Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH BIOLOGI

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

DISUSUN OLEH :

1. ERLIN OKTIYANI (1901070006)


2. HELLEN LINTANG SARI (1901070009)
3. DEVI AVRIDA DHEAFRISKA (1901070018)
4. ZAHROTUN NISA (1901070023)

DOSEN PEBIMBING : LISTIKA YUSI RISNANI, M.Pd

UNIVERISTAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDY PENDIDIKAN BIOLOGI
2019/2020
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Tanpa pertolongan-Nya tentunya kami tidak
akan sanggup untuk menyelesaikan makalah ini dengan baik. Shalawat serta salam semoga
terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita
nanti-natikan syafa’atnya di akhirat nanti.

Penulis mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat sehat-Nya, baik itu
berupa sehat fisik maupun akal pikiran, sehingga penulis mampu untuk menyelesaikan
pembuatan makalah untuk memenuhi tugas Biologi.

Penulis tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak
terdapat kesalahan serta kekurangan di dalamnya. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik
serta saran dari pembaca untuk makalah ini, supaya makalah ini nantinya dapat menjadi
makalah yang lebih baik lagi. Kemudian apabila terdapat banyak kesalahan pada makalah ini
penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepada guru Biologi
kami yang telah membimbing dalam menulis makalah ini.

Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat. Terima kasih.

Purwokerto, 16 Oktober 2019

Penyusun

1
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ......................................................................................................................1

Daftar Isi ................................................................................................................................2

Bab I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ...........................................................................................................3

B. Rumusan Masalah ......................................................................................................3

C. Tujuan Penulisan ........................................................................................................3

BAB II PEMBAHASAN

1. Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan...................................................................4


2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembang...........................6
3. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan....................................................11
4. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan .........................................................12
5. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia. ......................................................13

BAB III

Kesimpulan ............................................................................................................................16

Daftar pustaka ........................................................................................................................17

2
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Salah satu ciri makhuk hidup adalah tumbuh dan berkembang. Maka dari itu terdapat
pohon yang tadinya kecil kemudian menjadi besar. Hal tersebut terjadi karena adanya
proses pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan adalah penambahan jumlah sel
pada suatu organisme. Pertumbuhan bersifat tidak dapat kembali (ireversible).
Sedangkan, perkembangan merupakan proses untuk mencapai kematangan fugsi suatu
organisme. Walaupun berbeda dari segi pengertian, namun kedua proses ini berjalan
secara simultan atau pada waktu yang bersamaan dan saling terkait. Adapun
perbedaannya terletak pada faktor kuantitatif dan kualitatif. Pertumbuhan dapat diukur
secara kuantitatif karena mudah diamati, yaitu terjadi perubahan jumlah dan ukuran.
Sebaliknya, perkembangan hanya apat dinyatakan secara kualitatif karena terjadi
perubahan fungsional dalam tubuh suatu organisme sehingga tidak dapat diamati.

B. Rumusan Masalah
1. Apa Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan ?
2. Apa Saja Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan ?
3. Jelaskan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan !
4. Jelaskan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan !
5. Jelaskan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia !

C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan.
2. Mengetahui Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan.
3. Menjelaskan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan.
4. Menjelaskan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan.
5. Menjelaskan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia.

3
BAB II

PEMBAHASAN

A. Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan.


a. Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
Pertumbuhan adalah perubahan alami secara kuantitatif pada segi jasmaniah/fisik
seperti perubahhan dalam besar, jumlah ukuran atau dimensi tingkah sel, organ
maupun individu, yang bisa diukur dengan ukuran berat,panjang, umur tulang dan
keseimbangan metabolik. Contoh : betambah berat badan dan tumbuhannya kelenjar-
kelenjar sex.
Perkembangan adalah bertambahannya kemampuan dalam stuktur dan fungsi tubuh
yang ebih kompleks dalam pola yang tratur dan dapat diramalkan. Contoh : sikap
perasaan dan emosi, minat, cita-cita dan kepribadian seseorang.
b. Ciri-ciri perkembangan dan pertumbuhan.
a) Pertumbuhan.
o Perubahan ukuran.
Perubahan ini terlihat jelas pada pertumbuhan fisik yang dengan bertambahnya
umur akan terjadi pula penambahan berat badan, tinggi badan, lingkaran kepala,
dan lain-lain. Organ tubuh seperti jatung, paru-paru, atau usus akan bertambah
besar sesui dengan peningkatan kebutuhan tubuh.
o Perubahan proporsi.
Perubahan proporsi juga merupakan ciri pertumbuhan. Anak bukanlah dewasa
kecil. Tubuh anak memperlihatkan perbedaan proporsi bila dibandingkan
dengan tubuh orang dewasa.
o Hilangnya ciri-ciri lama.
Selama proses pertumbuhan terdapat hal-hal yang terjadi perlahan-lahan, seperti
menghilangnya kelenjar timus, lepasya gigi susu, dan menghilangnya reflek-
reflek.
o Hilangnya ciri-ciri lama.
Selama proses pertumbuhan terdapat hal-hal yang terjadi perlahan-lahan

4
o Timbulnya ciri-ciri baru
Sebagai akibat pematangan fungsi-fungsi organ.
b) Perkembangan
1. Perkembangan melibatkan perubahan
2. Perkembangan awal menunjukan pertumbuhan selanjutnya
3. Perkembangan memiliki tahap yang berurutan
4. Perkembangan berkolerasi dengan pertumbuhan
5. Perkembangan memiliki kecepatan yang berbeda
c) Hukum-hukum pertumbuhan dan perkembangan
1. Hukum Cephaloecoudal
Hukum ini berlaku pada pertumbuhan fisik yang menyatakan, bahwa
pertumbuhan fisik dimulai dari kepala kearah kaki.
2. Hukum Proximoldistal
Petumbuhan fisik berpusat pada sumbu dan mengarah ke tepi. Alat-alat tubuh
yang terdapat dipusat, seperti jantung, hati, dan alat-alat pencernaan lebih
dahulu berfngsi daripada anggota tubuh yang ada di tepi.

3. Perkembangan terjadi dari umum ke khusus


Pada setiap aspek terjadi perkembangan yang dimulai dari hal-hal yang umum,
kemudian berangsur menuju hal yang khusus. Contohnya, anak akan lebih dulu
mampu menggerakan lengan atas, lengan bawah, tepuk tangan baru kemudia
menggerakan jarinya.
4. Perkembangan berangsur dalam tahap-tahap perkembangan
Ciri-ciri perkembangan sebelumnya diperlihatkan pada masa berikutnya, hanya
saja terjadi dominasi pada ciri-ciri yang baru.
5. Hukum tempo dan ritme dalam perkembangan

5
B. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
Faktor pada manusia :
Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan dibagi dua yaitu :
1. Faktor internal
a. Gen
Gen merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan. Gen adalah sifat yang diturunkan dari induknya. Gen dominan
dalam menentukan ciri-ciri dan sifat. Contoh yang diturunkan dari gen adalah
bentuk tubuh, warna kulit, tinggi badan, dan juga gen mempengaruhi sistem
metabolisme.
b. Hormon
Hormone merupakan faktor yang mempengaruhi tumbuh dan kembang
manusia. Anak remaja merupakan anak yang sedang dalam fase pertumbuhan dan
perkembangan dikarenakan hormone akan lebih matang di fase ini. Anak yang
sudah mengalami menstruasi atau mimpi basah hormonnya akan mengalami
kematangannya sehingga tidak jarang pada anak yng telah mengalami menstruasi
dan mimpi basah akan memiliki berbagai macam perubahan bentuk tubuh dimana
perubahan tersebut termasuk dalam pertumbuhan dan perkembangan.
c. Ras
Ras berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan manusia. Hal itu
dikarenakan manusia akan tumbuh da berkembang sesuai dengan rasnya asing-
masing. Contohnya ras Asia memiliki postur tubuh lebih pendek dibandingkan
dengan ras Amerika.
d. Umur
Umur menghentikan tumbuh dan kembang manusia. Saat menjadi dewasa,
manusia sudah tidak termasuk dalam fase tumbuh kembang lagi. Tumbuh
kembang manusia dimulai sejak dalam Rahim hingga berumur 20 tahun. Saat itu
pertumbuhan dan perkembangan terasa lebih cepat dibandingkan dengan
sesudahnya.

6
e. Jenis kelamin
Jenis keelamin mempengaruhi fase pertumbuhan dan perkembangan.
Contohnya saat masih bayi dan anak-anak, wanita akan lebih cepat dibandingkan
laki-laki sehingga tidak heran jika anak perempuan akan lebih cepat berbicara
daripada anak laki-laki. Saat masa pubertas, pertumbuhan dan perkembangan anak
laki-laki akan lebih cepat dari pada anak perempuan. Seperti tinggi badan anak
laki-laki akan lebih tinggi dari pada anak perempuan.
2. Faktor eksternal
a. Gizi
Saat masa pertumbuhan baiknya manusia menckupi asupan gizinya karena
mempengaruhi tumbuh dan kembang manusia. Gizi yang baik adalah 4 sehat 5
sempurna yang kita ketahui seperti :
1) Karbohidrat sebagai sumber tenaga. Contoh : kentang, nasi.
2) Protein sebagai zat pembangun sel yang rusak. Contoh : telur, tahu, ikan,
tempe.
3) Vitamin membantu proses tumbuh dan kembang manusia. Contoh : pada
buah-buahan dan sayuran.
4) Mineral untuk menjaga caira di dalam tubuh. Contoh : buah-buahan yang kaya
serat.
5) Susu mengandung banyak kalsium yang membantu pertumbuhan dan
kepadatan tulang.
b. Penyakit
Penyakit menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan manusia terganggu
baik saat di dalam kandungan maupun sudah lahir. Penyakit ini biasanya di
sebabkan oleh virus. Contohnya penyakit TORCH yang dapat menembus plasenta
dan mengganggu kehidupan janin yang ada dalam rahim.
c. Infeksi
Infeksi dapat menyebabkan proses reproduksi seseorang mengalami
keguguran, cacat, mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin.

7
d. Pekerjaan
Pekerjaan dapat menyebabkan tumbuh dan berkembangnya seseorang
terganggu.
Contonya pada kuli panggul yang memiliki tubuh lebih pendek karena membawa
barang yang berat dan membebani tubuh sehingga membuat tubuh membungkuk
dan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan.

e. Sanitasi lingkungan
Anak-anak yang tinggal dalam lingkungan yang tercemar bisa membuat anak
tersebut rentan terhadap penyakit sehingga menganggu pertumbuhan dan
perkembangan. Hal itu disebabkan zat-zat berbahaya yang ada pada lingkungan
yang tercemar itu dapat masuk ke dalam tubuh dan mempengaruhi organ-
organnya.

Faktor pada tumbuhan :


1. Faktor internal
Pada tumbuhan terdapat gen dan hormone yang mempengaruhi pertumbuhan
dan perkembangan. Gen yang baik dan di dukung lingkungan akan memperlihatkan
pertumbuhan yang baik. Gen merupakan sifat yang diturunkan dari induk ke generasi
selanjutnya. Hormon sangat berpengaruh pada tumbuh dan kembang tumbuhan.
Hormone tersebut yaitu :
a. Auksin (AIA : Asam Indol Asetat) berperan untuk memacu proses pemanjangan,
pembelahan, dan diferensiasi sel.
b. Giberlin berperan untuk pembentukan biji serta perkembangan dan
perkecambahan embrio.
c. Etilen berperan untuk pematangan buah dan perontokan daun.
d. Sitokinin berperan untuk pembelahan sel atau sitokenesis seperti merangsang
pembentukan akar dan cabang tanaman.
e. Asam absisat berperan untuk proses penuaan dan gugurnya daun.
f. Kaolin berperan untuk proses organogenesis tanaman.
g. Asam traumalin berperan untuk regenerasi sel apabila mengalami kerusakan
jaringan.

8
2. Faktor eksternal
a. Nutrisi merupakan bahan baku dan sumber energy dalam proses metabolisme.
Tanaman memerlukan nutrisis berupa air dan zat hara yang terlarut dalam air.
Melalui proses fotosintesis air dan karbon dioksida diubah menjadi zat makanan.
Zat hara tidak berperan langsung dalam proses fotosintesis namun diperlukan agar
tanaman dapat tumbuh dan berkembang.
b. Cahaya matahari
Cahaya diperlukan untuk proses fotosintesis namun dapat menghambat
pertumbuhan karena pada tanaman terdapat hormone auksin yang terdapat pada
ujung tananama.
c. Air dan kelembapan
Air dibutuhkan sebagai tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia di dalam
tubuh. Kelembapan berpengaruh terhadap keadaan air yang dapat diserap oleh
tanaman untuk mengurangi penguapan.
d. Suhu
Semua proses pertumbuhan dan perkembangan seperti penyerapan air,
fotosintesis, penguapan, dan respirasi pada tanaman.
e. Tanah
Tanaman akan tumbuh dan berkembang dengan optimaljika tanah tempat
hidupnya sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan unsur hara.

Faktor pada hewan :


1. Faktor internal
a. Gen
Gen merupakan sifat yang diturunkan induknya kepada keturunan selanjutnya.
Gen juga mengatur karakter, sifat, fisik, dan tingkah laku hewan.
b. Hormon
Hormon adalah suatu zat atau senyawa yang mengatur aktivitas tubuh.
Apabila hormone tidak stabil akan menyebabkan pertumbuhan dan
perkenmbangan menjadi lambat.

9
c. Ras
Hewan akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan rasnya masing-masing.
d. Umur
Hewan yang berumur tua memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang
lambat bahka tidak dapat berkembag lagi. Oleh karena itu, umur mempengaruhi
pertumbuhan dan perkembangan pada hewan.
e. Jenis kelamin
Biasanya jenis kelamin jantan pertumbuhannya akan lebih cepat dan postur
tubuhnya lebih besar dibandingkan betina.
2. Faktor eksternal
a. Nutrisi makanan
Kekurangan asupan nutrisi akan mengakibatkan pertumbuhan lambat, nafsu
makan berkurang, produksi menurun, dan bahkan mengakibatkan abnormalitas.
b. Suhu
Suhu yang terlalu rendah dan terlalu tinggi akan menyebabkan pertumbuhan
hewan terhambat. Suhu norml biasanya sekitar 370C.
c. Cahaya matahari
Ketika dalam pemeliharaan hewan berikan ventilasi agar cahaya matahari
masuk ke dalam kandang.
d. Aktivitas fisik
Hewan yang kurang aktif akibat perkandangan terlalu sempit akan
menghambat pertumbuhan dan perkembangan hewan. Oleh sebab itu, gunakan
perkandangan yang tidaka terlalu sempit sehingga hewan akan bergerak secara
aktif.
e. Lingkungan
Pilihlah lingkungan yang jauh dari permukiman, industri, dan tempat yang
tidak tercemar.
f. Manajemen pemeliharaan
Dengan melakukan pemeliharaan yang tepat da benar, akan sangat membantu
proses pertumbuhan dan perkembangan hewan.

10
C. Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Pengertian pertumbuhan dan perkembangan dan perkembangan pada tumbuhan


adalah perubahan bentuk dikarenakan bertambahnya jumlah sel yang diikuti dengan
pembesaran ukuran sel=sel yang membentuk makhluk hidup tersebut.

Pertumbuhan merupakan proses irreversible atau tidak dapat kembali kebentuk


semula. Pertumbuhan pada makhluk hidup bias dilihat dari ukuran yang semakin
membesar. Pada tumbuhan sendiri ditandai dengan ukuran yang semakin bertambah.
Akar dan batang yang semakin besar dan kuat.

Perkembangan adalah prosese perubahan fungsi organ-organ tubuh yang menjadi


lebih kompleks. Perkembangan terjadi karena adanya diferensiasi sel. diferensiasi sel
adalah proses mekanisme yang menyebabkan sel dengan struktur dan fungsi yang sama
menjadi berbeda, menjadi jaringan yang dewasa.

1. Pertumbuhan primer
Pertumbuhan primer merupakan pertumbuhan yang sangat dasar yang terjadi
pada tumbuhan. Pertumbuhan primer terjadi karena sel-sel pada jaringan meristem
melakukan pembulahan secara terus-menerus. Jaringan meristem terdapat pada ujung
akar dan ujung batang. Karena itu, pertumbuhan primer mempengaruhi ukuran akar
dan batang pada tumbuhan. Pertumbuhan [primer diataranya adalah pembentukan
lapisan epidermis, korteks, xylem primer, floem primer juga empelur.

Titik pertumbuhan primer dibagi menjadi 3 bagian :

 Ujung akar : sel – sel yang berkembang pada ujung akar membentuk jaringan-
jaringan penyusun akar seperti : epidermis, endodermis, korteks dan silinder pusat.
 Daerah pemanjangan setelah daerah pembelahan : di sini , pertumbuhan tumbuhan
ditandai dengan bertambahnya ukuran tumbuhan tersebut.
 Daerah diferensiasi : sel-sel yang bertumbuh di daerah diferensiasi berkembang
membentuk sel-sel dengan fungsi khusus.
2. Pertumbuhan sekunder
Disebut juga dengan meristem sekunder. Pertumbuhan ini ditandai dengan
pelebaran batang, penambagan lingkar tahun dan jaringan parenkim yang
menghubungkan kulit kayu dengan empelur atau disebut juga dengan jari-jari
empelur.
Pada xylem dan floem terdapat sel-sel kambium yang membelah aktif. Sel
kambium yang membelah kedalam akan membentuk xylem sekunder sedangkan yang
membelah ke luar membentuk floem sekunder. Pertumbuhan sekunder ini biasanya
dipengaruhi oleh musim. Aktivitas kembium akan meningkat pada musim penghujan
dan menurun pada musim kemarau.

11
D. Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan
Pertumbuhan dan perkembanga pada hewan dibagi menjadi 2 bagian yaitu:
 Fase Embrionik
adalah pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai dari zigot sampai
terbentuknya embrio sebelum lahir atau menetas.
 Fase Pascaembrionik
adalah pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai sejak lahir atau menetas
hingga hewan itu dewasa.

1. Fase Embrionik
Zigot terbentuk dari hasil pertemuan ovum dengan sperma (terjadi pembuahan atau
fertilisasi). Kemudian mengalami beberapa tahap yaitu pembelahan zigot, tahap
morula, blastula, gastrula, dan organogenesis.
a. Pembelahan zigot terjadi secara mitosis, yaitu dari satu sel menjadi dua sel,
dua sel menjadi empat sel, empat sel menjadi delapan sel, delapan sel menjadi
enam belas sel, dan seterusnya hinhgga tiga puluh dua sel.
b. Tahap morula yaitu sekumpulan sel yang terbentuk seperti buah anggur
c. Blastula yaitu pembelahan yang terus berlanjut sehingga terbentuk rongga
dibagian dalam yang disebut blastosol
d. Gastrula yaitu terbentuknya 3 lapisan embrionik yaitu lapisan bagian luar
(ektoderm), bagian dalam (endoderm) dan bagian tengah (mesoderm), ketiga
lapisan ini akan berkembang menjadi organ. Proses pembentukan gastrula
disebut gastrulasi.
e. Organogenesis yaitu proses pembentukan berbagai organ tubuh yang
berkembang dari tiga lapisan saat proses gastrulasi
Organ yang terbentuk dari ketiga lapisan ini adalah:
 Lapisan ektoderm, berkembang menjadi rambut,kulit,sistem saraf,dan
indra.
 Lapisan mesoderm, berkembang menjadi otot,rangka, alat reproduksi,alat
peredaran darah,dan alat sekresi.
 Lapisan endoderm, berkembang menjadi alat pencernaan dan alat
pernapasan.
2. Fase Pascaembrionik
Pertumbuhan pascaembrionik dimulai ketika hewan lahir dan menetas.
a. Metamorfosis
Metamorfosis adalah peristiwa perubahan bentuk tubuh secara bertahap yang
dimulai dari larva sampai dewasa. Metamorfosis terjadi pada serangga dan
amfibi.Metamorfoosis serangga dapat dibedakan menjadi 2:

12
 Metamorfosis sempurna
Metamorfosis sempurna ditandai dengan adanya fase yang disebut
pupa atau kepompong. Bentuk larva dengan serangga dewasa jauh
berbeda. Tahapan dalam metamorphosis sempurna adalah sebagai berikut.
Telur – larva pupa ( kepompong ) dewasa (imago ) telur menetas menjadi
larva. Larva tidak memiliki sayap . larva kemudian mengalami perubahan
bentuk memjadi kepompong. Larva ada yang langsung membuat pupa,
tetapi ada juga yang lebih dulu membuat pelindung dari daun yang dilipat,
tanah,atau pasir yang halus, sayatan kayu yang halus , dll . tempat
pelindung disekeliling pupa disebut kepompong atau kokon. Pada tahap
pupa, serangga tidak aktif makan, walaupun proses metabolisme tetap
berlangsung. Setelah tahap pupa, serangga akan menjadi dewasa (imago)
 Metamorfosis tidak sempurna (hemimetabola)
Bentuk serangga yang bareu menetas (nimfa) tidak jauh berbeda
dengan bentuk serangga dewasa (imago). Perbedaan yang mencolok
adalah nimfa tidak memiliki sayap. Sayap akan tumbuh secara bertahap
sehingga menyerupai bentuk dewasa. Secara umum nimfa dan serangga
dewasa memiliki sifat yang sama.
b. Metagenesis
Metagenesis adalah proses pergiliran hidup yaitu antara fase seksual dan
fase aseksual . Hewan dan tumbuhan yang mengalami metagenesis akan
mengalami dua fase kehidupan, yaitu fase kehidupan yang bereproduksi secara
seksual dan fase kehidupan yang bereproduksi secara aseksual.

E. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MANUSIA


a. Periode Pra Lahir dan Neonatus.
Periode pra-lahir diawali dengan pembuahan sel telur oleh sel sperma,
kemudian meleburkan inti selnya menjadi zigot. Zigot berubah menjadi embrio dan
lambat laun menjadi janin. Selama masa ini, perkembangan dan pertumbuhan seluruh
struktur tubuh sangat cepat suplai secara fisiologis. Janin di dalam rahim ibu
memperleh suplai zat makanan dari ibunya melalui plasenta tali pusat.

13
Selama masa ini, perkembangan dan pertumbuhan seluruh struktur tubuh
sangat cepat suplai secara fisiologis. Janin di dalam rahim ibu memperoleh suplai zat
makanan dari ibunya melalui plasenta (tali purar). Setelah lair, bayi mengalami peiode
neonatur, yaitu periode bayi yang baru lahir (neonate) hingga berusia 10-14. Selama
masa ini,bayi harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang seluruhnya baru di
luar rahim ibu. Pertumbuhan untuk sementara terhenti.
b. Masa Bayi ( 2 minggu-2 tahun).
Secara bertahap, bayi belajar mengendalkan ototnya dapat bergantung pada
dirinya sendiri. Sistem saraf mulai berkembang mendukung perkembangan otot untuk
membentuk sistem keadaan awal. Kapasitas otak meningkat untuk memicu aktivitas
respon, terutama merespon pada hal-hal yang dilihat.
c. Masa kanak-kanak (2 tahun- pubertas)
1. Masa kanak-kanak dini (2-6 tahun)
Masa ini merupakan masa pra-sekolah atau masa pra-kelompok. Anak mulai
berusaha mengendalikan lingkungannya, dan menyesuaikan diri secara sosial.
Keterampilan fisik sudah tampak berupa aktifitas aktif.
2. Akhir masa kanak-kanak
Pada periode ini, kematangan organ seksual mulai terjadi dan memasuki masa
remaja yang berbeda-beda untuk setiap jenis kelamin. Perempuan mengalaminya
pada usia 6-13 tahun, sedangkan laki-laki pada usia 12-14 tahun. Perkembangan
utamanya adalah sosialisasi masa sekolah atau kelompok.
d. Masa remaja atau pubertas
Pubertas merupakan masa yang tumpang tindih antara masa akhir kanak-
kanak dan masa remaja awal. Masa pubertas berlangsung antara usia 11-15 tahun
pada wanita dan 12-16 tahun pada laki-laki.
e. Masa Dewasa
Masa dewasa merupakan masa pertumbuhan fisik berhenti. Organ-organ tubuh
telah mengalami pematangan termasuk tngkat berpikir dan mentalnya. Pada masa ini,
setiap manusia biasanya berpikir untuk mencari pekerjaan, menikah, dan menjalani
tugas kehidupan dengan baik.

14
f. Masa Tua (manula).
Masa ini ditandai dengan terjadinya penurunan fungsi fisiologis organ-organ
tubuh. Kulit mulai berubah menjadi keriput dan rambut berubah menjadi putih (uban).
Kerja sel-sel tulang pun mulai tidak aktif sehingga rentan akan osteoporosis (tulang
rapuh).Pada masa ini, wanita akan mengalami menopause, yaitu berhentinya fungsi
organ reproduksi yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi.

Keenam masa tahapan perkembangan manusia diata secara alamiah akan dialami leh
setiap manusia. Tidak ada yang dapat mengelak, memperepat, atau memperlambat tahap
perkembangan itu, itu adalah salah satu kebesaran dari rencana Tuhan.
15

BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

Pertumbuhan adalah suatu proses pertumbuhan ukuran dan volume serta jumlah secara
ireversibel, yatu tidak dapat kembali ke bentuk semula. Sedangkan perkembangan merupakan
suatu proses menuju kedewasaan yang bersifat kualitatif. Bila kita menanam biji tanaman,
dapat diamati bahwa dari hari ke hari terjadi perubahan tinggi. Secara kualitatif, terlihat
bentuk awal, (biji) yang demikian sederhana menjadi bentuk tanaman yang lengkap. Aktor
eksternal atau lingkungan yang berpengaruh adaah faktor iklim, tanah dan biologis. Faktr
internal (dalam) terdiri atas fator intrasel (dalam) terdiri atas faktor intrasel yang sifat dari
induknya, dan faktor intrasel yaitu macam-macam hormon antara lain auksin,
giberelin,sitokinin, asam absisat, etilen, asam traumalin dan kalin.
16

DAFTAR PUSTAKA

https://www.berpendidikan.com/2015/12/tahap-tahap-pertumbuhan-dan-perkembangan-
manusia.html

http://farming.id/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-pertumbuhan-dan-perkembangan-
tanaman/

https://dosenbiologi.com/manusia/faktor-yang-mempengaruhi-pertumbuhan-dan-
perkembangan-manusia

http://fredikurniawan.com/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-pertumbuhan-dan-
perkembangan-hewan/
17