Anda di halaman 1dari 7

Tugas Makalah Geografi

Objek, Pendekatan dan Pemanfaatan Ilmu


Geografi

Kelas : X MIPA 1

Kelompok II :

Amala Naifah
Dara Nur Sabrina
Dzikra Azhima Alharie
Indah Maulinda
Ray Faturahman
Wulan Sri Wahyuni

SMA NEGERI 1 KARAWANG


TAHUN AJARAN 2016/2017
Kata Pengantar
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, karena berkat rahmat-Nya kami dapat
menyelesaikan makalah ini dengan baik.

Dalam pembuatan makalah ini, kami semua bekerja sama dengan baik. Kami melakukan
pembagian beberapa, sehingga lebih memudahkan.

Terimakasih kepada Bpk.Junaedi selaku guru Geografi kelas X MIPA 1. Terimakasih juga
kepada teman-teman yang telah membantu dan memberi semangat kepada kami dalam pembuatan
makalah ini.

Kami berharap, makalah ini dapat memberikan manfaat bagi siapapun yang membacanya
dan kepada kami selaku pembuat makalah ini.

Kami juga menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Kami sangat menerima kritik
dan saran yang membangun untuk penyempurnaan makalah ini.

Karawang, 06 Agustus 2016

Penulis
Pendahuluan
Upaya membangun pemahaman mengenai geografi, didasarkan pada pemikiran bahwa
dalam perkembangan ilmu geografi. Geografi berasal dari kata geo yang artinya bumi dan graphien
yangartinya mencitra. Yang dikenalkan pertama kali oleh Eratosthenes.

Materi mengenai objek dan pendekatan geografi, dapat dilihat dari sisi objek material dan
objek formal.

Bedasarkan objek material ini, geografi belum dapat menunjukkan jati dirinya, sebab ilmu
lain juga memiliki objek yang sama. Perbedaan geografi dengan ilmu lain yaitu pada pendekatannya,
untuk lebih jelas akan dibahas.

Dari dua objek tersebut dapat dijadikan sebagai langkah awal dalam membentuk kerangka
analisis untuk menentukan kondisi alam dan masyarakat, mulai dari struktur, pola dan tata ruang
wilayah. Sehingga dalam membangun suatu wilayah dapat di ketahui struktur tanah, penentuan
lokasi pola. Kegiatan yang tepat kalau ketiga hal tersebut penentuannya tepat maka akan dapat
menentukan zona pembangunan yang sesuai dengan budayanya.

Disini juga akan dibahas lebih jelas tentang pemanfaatan ilmu geografi dalam kehidupan
sehari-hari.
ISI
1. Objek Studi Geografi

Objek studi geografi meliputi:


a. Kondisi dan semua proses yang terjadi di atas permukaan bumi.
b. Pengorganisasian wilayah dan ruang di muka bumi.
c. Tafsiran terhadap bentang alam dan bentang sosial.
d. Hubungan manusia dengan lingkungan yang berbeda.
e. Interaksi manusia dengan proses-proses yang ada di muka bumi.

Objek studi geografi didibedakan menjadi dua, yaitu objek material dan objek formal. Objek
material adalah segala fenomena yang terjadi pada permukaan bumi, baik berupa:

a. Geografi Fisik (physical geography)


Geografi fisik mempelajari aspek-aspek fisik, seperti batuan, mineral, relief muka bumi, cuaca
dan iklim, air, tumbuhan, serta hewan. Bisa pula meliputi aspek kimiawi, biologis, astronomis,
dan semua fenomena alam yang dapat langsung diamati.

b. Geografi Manusia/Sosial (human geography)


Geografi manusia/sosial mempelajari aspek-aspek sosial, politik, ekonomi dan budaya. Pada
aspek ini manusia dipandang sebagai aspek utama dari kajian geografi dengan memperhatikan
pola penyebaran manusiadalam ruang dan kaitan perilaku manusia dengan lingkungannya.
Ada beberapa aspek yang dikaji, yaitu:
1) Aspek Sosial : membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur tradisi, adat
istiadat, komunitas, kelompok masyarakat dan lembaga-lembaga sosial.
2) Aspek Ekonomi : membahas mengenai hal-hal berkenaan dengan unsur pertanian,
perkebunan, pertambangan, perikanan, industri, perdagangan, transportasi dan pasar.
3) Aspek Budaya : mengenai hal-hal berkenaan dengan unsur pendidikan, agama,
bahasa, dan kesenian.
4) Aspek Politik : membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur
kepemerintahan yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat.

Objek formal geografi adalah sudut pandang, cara berfikir, pendekatan, atau metode yang
digunakan dalam menganalisis objek material.

2. Pendekatan Geografi

Pendekatan geografi dibagi menjadi tiga, diantaranya:

a. Pendekatan Wilayah
Dari namanya, dapat disimpulkan bahwa pendekatan ini akan menekankan pada keruangan.
Pendekatan ini mendasarkan pada perbedaan lokasi dari sifat-sifat pentingnya seperti
perbedaan struktur, pola dan proses.
Struktur keruangan terkait dengan elemen pembentuk ruang yang berupa kenampakan titik,
garis dan area. Sedangkan pola keruangan berkaitan dengan lokasi distribusi ketiga elemen
tersebut.
Analisis keruangan merupakan pendekatan yang khas dalam geografi karena merupakan
studi tentang keragaman ruang muka bumi dengan menelaah masing-masing aspek
keruangannya. Aspek-aspek ruang muka bumi dibagi menjadi faktor lokasi, kondisi alam dan
kondisi sosial budaya masyarakatnya.

b. Pendekatan Kelingkungan (Ekologi)


Lingkungan geografi mempunyai 2 sisi, yaitu perilaku dan fenomena lingkungan, jadi
pendekatan ini tidak hanya mendasar pada interaksi organisme dengan lingkungan, tetapi
juga dikatkan dengan fenomena yang ada dan juga perilaku manusia.
Sisi perilaku ada 2 aspek, yaitu pengembangan gagasan dan kesadaran lingkungan. Analisis
dengan pendekatan ini masih bisa dilakukan. Pendekatan lingkungan dapat diawali dengan
tindakan sebagai berikut:
1) Identifikasi kondisi fisik yang mendorong terjadinya bencana ini, seperti jenis tanah,
topografi, dan vegetasi di lokasi itu.
2) Indentifikasi sikap dan perilaku masyarakat dalam mengelola alam di lokasi tersebut.
3) Menganalisis hubungan antara budidaya dan dampak yang ditumbulkannya hingga
menyebabkan banjir.

c. Kompleks Wilayah
Analisis kompleks-kompleks wilayah membandingkan berbagai kawasan di muka bumi
dengan memperhatikan aspek-aspek keruangan dan lingkungan dari masing-masing wilayah
secara komprehensif. Contohnya, wilayah kutub tentu sangat berbeda karakteristik
wilayahnya dengan karakteristik wilayah khatulistiwa.

3. Pemanfaatan Ilmu Geografi

Ilmu geografi dapat dimanfaatkan sesuai dengan bidangnya masing-masing. Diantaranya


adalah bidang pertanian, bidang industry, bidang litosfer, bidang atmosfer, bidang hidrosfer,
bidang biosfer dan bidang anthroposfer.

a. Pemanfaatan ilmu geografi di bidang pertanian. Pertanian merupakan bidang aspek


keruangan yang terdiri dari aspek fisik dan manusia. Aspek fisik diantaranya adalah iklim,
udara, lahan, dan air. Aspek manusia terdiri dari pekerja, teknologi dan tradisi. Lahan
pertanian yang terpenting menjaga keseimbangan lingkungan agar produktifitas tetap
tinggi.
b. Pemanfaatan ilmu geografi di bidang industry. Pemanfaatan di bidang industry
merupakan aspek industry yang terdiri dari aspek fisik dan manusia. Aspek fisik terdiri
dari lahan, bahan baku dan sumber daya energy. Sedangkan aspek manusia adalah
tenaga kerja, teknologi, dan pemasaran bidang industry tersebut. Untuk memeratakan
persebaran penduduk dan sebaiknya membangun lahan industry harus di tempat yang
belum ada penduduknya.
c. Pemanfaatan ilmu geografi di bidang litosfer.
1) Pemanfaatan tata guna lahan untuk kegiatan pertanian
2) Pengenalan daerah-daerah pusat gempa sehingga dapat mengantisipasi
kemungkinan yang terjadi
3) Memanfaatkan sumber daya tambang yang dihasilkan oleh suatu daerah
4) Pemanfaatan energy geothermal yaitu panas bumi melalui peledakan rongga-rongga
besar di dalam kerak bumi
d. Pemanfaatan ilmu geografi di bidang atmosfer
1) Adanya perkiraan cuaca yang
sangat membantu kegiatan perhubungan dan pertanian
2) Kilat petir sangat bermanfaat untuk menambah sumber daya energy listrik
3) Angin sangat membantu untuk kegiatan pelayaran
4) Dengan mempelajari konsep iklim dapat diciptakan iklim buatan dengan rumah kaca
untuk tanaman
e. Pemanfaatan ilmu geografi di bidang hidrosfer
1) Pemanfaatan sungai untuk pembangkit tenaga listrik
2) Memanfaatkan sungai, danau, dan laut sebagai sumber transportasi
3) Pemanfaatan air tanah untuk industry air mineral
4) Pemanfaatan pasang surut untuk sumber energy sehingga dapat menyalurkan air
melalui turbin-turbin
f. Pemanfaatan ilmu geografi di bidang biosfer.
1) Pemanfaatan daerah padang rumput untuk kegiatan peternakan
2) Pemanfaatan keindahan pantai sebagai tempat tujuan wisata
g. Pemanfaatan ilmu geografi di biang anthroposfer
1) Pemanfaatan data sensus penduduk untuk rencana pembangunan
2) Pemanfaatan sungai, danau, dan rawa sebagai sumber mata pencaharian
3) Dapat membantu menata lokasi perindustrian
Penutup
Jadi, ada tiga hal yang dibahas di makalah ini. Yaitu objek studi geografi, pendekatan
geografi dan pemanfaatan ilmu geografi.

Objek studi geografi terdapat dua macam, yaitu objek material dan objek formal. Objek
material dibagi lagi menjadi objek fisik dan objek sosial.

Pendekatan geografi sendiri ada tiga macam. Yaitu pendekatan wilayah, pendekatan
kelingkungan dan kompleks wilayah.

Ilmu geografi juga bisa dimanfaatkan di berbagai bidang. Seperti bidang pertanian, industry,
litosfer, atmosfer, hidrosfer, biosfer dan anthroposfer.

Dengan menyelesaikan makalah ini, kami menyadari bahwa ilmu geografi sangatlah luas,
kompleks, dan mendetail. Dengan ilmu geografi ini, kami juga mengetahui bahwa bumi tidak
sesempit perkiraan manusia pada umumnya.

Kami juga menyadari bahwa makalah ini belum sempurna. Jadi kritik dan saran yang
membangun sangat diperlukan.