Anda di halaman 1dari 1

Suhu tubuh sapi pada pedet adalah 38.5-39.5 ºC, pada sapi muda 38.0-39.

5 ºC, dan pada sapi dewasa


38.0-39.0 ºC. Suhu tubuh pada umumnya lebih tinggi 0.5-1.0 ºC pada sore hari dibandingkan pagi hari.
Suhu dan kelembaban lingkungan memberikan pengaruh pada suhu tubuh. Exercise dan makan akan
meningkatkan suhu tubuh akibat peningkatan metabolisme. Peningkatan suhu tubuh (0.5-1.0 ºC) terjadi
pada 24 jam sebelum estrus dan partus. suhu tubuh kuda Sumba betina sebelum dipacu memiliki nilai
minimal 37oC, nilai maksimal 39,6oC dengan rataan suhu tubuh sebesar 38,56oC. Hal tersebut sesuai
dengan pendapat Frape (1986) yang menyatakan bahwa rataan suhu tubuh kuda berkisar antara 37
– 38,5 , karena kuda yang diteliti dalam keadaan normal dan memiliki kondisi kesehatan yang baik (
Saefullah et al., 2016).

Frekuensi jantung normal pada sapi dewasa adalah 55–80 kali per menit, sedangkan frekuensi
denyut jantung anak sapi dapat mencapai 100–120 kali per menit. Frekuensi denyut jantung sapi betina
yang sedang bunting dapat meningkat hingga 15-40%, dan untuk sapi laktasi akan meningkat hingga
10%. Frekuensi jantung juga dipengaruhi oleh aktifitas fisik tubuh, latihan dan kondisi lingkungan seperti
suhu lingkungan dan kelembaban udara. Peningkatan frekuensi jantung disebut tachycardia sedangkan
penurunan frekuensi jantung disebut bradycardia. Denyut nadi dan denyut jantung pada hewan sehat
akan selalu sinkron. Frekuensi nadi yang lebih rendah dari frekuensi jantung menandakan adanya
insufisiensi jantung yang ditandai dengan kelemahan ventrikular. frekuensi denyut jantung sebelum
dipacu pada kuda Sumba betina memiliki nilai minimal 40 kali, nilai maksimal 68 kali dengan rataan
jumlah denyut jantung sebanyak 54,07 kali/meni ( Saefullah et al., 2016)t

Penghitungan frekuensi nafas pada sapi dilakukan dengan cara menghitung gerakan flank
dan tulang rusuk yang bergerak simetris pada saat inspirasi selama 1 menit. Respirasi normal
pada sapi dewasa adalah 15-35 kali per menit dan 20-40 kali pada pedet (Jackson & Cockroft
2002). Frekuensi pernafasan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah ukuran tubuh,
umur, aktifitas fisik, kegelisahan, suhu lingkungan, kebuntingan, adanya gangguan pada saluran
pencernaan, kondisi kesehatan hewan, dan posisi hewan. frekuensi respirasi pada kuda Sumba
betina sebelum dipacu memiliki nilai minimal 24 kali dengan nilai maksimal 52 kali dengan rataan
jumlah respirasi sebanyak 34,13 kali/menit ( Saefullah et al., 2016)
denyut nadi sapi normal sekitar 50-60 kali per menit. Hal ini berhubungan dengan faktor bahwa semakin
kecil ukuran hewan, laju metabolisme per unit berat badannya semakin tinggi. Hewan yang sakit atau
stres akan meningkat denyut jantungnya untuk sementara waktu. Hal ini berhubungan dengan
peningkatan respirasi yang karena meningkatnya aktivitas otot pada organ respirasi membutuhkan
suplai O2 lebih banyak yang harus dipenuhi melalui peningkatan aliran darah melalui peningkatan
denyut jantung (sampeang, 2015)