Anda di halaman 1dari 4

Makalah PAI

Stem Cell dalam Perspektif Islam

KELOMPOK 8 :
Fuad Fajar Akhlis Kamila Rosyida
Mutiara Hasna S.P. Fitriah Nur Azizah I.
Adinda Maulidya Safira Maria Ulfah
Aghnia Nabila Ananda M. Farid Alwan Zaky
Nurwafa’ Tashya Mutiara Annisa Putri
Indriani Adhaini G

PSPD 2019
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
2019/2020
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puja dan puji syukur penulis haturkan atas kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan beribu nikmat diantaranya adalah nikmat iman, islam dan juga nikmat kesehatan
sehingga penulis bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “Stem Cell dalam Perspektif
Islam”.
Shalawat serta salam tak lupa penulis haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW
yang membawa umatnya dari zaman jahiliyah hingga zaman yang terang dengan diinul islam.
Tak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada Dr. Ahmad Husairi, M. Ag yang telah
membimbing kami dalam pembelajaran Agama Islam sehingga kami dapat mengenal lebih
jauh akan wawasan islam itu sendiri.

Banjarmasin, 29 September 2019

Penulis,

Kelompok 8 Agama Islam


DAFTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan tentang kesehatan, penelitian dalam bidang
stem cell mengalami kemajuan. Hal ini tidak terlepas dari upaya manusia untuk mengobati
penyakit-penyakit yang sudah tidak mungkin untuk diobati lagi baik secara konservatif
maupun operatif. Para ahli saat ini telah mulai meneliti kemungkinan penggunaan stem cell
untuk mengobati penyakit atau kelainan yang belum bisa untuk diobati dengan obat-obatan
atau tindakan operatif, khususnya penyakit degeneratif maupun kelainan lainnya seperti
penyakit ganas. Selain itu stem cell juga digunakan dalam penelitian untuk mencari obat-obat
baru pada tingkat laboratorium maupun untuk mempelajari patogenesis penyakit. Stem cell
(sel punca) adalah sel induk yang dapat berdeferensial atau dapat merubah diri menjadi
berbagai sel sesuai dengan lingkungan, bisa berubah-ubah menjadi sel otot, sel endokrin,
ephitel, dan lain-lain kemudian berkembang lagi menjadi stemcell. Stemcell dapat diperoleh
dari berbagai sumber seperti plasenta, tali pusat janin, darah, dan sumsum tulang belakang.
Makalah ini membahas tentang fungsi stem cell, panda stem cell dari agama, segi
keperawatan, nilai moral dalam masyarakat dan stem cell dalam bioetika dan etika.
B. RUMUSAN MASALAH
a. Bagaimana sejarah stemm cell/sel punca?

b. Apa pengertian stem cell/sel punca?


c. Apa jenis-jenis stem cell/sel punca?

d. Apa saja ciri atau karakteristik dari stem cell/sel punca?


e. Bagaimana pengobatan stem cell/sel punca?
f. Apa fungsi stem cell/sel punca?
g. Bagaimana stem cell menurut prinsip keperawatan, agama dan UU?
h. Bagaiamana stem cell dalam fiqih dan bioetik?
C. TUJUAN PENULISAN

 Mahasiswa dapat mengenal sejarah dari stem cell


 Mahasiswa dapat mengetahui pengertian stem cell
 Mahasiswa dapat mengetahui jenis-jenis stem cell pada pengobatan
 Mahasiswa dapat memahami apa saja ciri atau karakteristik stem cell
 Mahasiswa dapat mengetahui tentang pengobatan stem cell
 Mahasiswa dapat mengenal kegunaan dari stem cell
 Mahasiswa dapat mengetahui pandangan stem cell dari prinsip keperawatan, agama
islam, undang-undang, fiqih, dan dalam bioetik

D. MANFAAT PENULISAN
Bagi penulis: Penulis bisa mengetahui tentang stem cell yaitu pengertian stem cell, jenis-jenis
stem cell, pengobatan stem cell, fungsi dan peran stem cell, stem cell menurut keperawatan,
agama, UU dan dalam bioetik.
Bagi pemabaca: Pembaca biasa mengetahui tentang stem cell yaitu pengertian stem cell,
jenis-jenis stem cell, pengobatan stem cell, fungsi dan peran stem cell, stem cell menurut
keperawatan, agama, UU dan dalam bioetik.