Anda di halaman 1dari 15

PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS LECES
Jalan Raya Lumajang 211 A Telp.( 0335) 681595
Email : pkmleces.05@gmail.com
PROBOLINGGO

SURAT KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS LECES


NOMOR :

TENTANG
PENETAPAN INDIKATOR MUTU PUSKESMAS LECES

KEPALA PUSKESMAS LECES,

Menimbang : a. bahwa pelayanan kesehatan di Puskesmas Leces harus dilaksanakan


secara terpadu baik dipandang dari pelayanan program maupun sumber
daya manusia;
b. bahwa untuk pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat tidak
mengabaikan status sosial maupun status ekonomi;
c. bahwa sehubungan dengan yang dimaksud pada huruf a dan b di atas,
diperlukan adanya pelayanan yang berkesinambungan sesuai peraturan
yang berlaku;
d. bahwa apabila tenaga pelaksana berhalangan untuk melaksanakan
pelayanan kepada masyarakat, maka perlu ditunjuk tenaga pengganti
yang menggantikan tugas tenaga pelaksana tersebut;

Mengingat : 1. Undang – Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang kesehatan (


Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 100,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3459 );
2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 Tentang Tenaga
kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1996 Nomor 49, Tambahan
Lembatan Negara Nomor 3637);
3. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : 850 / Menkes / SK / V / 2000
tentang Kebijakan pengembangan tenaga kesehatan Tahun 2000 –
2010;
4. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : 951 / Menkes / SK / VI / 2000
tentang Upaya Kesehatan Dasar di Puskesmas;
5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : 574 / Menkes / SK / IV / 2001
tentang Pembangunan Kesehatan Menuju Indonesia Sehat 2010;
6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : 1277 / Menkes / SK / XI / 2001
Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kesehatan;
7. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : 128 / Menkes / SK / II / 2004
tanggal 10 Februari 2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan
Masyarakat;
MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS LECES TENTANG


PENGANGKATAN WAKIL MANAJEMEN MUTU

Kesatu : Menetapkan indicator mutu untuk dijadikan panduan dalam pencapaian


peningkatan

Kedua : Segala sesuatu yang berhubungan dengan penetapan ini akan diatur
dalam ketentuan tersendiri.

Ketiga :
NAMA :
NIP :
GOL/RUANG :
sebagai indicator mutu Puskesmas Leces
Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, dan apabila
dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam ketetapan ini akan diperbaiki
sesuai ketentuan.

Ditetapkan di : Probolinggo
Pada tanggal : 3 Januari 2017

KEPALA PUSKESMAS Leces

dr. Niswah Nilam Qanita,


NIP. 19840804 201001 2 019
PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UNIT KESEHATAN MASYARAKAT (UKM)

1. UKM ESENSIAL

NO UPAYA VARIABLE SUB VARIABLE PROGRAM TARGET


PELAYANAN
KESEHATAN
1 Promosi Tatanan sehat 1.Rumah Tangga Sehat yang
59%
kesehatan memenuhi 10 indikator PHBS
2. Institusi Pendidikan yang
memenuhi 7-8 indikator PHBS 69%
(klasifikasi IV)
3.Institusi Kesehatan yang
memenuhi 6 indikator PHBS 100%
(klasifikasi IV)
4. TTU yang memenuhi 6
64%
indikator PHBS (klasifikasi IV)
5.Tempat Kerja yang
memenuhi 8-9/7-8 indikator
49%
PHBS Tempat-Tempat Kerja
(klasifikasi IV)
6.Pondok Pesantren yang
memenuhi 16-18 indikator
29%
PHBS Pondok Pesantren
(Klasifikasi IV)
Intervensi / 1.Kegiatan intervensi pada
100%
Penyuluhan Kelompok Rumah Tangga
2. Kegiatan intervensi pada
100%
Institusi Pendidikan
3. Kegiatan intervensi pada
100%
Institusi Kesehatan
4. Kegiatan intervensi pada
100%
TTU
5. Kegiatan intervensi pada
100%
Tempat Kerja
6.Kegiatan intervensi pada
100%
Pondok Pesantren
Pengembangan 1. Posyandu PURI ( Purnama
72%
UKBM Mandiri )
2.Poskesdes beroperasi
97%
dengan strata Madya,
Purnama dan Mandiri
Penyuluhan
1. Penyuluhan Napza 24%
NAPZA
Pengembangan
1.Desa Siaga Aktif 97%
desa siaga aktif
2.Desa Siaga Aktif PURI (
13%
Purnama Mandiri )
3.Pembinaan Desa Siaga
100%
Aktif
Promosi 1.Promosi kesehatan untuk
kesehatan program prioritas di dalam
gedung Puskesmas dan 100%
jaringannya (Sasaran
masyarakat )
2.Promosi kesehatan untuk
program prioritas melalui
pemberdayan masyarakat di 100%
bidang kesehatan ( kegiatan
di luar gedung Puskesmas)
Program 1. Pembinaan tingkat
95%
pengembangan perkembangan Poskestren
2..Poskestren Aktif 29%
3. Pembinaan tingkat
95%
perkembangan Pos UKK
4. Pembinaan tingkat
perkembangan Posbindu 95%
PTM
2. Kesehatan Penyehatan air 1.Pengawasan Sarana Air 15%
lingkungan Bersih ( SAB )
2.SAB yang memenuhi syarat
83%
kesehatan
Penyehatan 1.Pembinaan Tempat 55%
makanan dan Pengelolaan Makanan ( TPM
minuman )
2.TPM yang memenuhi syarat 40%
kesehatan
Penyehatan 87,50%
1..Pembinaan sanitasi
perumahan dan
perumahan
sanitasi dasar
2.Rumah yang memenuhi 61%
syarat kesehatan
Pembinaan
tempat-tempat 1.Pembinaan sarana TTU 87%
umum
2.TTU yang memenuhi syarat
59%
kesehatan
Yankesling 10%
1.Konseling Sanitasi
(klinik sanitasi)
40%
2. Inspeksi Sanitasi PBL

3.Intervensi terhadap pasien 40%


PBL yang di IS
Sanitasi total 85%
berbasis 1.Rumah Tangga memiliki
masyarakat Akses terhadap jamban sehat
(STBM)
2.Desa/kelurahan yang sudah 60%
ODF
3.Jamban Sehat 65%
4.Pelaksanaan Kegiatan 75%
STBM di Puskesmas
3. Kesehatan Kesehatan ibu 1.Pelayanan kesehatan untuk
ibu, anak ibu hamil (K1)
100%
dan keluarga
berencana
2.Pelayanan kesehatan untuk
100%
ibu hamil (K4)
3.Pelayanan Persalinan oleh
100%
tenaga kesehatan (Pn)
4.Pelayanan Persalinan oleh
tenaga kesehatan di fasilitas 100%
kesehatan
5.Pelayanan Nifas oleh
97%
tenaga kesehatan (KF)
6.Penanganan komplikasi
80%
kebidanan (PK)
Kesehatan bayi 1.Pelayanan Kesehatan 100%
neonatus pertama ( KN1)
2.Pelayanan Kesehatan 100%
Neonatus 0 - 28 hari (KN
lengkap)
3.Penanganan komplikasi 80%
neonatus
4.Pelayanan kesehatan bayi 97%
29 hari - 11 bulan
Kesehatan anak 1. Pelayanan kesehatan anak 85%
balita dan anak balita (12 - 59 bulan)
prasekolah
2. Pelayanan kesehatan 100%
balita (0 - 59 bulan)
3.Pelayanan kesehatan Anak 81%
pra sekolah (60 - 72 bulan)
Kesehatan anak 1. Sekolah setingkat
usia sekolah SD/MI/SDLB yang
100%
dan remaja melaksanakan pemeriksaan
penjaringan kesehatan
2. Sekolah setingkat
SD/MI/SDLB yang
100%
melaksanakan pemeriksaan
penjaringan kesehatan
3. Sekolah setingkat
SMA/MA/SMK/SMALB yang
92,50%
melaksanakan pemeriksaan
penjaringan kesehatan
4.Pelayanan Kesehatan pada
Usia Pendidikan Dasar kelas 100%
I setingkat SD/MI/SDLB
5.Pelayanan Kesehatan pada
Usia Pendidikan Dasar kelas
100%
VII setingkat
SMP/MTs/SMPLB
6.Setiap anak pada usia
pendidikan dasar
100%
mendapatkan skrining
kesehatan sesuai standar
7. Murid kelas X setingkat
SMA/MA/SMK/SMALB yang
92,50%
diperiksa penjaringan
kesehatan
8.. Pelayanan kesehatan 68%
remaja
Pelayanan
1.KB aktif (Contraceptive
keluarga 70%
Prevalence Rate/ CPR)
berencana
2. Peserta KB baru 10%
3. Akseptor KB Drop Out <3.5 %
4. Peserta KB mengalami
< 3.5 %
komplikasi
5. Peserta KB mengalami
< 12.50%
efek samping
6. PUS dengan 4 T ber KB 80%
7. KB pasca persalinan 60%
8. Ibu hamil yang diperiksa
95%
HIV
4. Upaya Gizi masyarakat 1. Pemberian kapsul vitamin
pelayanan A dosis tinggi pada bayi umur 85%
gizi 6-11 bulan
2. Pemberian kapsul vitamin
A dosis tinggi pada balita
85%
umur 12-59 bulan 2 (dua) kali
setahun
3. Pemberian 90 tablet Besi
95%
pada ibu hamil
4.Pemberian Tablet Tambah
25%
Darah pada Remaja Putri
Penanggulangan 1.Pemberian PMT-P pada
85%
gangguan gizi balita kurus
2. Ibu Hamil KEK yang
80%
mendapat PMT-Pemulihan
3..Balita gizi buruk mendapat
perawatan sesuai standar 100%
tatalaksana gizi buruk
Pemantauan 1.Penimbangan balita D/S 80%
status gizi
2.Balita naik berat badannya 60%
(N/D)
3.Balita Bawah Garis Merah < 1.8%
(BGM)
4.Rumah Tangga 90%
mengkonsumsi garam
beryodium
5.Ibu Hamil Kurang Energi < 19.7%
Kronis (KEK)
6. Bayi usia 6 (enam ) bulan 47
mendapat ASI Eksklusif
7. Bayi yang baru lahir 47
mendapat IMD (Inisiasi
Menyusu Dini )
8 Balita pendek (Stunting ) < 25.2
5. Pencegahan diare 1.Pelayanan Diare Balita
dan
100%
pengendalian
penyakit
2. Penggunaan oralit pada 100%
balita diare
3. Penggunaan Zinc pada 100%
balita diare
4. Pelaksanaan kegiatan 100%
Layanan Rehidrasi Oral Aktif
(LROA)
ispa Pemuan penderita
85%
Pneumonia balita
kusta 1. Pemeriksaan kontak dari lebih dari
kasus Kusta baru 80%
2. Kasus Kusta yang lebih dari
dilakukan PFS secara rutin 95%
3. RFT penderita Kusta lebih dari
90%
4. Penderita baru pasca lebih dari
pengobatan dengan score 97%
kecacatannya tidak
bertambah atau tetap
5. Kasus defaulter Kusta Kurang dari
5%
6. Proporsi tenaga kesehatan lebih dari
Kusta tersosialisasi 95%
7. Kader kesehatan Kusta lebih dari
tersosialisasi 95%
8. SD/ MI telah dilakukan 100%
screening Kusta
Tuberculosis 1.Semua kasus TB yang 100%
Bacillus (TB) ditemukan dan diobati
Paru
2.Penemuan terduga kasus 100%
TB
3.Angka Keberhasilan 90%
pengobatan semua kasus TB
( Success Rate/SR)
Pencegahan dan 1.Anak sekolah (SMP dan
Penanggulangan SMA/sederajat) yang sudah
PMS dan dijangkau penyuluhan 100%
HIV/AIDS HIV/AIDS

2. Orang yang beresiko


terinfeksi HIV mendapatkan 100%
pemeriksaan HIV
Demam
Berdarah lebih dari
1. Angka Bebas Jentik (ABJ)
Dengue (DBD) 95%

2. Penderita DBD ditangani 100%


3.PE kasus DBD 100%
malaria 1.Penderita Malaria yang
100%
dilakukan pemeriksaan SD
2.Penderita positif Malaria
yang diobati sesuai standar 100%
(ACT)
3.Penderita positif Malaria
100%
yang di follow up
Pencegahan dan
Penanggulangan 1.Cuci luka terhadap kasus
100%
Rabies gigitan HPR

2.Vaksinasi terhadap kasus


100%
gigitan HPR yang berindikasi
Pengamatan 1. Laporan STP yang tepat >80%
Penyakit waktu
(Surveillance
Epidemiology)
2.Kelengkapan laporan STP > 90%
3.Laporan C1 tepat waktu >80%
4.Kelengkapan laporan C1 > 90%
5.Laporan W2 (mingguan) >80%
yang tepat waktu
6.Kelengkapan laporan W2 > 90%
(mingguan)
7.Grafik Trend Mingguan 100%
Penyakit Potensial Wabah
8.Desa/ Kelurahan yang 100%
mengalami KLB ditanggulangi
dalam waktu kurang dari 24
(dua puluh empat) jam
Pencegahan dan 1. Desa/ Kelurahan yang
Pengendalian melaksanakan kegiatan
Penyakit Tidak Posbindu PTM 30%
Menular

2.Sekolah yang ada di


wilayah Puskesmas 30%
melaksanakan KTR
3. Setiap warga negara
Indonesia usia 15 - 59 tahun
30%
mendapatkan skrining
kesehatan sesuai standar

2. UKM PENGEMBANGAN

NO UPAYA VARIABLE SUB VARIABLE PROGRAM TARGET


PELAYANAN
KESEHATAN
1. Ukm Pelayanan

pengembangan Keperawatan

Kesehatan 1.Rasio Kunjungan Rumah


80%
(RKR)
Masyarakat (

Perkesmas)

2.Individu dan keluarganya


70%
dari keluarga rawan yang
mendapat keperawatan
kesehatan masyarakat (
Home care)
3. Kenaikan tingkat
kemandirian keluarga 50%
setelah pembinaan
Pelayanan 1.Pemberdayaan kelompok
Kesehatan Jiwa masyarakat terkait program 25%
kesehatan jiwa
2.Setiap orang dengan
gangguan jiwa (ODGJ) berat
100%
mendapat pelayanan
kesehatan sesuai standar
3.Penanganan kasus
kesehatan jiwa melalui 15%
rujukan ke RS / Specialis
Upaya Kesehatan 1.PAUD/TK yang mendapat 50%
Gigi Masyarakat penyuluhan/pemeriksaan
gigi dan mulut
2.Kunjungan ke Posyandu 30%
terkait kesehatan gigi dan
mulut
Pelayanan 1.Penyehat Tradisional 10%
Kesehatan Ramuan yang memiliki STPT
Tradisional

2.Penyehat Tradisional 10%


Keterampilan yang memiliki
STPT
3.Kelompok Asuhan Mandiri 10%
yang terbentuk
4.Panti Sehat berkelompok 10%
yang berijin
5. Fasilitas Pelayanan 10%
Kesehatan Tradisional
berkelompokyang berijin
6.Pembinaan ke Penyehat 35%
Tradisional
Pelayanan

Kesehatan 1.Kelompok /klub olahraga


30%
yang dibina
Olahraga

2.Pengukuran Kebugaran
70%
Calon Jamaah Haji
3.Pengukuran Kebugaran
25%
jasmani pada anak sekolah
Pelayanan Mata 1.Penemuan dan 60%
penanganan Kasus refraksi.
Kesehatan

Indera

2.Penemuan kasus penyakit 50%


mata di Puskesmas
3.Penemuan kasus katarak 30%
pada usia diatas 45 tahun
4.Pelayanan rujukan mata 25%
Telinga 1.Penemuan kasus yang
rujukan ke spesialis di
Puskesmas melalui 12%
pemeriksaan fungsi
pendengaran
2.Penemuan kasus penyakit
40%
telinga di puskesmas
3.Penemuan Kasus Serumen
60%
prop
Pelayanan Setiap warga negara 100%
Kesehatan Lansia Indonesia usia 60 tahun ke
atas mendapatkan skrining
kesehatan sesuai standar.
Pelayanan 1.Pekerja formal yang 30%
Kesehatan Kerja mendapat konseling

2.Pekerja informal yang 30%


mendapat konseling
3. Promotif dan preventif 30%
yang dilakukan pada
kelompok kesehatan kerja
Kesehatan Matra 1.Hasil pemeriksaan
kesehatan jamaah haji 3
75%
bulan sebelum operasional
terdata.
2.Terbentuknya Tim TRC
100%
[Tim Reaksi Cepat]

Ditetapkan di : Probolinggo

Pada Tanggal :

Kepala Puskesmas Leces

Kabupaten Probolinggo

dr. Niswah Nilam Qanita,


NIP. 19840804 201001 2 019