Anda di halaman 1dari 1

Sosiologi Antropologi Pendidikan adalah suatu ilmu yang membahas mengenai keterkaitan antara

sosiologi dan antropologi dalam suatu pendidikan. Sosiologi dan antropologi merupakan dua ilmu sosial
yang saling terkait. Sosiologi berasal dari kata socius dan logos, socius berarti kawan, logos berarti ilmu
pengetahuan. Jadi, Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan di masyarakat, bagaimana
pola interaksi di masyarakat,bagaimana cara menghadapi permasalahan sosial, dan pada intinya di
sosiologi mempelajari interaksi di masyarakat, dan bagaimana dampak femomena sosial di masyarakat.
Lalu, terdapat antropologi., antropologi mengkaji mengenai budaya-budaya yang ada di masyarakat.
Antropologi berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari kata anthropos dan logos, antro yang artinya
manusia, dan logos yang berarti ilmu.

Pendidikan adalah gejala semesta yang berlangsung sepanjang hayat manusia, di dalam pendidikan
manusia bisa mengembangkan dirinya, proses kehidupan manusia untuk menjadi unggul, di dalam
pendidikan terdapat suatu proses yaitu proses belajar mengajar.

Sosiologi Antropologi, dan Pendidikan merupakan 3 hal yang saling terkait di dalam pendidikan terdapat
manusia yang sedang berproses, berinteraksi terhadap sesama manusia, dan timbul suatu kebiasaan
dalam kelompok, dari kebiasaan itu jadilah suatu budaya yang patut dipahami dan dilaksanakan, lalu
budaya tersebut akan berdampak bagi manusia-manusia yang terlibat di dalam pendidikan. Seperti
contohnya sekolah, merupakan lembaga formal, di dalam lembaga formal, adanya interaksi antara guru-
guru, warga sekolah, interaksi tersebut menimbulkan suatu budaya. Seperti siswa akan dihukum jika
terlambat masuk kelas, budaya disiplin telah mengakar di lingkungan sekolah, jadi bagi yang melanggar
akan dikenakan sanksi.

Lalu, di sekolah tentunya terdapat pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, dan Seni Budaya, di dalam
pelajaran tersebut dipelajari mengenai budaya-budaya di Indonesia, dan falsafah negara, dari pelajaran
tersebut timbulah interaksi-interaksi dan dampak dari pelajaran tersebut, seperti dengan adanya Seni
Budaya, maka siswa menjadi kreatif, terampil dalam mengembangkan dan melestarikan budaya di
Indonesia, seperti seni tari, senin musik. Lalu dari pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, siswa menjadi
tahu bagaimana cara untuk menumbuhkan rasa satu persatuaan, menjunjung tinggi nilai Pancasila dan
Undang-Undang Dasar