Anda di halaman 1dari 11

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Masa nifas merupakan masa yang penting dalam periode hidup seorang ibu,
terlebih pada masa nifas yang pertama. Dalam masa ini, seorang ibu mengalami berbagai
macam perasaan: bahagia karena berhasil mempunyai anak, namun ada kalanya muncul
perasaan binggung dengan tanggung jawab yang baru. Dengan berbagai perubahan pada
masa nifas – meliputi perubahan fisik,psikologis, dan peran social,tidak tertutup
kemungkinan ia akan mengalami setres karena proses adaptasi. Dari fakta ini, kiranya
bidan dapat menjadi pendamping ibu, menempatkan diri sebagai teman terdekat yang
dijadikan sebagai tempat bertanya dan mencurahkan perasaan.
B. Rumusan Masalah
a. Apa pengertian masa nifas?
b. Bagaimana kasus ibu nifas dan pendokumentasian?
C. Tujuan Masalah
a. Untuk mengetahui pengertian masa nifas
b. Untuk mengetahui kasus ibu nifas dan pendokumentasian

1
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Masa Nifas
1. Masa nifas (puerperium) yaitu masa setelah keluarnya placenta hingga alat-alat
reproduksi pulih menyerupai sebelum hamil dan secara normal masa nifas
berlangsung selama 6 ahad atau 40 hari (Ambarwati, 2010)
2. Periode post natal yaitu waktu penyerahan dari selaput dan plasenta (menandai
selesai dari periode intrapartum) menjadi kembali ke susukan reproduktif
wanita pada masa sebelum hamil. Periode ini juga disebut puerperium(Varney,
1997, hal. : 549).
3. Masa nifas yaitu masa sesudah persalinan dan kelahiran bayi, plasenta, serta
selaput yang diharapkan untuk memulihkan kembali organ kandungan
menyerupai sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 ahad (Saleha, 2009).
4. Masa nifas atau puerperium yaitu masa setelah partus selesai hingga pulihnya
kembali alat-alat kandungan menyerupai sebelum hamil. Lamanya masa nifas
ini yaitu kira-kira 6-8 ahad (Abidin, 2011).
5. Masa nifas yaitu masa sesudah persalinan, masa perubahan, pemulihan,
penyembuhan dan pengembalian alat-alat kandungan. Proses masa nifas
berkisar antara 6 ahad atau 40 hari (Jenny Sr, 2006, hal. : 7).
6. Masa nifas atau puerperium dimulai semenjak 1 jam setelah lahirnya placenta
hingga dengan 6 ahad (42 hari) setelah itu (Saifuddin, 2009).
7. Masa nifas yaitu masa dimulai beberapa jam sesudah lahirnya plasenta sampai
6minggu setelah Melahirkan (Pusdiknakes, 2003:003).2.
8. Masa nifas dimulai setelah Kelahiran plasenta dan berakhir saat alat-alat
Kandungankembali menyerupai keadaan sebelum Hamil yang berlangsung
kira-kira 6 minggu. (AbdulBari,2000:122).3.
9. Masa nifas merupakan masa selama Persalinandan segera setelah
Kelahiranyangmeliputi minggu-minggu berikutnya pada waktu Saluran
reproduksi kembali ke keadaantidak Hamil yang Normal(F.Gary
cunningham,Mac Donald,1995:281).4.

2
10. Masa nifas adalah masa setelah seorang ibu Melahirkan bayi yang
dipergunakan untuk memulihkan kesehatannya kembali yang umumnya
memerlukan waktu 6- 12
minggu. (Ibrahim C, 1998)
B. Contoh Kasus Ibu Nifas dan Pendokumentasian

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. “R” P1A0H1


POST PARTUM NORMAL 6 JAM PERTAMA TANGGAL
14 JUNI 2008 DI BPS JUSMAIZAH AMD.KEB
15 JLN. JAMAL JAMIL
No. MR :
I. PENGUMPULAN DATA
A. IDENTITAS / BIODATA
Nama Ibu : Ny. R Nama Suami : Tn. P
Umur : 22 Tahun Umur : 26 Tahun
Suku/Bangsa : Minang Suku/Bangsa : Minang
Agama : Islam Agama : Islam
Pendidikan : SMA Pendidikan : SMA
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Swasta (TKI)
Alamat kantor : - Alamat kantor : -
No.telp :- No.telp :-
Alamat rumah : Gurun Lawas, Alamat rumah : Gurun Lawas,
Padang
Padang
Nama keluarga dekat yang mudah dihubungi : Ny. N
Alamat : Gurun Lawas, Padang
Telpon :-
B. ANAMNESA ( Data Subjektif)
Pasien Masuk Tanggal : 14 Juni 2008
1. Alasan masuk : perawatan post partum
2. Keluhan utama : nyeri pada luka jahitan

3
3. Riwayat kehamilan, persalinan, dan nifas yang lalu
Komplik
Tem- Penolo Bayi Nifas
Tgl Usia Jenis asi
N pat ng
lah kehamil persalin Ibu Ba J B Kead loch Lakta
o persalin persalin
ir an an yi K B/ a-an ea si
an an
PB
1 Ini

4. Riwayat persalinan sekarang


a. Ibu
i. Tempat persalinan : BPS
ii. Penolong persalinan : bidan dan mahasiswa kebidanan
iii. Jenis persalinan : spontan
iv. Lama persalinan
1. Kala I : 3 jam 45 menit
2. Kala II : 30 menit
3. Kala III : 15 menit
(di pimpin meneran selama 15 menit, ketuban pecah spontan, berwarna jernih, jumlah kurang lebih
150 cc)
v. Komplikasi : tidak ada
vi. Plasenta
1. Lengkap /tidak : selaput dan kotiledon lengkap
2. Berat : 500 gram
3. Panjang tali pusat : 50 cm
4. Insersi tali pusat : sentralis
5. Kelainan : tidak ada
vii. Perineum :
1. Luka : ada, laserasi derajat 2
( terdapat laserasi pada mukosa vagina, kulit perineum dan otot perineum,
dan telah dilakukan penjahitan)
viii. Perdarahan

4
1. Kala I : tidak ada
2. Kala II : 50 cc
3. Kala III : 150 cc
4. Kala IV : 80 cc
ix. Tindakan lain : penjahitan laserasi jalan lahir
b. Bayi
1) Lahir tanggal / jam : 14 Juni 2008 / pukul 08.15 WIB
2) Jenis kelamin : laki - laki
3) BB /PB : 3200 gram / 49 cm
4) Cacat bawaan : tidak ada
5) Masa gestasi : 37-38 minggu
6) Komplikasi : tidak ada
7) Keadaan : baik
5. Pola makan
a. Makan dan minum : ada, ibu telah makan 1 ½ piring sedang nasi + 1
potong lauk sebesar kotak korek api + 1 mangkok sayur+ 2 gelas air putih
b. Masalah : tidak ada
6. Pola Eliminasi Setelah Persalinan
a. BAK terakhir : tanggal 14-06-2008, pukul 15. 00 WIB
Frekuensi :1x
Warna : kuning jernih
Keluhan : nyeri pada luka jalan lahir saat BAK
b. BAB terakhir : tanggal 13-06-2008
Frekuensi :1x
Warna : kuning
Keluhan : tidak ada
7. Aktivitas : ibu telah mampu berjalan ke kamar mandi didampingi
keluarga
8. Istirahat : ibu telah tidur selama 2 jam
9. Keadaan psikososial
a. Perkawinan

5
1) Status perkawinan : sah
2) Perkawinan ke :I
3) Setelah kawin berapa lama baru hamil : 1 bulan
b. Respons ibu terhadap dirinya : baik
c. Respons ibu terhadap bayinya : baik
d. Respons keluarga terhadap ibu dan bayi : baik
C. PEMERIKSAAN FISIK (Data Objektif )
1. Pemeriksaan Umum
a. Kesadaran : Compos Mentis Cooperatif (CMC)
b. BB sebelum hamil : 45 kg
c. BB sekarang : 53 kg
d. TB : 156 cm
e. Lila : 26 cm
2. Tanda – tanda vital
3. Pemeriksaan khusus
1. Kepala
Rambut : bersih dan tidak rontok
Mata : conjungtiva tidak anemis, sklera tidak
ikterik
Muka : tidak ada oedema, tidak ada cloasma
gravidarum
Mulut : lidah bersih dan tidak ada stomatitis
Gigi : tidak ada caries
2. Leher : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
dan limfe
3. Dada
Mamae : simetris kiri dan kanan, papila
menonjol, hiperpigmentasi areola,
colostrum (+)
Benjolan : tidak ada
Pengeluaran ASI : ada

6
Rasa nyeri/masalah : tidak ada
4. Punggung dan pinggang normal tidak ada kelainan
5. Abdomen
Inspeksi : tidak ada luka bekas operasi
Palpasi : TFU 2 jari dibawah pusat, kontraksi
uterus baik, kandung kemih tidak teraba
6. Ekstremitas atas : tidak ada oedema, tidak ada sianosis
ujung jari, pergerakan aktif
7. Ekstremitas bawah : tidak ada oedema, tidak ada
varises, pergerakan aktif
8. Genitalia
Pengeluaran lochea : rubra, bau amis, jumlah 50 cc
Perineum :ada luka jahitan sebanyak 4 buah
9. Perkusi
Reflek patella kiri dan kanan : positif (+)
10.Pemeriksaan labor : tidak dilakukan

PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. “R” P1A0H1


POST PARTUM NORMAL 6 JAM PERTAMA TANGGAL
14 JUNI 2008 DI BPS JUSMAIZAH AMD.KEB
JLN. JAMAL JAMIL

S : SUBJEKTIF
1. Ibu mengatakan telah melahirkan anak pertama tanggal 14 Juni 2008
2. Ibu merasa bahagia dengan kelahiran bayinya
3. Ibu mengatakan keluar darah dari kemaluan tidak banyak
4. Ibu mengatakan nyeri pada luka jahitan
O : OBJEKTIF
1. Bayi : lahir spontan
2. Plasenta : lahir lengkap dan spontan
3. Lochea : rubra, jumlah lebih kurang 80 cc

7
4. TFU : 2 jari dibawah pusat
5. Kontraksi uterus : baik
6. Papilla mamae : menonjol
7. Kandung kemih : tidak teraba
8. Perineum : ada luka bekas jahitan
9. Tanda – tanda vital
i. Tekanan darah : 110/80 mmHg
ii. Nadi : 80 x/i
iii. Suhu : 36,5 0C
iv. Pernafasan : 20 x/i

A : ASSESMENT
Diagnosa : Ibu 6 jam post partum, dengan KU ibu baik.
Masalah : nyeri bekas luka jahitan

P : PLANNING
1. Menginformasikan pada ibu atau keluarga bahwa ibu sudah memasuki masa
nifas, dan keadaan ibu baik.
Evaluasi : ibu nampak senang dan mengerti dengan informasi yang disampaikan.
2. Menjelaskan pada ibu bahwa nyeri yang ibu rasakan karena luka jahitan sebanyak
4 buah dan menganjurkan ibu untuk lebih memperhatikan keberdihan daerah perineum
terutama daerah lika jahitan karena dapat menjadi sumber infeksi dengan melakukan
perawatan seperti :
a. Pastikan daerah luka / perineum bersih dengan mengganti pembalut minimal 2-
3 kali sehari
b. Pastikan luka bekas jahitan tetap kering dan tidak lembab, karena daerah yang
lembab sangat disukai oleh kuman yang dapat menyebabkan infeksi dengan cara
mengeringkan dengan kain yang bersih dan lembut setiap ibu selesai BAK
c. Menganjurkan ibu untuk memersihkan daerah genitalianya dari arah depan ke
belakang, kemudian baru daerah sekitar anus agar tidak terbawa kuman – kuman di
daerah anus

8
d. Menganjurkan ibu untuk mencuci tangan setiap selesai BAK/BAB
Evaluasi : ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan dan berjanji akan lebih
memperhatikan kebersihan di daerah genitalianya.
3. Mengajarkan ibu cara menyusui/teknik menyusui yang benar.
Evaluasi : ibu bisa dan mengerti bagaimana cara menyusui yang benar.

9
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hasil akhir manajemen asuhan kebidanan pada ibu nifas tersebut, maka
penulis menyadari bahwa masa nifas merupakan suatu keadaan yang tidak dapat
dianggap sebagai suatu hal yang normal – normal saja, namun juga memerlukan
pengawasan yang komprehensif.
Maka seorang tenaga kesehatan khususnya bidan hendaklah bertindak
secara rasional dalam setiap kasus yang diperlukan dan menggunakan pikiran yang
rasional dalam menyikapi setiap permasalahan yang ditemukan.
B. Saran
Diharapkan dengan adanya tugas ini mahasiswa bisa lebih mengerti
bagaimana cara membuat dokumentasi asuhan kebidanan pada setiap pelayanan
yang diberikan oleh idan nantinya.
Mudah – mudahan makalah ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya.
Kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan demi perbaikan untuk
masa yang akan datang.

10
DAFTAR PUSTAKA
 http://inimw.blogspot.co.id/2015/02/dokumentasi-asuhan-kebidanan-pada-
ibu.html
 http://jurnalbidanku.blogspot.com/2017/09/pengertian-nifas-dan-tujuan-
asuhan-masa.html

11