Anda di halaman 1dari 13

INTEGRASI ANTARA RAJAWALI CITRA TELEVISI

INDONESIA (RCTI) DENGAN MEDIA NUSANTARA


CITRA (MNC) PICTURE

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah

Integrated Business (e-Learning)

Oleh :

Andtian Alifirwan (0218124011)


Afina Ayu Lestari (0218124019)
Guntur Perkasa (0218124028)
Natrisha Sondari (0218124009)
Nicky Tandarus (0218124031)

UNIVERSITAS WIDYATAMA
FAKULTAS BISNIS & MANAJEMEN
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
BANDUNG
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mana telah
memberikan rahmat dan petunjuk-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah yang berjudul “Integrasi Antara Rajawali Citra Televisi Indonesia
(RCTI) dengan Media Nusantara Citra (MNC) Picture dengan baik.
Sebelumnya, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Dosen
Intregated Business Bapak Andhi Sukma S.S, S.E, M.M yang telah memberikan
tugas ini dan yang telah membimbing kami dalam penyelesaian
tugas kelompok ini, sehingga kami dapat menyelesaikannya dengan baik.
Kami menyadari berbagai kelemahan dan keterbatasan yang ada, sehingga
terbuka kemungkinan terjadinya kesalahan dalam penulisan laporan ini. Kami
sangat memerlukan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca laporan
ini, terutama Dosen Intregated Business untuk penyempurnaan laporan ini.
Demikianlah yang dapat penulis sampaikan, penulis berharap semoga
Laporan ini bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya.

Bandung, 30 Maret 2019

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................ 1


DAFTAR ISI ........................................................................................................... 2
BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 3
1.1 Latar Belakang Masalah ........................................................................... 3
1.2 Tujuan ....................................................................................................... 5
1.3 Rumusan Masalah .................................................................................... 5
BAB II LANDASAN TEORI ................................................................................. 6
2.1 Pengertian Integrasi .................................................................................. 6
2.1.1 Integrasi Ke Depan ............................................................................ 6
2.1.2 Integrasi Ke Belakang ....................................................................... 7
2.1.3 Integrasi Horizontal ........................................................................... 7
2.2 Tujuan Integrasi ........................................................................................ 7
BAB III ................................................................................................................... 8
PEMBAHASAN ..................................................................................................... 8
3.1. Penyebab Integrasi Bisnis Rajawali Citra Televisi Indonesia dengan ..... 8
Media Nusantara Citra Picture ............................................................................ 8
3.2. Integrasi Bisnis Rajawali Citra Televisi Indonesia dengan Media ........... 8
Nusantara Citra Picture ....................................................................................... 8
BAB IV ................................................................................................................... 9
KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................................... 9
4.1. Kesimpulan ............................................................................................... 9
4.2. Saran ....................................................................................................... 10
LAMPIRAN .......................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 12

2
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah

Semakin berkembangnya zaman, manusia tentu tidak luput dari apa yang
dinamakan media. Ada beberapa bentuk media, diantaranya adalah media cetak
dan media elektronik. Media cetak, seperti kita ketahui contohnya adalah surat
kabar, majalah dan sebagainya. Sedangkan media elektronik dapat berupa radio,
televisi dan sebagainya.

Dalam perkembangannya, media elektronik, terutama televisi, mengalami


perluasan fungsi. Televisi yang awalnya digunakan hanya untuk memberikan
berita atau informasi kepada masyarakat, sekarang telah meluaskan fungsinya
sebagai media hiburan bagi masyarakat luas. Banyak program yang akhirnya telah
ada di televisi. Mulai dari berita terhangat, berita mengenai entertainment, acara
drama, sinetron, film dan sebagainya.

Di Indonesia, televisi menjadi sektor bisnis tersendiri bagi developer-nya.


Hal ini dibuktikan dengan adanya 15 stasiun televisi nasional yang hingga saat ini
masih mengudara. Maka dari itu, ada tantangan tersendiri yang harus dihadapi
oleh setiap stasiun televisi untuk bersaing guna mendapatkan rating yang terbaik
di masyarakat.

PT. Media Nusantara Citra Tbk (MNC) adalah salah satu perusahaan
multifungsional yang bergerak di bidang media, finansial, properti, sumber daya
alam dan transportasi. Berawal dari sebuah perusahaan sekuritas yang bergerak di
bidang jasa keuangan sejak tahun 1989, PT MNC Investama Tbk, yang juga
dikenal sebagai MNC Group (Perseroan), kini telah menjadi sebuah grup investasi
terkemuka di Indonesia. Saat ini, MNC Group berfokus pada tiga investasi
strategis yaitu media, jasa keuangan dan properti. Bukti MNC berfokus di sektor
media. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan PT MNC memiliki beberapa
badan usaha di bidang pertelevisian yang salah satunya adalah Rajawali Citra
Televisi Indonesia (RCTI). RCTI adalah salah satu stasiun televisi terbaik di
Indonesia yang berkomitmen menjadi media nomor satu di Indonesia dengan terus
memberikan program-program terbaik untuk masyarakat.

MNC Pictures adalah Production House yang merupakan bagian group


Media Nusantara Citra, sebuah group media yang besar di Indonesia. Dimana di
dalamnya tergabung RCTI, MNCTV, Global TV, SINDO TV, Indovision,

3
Okezone, Harian Seputar Indonesia, Majalah SINDO, Tabloid Genie, MNC
Network, dan puluhan stasiun radio lain nya yang tersebar di seluruh
Indonesia.

MNC Pictures, anak perusahaan MNC yang merupakan rumah produksi


televisi milik MNC (in-house) dan merupakan salah satu unit bisnis di MNC
dengan pertumbuhan tercepat. Sejak diluncurkan pada bulan Juli 2009, MNC
Pictures dengan cepat mengembangkan kapasitasnya sebagai penyedia konten
televisi berkualitas tinggi pada semua lapisan masyarakat. Pada tahun 2011, MNC
Pictures menayangkan lebih dari 320 jam konten untuk disiarkan distasiun FTA
milik Perseroan.

RCTI pertama mengudara pada 13 November 1988 dan diresmikan 24


Agustus 1989 dan pada waktu itu, siaran RCTI hanya dapat ditangkap oleh
pelanggan yang memiliki dekoder dan membayar iuran setiap bulannya. RCTI
melepas dekodernya pada akhir 1989. Pemerintah mengizinkan RCTI melakukan
siaran bebas secara nasional sejak tahun 1990 tetapi baru terwujud pada akhir
1991 setelah membuat RCTI Bandung pada 1 Mei 1991.

Sejak Oktober 2003, RCTI dimiliki oleh Media Nusantara Citra, kelompok
perusahaan media yang juga memiliki GTV dan MNCTV. Pada tahun 2004, RCTI
termasuk stasiun televisi yang besar di Indonesia.

Selain dari bisnis pertelevisian, PT MNC juga memiliki badan usaha di


bidang rumah produksi. Salah satunya adalah MNC Picture. MNC Picture
merupakan rumah produksi sinetron dan film yang merupakan bagian anak
perusahaan MNC Media, sebuah perusahaan mmedia terbesar di Indonesia.
Dimana didalamnya tergabung RCTI, MNCTV, Global TV, iNews TV,
Indovision, Okezone.com, Koran Sindo, Majalah Sindo dan lainnya.

Sejak berdiri pada tahun 2005, MNC Picture telah memproduksi beragam
program dengan konten yang berkualitas dalam bentuk drama dan non-drama
yang meliputi film, film televisi, dan serial televisi/sinetron, variety show, reality
show, music, documenter dan magazine.

Dari penjelasan di atas, dapat kita ketahui bahwa RCTI dan MNC Picture
merupakan satu naungan yaitu MNC Group dan terintegrasi untuk menghasilkan
acara yang dapat menghibur masyarakat. Hal itu membuat kami tertarik untuk
melakukan penelitian dengan judul “Intergrasi Antara Rajawali Citra Television
dengan Media Nusantara Citra Picture”.

4
1.2 Tujuan

Tujuan dibuatnya laporan ini adalah untuk mengetahui permasalahan yang


ada pada perusahaan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) khususnya Rajawali
Citra Televisi Indonesia (RCTI) dengan MNC Picture.

1.3 Rumusan Masalah

Dari penjelasan di atas, didapat rumusan masalah adalah sebagai berikut :

1. Apa penyebab RCTI dan MNC Picture saling terintegrasi?


2. Bagaimana integrasi antara RCTI dan MNC Picture?

5
BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Integrasi

Integrasi berasal dari Bahasa Inggris “integration” yang berarti


kesempurnaan atau keseluruhan dan kata integrase juga berasal dari kata sifat latin
“integer” (utuh lengkap). Integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian
diantara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga
menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
Pengertian bisnis adalah sebuah usaha, dimana setiap orang atau kelompok
harussiap untung dan siap rugi, bisnis tidak hanya tergantung dengan modal uang,
tetapi banyak faktor yang mendukung terlaksananya sebuah bisnis, misalnya:
reputasi,keahlian, ilmu, sahabat, dan kerabat dapat menjadi modal bisnis.

Integrasi bisnis adalah penggabungan dua atau lebih perusahaan yang


menjadi sebuah perusahaan besar atau penggabungan sumber-sumber produksi
yang produktif. Dalam konteks bisnis, integrasi adalah sebuah strategi bisnis yang
menyatukan beberapa rentang bisnis mulai dari hulu, jaringan pemasok hingga
hhilir, jaringan distributor serta secara horizontal ke arah pesaing. Strategi
integrasi ada tiga bentuk yaitu strategi integrasi ke depan, strategi integrasi ke
belakang dan strategi integrasi horizontal. Seringkali secara keseluruhan strategi
ini disebut sebagai strategi integrasi vertical yang dijalankan untuk memperoleh
kendali atas distributor, pemasok dan pesaing.

2.1.1 Integrasi Ke Depan


Strategi integrasi ke depan adalah strategi yang dijalankan dengan meraih
kendali atas jalur distribusi, mulai dari distributor hingga retailer. Wujud dari
kendali atas jalur distribusi adalah mendirikan sendiri jalur distribusi, memperoleh
kepemilikan atas jalur distribusi, atau memperoleh kendali. Semakin
meningkatnya jumlah manufaktur, atau dalam hal ini pemasok menyebabkan
semakin meningkatnya penggunaan strategi integrasi ke depan oleh manufaktur.
E-commerce, franchise, factory outlet adalah bentuk pengembangan strategi
integrasi ke depan yang sedang tren saat ini. Beberapa pedoman yang
mempengaruhi efektifitas strategi integrasi ke depan antara lain:
a. Distributor saat ini berbiaya mahal atau tidak andal.
b. Ketersediaan distributor yang berkualitas terbatas.
c. Perusahaan berada dalam industri yang tumbuh pesat.

6
d. Perusahaan memiliki modal dan sumber daya manusia yang mampu
mengelola usaha baru dibidang distribusi.
e. Distributor saat ini menikmati profit margin yang terlampau tinggi.

2.1.2 Integrasi Ke Belakang


Strategi integrasi ke belakang digunakan dengan memperoleh kepemilikan
atau meningkatkan kendali atas perusahaan pemasok. Baik manufaktur maupun
retailer membutuhkan bahan baku dari pemasok. Berkut pedoman yang diikuti
agar strategi integrasi ke belakang efektif:
1. Jika perusahaan perlu memperoleh sumber daya yang dibutuhkan
secara cepat.
2. Pemasok saat ini mahal dan tidak andal.
3. Jumlah pemasok terbatas, tetapi jumlah pesaing banyak.
4. Pertumbuhan tinggi di sector industry.
5. Perusahaan memiliki modal dan SDM untuk mengelola bisnis baru.
6. Pentingnya stabilitas harga pasokan.
7. Pemasok yang ada menikmati profit margin yang tinggi.

2.1.3 Integrasi Horizontal


Strategi integrasi horisontal mengarah pada strategi yang memperoleh
kepemilikan atau meningkatkan kendali atas perusahaan pesaing. Merupakan
strategi yang paling tren digunakan secara signifikan dalam strategi pertumbuhan.
Merger, akuisisi, pengambilalihan diantara para pesaing memungkinkan semakin
meningkatnya skala ekonomis dan transfer sumber daya dan kompetensi.
Pedoman yang harus diikuti agar strategi integrasi horizontal efektif:
1. Perusahaan punya posisi monopolistic tanpa ada tentangan dari
pemerintah.
2. Berkompetisi dalam industri yang sedang tumbuh.
3. Menaikkan skala ekonomi merupakan keunggulan kompetitif.
4. Kebimbangan yang terkait dengan kurangnya keahlian manajerial atau
kebutuhan sumber daya tertentu.
5. Memiliki modal dan SDM yang berbakat yang dibutuhkan untuk
mengelola ekspansi bisnis.

2.2 Tujuan Integrasi

Tujuan pengintegrasian adalah memanfaatkan karyawan agar mereka


bersedia bekerja keras dan berpartisipasi aktif dalam menunjang tercapainya
tujuan perusahaan serta terpenuhinya kebutuhan karyawan.

7
BAB III

PEMBAHASAN

3.1. Penyebab Integrasi Bisnis Rajawali Citra Televisi Indonesia dengan


Media Nusantara Citra Picture

MNC Group sebagai salah perusahaan media yang paling berpengaruh di


Indonesia memiliki perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun. Pada
mulanya tahun 1989 RCTI mulai beroperasi sebagai stasiun televisi swasta
nasional pertama di Indonesia. RCTI kemudian menjadi unit bisnis utama televisi
nasional FTA bagi MNC setelah diakuisisi oleh MNC pada tahun 2004.
Pada masa ini televisi merupakan media yang dapat mempengaruhi
penontonnya melalui sajian hiburan, infortmasi dan iklan. Penelitian yang oleh
Media Partners Asia menunjukkan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dimana
iklan televisi masih mendominasi dan terus akan selalu berkembang. Mengingat
Indonesia mempunyai roda perekonomian yang dikendalikan oleh konsumen, hal ini
yang yang menarik perhatian satunya Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) untuk
menarik loyalitas konsumen mereka dengan program yang inovatif yang menghibur
untuk menguasai segmen pasar lebih luas. Oleh karena itu Rajawali Citra Televisi
Indonesia (RCTI) melakukan integrasi bisnis dengan perusahaan media terbesar di
Indonesia yaitu PT Media Nusantara Citra Pitures untuk menyediakan program acara
televisi dengan konten berkualitas yang dapat dinikmati oleh konsumen, selain itu
integrasi RCTI dengan MNC Picture adalah agar dapat memiliki segmentasi program
yang akan ditanyangkan sehingga memberi kemudahan bagi pengiklan untuk
menentukan pasar.

Hal ini terbukti pada tahun 2015 RCTI menjadi stasiun televisi terpopuler di
Indonesia dengan rata-rata pangsa pasar sebesar 34% untuk serial drama dan
pertunjukan bakat,

3.2. Integrasi Bisnis Rajawali Citra Televisi Indonesia dengan Media


Nusantara Citra Picture

Sejak berdiri pada tahun 2005, MNC Pictures telah memproduksi


beragam program dengan konten yang berkualitas dalam bentuk drama dan
non drama yang meliputi film, film televisi, dan serial televisi atau sinetron,
variety show, reality show, dan dokumenter. Selain menjadi production
House terdepan yang berkualitas, MNC Pictures juga menyediakan jasa

8
kreatif serta tenaga produksi untuk pembuatan beragam program TV
berkualitas yang mampu memenuhi kebutuhan pasar industri.
Integrasi bisnis Rajawali Citra Televisi Indonesia dan Media Nusantara Citra
Picture termasuk dalam jenis integrasi vertikal hulu karena sebagai contoh Media
Nusantara Citra Picture memiliki beberapa anak produksi yang melakukan
kerjasama dalam pembuatan sinetron, dimana sinetron merupakan salah satu
faktor utana dalam sebuah program televisi yang dapat mendongkrak rating
stasiun televisi yang menayangkannya, sehingga hal ini dapat membantu Rajawali
Citra Televisi Indonesia untuk tetap popular diantara stasiun televisi lain.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1. Kesimpulan

1. MNC Pictures adalah rumah produksi sinetron dan film yang merupakan
bagian anak perusahaan MNC Media, sebuah perusahaan media terbesar
di Indonesia. MNC Media saat ini terus berkembang di Indonesia.
Masyarakat pun telah semakin akrab dengan berbagai program dari MNC.
Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) untuk menarik loyalitas konsumen
mereka dengan program yang inovatif yang menghibur untuk menguasai
segmen pasar lebih luas. Oleh karena itu Rajawali Citra Televisi Indonesia
(RCTI) melakukan integrasi bisnis dengan perusahaan media terbesar di
Indonesia yaitu PT Media Nusantara Citra Pitures untuk menyediakan
program acara televisi dengan konten berkualitas yang dapat dinikmati oleh
konsumen,

2. MNC saat ini menduduki peringkat perusahaan media terbesar di


Indonesia. Bahkan, prestasi yang membanggakan pun telah diukir oleh
RCTI. RCTI adalah TV nomor satu khususnya primetime. Dan saat ini
RCTI sedang bagus-bagusnya tentunya dengan sinetron kami, yakni Dunia
Terbalik yang menduduki rating nomor 1 sampai sekarang rata-rata di atas
26%. MNC pun akan terus berkomitmen untuk menjadi media nomor 1 di
Indonesia. Untuk itu, berbagai inovasi pun akan terus dilakukan.

9
4.2. Saran

1. Senantiasa berinovasi dalam meluncurkan program-program yang diminati


masyarakat. Dan tentunya kita percaya kekuatan perusahaan broadcaster
itu ada di inhouse production. MNC Pictures menjadi satu-satunya
perusahaan penyedia konten kepada televisi milik MNC TV yaitu RCTI.
2. Menarik loyalitas konsumen mereka dengan program yang inovatif yang
menghibur untuk menguasai segmen pasar lebih luas.

10
LAMPIRAN

Logo MNC Pictures

Logo RCTI

11
DAFTAR PUSTAKA

http://revolsirait.com/tag/pengertian-strategi-bisnis
https://www.mnc.co.id/
https://www.mncgroup.com/microsite/rcti
(http://www.mncpictures.com/profil. 22 Juli 2013, 16.38).

12