Anda di halaman 1dari 4

Tipe data :

Ilustrasi ge las kopi dan teh

Gelas A berisi Kopi

Gelas B berisi Teh

Gelas > Variable Gelas A / Variable Gelas B

Kopi > Nilai nya kopi / Teh

Gelas dengan nama variable (seperti sebuah tempat yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai)

Aturan Penamaan Variable:

1. Dimulai dengan huruf alfabet, tidak boleh menggunakan angka


2. Huruf besar maupun kecil itu sama aja.
3. Karakter yang dibolehkan hanya alfabet, angka, dan underscore “_”
4. Tidak boleh mengandung operator aritmetika, operator relasional, tanda baca dan karakter
khusus lainnya. (seperti tanda tambah, kurang itu tidak boleh)
5. Karakter di dalam nama variable tidak boleh dipisahkan dengan spasi
6. Panjang nama tidak dibatasi. (contoh mau gelassusu, atau gelaskopi)

Tipe data dibedakan menjadi 5

1. Bilangan logika (isinya 1 dan 0 / True dan False)


2. Bilangan Bulat (1,2,3,4 tanpa ada koma) / Integer
3. Bilangan Real (bilangan decimal)
4. Karakter (mengandung satu huruf atau satu angka, misal a,b,9)
5. String (merupakan kumpulan dari beberapa alfabet, atau dikasih bilangan, atau operator) “misal
nama lengkap)

Contoh penamaan variable :

x,y : integer (yang menunjukan bilangan bulat) setiap nama variable dipisahkan dengan tanda koma

Nama, alamat : string (kumpulan dari bebera alfabet)

Rata-rata : real (biasanya bentuknya decimal)ada komanya.

Operasi Aritmetik

Contoh :

a*b
a+b-c/e

(i-j)^2

10 mod 3 (sisa hasil bagi 10/3 = 3x3=9 = 10 Mod 3 =1)

Tipe Data Dasar

1. Bilangan Logika

True = 1 / False =0

And = akan bernilai true/benar jika dua-duanya bernilai True/benar

Sedangkan jika ada salah satu bernilai false maka hasilnya false.

Or = asalkan salah satu ada yang bernilai True maka hasilnya akan true

Kecuali jika keduanya false maka nilainya false.

Xor = hanya akan bernilai true jika dua bilangan logikanya kombinasi true dan false.

Kalau tidak kombinasi maka nilainya false.

Deklarasi bilangan logikanya, jadi di programingnya nanti seperti ini

DEKLARASI :

A, b : Boolean

2. Bilangan Bulat

Jadi bilangan bulat itu yang tidak ada desimalnya/koma.

DEKLARASI :

A, b : integer

3. Bilangan Real
Biasanya bentuknya jika ada pecahan.

DEKLARASI :
E, f : real

4. Karakter
Semua alfabet, tanda baca, angka, karakter khusus seperti &, ^, @ dan sebagainya.
DEKLARASI :
A, b : char

5. String
Kumpulan karakter dengan Panjang tertentu

DEKLARASI :
A, b : string

TIPE BENTUKAN

1. TIPE DASAR
Yaitu membuat tipe data baru dari tipe yang sudah ada. Misal ingin membuat tipe data baru
dengan nama “bilanganRiil” berupa bilangan decimal maka kita bisa membuatnya dari real.

DEKLARASI:
type BilanganRiil : real
a, b : BilanganRiil

{membuat tipe data baru dengan nama yang lain}

Contoh deklarasi lain:

DEKLARASI:
type Nama : string
a, b : Nama

2. TIPE TERSTUKTUR
Tipe terstruktur adalah tipe yang berisi lebih dari satu tipe data untuk menyimpan nilai
berupa rekaman (Record). Dapat kita ibaratkan sebagai sebuah lemari yang berisi rak rak.
Kemudian setiap rak tersebut kita beri tanda hanya menyimpan barang yang sejenis.

Contoh 1 :

DEKLARASI:
type Titik : record <x:real, y:real>
P:Titik

Cara mengacu/memanggilnya tiap field nya pada P yaitu:


P.x <= 3,5 {hanya memanggil nilai x} memberi nilai bisa berbeda
P.y <= 2,5 (hanya memanggil nilai y} memberi nilai bisa berbeda
P {memanggil semuanya} jika nilai sama.
Contoh 2 :

DEKLARASI :
type NilaiMhs : record < NIM : string, Nama: string, Nilai : Char>
M : NilaiMhs

Contoh Kontanta : <’A11.2013.00396’, ‘Farhan Ghifar’, A>

Cara mengacu tiap field :


M. NIM <= ‘’A11.2013.00396’
M. Nama <= ‘Farhan Ghifar’
M. Nilai <= ‘A’