Anda di halaman 1dari 32

UU No 7 Tahun 1983 ttg PPh, STDD UU N0 36

Tahun 2008.

PEMOTONGAN / PEMUNGUTAN Pajak Penghasilan
PEMOTONGAN /
PEMUNGUTAN
Pajak Penghasilan

WITHOLDING TAX

BATARA SITUMORANG

PAJAK PENGHASILAN
PAJAK PENGHASILAN

Wajib Pajak dikenai

penghasilan yang diterima atau

diperolehnya selama 1 tahun pajak atau untuk penghasilan dalam bagian tahun

pajak

atas

Subjek

pajak

Pajak

Orang Pribadi

Badan

BATARA SITUMORANG

atau untuk penghasilan dalam bagian tahun pajak atas Subjek pajak Pajak • Orang Pribadi • Badan

PEMOTONGAN DAN PEMUNGUTAN

Pemotong adalah WP OP atau WP

Badan, termasuk BUT, yang mempunyai

kewajiban melakukan pemotongan pajak atas Penghasilan Sehubungan

Subjek

dengan Pekerjaan, Jasa, dan kegiatan

Pajak

orang pribadi sebagai mana dimaksud

dalam Pasal 21 dan Pasal 26 UU PPh.

Orang Pribadi

Badan

BATARA SITUMORANG

orang pribadi sebagai mana dimaksud dalam Pasal 21 dan Pasal 26 UU PPh. • Orang Pribadi

PEMOTONGAN DAN PEMUNGUTAN

Pemungutan adalah kegiatan

memungut pajak sehubungan dengan

pembayaran atas penyerahan barang atau jasa, melakukan kegiatan di

Subjek

Bidang impor, atau kegiatan usaha di

Pajak

bidang lain.

Orang Pribadi

Badan

PPh Pasal 22, Pasal 23, PPN dan PPnBM.

BATARA SITUMORANG

usaha di Pajak bidang lain. • Orang Pribadi • Badan PPh Pasal 22, Pasal 23, PPN
Pajak Penghasilan Penghasilan
Pajak Penghasilan
Penghasilan

OBJEK (pasal 4)

Bukan Penghasilan Penghasilan Final • Jasa Konstruksi • bantuan, sumbangan, • Bunga Deposito & Tabungan
Bukan
Penghasilan
Penghasilan
Final
• Jasa Konstruksi
• bantuan, sumbangan,
• Bunga
Deposito &
Tabungan
hibah
• Obligasi
• Pengalihan
• Warisan,
penyertaan modal,
natura, klaim
asuransi
Tanah &/
Bangunan
• Deviden badan
• Sewa
Tanah &/
Bangunan
(berasal dari dana
cadangan, kepemilikan
saham 25%)
• Transaksi
Saham
• Iuran dana pensiun,
bagian laba CV,
• Modal Ventura
penghasilan dari
• Bunga Koperasi
• Deviden OP
modal di dana
pensiun
• Trans Derifativ
• Deviden OP modal di dana pensiun • Trans Derifativ Imbalan Pekerjaan atau Jasa : Gaji,

Imbalan Pekerjaan atau Jasa: Gaji, Upah, tunjangan, honorarium, bonus,

gratifikasi, uang pensiun, imbalan

Keuntungan karena penjualan atau karena pengalihan harta: (1 s.d 5)
Keuntungan karena penjualan atau
karena pengalihan harta: (1 s.d 5)

Hadiah dari undian, pekerjaan ,atau kegiatan dan penghargaan. Laba Usaha

Restitusi Pajak yg telah dibebankan

sebagai biaya

Bunga, Dividend, royalti, sewa dll

Add Title

BATARA SITUMORANG

SUBJEK PAJAK Yang Dikenai Pajak SUBJEK PAJAK Pembedaan ▪ Orang Pribadi S P Dalam Negeri
SUBJEK PAJAK
Yang Dikenai Pajak
SUBJEK PAJAK
Pembedaan
▪ Orang Pribadi
S P Dalam Negeri
S P Luar Negeri
▪ Badan
OP berada/bertempat
OP berada/bertempat
▪ B U T
tinggal di Indonesia >
tinggal di Indonesia <
183 hari dalam jangka
• Warisan terbagi sebagai yang belum
satu kesatuan,
menggantikan yang
berhak.
waktu 12 bulan ; dalam
satu tahun pajak
berada di Indo dan
berniat tinggal di Indo
183 hari dalam jangka
waktu 12 bulan
&
Badan yang TIDAK
didirikan / bertempat
Badan yang
kedudukan di
didirikan / bertempat
kedudukan di
Indonesia
Indonesia

BATARA SITUMORANG

JENIS WITHOLDING
JENIS WITHOLDING

Objek

PPh Pasal 21

PPh Pasal 4 ayat (2)

PPh Pasal 22

PPh Pasal 23

PPh Pasal 15

Penjelasan

Pemotongan atas penghasilan yg dibayarkan kepada orang pribadi sehubungan dengan pekerjaan jabatan, jasa & kegiatan

Pemotongan atas penghasilan yg dibayarkan sehubungan jasa tertentu & sumber tertentu (jasa konstruksi, sewa tanah/bangunan,pengalihan hak atas tanah/bangunan, hadiah undian dan lainnya)

Pemungutan atas penghasilan yg dibayarkan sehubungan dengan pembelian barang

Pemotongan atas penghasilan yg dibayarkan berupa hadiah, bunga, deviden, sewa, royalty dan jasa-jasa lainnya selain Objek PPh Psl 21

Pajak yang dikenakan kepada badan yang menggunakan Norma Penghitungan Khusus

Deemed Profit

BATARA SITUMORANG

LANDASAN HUKUM KUP • Ketentuan Formal Pembayaran, Pelaporan, dll.
LANDASAN HUKUM
KUP
• Ketentuan Formal Pembayaran,
Pelaporan, dll.
 

PPh

Pasal 21

PMK
PMK

PMK-252/PMK.03/2008

PMK-206/PMK.03/2012

PMK-162/PMK.011/2012

PER-DJP

PER-16/PJ/2016 POTPUT 21 DAN 26

BATARA SITUMORANG

• PMK-162/PMK.011/2012 PER-DJP • PER-16/PJ/2016 → POTPUT 21 D A N 2 6 BATARA SITUMORANG
PPh Pasal 21 Penghasilan Pemotongan Pajak OP Badan • Atas Penghasilan Sehubungan dengan SPDN SPLN
PPh Pasal 21
Penghasilan
Pemotongan Pajak
OP
Badan
• Atas Penghasilan
Sehubungan dengan
SPDN
SPLN
Pekerjaan, Jasa, dan
kegiatan
Objek PPh
Objek PPh
Yang Dilakukan
21
26
23

Objek PPh

OP Subjek Pajak Dalam Negeri

kegiatan Objek PPh Objek PPh Yang Dilakukan 21 26 23 Objek PPh • OP Subjek Pajak

BATARA SITUMORANG

PEMOTONG PPh Pasal 21
PEMOTONG PPh Pasal 21

Pemberi Kerja

Bendahara

Dana Pensiun

OP Usaha/Badan

Penyelenggara

Kegiatan

OP/Badan, Bayar Pemerintah, bayar Yang membayar Bayar (pem, org nas, dll) gaji, upah, honorarium, tunjangan,
OP/Badan, Bayar
Pemerintah, bayar
Yang membayar
Bayar
(pem, org nas, dll)
gaji, upah, honorarium,
tunjangan, dll
Gaji, upah, honorarium,
tunjangan, dll
Uang pensiun
Honorarium, komisi,
fee
Yang Membayar
Sehubungan
Dengan nama dan dalam
bentuk apapun
Dan THT/JHT
Sehub dengan
Honorarium, hadiah,
penghargaan
Pekerjaan / jasa
Sehubungan dengan
Jasa Tenaga ahli
Kepada WP OP DN
Yang dilakukan
Pekerjaan atau jabatan,
Kepada peserta
dklat/magang
Pegawai / bukan
Jasa dan kegiatan
pegawai

BATARA SITUMORANG

SIAPA Yang Dipotong PPh Pasal 21 Pegawai
SIAPA
Yang Dipotong PPh Pasal 21
Pegawai
SIAPA Yang Dipotong PPh Pasal 21 Pegawai Penerima Pesangon Peserta Kegiatan Bukan Pegawai Rincian Bukan Pegawai
SIAPA Yang Dipotong PPh Pasal 21 Pegawai Penerima Pesangon Peserta Kegiatan Bukan Pegawai Rincian Bukan Pegawai
SIAPA Yang Dipotong PPh Pasal 21 Pegawai Penerima Pesangon Peserta Kegiatan Bukan Pegawai Rincian Bukan Pegawai
SIAPA Yang Dipotong PPh Pasal 21 Pegawai Penerima Pesangon Peserta Kegiatan Bukan Pegawai Rincian Bukan Pegawai

Penerima

Pesangon

SIAPA Yang Dipotong PPh Pasal 21 Pegawai Penerima Pesangon Peserta Kegiatan Bukan Pegawai Rincian Bukan Pegawai
Peserta Kegiatan Bukan
Peserta
Kegiatan
Bukan

Pegawai

Rincian Bukan Pegawai : proyek • Pemain musik, pembawa acara, dll • Pengawas/pengelola • Pembawa
Rincian Bukan
Pegawai :
proyek
• Pemain musik,
pembawa acara,
dll
Pengawas/pengelola
Pembawa pesanan/
perantara
Petugas penjaja
• Olahragawan
barang dagangan
• Penasihat,
pengajar
PDL Asuransi
Distributor MLM
• Pengarang,
peneliti
Tenaga Ahli
• Pemberi jasa sgl
• Agen iklan

Pegawai

Termasuk pegawai tetap dan pegawai tidak tetap

Pesangon

Termasuk penerima THT, JHT, maupun

yang diterima oleh ahli warisnya

Peserta Kegiatan

Perlombaan, rapat, kepanitiaan, magang, diklat, dll

Tenaga Ahli: pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris
Tenaga Ahli:
pengacara, akuntan, arsitek,
dokter, konsultan, notaris, penilai,
dan aktuaris

BATARA SITUMORANG

NON Non Objek non subjek
NON
Non Objek non subjek
NON Non Objek non subjek BUKAN Merupakan Subjek Santunan Asuransi Natura/ Kenikmatan Zakat/ sumb. keagamaan Iuran

BUKAN

Merupakan

Subjek

NON Non Objek non subjek BUKAN Merupakan Subjek Santunan Asuransi Natura/ Kenikmatan Zakat/ sumb. keagamaan Iuran

Santunan

Asuransi Natura/ Kenikmatan Zakat/ sumb. keagamaan Iuran
Asuransi
Natura/
Kenikmatan
Zakat/ sumb.
keagamaan
Iuran

Pensiun,

Beasiswa

Objek

Zakat/ sumb. keagamaan Iuran Pensiun, Beasiswa Objek Orang Pribadi Organisasi International • Orang Pribadi
Zakat/ sumb. keagamaan Iuran Pensiun, Beasiswa Objek Orang Pribadi Organisasi International • Orang Pribadi
Orang Pribadi Organisasi International
Orang
Pribadi
Organisasi
International
Beasiswa Objek Orang Pribadi Organisasi International • Orang Pribadi yang tidak melakukan pekerjaan
• Orang Pribadi yang tidak melakukan pekerjaan bebas/kegt usaha yang mempekerjakan pembantu
• Orang Pribadi yang tidak
melakukan pekerjaan
bebas/kegt usaha yang
mempekerjakan pembantu

Non Subjek

bebas/kegt usaha yang mempekerjakan pembantu Non Subjek Kantor Perwakilan Asing B I C V s B
bebas/kegt usaha yang mempekerjakan pembantu Non Subjek Kantor Perwakilan Asing B I C V s B

Kantor

Perwakilan

Asing

usaha yang mempekerjakan pembantu Non Subjek Kantor Perwakilan Asing B I C V s B I

BIC Vs BIK

BATARA SITUMORANG

Saatnya Harus Memotong PPh Pasal 21

Bagi Pemberi Penghasilan : • Pada saat dilakukan pembayaran. • Pada saat terutangnya penghasilan (pemberi
Bagi Pemberi Penghasilan :
• Pada saat
dilakukan pembayaran.
• Pada saat
terutangnya penghasilan
(pemberi kerja mengakui
ada pembebanan biaya)

BATARA SITUMORANG

Tempat Terutangnya PPh Pasal 21

UU PPh tidak mengatur adanya sentralisasi pemotongan PPh Pasal 21 Berdasarkan SE 23 tahun 2000,
UU PPh tidak mengatur adanya sentralisasi
pemotongan PPh Pasal 21
Berdasarkan SE 23 tahun 2000, disebutkan
bahwa pemotongan dilakukan oleh kantor
pusat, cabang, perwakilan/unit, tempat
pembayaran imbalan ketenagakerjaan.

BATARA SITUMORANG

Contoh : Suatu Perusahaan yang terletak di Jakarta, dan memiliki cabang di Makassar, Surabaya, Bandung,
Contoh :
Suatu Perusahaan yang terletak di
Jakarta, dan memiliki cabang di Makassar,
Surabaya, Bandung, dan Medan.
Maka kewajiban pemotongan dan pelaporan
PPh Pasal 21 harus dilakukan di kantor
pusat dan masing-masing kantor cabang.

BATARA SITUMORANG

PENGURANG BRUTO

1. Biaya Jabatan
1. Biaya Jabatan
Bekerja BIAYA JABATAN Maksimal 5% X Penghasilan Bruto (Gaji & Tunjangan)
Bekerja
BIAYA JABATAN
Maksimal
5% X
Penghasilan
Bruto
(Gaji & Tunjangan)

Setahun

6.000.000

Sebulan

500.000

Penerima Pensiun BIAYA PENSIUN Maksimal 5% X Penghasilan Setahun Bruto 2.400.000 (Gaji & Tunjangan) Sebulan
Penerima Pensiun
BIAYA PENSIUN
Maksimal
5% X
Penghasilan
Setahun
Bruto
2.400.000
(Gaji & Tunjangan)
Sebulan
200.000
BATARA SITUMORANG

Pengurang Bruto

2.

Biaya Pensiun : 5% x Penghasilan Bruto (maksimum Rp 200.000/ bln)

3.Iuran BPJS yang dibayar karyawan BIAYA PENSIUN Dibayar sendiri oleh karyawan
3.Iuran BPJS
yang dibayar
karyawan
BIAYA PENSIUN
Dibayar
sendiri oleh
karyawan

3.1. JHT: 3,7 % oleh pemb kerja, 2% pegawai

3.2. Jaminan Pensiun

2% PK, 1% iuran pekerja

3.3. Jaminan Kesehatan

1% oleh pegawai

BATARA SITUMORANG

2% pegawai 3.2. Jaminan Pensiun 2% PK, 1% iuran pekerja 3.3. Jaminan Kesehatan 1% oleh pegawai
PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak = WP OP : Penghasilan Kena Pajak Penghasilan Neto -
PTKP
Penghasilan Tidak Kena Pajak
=
WP OP :
Penghasilan
Kena Pajak
Penghasilan
Neto - PTKP
PTKP BARU Mulai 22-06- 2016 Keterangan SETAHUN SEBULAN (Rp) (Rp) Untuk Diri Pegawai (Tk/-) 54.000.000
PTKP BARU
Mulai 22-06- 2016
Keterangan
SETAHUN
SEBULAN
(Rp)
(Rp)
Untuk Diri Pegawai (Tk/-)
54.000.000
4.500.000
Untuk Diri Pegawai Yg Kawin/Nikah (K/-)
58.500.000
4.875.000
Untuk Pegawai Yg Kawin & Memiliki 1
Tanggungan (K/1)
63.000.000
5.250.000
Untuk Pegawai Yg Kawin & Memiliki 2
Tanggungan (K/2)
67.500.000
5.625.000
Untuk Pegawai Yg Kawin & Memiliki 3
72.000.000
6.000.000
BATARA SITUMORANG
Tanggungan (K/3)

PTKP SEJAK 1983

PTKP SEJAK 1983 BATARA SITUMORANG

BATARA SITUMORANG

PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak
PTKP
Penghasilan Tidak Kena Pajak
Diri Wajib Pajak
Diri Wajib
Pajak
PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak Diri Wajib Pajak Sedarah Lurus 1 o Kesamping 1 o Lurus
PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak Diri Wajib Pajak Sedarah Lurus 1 o Kesamping 1 o Lurus
PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak Diri Wajib Pajak Sedarah Lurus 1 o Kesamping 1 o Lurus
PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak Diri Wajib Pajak Sedarah Lurus 1 o Kesamping 1 o Lurus
Sedarah
Sedarah
PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak Diri Wajib Pajak Sedarah Lurus 1 o Kesamping 1 o Lurus
PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak Diri Wajib Pajak Sedarah Lurus 1 o Kesamping 1 o Lurus
PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak Diri Wajib Pajak Sedarah Lurus 1 o Kesamping 1 o Lurus
PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak Diri Wajib Pajak Sedarah Lurus 1 o Kesamping 1 o Lurus
Lurus 1 o Kesamping 1 o Lurus 1 o Ayah Saudara Kandung Mertua Ibu Kakak
Lurus 1 o
Kesamping 1 o
Lurus 1 o
Ayah
Saudara Kandung
Mertua
Ibu
Kakak
Anak Tiri
Anak Kandung
Adik
Anak Angkat
Semenda
Semenda
Kakak Anak Tiri Anak Kandung Adik Anak Angkat Semenda Kesamping 1 o Saudara Ipar Kakak Ipar
Kakak Anak Tiri Anak Kandung Adik Anak Angkat Semenda Kesamping 1 o Saudara Ipar Kakak Ipar
Kakak Anak Tiri Anak Kandung Adik Anak Angkat Semenda Kesamping 1 o Saudara Ipar Kakak Ipar
Kakak Anak Tiri Anak Kandung Adik Anak Angkat Semenda Kesamping 1 o Saudara Ipar Kakak Ipar
Kakak Anak Tiri Anak Kandung Adik Anak Angkat Semenda Kesamping 1 o Saudara Ipar Kakak Ipar
Kesamping 1 o Saudara Ipar Kakak Ipar Adik Ipar
Kesamping 1 o
Saudara Ipar
Kakak Ipar
Adik Ipar

BATARA SITUMORANG

TARIF PAJAK (Pasal 17 ay 1 a)

LAPISAN PKP

TARIF

S.D Rp 50.000.000

 

5%

< Rp 50.000.000 s.d Rp250.000.000

15 %

< Rp250.000.000 s.d Rp.500.000.000

25%

< Rp 500.000.000

 

30%

BATARA SITUMORANG

CONTOH

CONTOH Bagi wajib pajak yang penghasilan hingga 50jt dan memiliki NPWP dikenakan tarif PPh 5%. WP
CONTOH Bagi wajib pajak yang penghasilan hingga 50jt dan memiliki NPWP dikenakan tarif PPh 5%. WP
Bagi wajib pajak yang penghasilan hingga 50jt dan memiliki NPWP dikenakan tarif PPh 5%. WP
Bagi wajib pajak yang penghasilan hingga 50jt dan
memiliki NPWP dikenakan tarif PPh 5%.
WP yang berpenghasilan sama, Non Pemilik
NPWP akan dikenakan tarif PPh
= Tarif PPh + (20%*Tarif PPh)
= 5% + (20%*5%)
= 5% + 1%
= 6 %

BATARA SITUMORANG

Contoh Jika punya PKP 600jt , maka penghitungan tarifnya 50 jt * 5 % 200jt

Contoh

Jika punya PKP 600jt , maka penghitungan tarifnya 50 jt * 5 % 200jt *15%
Jika punya PKP 600jt , maka penghitungan
tarifnya
50
jt * 5 %
200jt
*15%
250jt
*25%
100jt*30%
= 2,5 jt
= 30jt
= 62,5jt
= 30jt
(+)
PPh
600 jt
= 125 jt

BATARA SITUMORANG

PERHITUNGAN PEMOTONGAN PAJAK

 

NO

KETERANGAN

JUMLAH

1.

Penghasilan

 

Rp

-

Gaji

-

Lembur

-

Premi, dll

2

Pengurang

 

Rp

- Tunjangan Jabatan

- Iuran Pensiun

3.

Penghasilan Netto

(1-2)

Rp

4,

Penghasilan netto Setahun = 12 x Penghasilan Netto

Rp

5.

PTKP Setahun

 

Rp

6,

PKP

(4-5)

Rp

7.

Pajak Terhutang = tarif x PKP

 

8

Pajak Terhutang/bln = 1/12 x Pjk Terhutang setahun.

BATARA SITUMORANG

Contoh Case 1 :

Ani pada tahun 2017 bekerja pada PT. Abadi Jaya dengan gaji sebesar Rp 5.750.000, 00 perbulan dan membayar iuran pensiunan sebesar Rp 200.000,- Ani menikah namun belum mempunyai anak. Pada bulan Januari Ani hanya menerima gaji dari PT Abadi Jaya. Hitung PPh 21 bulan Januari adalah sbb:

Pada bulan Januari Ani hanya menerima gaji dari PT Abadi Jaya. Hitung PPh 21 bulan Januari

BATARA SITUMORANG

Jawaban Case 1 :

-

Gaji

 

Rp5.750.000

 

-

Pengurang:

   
 

Biaya Jabatan = 5% x Rp 5.750.000

287. 500

 
 

Iuran Pensiun

200.000

 
     

Rp 487.500

-

Penghasilan Netto

 

Rp 5.262.500

-

Penghasilan Netto setahun

12 x 5.262.500

Rp 63.150.000

-

PTKP Setahun

   
 

WP sendiri

Rp 54.000.000

 
 

Tambahan menikah

Rp

4.500.000

 
     

Rp 58.500.000

-

PKP setahun

 

Rp

4.650.000

-

PPh 21 Terhutang = 5% x Rp 4.650.000 = Rp 232.500

 

-

PPh 21 Januari = 1/12 x Rp 232.500 = Rp 19.375,-

 
- PPh 21 Januari = 1/12 x Rp 232.500 = Rp 19.375,-  

BATARA SITUMORANG

Contoh Case 2- PTKP :

Tuan BE, menikah tanpa anak, adalah karyawan PT.

Candra Kirana (CK) dengan gaji perbulan sebesar dengan gaji sebesar Rp 8.000.000 perbulan. PT. CK mengikuti program BPJS Ketenga kerjaan, premi jaminan kecelakaan kerja dan premi jaminan kematian dibayar

oleh pemberi kerja masing2 0,50% dan 0,30% dari gaji.

PT CK juga membayar jaminan haritua perbulan 3,70% dari gaji. Tuan BE membayar jaminan haritua sebesar 2% dari gaji setiap bulan.

PT CK juga membayar iuran pensiun ke dana pensiun

yg telah disetujui Kemenkeu utk Tn BE setiap bulannya Rp 200.000,- sedangkan Tn BE membayar iuran pensiun sebesar Rp 100.000,- Pada bulan Juni 2017 Tn BE hanya menerima pembayaran berupa gaji. Hiitungan

Juni 2017 Tn BE hanya menerima pembayaran berupa gaji. Hiitungan PPh Pasal 21 Tn BE bulan

PPh Pasal 21 Tn BE bulan Juli 2017.

BATARA SITUMORANG

Jawaban Case 2 :

1

Gaji

 

Rp 8.000.000

 

-

Premi Jaminan Kecelakaan 0,50%

 

Rp

40.000

-

Premi Jaminan Kematian 0,30%

 

Rp

24.000

 

Penghasilan Bruto

 

Rp 8.064.000

2. Pengurang

   

-

Biaya Jabatan 5% x Gaji

Rp. 403.000

 

-

Iuran Pensiun

Rp 100.000

 

-

Iuran Jaminan Hari Tua

Rp 160.000

Rp 663.200

-3.

Penghasilan Netto Sebulan

 

Rp 7.400.800

4.

Penghasilan Netto setahun

12 x Rp7400.800

Rp. 88.809.600

5

PKPT Setahun : WP Sendiri

Rp 54.000.000

 
 

Menikah

Rp

4.500.000

Rp 58.500.000

6.

PKP setahun

 

Rp 30.309.600

-

PPh 21 Terhutang = 5% x Rp 30.309.600 = Rp 1.515.480

 
- PPh 21 Terhutang = 5% x Rp 30.309.600 = Rp 1.515.480  

-

   
 

PPh 21 Januari = 1/12 x Rp 1.515.480= Rp 126.290,- BATARA SITUMORANG

 

Case 3 :

Ika, menikah dengan 3 anak bekerja pada PT Sinar

dengan gaji Rp 5.000.000 perbulan. Suami Ika bekerja sebagai seorang PNS. Perusahaan membayar iuran pensiun kepada Dana Pensiun yang telah disahkan oleh Kemenkeu, sebesar Rp 60.000 perbulan. Ika juga

membayar iuran pensiun sebesar Rp.50.000

perbulan. Perusahaan membayar JHT sebesar 3,70% dari gaji perbulan, sementara Ika membayar 2%. Premi JKK dan JK dibayar oleh pemberi kerja

masing2 1,00% dan 0,3% dari gaji. Pada bulan Juli

2017 Ika menerima uang lembur sebesar Rp 2.000.000. Hitunglah PPh Pasal 21 Ika pada bulan Juli

2017;

BATARA SITUMORANG

2017 Ika menerima uang lembur sebesar Rp 2.000.000. Hitunglah PPh Pasal 21 Ika pada bulan Juli

Jawaban Case 3 :

1

Gaji

 

Rp 5.000.000

 
 

Lembur

 

Rp 2.000.000

-

Premi Jaminan Kecelakaan

 

Rp

50.000

-

Premi Jaminan Kematian 0,30%

 

Rp

15.000

 

Penghasilan Bruto

 

Rp 7.065.000

2. Pengurang

   

-

Biaya Jabatan 5% x Gaji

Rp. 353.250

 

-

Iuran Pensiun

Rp

50.000

 

-

Iuran Jaminan Hari Tua

Rp 100.000

Rp

503.250

-3.

Penghasilan Netto Sebulan

 

Rp

6.561.750

4.

Penghasilan Netto setahun

12 x Rp 6.561.750

Rp. 78.741.000

5

PKPT Setahun : WP Sendiri

Rp 54.000.000

Rp

54.000.000

6.

PKP setahun

 

Rp 24.741.000

-

PPh 21 Terhutang = 5% x Rp 24.741.000 = Rp 1.237.050.

 
- PPh 21 Terhutang = 5% x Rp 24.741.000 = Rp 1.237.050.  

-

   
 

PPh 21 Januari = 1/12 x Rp 1.237.050= Rp 103.087.- BATARA SITUMORANG

 

:WISE WORDS

“Set aside time to plan how you will spend your time. Think about what’s most
“Set aside time to plan how
you will spend your time.
Think about what’s most
important. Then do those
things first”
Frank B

BATARA SITUMORANG

TERIMA KASIH
TERIMA KASIH

BATARA SITUMORANG