Anda di halaman 1dari 4

Statistika Ekonomi

Modul 3 : Ukuran Penyimpangan


Disusun oleh
Kelompok 3
Dayang Vinky Larissa
Oka Mahendra

Penyimpangan adalah ukuran yang menunjukkan besar kecilnya perbedaan data dari
rata-ratanya (mean). Ada beberapa ukuran penyimpanan: range, deviasi rata-rata, deviasi
standar, deviasi kuartil, varians, koefisien variasi.

A. RANGE
Range adalah perbedaan antara data terbesar dengan data terkecil yang terdapat dalam
sekelompok data. Range adalah ukuran penyimpanan yang mudah dipahami serta
menghitungnya cepat dan mudah, sehingga sering digunakan apabila ukuran penyimpanan
segera di butuhkan. Kelemahan range adalah kurang teliti karena hanya dihitung dengan
mencari perbedaan antara data terbesar dan data terkecil saja, tidak memperhatikan data-data
lainnya yang terletak diantara kedua nilai ekstrim tersebut.
Contoh :

Di ketahui umur 10 orang buruh sebagai berikut:


35 40 60 35 55 45 27 25 31 34
Range = 60 – 25 = 35

B. DEVIASI RATA-RATA
Deviasi rata-rata adalah rata-rata penyimpangan data dari rata-rata (mean) nya. Di
dalam menghitung deviasi rata-rata harus kita cari rata-rata dari harga mutlak selisih antara
tiap-tiap data dengan meannya. Harga mutlak adalah nilai dengan tidak memandang positif
atau negatif, semuanya dianggap positif. Harga mutlak dari X biasanya ditulis dengan │X│.
1. Deviasi Rata-rata untuk Data yang tidak dikelompokkan.
Untuk menghitung deviasi rata-rata bagi data yang tidak dikelompokkan dapat digunakan
rumus :
∑|𝑥 − 𝑥̅ |
𝑑𝑥̅ =
𝑛
Dalam hal ini
𝑑𝑥̅ = 𝑑𝑒𝑣𝑖𝑎𝑠𝑖 𝑟𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎
x = nilai data
n = banyaknya data
𝑥̅ = rata-rata hitung

contoh
produksi batik dari 5 buah perusahaan : 70 65 45 40 30
untuk mempermudah perhitungan deviasi rata-rata, kita akan mempergunakan
pendekatan tabel.

X X - 𝑋̅ |𝑋 − 𝑋̅|
70 70-50=20 20
65 65-50=15 15
45 45-50=-5 5
40 40-50=-10 10
30 30-50=-20 20
250 0 70

250
𝑋̅ = 5 =50

70
𝑑𝑥̅ = = 14
5
Untuk menghitung deviasi rata – rata, pertama tama kita hitung mean, kita peroleh
produksi rata-rata dari 5 perusahaan tersebut sebanyak 50 lembar. Proses seterusnya
kita hitung penyimpangan data dari rata-rataya. Berhubung penyimpangan ini ada
yang negatif ada pula yang positif maka kita cari harga mutlak penyimpangan. Setelah
itu, batu kita hitung deviasi rata-rata, kita peroleh deviasi rata-rata = 70:5 = 14

2. Mencari Deviasi Rata – rata untuk Data yang Dikelompokkan

Untuk menghitung deviasi rata – rata bagi data yang sudah dikelompokkan, kita dapat
menggunakan rumus :
∑ 𝑓|𝑥−𝑥̅ |
𝑑𝑥̅ = 𝑛

Dalam hal ini


𝑑𝑥̅ = 𝑑𝑒𝑣𝑖𝑎𝑠𝑖 𝑟𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎
x = nilai data
n = banyaknya data
𝑥̅ = rata-rata hitung
𝑓 = frekuensi

C. DEVIASI STANDAR
1. Mencari Deviasi Standar Untuk Data Yang Tidak Dikelompokkan
a. Deviasi Standar populasi
∑(𝑋−𝜇)2
𝜎=√
𝑁

b. Deviasi Standar sampel besar (n<100)


∑(𝑋−𝜇)2
𝑠=√ 𝑛

c. Deviasi Standar sampel besar (n<100)

∑(𝑋−𝜇)2
𝑠=√ 𝑛−1
2. Menghitung Deviasi Standar untuk Data Yang Dikelompokkan diitung
menggunakan titik tengah
Adapun tiga rumus untuk mencari Deviasi Standar untuk Data Yang Dikelompokkan
diitung menggunakan titik tengah sebagai berikut
a. Populasi b.sample besar n ≥ 100 c. Sample kecil n < 10
∑ 𝑓𝑋
2
∑ 𝑓𝑥 2 ∑ 𝑓𝑋 2 ∑ 𝑓𝑥2 ∑ 𝑓𝑋 2 √∑ 𝑓𝑥2−( 𝑛 )
b. 𝜎 = √ −( ) 𝑆 =√ −( 𝑛 ) 𝑆=
𝑁 𝑁 𝑛 𝑛−1
𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 ℎ𝑎𝑙 𝑖𝑛𝑖 𝑓 = 𝐹𝑟𝑒𝑘𝑢𝑒𝑛𝑠𝑖
1. Menghitung Deviasi Standar untuk Data Yang Dikelompokkan diitung
menggunakan deviasi (d)
Rumus devisai ini sma panjang dg rumus titik tengah namun lebih mudah karena kita
tidak perlu menggunakan titik tengah itu sendiri dang menggunakan deviasi angka yg
lebih kecil, berikut adl rumus Menghitung Deviasi Standar untuk Data Yang
Dikelompokkan diitung menggunakan deviasi
c. Populasi b.sample besar n ≥ 100 c. Sample kecil n < 10
2
∑ 𝑑𝑋
∑ 𝑑𝑥 2 ∑ 𝑑𝑋 2 ∑ 𝑑𝑥2 ∑ 𝑓𝑋 2 √∑ 𝑑𝑥2−( 𝑛 )

𝜎 = 𝐶𝑖√ 𝑁
−( 𝑁
) 𝑆 =√
𝑛
−( 𝑛
) 𝑆=𝐶𝑖
𝑛−1
𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 ℎ𝑎𝑙 𝑖𝑛𝑖 𝑑 = 𝑑𝑒𝑣𝑖𝑎𝑠𝑖

D. UKURAN PENYIMPANGAN YANG LAIN


ukuran penyimpangan yg lain trbagi menjadi beberapa bagian yaitu
1. Variance/ varian
“deviasi standar dikuadratkan, cara ini sangatlah mudah jika D.S sudah kita dapatkan
maka kita hanya tinggal mengkuadratnya saja
Contoh jika di ketahui (𝑠) = 12.67
Maka varian nya adalah (𝑠)2 = (12.67)2

2. Koefesien Variasi

“presentasi deviasi standar terhadap rata ratanya, kegunaanya adalah


mengukurkeseragaman data semakin kecil koefisien varian berarti data tersebut
semakin tidak seragam (heterogen)
Untuk mencari besarnya koefisien daat di lakukan dg rumus
Untuk populasi Untuk sampel
𝜎 𝑆
𝑉=𝜇 𝑉=𝑋

3. Inter Quartile Range


“Adalah selisih antara quartil 3 dg quartil 1, Inter Quartile Range berbeda dgentang
data sehngga dapat dicari dg data yg sdah di kelompokkan atau belum di
kelompokkan dg Rumus sbegai berikut
𝐼𝑄𝑅 = 𝐾3 − 𝐾1
4. SEMI Inter Quartile Range/Deviasi Quarter
“setengah dari Inter Quartile Range , an disebut juga dg istilah deviasi quarter yg
dapat dihitung dg Rumus
𝐾 −𝐾
𝑑𝑥 = 3 1
2