Anda di halaman 1dari 17

Oleh :

AULIA RAHMAN AL HAMAN 3111030009


ADIMAS BAYU RAMANA 3111030023

Dosen Pembimbing :
Ir. SUNGKONO, CES
NIP. 19591130 198601 1 001

PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
SURABAYA 2014
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR GEDUNG
RUMAH SUSUN UNIVERSITAS MUHAMMADDIYAH
SIDOARJO DENGAN METODE PRACETAK
Zona gempa 2 metode SRPMB
 LATAR BELAKANG Kontruksi dengan pengerjaan Cepat

Beban-beban yang bekerja ?

 RUMUSAN MASALAH Analisa gaya-gaya dalam gedung ?


Menuangkan hasil perhitungan dan
perencanaan ke gambar teknik ?
 TUJUAN
Mengetahui perencanaan struktur dengan metode pracetak

Menganalisa gaya-gaya dalam gedung

Menuangkan hasil perhitungan dan perencanaan ke gambar teknik


 MANFAAT
Desain bangunan dengan pengerjaan lebih cepat
Pengetahuan dan teknik perencanaan
DATA UMUM PROYEK
Nama Gedung : Gedung Rumah Susun Universitas
Muhammaddiyah Sidoarjo
Lokasi Gedung : Desa Pilang Kecamatan Wonoayu
Kabupaten Sidoarjo
Luas Gedung : 13,5 m x 66,4 m
Struktur Atap : Baja
Struktur Gedung :- Pada balok, pelat dan tangga
menggunakan Beton Pracetak
- Pada pondasi dan kolom
menggunakan Beton Konvensional
PEMODELAN STRUKTUR GEDUNG
FLOW CHART
PROYEK AKHIR
DATA PRELIMINARY
Tipe Balok Dimensi Balok Tipe Kolom Dimensi Kolom
B1, B2, B3, B4, 25 x 45 K1 30 x 45
B5, B6, Balok K2 30 x 45
Bordes K3 35 x 35
RB 30 x 30 K4 20 x 30

BT1 dan BT2 30 x 50

Tipe Sloof Dimensi Sloof Tipe Pelat Ketebalan


TB-1 25 x 45 Pelat Lantai 12 cm
PELAT LANTAI PRACETAK

- Perencanaan dimensi pelat


- Perencanaan tebal Pelat
- Perhitungan tulangan Pelat
- Kontrol Retak dan lendutan
- Kontrol Pengangkatan dan Tumpukan
- Perencanaan pelat penyambung antar panel pelat
- Penyaluran dan Penyambungan tulangan
TANGGA PRACETAK
- Perhitungan pembebanan tangga
- Analisa gaya dalam
- Perhitungan Penulangan tangga
- Kontrol Pengangkatan dan
Tumpukan
- Perencanaan pelat penyambung
antar panel pelat tangga
- Penyaluran dan Penyambungan
tulangan
Profil gording, penggantung gording dan ikatan angin
PERHITUNGAN STRUKTUR ATAP
(Profil gording, penggantung gording dan ikatan
angin)

3
profil kuda-kuda, profil kolom pendek, pelat landas, sambungan las dan baut
PERHITUNGAN STRUKTUR
ATAP
(profil kuda-kuda, profil kolom
pendek, pelat landas,
sambungan las dan baut) 3

2
4
BALOK PRACETAK

 Perhitungan Penumpukan Balok


 Perhitungan Pengangkatan Balok
 Perhitungan Erection Balok
 Perhitungan Penulangan Balok Saat Komposit
 Perhitungan Panjang Penyaluran Tulangan
 Perhitungan Penulangan Geser
KOLOM

 Perhitungan Penulangan Lentur Kolom


 Perhitungan Penulangan Geser Kolom
 Perhitungan Sambungan Lewatan Tulangan Vertikal Kolom
 Panjang Penyaluran Tulangan Kolom
PONDASI
 Perhitungan Daya Dukung Ijin
 Perhitungan Kebutuhan Tiang
Pancang
 Perhitungan Daya Dukung Pondasi
Tunggal
 Perhitungan Daya Dukung Tiang
Pancang berdasarkan Kelompok

 Perhitungan Tebal Poer


 Perhitungan Geser pada Poer
 Penulangan Lentur pada Poer
KESIMPULAN
Strukur Sekunder
 Pelat
Untuk Pelat digunakan Tebal 12 cm. Pelat pracetak digunakan tebal 7 cm dan 5 cm untuk
overtopping.

 Tangga
Terdapat 2 tipe tangga yang digunakan, yaitu :
Tipe 1 :
• Injakan tangga 30 cm
• Tanjakan tangga 17 cm
• Tebal pelat tangga dan bordes 15 cm
• Balok bordes (20x30) cm
Tipe 2 :
• Injakan tangga 30 cm
• Tanjakan tangga 15 cm
• Tebal pelat tangga dan bordes 15 cm
• Balok bordes (20x30) cm

 Atap
• Merupakan Konstruksi Baja Rangka Kaku
• Profil Gording Menggunakan Gording LLC 125.50.20.4
• Profil Kuda-Kuda Menggunakan WFS 200.150.6.9
• Ikatan Angin Menggunakan θ10 mm
• Profil Kolom Pendek Menggunakan WFS 250.175.7.11
KESIMPULAN
Strukur Primer
1. Balok
- Dimensi balok induk : - 15x30
- 25x45
- 30x60

- Dimensi balok anak : - 20x30

2. Kolom
- Dimensi kolom (K1,K2,K4) : 30x45
- Dimensi kolom (K3,K3A) : 35x35
- Dimensi kolom (K5A,K5) : 30x30

Struktur Bawah
- Dimensi poer P1 : 2,1 m x 1,2 m x 0,5 m
- Dimensi Tiang Pancang : Ø 35 cm, 8 m
- Dimensi sloof (TB-1) : 25x45
SEKIAN &TERIMA KASIH