tipe tekanan untuk melakukan fraud atau pressure!

Jawab :

a. Tekanan keuangan (financial pressures)

b. Kebiasaan buruk (vices)

c. Tekanan terkait pekerjaan

d. Tekanan lainnya misalnya tekanan keuangan bisa disebabakan oleh ketamakan


(tidak pernah merasa cukup), bergaya hidup tinggi dibandingkan penghasilan
yang didapat (besar pasak daripada tiang), tekanan hutang pribadi/pinjaman
kepada pihak ketiga, kerugian pribadi dan kebutuhan keuangan mendadak.

Case

3. Tuan B seorang fraud auditor menemukan bukti-bukti aduit seperti yang tertera
dibawah ini. Untuk masing-masing contoh berikut identifikasi apakah bukti tersebut
termasuk kedalam (bukti testimonial, bukti dokumen, bukti fisik, atau observasi
pribadi)

a. Pengawasan

Jawab : Observasi pribadi

b. Jejak ban kendaraan

Jawab : Observasi pribadi

c. Tes kejujuran

Jawab : Bukti testimoni

d. Hasil wawancara

Jawab : Bukti testimoni

e. Hard disk komputer

Jawab : Bukti fisik

0184F – Audit Atas Kecurangan


f. Analisa laporan keuangan

Jawab : Bukti dokumen

g. Kertas laporan

Jawab : Bukti dokumen

h. Identifikasi nomor kendaraan

Jawab : Observasi pribadi

i. Audit atas laporan keuangan

Jawab : Bukti dokumen

j. Bilyet giro

Jawab : Bukti dokumen

k. Sidik jari

Jawab : Observasi pribadi

l. Pemeriksaan latar belakang

Jawab : Bukti testimonial

4. Asumsikan bahwa anda adalah seorang yang ahli dibidang fraud, untuk perusahaan
Fortune yang berlokasi di Jakarta. Dalam sebuah rapat dengan komite eksekutif, salah
seorang eksekutif mengatakan bahwa program pencegahan fraud, untuk mendeteksi
dan melaporkan fraud membuat biaya yang cukup besar dalam satu tahun. Eksekutif
tersebut mengatajan bahwa hal tersebut adalah buang-buang waktu dan biaya bagi
perusahaan untuk mendidik karyawan dan manajer mengenai fraud. Dia mengatakan
bahwa, “bukankah tugas aduitor untuk mendeteksi fraud?”. Sebagai seorang yang ahli
di bidang fraud dalam perusahaan tersebut, CEO bertanya kepada Anda untuk
menjelaskan, mengapa manajer dan karyawan perlu dilaukan edukasi mengenai
pendeteksian kecurangan?

a. Apakah yang harus Anda sampaikan kepada komite eksekutif mengenai, mengapa
penting untuk melatih manajer dan karyawan dalam pendeteksian fraud?

0184F – Audit Atas Kecurangan


Jawab :

Penting untuk melatih manajer dan karyawan dalam pendeteksian fraud karena
fraud bisa dilakukan oleh siapa saja, meskipun pelaku fraud adalah orang yang
baik dan dapat dipercaya. Apabila pelaku fraud tidak segera ditindak, maka
kerugian perusahaan semakin besar dan memberi cerminan yang buruk bagi
karyawan lain. Dalam melakukan pendeteksian terhadap kecurangan, pengetahuan
tentang hal-hal yang menjadi pemicu terjadinya kecurangan dan siapa atau pihak
mana yang kemungkinan dapat melakukan kecurangan juga diperlukan, karena
dengan mengetahui faktor - faktor tersebut perusahaan dapat meminimalisir
tingkat kecurangan dalam perusahaan. Sehingga perlu adanya edukasi secara
berkelanjutan kepada manajer dan karyawan terhadap pendeteksian fraud maupun
secara tidak langsung menjadi peringatan dini dan upaya pencegahan agar manajer
dan karyawan tidak melakukan tindak kecurangan atau fraud terhadap perusahaan.

b. Setelah menjelaskan kepada komite eksekutif mengapa perlu melatih manajer dan
karyawan, CEO bertanya kepada Anda mengenai situasi apa saja yang dapat
menyebabkan kemungkinan fraud tinggi dalam perusahaan?

Jawab :

a. Tekanan

Tekanan yang mendera pelaku kecurangan membuat yang bersangkutan


terpaksa melakukan kecurangan.

b. Peluang

Peluang bisa tercipta karena beberapa hal berikut ini antara lain: kurangnya
pengendalian dan pengawasan di lingkungan kerja, ketidakcermatan dalam
menilai kinerja staf/bawahan, kegagalan dalam mendisiplinkan pelaku
kecurangan, kurangnya akses terhadap informasi, apatisme – cuek dan
kapasitas keahlian yang tidak mencukupi, serta tidak adanya jejak audit.
Adanya celah dalam pengendalian intern yang dapat dimanfaatkan oleh
seseorang sehingga fraud dapat terlaksana

c. Pembenaran

0184F – Audit Atas Kecurangan


Beberapa pembenaran yang biasa dilakukan oleh pelaku kecurangan seperti
misalnya: organisasi berhutang pada saya, saya hanya meminjam uang ini
sebentar untuk kemudian saya kembalikan, tidak ada yang akan merasa
kehilangan, saya layak mendapatkan lebih, saya ambil untuk kebaikan
bersama. Contoh lain pembenaran timbul dari adanya ketidakpuasan terhadap
perusahaan, misalnya: saya telah bekerja sekian lama namun tidak pernah
mendapatkan promosi, rekan saya baru bekerja sebentar sudah mendapat
promosi, sehingga kalaupun ada aset perusahaan yang saya ambil, itu adalah
kompensasi dari kenaikan gaji yang seharusnya saya peroleh dan masih
banyak lagi contoh lainnya.

0184F – Audit Atas Kecurangan