Anda di halaman 1dari 21

Aritmetika Sosial

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR


Disusun Oleh:

Rahayu Tirta Kusumah (2225180047)

Oktaviani Puspita Wardani (2225180053)

Novia Afika Rahma (2225180055)

Samuel Benny Dito (2225180061)


Aritmetika Sosial

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
rahmat serta karunia-Nya kepada penulis sehingga berhasil menyelesaikan modul
pembelajaran ini tepat pada waktunya yang berjudul “Aritmetika Sosial” sebagai
tugas kelompok dosen Ibu Etika Khaerunnisa, M.Pd. mata kuliah Kapita Selekta
Matematika Sekolah Dasar.
Modul ini berisikan tentang materi dan soal mengenai aritmetika sosial.
Diharapkan modul ini dapat memberikan pemahaman pembaca tentang aritmetika
sosial.
Kami menyadari bahwa modul ini belum sempurna. Oleh karena itu, kritik
dan saran yang bersifat membangun penulis harapkan demi kesempurnaan modul
ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah
berperan serta dalam proses penyusunan modul ini dari awal hingga akhir.
Semoga modul ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Serang, November 2018


Penulis

Kelompok II

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................... i


DAFTAR ISI................................................................................................... ii
KOMPETENSI DASAR ................................................................................ 1
A. Pengertian Aritmetika Sosial .................................................................. 2
B. Macam-Macam Aritmetika Sosial.......................................................... 2
1. Untung dan Rugi .................................................................................. 2
2. Harga Pembelian dan Harga Penjualan ................................................ 3
3. Bruto, Netto, Tara ................................................................................ 5
4. Diskon atau Rabat ................................................................................ 6
5. Bunga ................................................................................................... 6
6. Pajak ..................................................................................................... 8
C. Soal dan Pembahasan Aritmetika Sosial
Menggunakan Metode CRA ................................................................... 9
D. Soal Aplikasi Aritmetika Sosial dalam Kehidupan .............................. 13
E. Pembahasan Soal Aplikasi Aritmetika
Sosial dalam Kehidupan .......................................................................... 14

ii

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

KOMPETENSI DASAR:
1. Mengenal dan menganalisis berbagai situasi terkait aritmetika sosial
(penjualan, pembelian, untung, rugi, bruto, netto, tara, bunga, dan
diskon).
2. Menyelesaikan masalah terkait aritmetika sosial (penjualan,
pembelian, untung, rugi, bruto, netto, tara, bunga, dan diskon).
3. Menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan
dengan aritmetika sosial dan mampu mengaplikasikan aritmetika
sosial dalam kehidupan sehari-hari (penjualan, pembelian, untung,
rugi, bruto, netto, tara, bunga, dan diskon).
4. Menggunakan konsep aljabar dalam pemecahan masalah aritmetika
sosial yang sederhana.

Pada zaman dahulu kala apabila seseorang ingin membeli suatu barang,
maka ia harus menyediakan barang miliknya sebagai ganti atau penukar barang
yang diinginkan tersebut. Misalnya seorang petani ingin membeli pakaian, maka
petani tersebut bisa menukarnya dengan tiga ekor ayam atau membelinya dengan
dua karung beras. Pembelian dengan cara tukar menukar dikenal dengan istilah
barter.
Kemudian dengan berkembangnya pengetahuan dan peradaban umat
manusia, jual beli dengan cara barter mulai ditinggalkan. Kegiatan jual beli
dilakukan dengan member nilai atau harga terhadap suatu barang. Setelah
mengalami proses, akhirnya manusia menemukan benda yang disebut mata uang.
Sejalan dengan perkembangan dengan dalam kehidupan sehari-hari, kita
sering mendengar istilah-istilah perdagangan seperti harga pembelian, harga
penjualan, untung dan rugi. Demikian pula istilah bruto, netto, tara, diskon,
bunga, dan pajak. Istilah-istilah ini merupakan bagian dari matematika yang
disebut aritmetika sosial, yaitu yang membahas perhitungan keuangan dalam
perdagangan dan kehidupan sehari-hari beserta aspek-aspeknya. 1

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

A. Pengertian Aritmetika Sosial

Aritmetika sosial adalah konsep pada pembelajaran matematika yang


berkaitan dengan operasi dasar suatu bilangan dan umumnya digunakan pada
kehidupan sehari-hari, terutama dalam kegiatan jual beli.
Tujuan dari mempelajari artitmatika sosial adalah untuk mengetahui cara
memperoleh untung yang sebesar-besarnya dan menghindari kerugian yang
seminimal mungkin.

B. Macam-macam Aritmetika Sosial

Dalam aritmetika sosial akan dijumpai beberapa hal, antara lain:

1. Untung dan Rugi


Untung adalah selisih yang didapat antara harga penjualan suatu
barang dengan harga pembeliannya dengan syarat nilai harga jual lebih
tinggi dari harga pembelian.

Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian

Untung 2
% Untung = Harga Pembelian ×100%

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

Rugi adalah selisih yang didapat antara harga penjualan suatu


barang dengan harga pembeliannya dengan syarat nilai harga jual lebih
rendah dari harga pembelian.

Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan

Rugi
% Rugi = Harga Pembelian ×100%

Contoh
Seorang pedagang telur membeli telur sebanyak 72 butir dengan
harga Rp1.500,00 tiap butir. Separuhnya dijual Rp1.750,00 tiap
butir, dan sisanya dijual Rp1.000,00 per butir. Tentukan untung atau
ruginya!
Penyelesaian:
Harga pembelian = 72 × Rp1.500,00
= Rp108.000,00
Harga penjualan = (36 × Rp1.750,00) + ( 36 × Rp1.000,00)
= Rp99.000,00
Karena Harga pembelian > Harga penjualan, maka pedagang
mengalami kerugian.
Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan
= Rp108.000,00 – Rp99.000,00
= Rp9.000,00
Jadi, pedagang mengalami kerugian sebanyak Rp9.000,00.

2. Harga Pembelian dan Harga Penjualan


Harga pembelian adalah harga yang ditetapkan berdasarkan jumlah
uang yang diberikan pada saat membeli suatu barang. 3

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

Harga Pembelian = Harga Penjualan – Untung

100%
Harga Pembelian = 100% + % Untung × Harga Penjualan

100%
Harga Pembelian = 100%− % Rugi × Harga Penjualan

Harga penjualan adalah harga yang ditetapkan berdasarkan jumlah


uang yang diterima pada saat menjual suatu barang.

Harga Penjualan = Harga Pembelian + Untung

100% + %Untung
Harga Penjualan = × Harga Pembelian
100%

100% − %Rugi
Harga Penjualan = × Harga Pembelian
100%

Contoh
Seorang pedagang menjual mixer dengan harga Rp1.725.000,00 dan
mendapatkan keuntungan sebesar 15%. Berapa modal pembelian
mixer tersebut?
Penyelesaian:
Harga penjualan = Rp1.725.000,00
%Untung = 15%
𝟏𝟎𝟎%
Harga Pembelian = 𝟏𝟎𝟎% + % 𝐔𝐧𝐭𝐮𝐧𝐠 × Harga Penjualan
100%
= 100% + 15% × Rp1.725.000,00
100
= 115 × Rp1.725.000,00

= Rp1.500.00,00
Jadi, modal pembelian mixer tersebut Rp1.500.000,00.

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

3. Bruto, Netto, Tara


Bruto atau berat kotor adalah berat suatu barang beserta dengan
tempatnya.
Netto atau berat bersih adalah berat suatu barang setelah dikurangi
dengan tempatnya.
Tara atau potongan berat adalah berat tempat suatu barang.

Bruto Netto Tara

Bruto = Netto + Tara

Tara
%Tara = Bruto × 100%

Contoh
Peti buah berisi apel tertulis bruto 25 Kg dan tara 2%. Hitunglah
netto buah tersebut!
Penyelesaian:
Tara = 2%
Tara = %Tara × Bruto
= 2% × 25 Kg
= 0,5 Kg
Netto = Bruto – Tara
= 25 Kg – 0,5 Kg
= 24,5 Kg
Jadi, netto buah tersebut adalah 24,5 Kg. 5

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

4. Diskon atau Rabat


Diskon atau rabat adalah besaran potongan harga yang diberikan
untuk suatu barang tertentu.

Diskon = Harga Asli Barang × %Diskon

Uang yang dibayarkan = Harga Asli Barang – Diskon

Contoh

Rini membeli televisi keluaran terbaru dengan harga


Rp5.000.000,00. Namun ia hanya disuruh membayar sebesar
Rp4.850.000,00. Berapa persen besar diskon yang diberikan kepada
Rini?
Penyelesaian:
Diskon = Harga asli barang – Uang yang dibayarkan
= Rp5.000.000,00 – Rp4.850.000,00
= Rp150.000,00

𝐃𝐢𝐬𝐤𝐨𝐧
%Diskon = 𝐇𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐚𝐬𝐥𝐢 𝐛𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 ×100%
Rp150.000,00
= Rp5.000.000,00 ×100%

= 3%
Jadi, besar persentase diskon yang diberikan toko kepada Rini
adalah 3%.

5. Bunga
Bunga adalah pembayaran yang diberikan oleh
seseorang/organisasi/instansi atas penggunaan aset yang dimiliki oleh
pihak lain dimana bentuk dan mekanisme pembayarannya telah disepakati
6
bersama.

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

Bunga terbagi menjadi 2, yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk.


Namun, yang akan dipelajari terlebih dulu adalah bunga tunggal.
Bunga tunggal adalah bunga yang diperoleh pada setiap akhir
jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang
dipinjam. Atau dalam kata lain, perhitungan bunga setiap periode selalu
dihitung berdasarkan besarnya modal yang tetap.
Besarnya bunga dapat dinyatakan dalam % (persen) dan disebut
sebagai suku bunga.
Misalkan modal awal = M0
Besar bunga = B (dalam rupiah)
Maka besar suku bunga (b) persatuan waktu ditentukan oleh:

B
b = M × 100%
0

Misalkan modal awal = M0


Suku bunga tunggal = b%
Maka besar modal tersebut setelah period ke-n ditentukan oleh:

Mn = (1 + nb) × M0

Atau

ni
Mn = (1 + ) × M0
100

Contoh
Uang sebesar Rp100.000.000,00 disimpan di bank dengan suku
bunga 9,6% per tahun dengan sistem bunga tunggal. Hitunglah
besar uang tersebut beserta bunganya setelah 4 bulan!
Pernyelesaian:
Mo = Rp100.000.000,00
7
b = 9,6% per tahun
9,6%
Bunga per bulan = = 0,8%
12

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

Besar uang setelah 4 bulan ditentukan oleh:


Mn = (1 + nb) × M0
M4 = (1 + 4 ∙ 0,8%) × Rp100.000.000,00
3,2
= (1 + 100) × Rp100.000.000,00

= 1,032 × Rp100.000.000,00
= Rp103.200.000,00
Jadi, besar uang setelah 4 bulan adalah Rp103.200.000,00.

6. Pajak
Pajak adalah nominal yang akan menambah nilai suatu barang.
Pajak pada umumnya juga diberikan dalam satuan persen.
Pajak untuk suatu barang akan menambah harga, namun untuk
pajak terhadap gaji, hadiah, atau barang yang didapatkan akan mengurangi
nilai atau harganya.
Jika kita membeli suatu barang, biasanya dikenakan pajak. Pajak
tersebut ada yang sudah termasuk dalam label harga, ada juga yang belum.
Pajak tersebut disebut Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Selain itu, seseorang yang mendapat honorarium dari uang Negara
biasanya juga dikenakan pajak, yang biasanya disebut Pajak Penghasilan
(PPh).

PPN = %PPN × Harga Barang

PPh = %PPh × Penghasilan 1 Tahun

Contoh

Tomi membeli TV berwarna dengan harga Rp1.000.000,00 dan


dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10%. Berapakah 8
harga yang harus dibayar oleh Tomi?

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

Penyelesaian:
Harga barang = Rp1000.000,00
%PPN = 10%
PPN = %PPN × Harga Barang
= 10% × Rp1.000.000,00
= Rp100.000,00
Harga yang harus dibayar = Harga Barang + PPN
= Rp1.000.000,00 +
Rp100.000,00
= Rp1.100.000,00
Jadi, harga yang harus dibayar oleh Tomi adalah R1.100.000,00.

C. Soal dan Pembahasan Aritmetika


Sosial Menggunakan Metode CRA

Bahan dan Media

 Uang mainan
 Pulpen
 Buku tulis
 Bola mainan
 Keranjang

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

Diskusikan dan lakukan percobaan aritmatika sosial berikut serta pahami


konsepnya.

Ilustrasi 1
---------------------------

1. Ambil uang mainan sebanyak Rp4.000,00 untuk anda membeli buku


kemudian anda jual seharga Rp6.000,00. (Konkrit)
2. Gambarkan bentuknya pada kolom dibawah ini. (Representasi)

Rp2.000,00 Rp2.000,00 Rp2.000,00

Rp2.000,00 Rp2.000,00

3. Apa yang anda alami? Untung atau rugi? Tuliskan hasilnya di bawah ini!
(Abstrak)
Dari peristiwa tersebut dapat diketahui bahwa akan mendapatkan
keuntungan karena harga jualnya lebih tinggi dari pada harga beli atau
dapat dihitung dengan rumus :
Untung = Harga Jual – Harga Beli
= Rp6.000,00 – Rp4.000,00
= Rp2.000,00
Jadi, dari hasil penjualan buku kita mendapat keuntungan sebesar
Rp2.000,00.

Ilustrasi 2

1. Ambilah uang seharga Rp3.000,00 untuk membeli pensil kemuian anda


jual dengan harga Rp2.000,00. (Konkrit)
2. Gambarkan pada kotak dibawah ini! (Representasi)

Rp2.000,00 Rp1.000,00 Rp2.000,00 10

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

3. Apa yang anda alami? Untung atau rugi? Tuliskan hasilnya di bawah ini!
(Abstrak)
Dari peristiwa tersebut dapat diketahui bahwa akan mendapatkan kerugian
karena harga jualnya lebih kecil dari pada harga beli atau dapat dihitung
dengan rumus :
Rugi = Harga Beli – Harga Jual
= Rp3.000,00 – Rp2.000,00
= Rp1.000,00
Jadi, dari hasil penjualan pensil kita mendapat kerugian sebesar
Rp1.000,00.

Ilustrasi 3

Keterangan berat bersih atau netto:


Keranjang = 500 gram
Bola warna ungu = 100 gram
Bola warna kuning = 200 gram
Bola warna pink = 300 gram
Bola warna jingga = 400 gram

1. Siapkan keranjang dan satu buah bola warna ungu, kuning, pink dan
jingga! (Konkrit)
2. Lalu, masukkan bola yang telah disiapkan ke dalam keranjang!
3. Gambarkan bentuknya pada kotak di bawah ini! (Representasi)

keranjang

11

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

4. Hitung berat kotor (bruto) dari ilustrasi di atas! (Abstrak)

Berat kotor (Bruto) = Netto + Tara

= (berat bola ungu + berat bola kuning +


berat bola pink + berat bola jingga) +
(berat keranjang)
= (100 + 200 + 300 + 400) + (500)
= 1.500 gram
Jadi, berat kotor dari bola yang diletakkan di keranjang adalah 1.500
gram.

Kesimpulan

Apa yang dapat anda simpulkan dari ilustasi aritmetika sosial tersebut!

 Dalam jual beli terdapat untung dan rugi. Adapun cara


menghitung untung dan rugi sebagai berikut:

Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian

Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan

 Berat suatu barang beserta dengan tempatnya disebut


bruto. Sedangkan berat barangnya saja disebut netto,
dan berarti tempatnya saja disebut tara.
Dalam ilustrasi tersebut, berat bola dan keranjang
merupakan bruto. Berat bola merupakan netto, dan
berat keranjang merupakan tara. Untuk menghitung
bruto diperoleh dengan menjumlahkan berat bola dan
berat keranjang, atau dengan cara sebagai berikut:
12

Bruto = Netto + Tara

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

D. Soal Aplikasi Aritmetika Sosial dalam


Kehidupan

1. Seorang pedagang membeli barang dengan harga Rp20.000,00 dan dijual


mendapatkan untung 20%. Berapa harga penjualan barang tersebut!
2. Seorang pedagang membeli 2 karung beras, masing-masing beratnya 1
kuintal dengan tara 2,5%. Harga pembelian setiap karung beras
Rp200.000,00. Sisa beras itu dijual dengan harga Rp2.400,00 per kg, maka
berapakah besar keuntungan dari penjualan beras tersebut?
3. Pak Budi membeli mobil dengan harga Rp125.000.000,00. Mobil tersebut
kemudian dijual kembali dengan harga Rp120.000.000,00. Tentukan:
a. Kerugian yang dialami Pak Budi
b. Persentase kerugian
4. Andi menjual sepeda dengan harga Rp575.000,00. Dalam penjualan
tersebut Andi mendapatkan keuntungan 15%. Berapakah harga pembelian
sepeda tersebut?
5. Bruto dari 6 kantong gula pasir adalah 180 kg dan memliki tara sebesar
1,5%. Berapakah berat netto dari masing masing kantong?
6. Pak Bambang membeli satu peti mangga untuk dijual lagi. Ia menderita
kerugian 4% karena menjual satu peti mangga seharga Rp144.000,00.
Berapa harga satu peti mangga yang di beli Pak Bambang?
7. Rika menemani adiknya Sela pergi ke Mall untuk membeli tas ransel. Sela
menyukai tas dengan Harga Rp210.000,00 dan mau membelinya. Tas
tersebut bertuliskan diskon 50%+20%. Berapa uang yang harusnya
dibayar Rika untuk membayar tas yang akan dibeli Sela dan berapa besar
hemat uang?
8. Sandi memiliki uang Rp6.000.000,00. Uang itu ia tabung di bank dengan
suku bunga 12% per tahun. Jika bunga yang diterima sandi Rp540.000,00
berapa lama sandi menabung?
13
9. Mira menyimpan uang di bank sebesar Rp700.000,00. Setelah 5 bulan
Mira menerima bunga sebesar Rp43.750,00. Tentukan besar suku bunga di
Bank tersebut!

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

10. Pak Ogah berpenghasilan Rp950.000,00 sebulan dengan penghasilan tidak


kena pajak Rp380.000,00. Jika pajak penghasilan (PPh) diketahui 10%,
berapakah besar penghasilan yang diterima Pak Ogah per bulan?

E. Pembahasan Soal Aplikasi Aritmetika


Sosial dalam Kehidupan

1. Harga pembelian = Rp20.000,00


Keuntungan = 20%
Keuntungan = %Keuntungan × Harga Pembelian
20
= 100 × Rp20.000,00

= Rp4.000,00
Harga Penjualan = Harga Pembelian + Keuntungan
= Rp20.000,00 + Rp4.000,00
= Rp24.000,00
Jadi, harga penjualan barang tersebut adalah Rp24.000,00.

2. 2 karung beras dengan berat masing – masing 1 kuintal = 100 Kg


Tara = 2,5%
Tara = %Tara × Bruto
= 2,5% × 100 Kg
= 2,5 Kg (berat karung berasnya)
Netto = Bruto – Tara
= 100 kg – 2,5 kg
= 97,5 kg
Harga pembelian tiap karung beras = Rp200.000,00
Hasil penjualan 2 karung beras = 2(97,5 Kg) × Rp2.400,00
= Rp468.000,00
Keuntungan = Harga Penjualan – Harga Pembelian
= Rp468.000,00 – 2(Rp200.000,00)
14
= Rp68.000,00
Jadi, keuntungan yang diperoleh dari menjual 2 karung beras adalah
Rp68.000,00.

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

3. Harga pembelian = Rp125.000.000,00


Harga penjualan = Rp120.000.000,00
a. Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan
= Rp125.000.000,00 - Rp120.000.000,00
= Rp5.000.000,00
𝐑𝐮𝐠𝐢
b. % Rugi = 𝐇𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐞𝐥𝐢𝐚𝐧 ×100%
Rp5.000.000,00
= Rp125.000.000,00 ×100%

=0,04×100%
=4%
Jadi, besar kerugian yang dialami Pak Budi adalah Rp5.000.000,00 dan
persentase kerugiannya adalah 4%.

4. Harga penjualan = Rp575.000,00


Keuntungan = 15%
%Harga Penjualan = %Harga Pembelian + %Keuntungan
= 100% + 15%
= 115%
%𝐊𝐞𝐮𝐧𝐭𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧
Keuntungan = %𝐇𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐏𝐞𝐧𝐣𝐮𝐚𝐥𝐚𝐧 × Harga Penjualan
15%
= 115% × Rp575.000,00

= Rp75.000,00
Harga Pembelian = Harga Penjualan – Untung
= Rp575.000,00 – Rp75.000,00
= Rp500.000,00
Jadi, harga pembelian sepeda tersebut adalah Rp500.000,00.

5. Bruto 6 katong gula pasir = 180 Kg


Bruto 1 katong gula pasir = 30 Kg
Tara = 1,5%
15
Tara = %Tara × Bruto
= 1,5% × 30 Kg
= 0,45 Kg
KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B
Aritmetika Sosial

Netto = Bruto – Tara


= 30 Kg – 0,45 Kg
= 29,55 Kg
Jadi, berat netto dari masing – masing kantong gula pasir adala 29,55 Kg.

6. Harga penjualan = Rp144.000,00


%Rugi = 4%
𝟏𝟎𝟎%
Harga Pembelian = 𝟏𝟎𝟎%− % 𝐑𝐮𝐠𝐢 × Harga Penjualan
100%
= 100%− 4% × Rp144.000,00
100%
= × Rp144.000,00
96%

= Rp150.000,00
Jadi, harga satu peti mangga yang dibeli Pak Bambang adalah
Rp150.000,00.

7. Harga tas = Rp210.000,00


%Diskon = 50%+20%
Untuk menghitung diskon 50%+20% maka menghitung besar diskon 50%
dahulu kemudian diskon lagi 20%.
 Untuk diskon 50%
Diskon = Harga Asli Barang × %Diskon
= Rp210.000,00 × 50%
= Rp105.000,00
Harga tas setelah diskon 50% = Rp210.000,00 – Rp105.000,00
= Rp105.000,00
Kemudian menghitung besar diskon 20% dari harga setelah diskon 50%
 Untuk diskon 20%
Diskon = Harga Asli Barang × %Diskon
= Rp105.000,00 × 20%
= Rp21.000,00 16

Harga tas setelah diskon 50% + 20% =Rp105.000,00 – Rp21.000,00


= Rp84.000,00

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

Uang yang dihemat Rika = Rp210.000,00 – Rp84.000,00


= Rp126.000,00
Jadi, uang yang dibayar Rika untuk tas Sela adalah Rp84.000,00 dan Rika
menghemat uang sebanyak Rp126.000,00.

8. Modal (M0) = Rp6.000.000,00


Suku bunga (b) = 12% per tahun
Bunga (B) = Rp540.000,00
B = M0 × b × t
Rp540.000,00 = Rp6.000,000,00 × 12% × t
Rp540.000,00
t = Rp720.000,00
9
= 12

Jadi, lamanya Sandi menabung adalah 9 bulan.

9. Modal (M0) = Rp700.000,00


Waktu (t) = 5 bulan
Bunga (B) = Rp43.750,00
B = M0 × b × t
5
Rp 43.750,00 = Rp 700.000,00 × b × 12
𝑅𝑝43.750,00
b = 5
𝑅𝑝700.00,00 ×
12

5
=
100

= 5%
Jadi, besarnya suku bunga bank tersebut adalah 5%

10. Besar penghasilan = Rp950.000,00


Penghasilan tidak kena pajak = Rp380.000,00
%PPh = 10%
Penghasilan kena pajak = Besar penghasilan - Penghasilan tidak
kena pajak 17

= Rp950.000,00 – Rp380.000,00
= Rp570.000,00

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B


Aritmetika Sosial

PPh = %PPh × Penghasilan kena pajak


=10% × Rp570.000,00
= Rp57.000,00
Penghasilan yang diterima = Besar penghasilan - Besar PPh
= Rp950.000,00 – Rp57.000,00
= Rp893.000,00
Jadi, besar penghasilan yang diterima Pak Ogah per bulan adalah
Rp893.000,00.

18

KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR | KELAS B