Anda di halaman 1dari 24

Rencana Penelitian

Kawasan Konservasi Laut Daerah


Lombok Tengah

OLEH : AHMAD SAHWAN SORENGGANE

ID : 80494583

1
Latar Belakang

Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) Lombok Tengah Kabupaten Lombok Tengah Peovinsi Nusa
Tenggara Barat terbentuk berdasarkan Peraturan Bupati No. 2 Tahun 2011. Pembentukan Kawasan
tersebut didasarkan pada hasil observasi yang dilkukan pada tahun 2008 oleh tim dari KKP dan DKP
Lombok Tengah. Kawasan Konservasi Laut Daerah Lombok Tengah memiliki luas 79.972,396 ha yang
meliputi tiga desa yakni desa Mertak, Sereneng dan desa Sengkol, ketiga desa tersebut memiliki jumlah
penduduk sebanyak 5162 jiwa dan 1583 kepala keluarga. Pokus kegiatan penelitian saya yakni mengukur
sejauh mana tutupan karang setelah kegiatan kampanye berlangsung selama dua tahun di Kawasan
Konservasi Laut Daerah Lombok Tengah. Apakah tutupan karangnya meningkat,menurun atau sama.
Target yang diingin dicapai yakni (target conservasi) tutupan terumbu karang sama seperti data pada
tahun 2012. Penelitian ini akan menggunakan methode LIT (Line Intercep Trancek).

Dasar penelitian tersebut yakni sesuai dengan kebijakan lembaga yang sangat fokos pada kegiatan
konservasi dikawasan tersebut dimana dalam Peraturan Bupati tersebut sudah mengatur tentang zonasi
diharapkan fungsinya nanti sebagai tempat pemijahan ikan sehingga dapat mensuplai larva ikan ke zona
yang merupakan wilayah pemanfaatan bagi masyarakat. Kawasan tersebut tempat bermunculnya benih-
benih udang lobster secara alami yang ditangkap dan dibudidaya oleh masyarakat sebagai sumber mata
pencahariannya. Ketika kegiatan penangkapan tersebut akan berlangsung terus menerus tanpa ada
aturan yang mengatur tentang tata cara dan lokasi penangkapan benih udang lobster dihawatirkan akan
terjadi kepunahan terhadap sepecies tersebut. Perlindungan terhadap terumbu karang sebagai salah satu
habitat dari udang lobster, adanya kegiatan-kegiatan penangkapan udang lobster dengan menggunakan
alat-alat seperti kompresor dan bahan lainnya yang dilarang disamping itu daerah tersebut merupakan
tempat wisata karena kindahan alamnya. Dengan demikian Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Lombok Tengah bersama RARE akan melakukan penelitian untuk mengetahui sikap, pengetahuan dan
komonikasi interpersonal di dalam kehidupan masyarakat. Perencanaan Penelitian ini dilakukan sebagai
dasar pengambilan data dasar yang dapat membantu untuk melakukan segmentasi khalayak sasaran yang
akan dijadikan acuan dalam kampanye.

Rencana penelitian pra-kampanye ini direncanakan akan belangsung selama enam (6) bulan yang mulai
bulan Agustus 2012 sampai dengan bulan Januari 2013. Sedangkan target dari kegiatan penelitian ini
adalah untuk mendapatkan baseline data kualitatif dan data kuantitatif dari khalayak sasaran di KKLD
Lombok Tengah yang mencakup dari tiga desa yakni desa Mertak, Sereneng dan desa Sengkol. Baseline
data tersebut yang akan digunakan untuk menentukan social marketing pada saat kampanye berlangsung.
Disamping itu juga penelitian ini untuk mengukur tingkat pengetahuan, perilaku dari sasaran target ditiga
desa di KKLD Lombok Tengah.

Kegiatan pra-kampanye ini menurut rencana akan melibatkan stakeholder baik yang terlibat langsung
maupun tidak langsung, baik yang berkepentingan langsung maupun tidak langsung, baik perorangan
(individu), organisasi/lembaga pemerintah atau sewasta. Individu atau lembaga yang berpengaruh
langsung maupun tidak langsung terhadap rencana kampanye. Stakeholder-stakeholder tersebut yakni :

2
- DKP Lombok Tengah
- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
- Kantor Lingkungan Hidup
- Camat Pujut
- Tiga Kepala Desa (Mertak,Sereneng dan Sengkol)
- Pelaku pariwisata
- Tokoh Masyarakat
- Tokoh Agama
- Kepala Kampung
- Tokoh pemuda
- Ibu-ibu PKK didesa
- Penyuluh Perikanan setempat
- Media local
- Tokoh-tokoh masyarakat yang berpengaruh lainnya.

Penelitian Pra-Kampanye ini akan dilaksanakan di Dusun Bumbang desa Mertak Kecamatan Pujut
Kabupaten Lombok Tengah yang merupakan wilayah Kawasan Konservasi Laut Daerah Lombok Tengah.
Wilayah tersebut merupakan side yang merupakan daerah konservasi untuk sepesies udang lobster.
Lokasi tersebut merupakan salah satu tempat yang mempunyai kesehatan karang keras yang tinggi yakni
mencapai 54,20% (hasil monitoring tahun 2008). Disamping itu lokasi tersebut merupakan tempat
munculnya penyu sisik maupun penyu hijau.
Penelitian pra-kampanye ini akan dilaksanakan dengan menggunakan methode penelitian kualitatif
maupun kuantitatif. Untuk mendapatkan data-data tersebut maka Manajer Kampanye akan
menggunakan enumerator yang sudah dilatih yang akan melakukan kegiatan pengambilan data
kuantitatif dikhalayak target. Sedangkan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Surve-Pro yang
sudah di programkan di computer sehingga akan memudahkan manajer kampanye dalam mengolah data
yang dihasilkan.

Cakupan Geografis

Kawasan Konservasi Laut Daerah Lombok Tengah termasuk dalam wilayah yang terletak di Kecamatan
Pujut Kabupaten Lombok,yang terletak di sebelah selatan pulau Lombok sedangkan kawasan tersebut
memiliki tiga desa yakni desa Mertak, Sereneng, dan desa Sengkol dengan jumlah penduduk yang
berprofesi sebagai nelayan sejumlah 5162 jiwa. Jarak tempuh dari kawaan tersebut kekota kecamatan
kurang lebih sepanjang 12 km,sedangkan jarak tempuh ke kota kabupaten yakni kurang lebih 20 km.
Secara umum penduduk diketiga wilayah tersebut menganut agama islam,mata pencahariannya
disamping sebagai nelayan juga sebagai petani,peternak dan pembudidaya ikan ada juga sebagai pelaku
pariwisata. Pola pengambilan keputusan masih menganut sistim musyawarah dan mufakat dengan
mempertimbangkan ketokohan seseorang dalam strata yang ada dimasyarakat. Secara umum
masyarakat di pulau Lombok adalah suku sasak termasuk masyarakat yang ada di KKLD Lombok Tengah.
Keadaan infrastruktur yang menuju kawasan tersebut masih sangat sederhana, pada musim penghujan
kawasan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat, sehingga satu-
satunya jalan menuju lokasi tersebut yakni melalui transportasi laut.

3
Batas - batas wilayah KKLD Lombok Tengah yakni :

 Sebelah Utara : Desa Segala Anyar


 Sebelah Timur : Teluk Ekas
 Sebelah Selatan : Samudra Indonesia
 Sebelah Barat : Desa Kuta

Metodologi

Penelitian menurut rencana akan berlangsung selama enam (6) bulan, sedangkan method yang akan digunakan
yakni menggunakan penelitian kualitatif dan kuantitatif, dengan menggembangkan 11 pertanyaan. Penelitian
kualitatif dilakukan melalui observasi langsung kekhalayak target yakni nelayan yang berada di tiga desa tersebut
dengan melihat siklus kegiatan dari masyarakat setempat, wawancara mendalam, Focus Group Disscuson (FGD).
Inti dari penelitian kualitatif yakni apa yang mereka laukukan dan pikirkan, dan paling penting mengapa mereka
berperilaku seperti itu. Jika Manajer Kampanye merasa yakin terhadap khalayak sasaran maka Manajer Kampanye
dapat mengambil keputusan tentang segmentasi khalayak,desain program,penyingkiran halangan,pertukaran
manfaat,seleksi media dan penciptaan pesan, daftar pertanyaan kualitatif seperti terlampir dalam table 1. Hasil
pertanyaan kunci dalam penelitian kualitatif yang akan dijadikan dasar untuk melakukan penelitian kuantitatif.

4
Tabel 1. Daftar pertanyaan

Pertanyaan
Tipe Pengumpulan Keputusan kampanye yang
No Penelitian Target penyelesaian
Data dipengaruhi
Umum
1 Mengapa Kualitatif : Pra kulian pase - Segementasi khalak
khalayak sasaran wawancara mendalam perencanaan - Bauran pemasaran
melakukan Mdan/atau diskusi - Ringkasan kreatif
prilaku mereka kelompok terarah
saat ini?
2 Apakah ada Kualitatif : Pase perencanaan - Pembuatan pertanyaan
lebih dari satu wawancara mendalam survey kuantitatif
khalayak sasaran dan/atau diskusi - Segmentasi khalayak
yang perlu kelompok terarah - Bauran pemasaran
mengubah
prilaku mereka
saat ini?
3 Apakah ada Kualitatif : Pase perencanaan - Menentukan individu
khalayak yang wawancara mendalam sasaran untuk
memiliki dan/atau diskusi penjangkauan dan
pengaruh besar kelompok terarah dukungan
pada khalayak - Segmentasi khalayak
sasaran utama - Mobilisasai masyarakat
anda (misalnya - Promosi
para
pemengaruh
kunci)?
4 Apa yang Kualitatif : Pase perencanaan - Definisi pertukaran
dianggap wawancara mendalam manfaat
sebagai dan/atau diskusi - Harga
halangan oleh kelompok terarah - Survei KAP yang telah
khalayak sasaran disempurnakan
anda untuk - Pengembangan pesan
memulai prilaku
yang baru?

5 Apa yang Kualitatif : Pase perencanaan - Definisi pertukaran


dianggap wawancara mendalam manfaat
sebagai manfaat dan/atau diskusi - Harga
oleh khalayak kelompok terarah - Servey KAP yang telah
sasaran anda disempurnakan
untuk - Pengembangan pesan
melaksanakan
prilaku yang
baru?
6 Sumber Kualitatif : Pase perencanaan - Promosi
informasi mana wawancara mendalam - Penempatan

5
yang dicari oleh dan/atau diskusi -
khlayak sasaran kelompok terarah
mengenai
prilaku sasaran?
7 Siapa yang Kualitatif : Ppase perencanaan - Promosi
dipercaya oleh wawancara mendalam - Penempatan
khalayak sasaran dan/atau diskusi - Pengembangan pesan
sebagai sumber kelompok terarah
informasi?
8 Bagaimana Kuantitatif : Survey pra/paska - Pengembangan materi
status Survei KAP Kampanye - Penilaian Awal
pengetahuan,
sikap dan
praktek (serta
tahap
perubahan
prilaku) bagi
para khalayak
sasaran saat ini
dan perubahan
yang telah
terjadi sebagai
tanggapan
terhadap
kampaye pride?
9 Apa bukti yang Kuantitatif. Fase implementasi - Rekaman keefektifan
kita miliki bahwa hingga akhir penyingkiran halangan
penyingkiran kampanye - Penilaian dampak
halangan
berhasil?
10 Bukti apa yang Kuantitatif Monitoring Survey pra/pasca - Penilaian dampak
kita miliki bahwa pemanfaatan kampanye; bulanan
khalayak sasaran sumberdaya
mengadopsi
prilaku baru?
11 Apa dampak Kuantitatif : 5 tahun selanjutnya - Penilaian dampak
jangka panjang TR – tidak ada nelayan terhadap TR/CR
tujuan yang menangkap di
pengurangan ‘no-take zone’ atau
ancaman dan nelayan tidak
hasil konservasi? menggunakan alat
tangkap merusak.
CR – monitoring
kesehatan karang.

6
Pengumpulan Data Kualitatif

Pengumpulan Data Kualiitatif Studi mengenai nelayan biasa, nelayan yang melakukan penangkapan
udang lobster di lokasi Kawasan Konservasi Laut Daerah Lombok Tengah yang akan dilakukan di tiga
Desayakni desa Mertak, Sereneng, dan desa Sengkol untuk membantu agar lebih memahami apa saja
yang mungkin merupakan kebutuhan mereka yang “nyata maupun yang dianggap ada”. Jumlah
penduduk ketiga tersebut berjumlah 5162 jiwa dan 1583. Metode penelitian kualitatif ini dilakukan
dengan cara wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah yang difokuskan pada khalayak
sasaran.

Wawancara Mendalam
Kesesuaian data tyang didapat haruslah melalui proses perencanaan yang baik, dengan demikian
pelaksanaan wawancara mendalam ini harus melibatkan orang-orang yang memiliki peranan penting
didesa atau wilayah tersebut,baik itu seorang yang sedang menduduki jabatan di formal (pemerintahan,
desa, kadus, RT dan sebagainya) atau seorang atau tokoh yang yang tidak memegang yang memegang
jabatan non formal. Wawancara mendalamini juga akan melibatkan tokoh yang tidak memegang
jabatan baik formal maupun non formal akan tetapi mempunyai pengaruhyang sangat besar dalam
struktur social dimasyarakat. Tujuan dari melibatkan tokoh-tokoh dari desa-desa tersebut dalam
kegiatan wawancara mendalam yakni untuk mendapatkan informasi, masukan tentang pemahaman
dan pandangan masyarakat dari tiga tersebut mengenai konservasi termasuk pemetaan masalah yang
ada atau ancaman terhadap kehidupan mereka.

Untuk mendapatkan gambaran tentang stakeholder baik yang mempunyai kepentingan langsung
maupun tidak langsung dikawasan tersebut maka dilakukan analisa stakeholder. Analisa ini dimaksudkan
agar dapat mengidntifikasikan antara lain : tingkat kepentingannya, kontribusi yang akan dimungkinkan
diperoleh terutama kegiatan kampanye pride sudah dimulai.

Hasil wawancara mendalam ini akan tuangkan dalam bentuk tabulasi dari hasil notulen dan rekaman
voice recorder.

Tabel langkah-langkah spesifik untuk wawancara mendalam dan perkiraan tanggal


selesai

Langkah-langkah penelitian untuk wawancara mendalam Perkiraan waktu


Observasi dan kemudian mengunjungi tempat pendaratan perahu. Agustus
Mengidentifikasi 2-4 individu dalam setiap khalayak/desa yang sesuai untuk September
diwawancara dan menjadwalkan pertemuan untuk wawancara mendalam
Menjadwalkan pertemuan wawancara September
Melaksanakan wawancara di lokasi sasaran target September
Mengumpulkan dan menganalisa hasil wawancara mendalam September
Membuat tabulasi data hasil wawancara mendalam Oktober
Ringkasan hasil wawancara Oktober

7
Sebuah contoh pertanyaan terstruktur dalam wawancara mendalam dapat dilihat dalam Lampiran A.
Selain itu saya akan menggunakan wawancara mendalam ini untuk mengidentifikasi 2-3 pemimpin yang
terpercaya dalam setiap desa yang juga akan di wawancarai. Sebuah contoh pertanyaan wawancara
mendalam untuk para nelayan dapat ditemukan dalam Lampiran B. Tabel 1 menunjukkan langkah-
langkah yang spesifik untuk melaksanakan penelitian ini.

Kelompok Terarah

Untuk melaksanakan kelompok terarah Focus Group Discussion (FGD) maka pendekatan yang akan
dilakukan yakni dengan mempertimbangkan cerminan dari populasi sasaran, dalam hal gender,
pendapat politis.

 Nelayan yang memiliki sejarah panjang menangkap ikan di KKLD Lombok Tengah
 Nelayan yang relative baru dalam hal mencari ikan di KKLD Lombok Tegah
 Nelayan dari masing-masing dari ketiga desa di KKLD Lombok Tengah.

Setiap diskusi kelompok terarah akan memerlukan waktu 60 – 90 menit, dengan jumlah peserta diskusi
kelompok terarah ini sebanyak 12 orang . Kegiatan diskusi kelompok terarah ini akan direncanakan
berlangsung sebanyak dua (2) kali didua (2) lokasi yakni Dusun Bumbang desa Merak dan dusun
Gerupuk desa Sengkol. Saya akan menjadi moderator setiap kelompok dan akan memastikan bahwa
ada pembuat catatan (notulen) yang terampil, sehingga saya dapat memfokuskan diri pada mengarah
percakapan. Hasil dari diskusi ini akan berupa rantai hasil dan juga konfirmasi faktor dasar pendorong
perilaku.

Untuk contoh mengenai bagaimana diskusi kelompok terarah diorganisir dan diselenggarakan, lihat
Lampiran B. Kelompok terarah untuk nelayan. Table 3 memberikan rincian spesifik penjadwalan dan
penyelesaian metode-metode ini.

Tabel 3. Langkah-langkah diskusi kelompok Terarah dan Perkiraan Waktunya.

Langkah-langkah penelitian untuk diskusi kelompok terarah Perkiraan waktu


Rapat kecil antara CM (moderator), PPM,notulen dan supervisor Minggu I September
2012
Menyelesaikan pedoman moderator diskusi kelompok, mengidentifikasi dan Minggu I Septmbr
melatih para moderator 2012
Merekrut orang untuk berpartisipasi dalam kelompok terarah Minggu I s/d II
September 2012
Mengidentifikasi dan mengkonfirmasi tempat yang sesuai untuk diskusi Minggu I s/ II
September 2012
Mengundang dan mengkonfirmasi kehadiran para individu kunci Minggu III
September 2012
Menyelengarakan dan menganalisis kelompok terarah dan membuat ringkasan Minggu III s/d IV
hasil dalam tabel September 2012
Menyelesaikan rantai hasil dan sasaran

8
Pengumpulan Data Kuantitatif

Survey Sosiologis

Setelah menyelenggarakan penelitian kualitatif,kami akan menyelenggarakan penelitian kuantitatif


mengenai nelayan dewasa yang tinggal di Kawasan Konservasi Laut Daerah Lombok Tengah. Survei pra-
kampanye ini akan dilaksanakan dari bulan Oktober – Nopember,sebelum musim penghujan tiba
dibulan Desember, dengan besarnya sampel ditentukan berdasarkan persebaran nelayan dalam
komonitas dan menggunakan 1) tingkat keyakinan 95%, 2) interval keyakinan 5 %, dan 3) penghitung
besar sampel online di http://www.surveisystem.com/sscalc.htm (lihat tabel dibawah). Perkiraan
populasi untuk populasi orang dewasa didasarkan pada sensus 2011. Perkiraan populasi untuk nelayan
dan pengunjung untuk setiap desa dibuat berdasarkan survey terakhir (2011) data dari Dinas Kelautan
dan Perikanan Kabupaten Lombok Tengah.

Tabel dibawah ini adalah ringkasan desain sampling untuk masing-masing khalayak sasaran kami;
ukuran sampel yang direkomendasikan untuk populasi nelayan yang berjumlah 5162 jiwa adalah 502
orang dengan tingkat keyakinan 95%, interval keyakinan 5% dengan menggunakan penghitung ukuran
sampel.

Tabel 4 . Rancangan sampel

Desa Jumlah populasi Jumlah % Jumlah Target


orang dewasa Nalayan Total Responden
(jiwa) dewasa populasi (jiwa)
Mertak 2421 ** 1453 * 436 * 40,64 % * 204 *
Sereneng1 645 ** 987 * 296 * 33,27 % * 167 *
Sengkol 1096 ** 654 * 198 * 26,10 % * 131 *
Total 3098 * 930 * 100 % * 502 *
Catatan : * Data hasil estimasi selama Fase Universitas ** Data Reel di Lapangan.

Dengan melihat target responden diatas maka teknik survey yang akan digunakan yakni simple random
sampling (pemilihan sampel acak sederhana). Wawancara yang dilakukan yakni dengan terbuka akan
tetapi jawabannya setengah terbuka artinya jawaban-jawabannya diberikan pilihan kepada responden.
Untuk mencapai desain yang acak dan representative, survey akan diselenggarakan dari rumah ke
rumah dengan menggunakan 7 enumerator yang sudah di latih sebelum melaksanakan survey
kuantitatif. Masing-masing enumerator akan memperoleh peta wilayah survey sasaran mereka, dan
akan menyasar setiap rumah di desa mereka sampai jumlah sampel minimum tercapai. Para pelaksana
survey akan mencoba sebaik-baiknya untuk bekerja pada waktu-waktu yang berbeda agar dapat
memastikan tingkat respon yang tinggi dan beragam. Tingkat respon akan dicatat untuk setiap survey
untuk memahami berapa tingkat penolakan dan apakah khalayaknya spesifika (misalnya semua
perempuan). Wilayah sasaran survey akan memiliki satu komponen: nelayan di KKLD Lombok Tengah
secara keseluruhan.

9
Table 5. Table Perencanaan Survey

Total jumlah sampel survey 502


Waktu bagi enumerator untuk mengerjakan satu 30 menit (0,5 jam)
survey
Jumlah jam enumerator bekerja per hari 7,5 jam
Jumlah survey yang dapat dikerjakan satu 15 (=7,5/0,5)
enumerator per hari
Jumlah enumerator yang ada
Jumlah survey yang dapat dikerjakan per hari oleh 75 (=15x5)
jumlah total enumerator
Jumlah hari yang diperlukan untuk mengerjakan 7 (502/75)
survei
Jumlah hari tambahan yang diperlukan untuk 3
perjalanan kalau ada
Finalisasi kuisioner Oktober
Rekrutmen enumerator Oktober
Tanggal-tanggal pelatihan enumerator Oktober
Pengujian kuisioner dan revisi Oktober
Pelaksanaan survey KAP Nopember - Desember 2012
Memasukkan data Desember
Analisa Data Desember
Penyusunan Laporan Januari – Pebruari 2013

Tabel 6. Draft sasaran yang berkaitan dengan draft rantai hasil bagi nelayan dan pertanyaan survey yang
terkait.

Langkah dalam ToC Draft Sasaran Pertanyaan survey


K 1) Paling lambat bulan Juni 2014 1) Apakah nelayan
dari X % menjadi y% nelayan mengetahui manfaat zona
desa Mertak,Sereneng dan desa larang tangkap bagi
Sengkol mengetahui manfaat nelayan ?
zona larang tangkap.
2) Paling lambat bulan Juni 2) Apakah nelayan
2014,dari X % menjadi y% mengetahui manfaat
masyarakat mengetahui patroli secra terpadu?
manfaat patrol secara terpadu.
3) Paling lambat bulan Juni 2014 , 3) Apakah mengetahui
dari X % menjadi y% nelayan di perubahan iklim kepada
Desa Mertak,Sereneng dan desa terumbu karang bagi
Sengkol mengetahui lokasi zona kehidupan masyarakat
larang tangkap. pesisir

A 1) Paling lambat bulan Juni 2014, Saya akan membacakan


dari X % menjadi y% nelayan serangkaian pernyataan dan

10
desa Mertak,Sereneng dan Desa meminta anda menyatakan
Sengkol mendukung bahwa apakah anda Mendukung,
zona larang tangkap bermanfaat sangat setuju, tidak
bagi mereka mendukung, sangat tidak
mendukung, atau netral .
1) Zona larang tangkap
bermanfaat bagi masyarakat
nelayan
2) Paling lambat bulan Juni 2014 2) Patroli secara terpadu
dari X % menjadi y% nelayan
desa Mertak,Sereneng dan desa
Sengkol mendukung untuk
melakukan pengawasan secara
terpadu
3) Paling lambat bulan Juni 2014, 3) Lokasi zona larang tangkap.
dari x% menjadi y% nelayan desa
Mertak, Sereneng dan desa
Sengkol mendukung lokasi zona
larang tangkap.
IC 1) Paling lambat bulan Juni 2014, 1) Dalam 6 bulan terakhir
dari X % menjadi y% nelayan di apakah anda telah berbicara
desa Mertak,Sereneng dan Desa dengan nelayan yang lain
Sengkol telah berdiskusi antar mengenai manfaat Zona
satu dengan yang lain tentang larang tangkap.
manfaat Zona larang tangkap.
2) Paling lambat bulan Juni 2014, 2) Dalam 6 bulan terakhir
dari X % menjadi y% nelayan apakah anda telah berbicara
desa Mertak,Sereneng dan desa dengan nelayan yang lain
Sengkol berbicara satu sama mengenai patrol secara
lain tentang manfaat terpadu
pengawasan secara terpadu di
KKLD Lombok Tengah
3) Paling lambat bulan Juni 2014, 3) Dalam 6 bulan terakhir
dari X % menjadi Y% nelayan apakah anda telah berbicara
desa Mertak,Sereneng dan desa dengan nelayan yang lain
Sengkol telah berbicara satu mengenai lokasi zona larang
sama lain mengenai lokasi zona di KKLD Lombok Tengah
larang tangkap di KKLD Lombok
Tengah
Pada bulan Mei 2013 semua tanda
Tanda batas “no take zone”
batas di daerah larang tangkap sudah
terpasang
terpasang.
Pada tahun 2014 persetase nelayan di
BR KKLD Lombok Tengah yakni Desa
Mertak,Sereneng dan desa Sengkol Nelayan terlibat dalam kegiatan
yang ikut terlibat dalam kegiatan patrol dan pengawasan
patrol dan pengawasan secara
bersama-sama di KKLD Lombok

11
Tengah meningkat dari X% pada
tahun 2012 menjadi Y% pada tahun
2014.
1) Paling lambat bulan Juni
2014,dari X % menjadi Y%
Tidak ada lagi kegiatan
nelayan desa Mertak, Sereneng
penangkapan udang lobster di
BC dan desa Sengkol melakukan
daerah larang tangkap di KKLD
aktifitas penangkapan udang Lombok Tengah
lobster diluar zona larang
tangkap

Pertanyaan tahap-tahap perubahan perilaku

Penyusunan strategi kampanye dan pemasaran social haruslah diketahui tahapan-tahapan dinamika
yang terjadi dimasyarakat meliputi :

- Pra-Kontemplasi: Pada tahap awal ini,khalayak sasaran belum ada niat untuk mengubah
perilakunya, kecendrungan perilaku mereka menolak dan menyangkal bahwa tidak memiliki
masalah dengan dirinya.
- Kontemplasi : Mulai memeikirkan bahwa ada masalah dalam dirinya.
- Persiapan : Pada tahap ini khalayak sasaran sedang merencanakan untuk bertindak dan membuat
penyesuaian terakhir sebelum dapat mengubah perilaku mereka.
- Validasi : Pada tahap ini, para anggota khalayak sasaran mulai membahas isu atau perilaku baru
denganorang-orang dari golongan yang sama dan yang penting bagi mereka.
- Tindakan/Pemeliharaan : Perubahan perilaku dimulai pada tahap ini. Khalayak atau individu perlu
melihat bahwa dia memiliki kekuatan dan sumberdaya untuk membuat perubahan itu, dan dia
dapat melakukannya tanpa konsekwensi negative.

Contoh pertanyaan ke Nelayan : Saya akan membacakan daftar 5 pertanyaan mengenai larangan untuk
menangkap udang lobster di zona larang tangkap Kawasan Konservasi Laut Daeah Lombok Tengah. Saya
akan membacakan kelima pertanyaan ini,kemudian tolong Anda katakan mana yang paling mewakili
Anda .

[] Saya belum mempertimbangkan untuk berhenti menangkap udang lobster di zona larang tangkap.

[] Saya tengah mempertimbangkan untuk tidak menangkap udang lobster di zona larang tangkap.

[] Saya bermaksud akan berhenti untuk menangkap udang lobster di zona larang tangkap.

[] Saya telah berbicara dengan seseorang mengenai maksud saya untuk tidak menangkap udang lobster
di zona larang tangkap.

[] Saya telah berhenti menangkap udang lobster di zona larang tangkap.

12
Tabel di bawah ini menunjukkan draft Sasaran dan pertanyaan survey yang terkait untuk Pengunjung
Rekreasional. Setiap draft sasaran dikembangkan dari draft rantai hasil terbaru yang tersedia di sini.

Monitoring TR dan CR
Sasaran dan Protokol untuk TR

Kegiatan penelitian untuk melakukan monitoring terhadap Treat Reduction yang akan dilakukan diKKLD
Lombok Tengan dengan lokasi dusun Bumbang desa Mertak. Sedangkan methode yang digunakan yakni
RUM (Resusces Use Monitoring) yakni pencatatan yang akan dilakukan oleh POKMASWAS yang sudah
dilatih sebelumnya untuk melakukan kegiatan monitoring. Kegiatan tersebut kegiatannya meliputi
pencatatan dilookbok yang sudah disiapkan sebelumnya. Waktu yang dibutuhkan dalam kegiatan
tersebut yakni selam satu (1) hari dalam setiap bulan, sedangkan pelaksanaan monitoring ini selama 12
bulan yang dimulai dari bulan September2012. Kegiatan monitoring tersebut akan dibiayai oleh DKP
Kabupaten Lombok Tengah dan RARE.

Step Draft Objective Metrik Monitoring


In methodologi
ToC
TR Tidak ada lagi aktifitas  Penangkapan udang lobster di  Methode
penangkapan udang lobster di Zona Larang Tangkap menurun monitoring dengan
Zona Larang Tangkap Kawasan hingga menjadi 0% lookbook yang
Konservasi Laut Daerah Lombok akan dikerjakan
Tengah. oleh POKMASWAS
dengan
bekerjasama
dengan DKP

13
kabupaten Lombok
Tengah.

Sasaran dan Protokol CR

Kegiatan penelitian untuk melakukan monitoring terhadap conservation result yang akan dilakukan di
KKLD Lombok Tengan dengan lokasi di dusun Bumbang desa Mertak. Sedangkan methode yang
digunakan yakni LIT (Line Intersep Transec) yakni monitoring tutupan terumbu karang keras.Sedangkan
yang akan melakukan kegiatan tersebut yakni DKP Lombok Tengah bekerjasam dengan UNRAM, LSM
yang bergerak dibidang konservasi serta RARE. Monitoring tutupan terumbu karang ini menurut
rencana akan dilakukan pada bulan September2012 . Kegiatan monitoring tersebut akan dilakukan dua
kali yakni pra-kampanye dan pasca-kampanye kegiatan ini dibiayai oleh DKP Kabupaten Lombok Tengah
dan RARE.

Step Draft Objective Metrik Monitoring methodologi


In
ToC
CR Pada tahun 2014, Tutupan  Nilai CPUE udang lobster di  Methode monitoring dengan
Terumbu Karang di Zona zona larang tangkap di desa menggunakan LIT (Line Intercep
Larang Tangkap Kawasan Mertak, Sereneng, dan desa Trancek)
Konservasi Laut Daerah Sengkol di KKLD Lombok
Lombok Tengah tetap seperti Tengah stabil sesuai dengan
data dasar pada 2012. data Statistik DKP pada tahun
2012.

Kemungkinan Tantangan Penelitian

Dibawah ini saya menyediakan daftar kemungkinan tantangan penelitian dan juga alternative atau
solusinya.

Table 9. Kemungkinan Tantangan Penelitian

Tantangan Alternatif/Solusi
Nelayan tidak bersedia berpartisipasi dalam Mengidentifikasi para pemuka dan pemengaruh
wawancara kunci dengan engan menggunakan koneksi yang
ada dan bekerja dengan mereka agar bisa ‘masuk’
dan membangun kepercayaan
Cuaca memperlambat survei Cobalah menyelesaikan semua survey sebelum
musim hujan mulai
Pengumpulan data jangka panjang merupakan Bekerjasama dengan PPM untuk memastikan
tantangan bahwa mekanisme komunikasi dan berbagi data
tersedia untuk sampai 2-5 tahun sesudah
kampanye

14
Analisisa Data

Analisa data Kualitatif

Analisa data mencakup mengumpulkan kesan dari mendengarkan sesi dan atau rekaman sesi serta
mereviw catatan yang ditulis selama sesi tersebut. Dalam kelompok terarah analisis terhadap data
kelompok terarah menggunakan rekaman, mentranskrip atau bahkan mengkode setiap sesi. Untuk
dapat memaksimalkan waktu yang tersedia maka beberapa hal yang perlu dilakukan yakni pertanyaan-
pertaanyan harus dipahami dalam kontek dimana pertanyaan tersebut diucapkan. Untuk kelompok
terarah segera setelah diadakan kegiatan selesai dilaksanakan maka moderator bersama pencatat
segera melakukan review kembali sambil menyesuaikan dengan daftar pertanyaan.

Kalau review informasi yang tersedia telah lengkap, saya akan melihat lagi setiap pertanyaan kualitatif
yang telah diidentifikasi untuk memahami khalayak sasaran saya. Saya akan mengidentifikasi ketidak
konsistenan dan menandai perbedaan-perbedaan kunci baik dari wawancara mendalam maupun
kelompok terarah. Dalam proses pelaksanaan wawancara mendalam dan kelompok terarah, saya juga
mengharapkan untuk mendapat wawasan mengenai pengetahuan, sikap, dan pemicu komunikasi
interpersonal.Menangkap wawasan-wawasan ataupun gagasan-gagasan dari responden tersebut akan
membantu menyempurnakan dokumen-dokumen antara lain :

 Model Konsep
 Rantai Hasil
 Khalayak sasaran
 Sasaran SMART awal final
 Pertanyaan survey final

Ketika menganalisa data kulaitatif, perlu diingat bahwannya harus disertai dengan mendokumentasikan
jawaban atas setiap pertanyaan. Untuk memudahkan segemtasi terhadap sasaran maka harus dicari
tiga atau empat perbedaan mencolok diantara respon-respon dari individu. Laporan yang tertulis atau
hasil temuan untuk method penelitian kualitatif yang berisi ringkasan komentar-komentar yang
diucaokan oleh responden akan dibuat dalam bentuk tabulasi data. Data tersebut akan dijadikan dasar
untuk pengambilan keputusan tentang bauran pemasaran, ringkasan kreatif dan pemasaran social.

Analisa Data Kuantitatif

Semua analisis kuantitatif akan dilakukan dalam surveyPro dengan data yang disimpan dalam Alat
Pengelolaan Data. Dengan menggunakan Alat tersebut akan sangat memudahkan CM dalam mengolah
data serta dapat mengetahui persentase khalayak target sasaran dari sikap,pengetahuan. Hasil dari
survey KAP tersebut akan buat dalam bentuk tabulasi data baik itu gerafik dan table. Semua hasil
analisa tersebut akan dijadikan sebagai dasar pertimbangan dalam membuat keputusan-keputusan
kampanye dan segmentasi khalayak sasaran.

15
Lampiran A. Jadwal Penelitian dan perencanaan

Langkah Waktu(jum Oleh siapa Status Biaya


lah hari)
Fase universitas Pertama
Model Konsep Awal (Deleverable Rare Planet) Selama CM & Supervisor Selesai
Rantai Hasil Awal (Deleverable Rare Planet) Fase CM & Supervisor Selesai
Sasaran SMART Awal (Deleverable Rare Planet) Unversitas CM & Supervisor Selesai
Teori Perubahan awal (Deleverable Rare Planet) Pertama CM & Supervisor Selesai
Rencana penelitian CM & Supervisor Selesai
 Penelitian Kualitatif
 Penelitian Kuantitatif
 TR dan CR Metrik, Metode dan data Baseline
Tempat survei kuantitatif awal (Deleverable CM & Supervisor Selesai
Rare Planet)
Alat Manajemen Data Awal (Deleverable Rare CM & Supervisor Selesai
Planet)
Fase Perencanaan (Fase Lapangan)
Melaksanakan Penelitian Kualitatif 15 – 20 CM, dengan Tanggal telah
 Wawancara mendalam hari moderator dan ditentukan
 Diskusi Kelompok terarah pencatat dan peserta
 Observasi ditentukan

Analisis Data Kualitatif (Deleverable Rare 15 – 20 CM, dan Suvervisor


Planet) hari dengan dukungan
 Tabulasi data PPM

Menyelesaikan Model Konsep (Deleverable 5 hari CM, dan Suvervisor


Rare Planet) dengan dukungan
 PPM

Menyelesaikan Segmentasi Khalayak sasaran 3 – 5 hari CM, dan Suvervisor


(Deleverable Rare Planet) dengan dukungan
 PPM

Menyelesaikan Rantai Hasil (Deleverable Rare 3 – 5 hari CM, dan Suvervisor


Planet) dengan
persetujuan akhir
dan dukungan PPM
Menyelesaikan Sasaran SMART Awal 3 – 5 hari CM, dan Suvervisor
(Deleverable Rare Planet) dengan dukungan
PPM

Memperbaharui Survei Kuantitatif 5 – 15 hari CM, dan Suvervisor


dengan dukungan
PPM
Memberikan pelatihan Kepada Enumerator dan 10 - 20 hari CM dan Suvervisor Tanggal telah

16
Melakukan Pre-Testing Survei dengan Dukungan ditentukan
PPM agenda
diselesaikan
dan
enumerator
ditentukan
Menyelesaikan Survei berdasarkan Pra-Tes 2 – 3 hari CM, dengan
(Deleverable Rare Planet) Persetujuan Akhir
 dari PPM

Melaksanakan Penelitian Kuantitatif 20 hari CM, Enumerator


((Deleverable Rare Planet)

Memasukkan dan membersihkan Data Survei 10 – 20 CM, Relawan


(Deleverable Rare Planet) hari

Fase Universitas Kedua


Rencana Operasional penyingkaran halangan CM, Supervisor,
BROP (Deleverable Rare Planet) Pemangku
kepentingan Mitra

Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Final CM


(Deleverable Rare Planet)
Status Khalayak Sasaran di Kontinum CM
Perubahan Perilaku (Deleverable Rare Planet)
Menyelesaikan sasaran SMART dengan data CM
Baseline (Deleverable Rare Planet)
Memperbaharui alat manajemen data CM
(Deleverable Rare Planet)
Menyeleseaikan Teori Perubahan (Deleverable CM, dengan
Rare Planet) persetujuan Akhir
dari PPM
Strategi Khalayak sasaran Lebih dari Satu CM
(Deleverable Rare Planet)
Rencana Mobilisasi Masyarakat (Deleverable CM
Rare Planet)
Bauran Pemasaran (Deleverable Rare Planet) CM
Ringkasa Kreatif (Deleverable Rare Planet) CM
Rencana Kerja (Deleverable Rare Planet) CM, dengan
persetujuan Akhir
dari Suvervisor dan
PPM

17
Lampiran B. Pedoman Wawancara Mendalam

Pembukaan:

Nama saya ………… dan saya berterimakasih karena Anda telah bersedia berbicara dengan saya selam
satu jam hari ini. Seperti yang telah saya katakan, sebagai tanda terimakasih karena Anda telah
bersedia memberikan waktu Anda pagi ini. Saya akan mengajukan serangkaian pertanyaan kepada
Anda tentang pengalaman menangkap udang lobster di KKLD Lombok Tengah. Tidak ada jawaban
benar atau salah – hanya apa yang Anda pikirkan dan lakukan. Sekali lagi, terimakasih – mari kita mulai.

Pertanyaan penelitian untuk dijawab.

Pertanyaan Kualitatif Pedoman Pertanyaan


Mengapa melakukan Tulis semua faktor ini untuk  Supaya jelas benarkah anda dan
penangkapan udang lobster di “no menghemat waktu anda keluarga anda telah menjadi nelayan
take zone” masih dilakukan ? disini selama beberapa tahun dan tidak
pernah khawatir dengan berkurangnya
jumlah udang lobster di KKLD Lombok
Tengah ?
 Mengapa dan berapa sering anda
melakukan penangkapan udang lobster
di KKLD Lombok Tengah?
 Bagaimana Pekerjaan sehari-hari anda
sebagai nelayan seperti apa setiap
harinya?
Apakah ada dari desa lain yang Sebutkan siapa saja meraka  Tolong jelaskan apakah Anda sering
melakukan penangkapan udang melihat nelayan dari luar melakukan
lobster di daerah larang tangkap? penangkapan udang lobster di KKLD
Lombok Tengah.
 Dimana saja lokasi mereka melakukan
penangkapan benih-benih udang lobster
?
 Selain lokasi di KKLD Lombok Tengah,
Apakah ada lokasi lain sebagai tempat
menangkap udang lobster ?
Apakah ada orang lain yang Katakan dengan jelas siapa  Bagaimana anda memutuskan untuk
mempengaruhi/mengajak Anda mereka dan kira-kira ada berapa melakukan penangkapanh udang lobster
melakukan penangkapan udang orang dalam satu kelompok dan lokasi target penangkapan Anda ?
lobster di daerah larang tangkap ?  Apakah Anda berbicara dengan orang
lain sebelum melakukan penangkapan?
 Apakah tujuan Anda menangkap udang
lobster ?
 Tolong ceritakan mengenai pengumpul
yang membeli hasil tangkapan Anda,
Apakah dia sendiri yang menentukan
harga ?

18
Apa yang menghalangi Anda Sebutkan semuanya dan segala  Sebagian orang telah mengusulkan
sehingga Anda tidak melakukan macamnya Fisik, ekonomi, untuk berhenti melakukan penangkapan
penangkapan udang lobster di kepercayaan pada kemampuan didaerah larang ambil,Apakah Anda
daerah larangambil ? sendiri, sosial, psikologis juga akan berhenti ?
 Apa yang menjadi alasan Anda sehingga
belum berhenti untuk menangkap udang
lobster di daerah larang ambil?
 Apa ada alasan utama anda untuk tidak
melakukan penangkapanudang lobster
di KKLD Lombok Tengah.
Apakah ada lokasi yang lain untuk  Selain di KKLD Lombok Tengah apakah
melakukan penangkapan udang ada lokasi lain untuk menangkap udang
lobster selain daerah larang ambil lobster ?
Apa yang menjadi manfaa t ketika Kumpulan informasi selengkap  Apakah Anda senang kalau ada satu
Anda tidak melakukan mungkin ini akan membantu anda wilayah di dekat rumah anda yang
penangkapan udang lobster di dalam mpembuatan pesan terdapat banyak udang lobster ?
daerah larang ambil ? nantinya  Apa yang anda rasakan sebagai
manfaat kalau anda tidak melakukan
penangkapan udang lobster didaerah
larang ambil ?
 Aapakah anda dapat bercerita tentang
Apakah hasil tangkapan Anda kunjungan Staf Bidang pengawasan DKP
berbeda, jika menangkap udang Lombok Tengah di Dusun anda?
lobster di daerah larang ambil  Benarkah anda berkata bahwa Anda
disbanding dengan lokasi lain ? akan berhenti menangkap udang lobster
didaerah larang tangkap ?
Sumber mana yang mereka cari Sebutkan medianya orang-  Kalau mendengar kabar burung tentang
kalau berkaitan dengan perilaku orangnnya siapa, vendor atau cara memperoleh udang lobster dalam
ini? lembar berita? waktu yang lebih singkat kemana anda
akan pergi untuk mencari informasi
lebih banyak?
 Siapa atau apakah Sumber informasi
yang anda sering gunakan dalam
menerima informasi yang penting
menurut anda?
 Kalau mendengar kabar burung tentang
cara memperoleh udang lobster dalam
waktu yang lebih singkat kemana anda
akan pergi untuk mencari informasi
lebih banyak?
Siapa yang mereka percaya Coba sfesifik mungkin  Siapa atau apakah sumber informasi
sebagai sumber? yang paling anda percaya untuk
menerima informasi yang di anggap
penting?
 Kalau mendengar bahwa nelayan di
Desa tetangga tidak menggunakan
kompresor sebagai alat tangkap dan
setelah berapa lama hal itu menjadi
biasa, bagaimana efek peristiwa itu
terhadap kesediaan Anda untuk tidak
menggunakan bom sebagai alat
tangkap?

19
 Kalau anda mendenga rcerita seperti itu
dari di Dinas kelautan dan Perikanan
Kabupaten Lombok Tengah
 Kalau dari kelompok atau lingkungan
setempat?

Penutup

Terima kasih atas waktu dan kesedian anda untuk berbicara dengan kami. Kami akan mencoba
memikirkan bagaimana mengatasi penangkapan udang lobster di KKLD Lombok Tengah dan kami akan
memerlukan bantuan anda suatu hari nanti. Kami memahami apa yang ttelah anda semua kepada kami
dan hal itu akan membuat lebih muda bagi kami untuk membuatnya lebih muda bagi anda. Sekarang
marilah kita pergi makan yang telah disediak oleh Ibu Kepala Desa.

Lampiran C. Diskusi Kelompok Terarah


Pembukaan
Terimakasih semua atas kedatangannya. Seperti yang telah kami beritahukan sebelumnya, kami ingin
mengajukan beberapa pertanyaan kepada Anda dalam satu setengah jam kedepan dan kami harap
Anda sekalian berkenan tinggal disini dan men
Jawab beberapa pertanyaan – dan kalau sudah selesai kita semua akan pergi makan kerumahnya kepala
desa karena Ibu Kepala Desa sudah mempersiapkannya. Nama saya …………… dan ini rekan saya ……………
Yang akan membantu saya untuk membuat catatan. Kami tidak mencari jawaban “yang benar” hanya
pekerjaan Anda sebagai nelayan dan apa pendapat Anda mengenai pertanyaan-pertanyaan yang kami
ajukan. Itu saja yang kami butuhkan.

Pertanyaan penelitian untuk dijawab.

Pertanyaan Kualitatif Pedoman Pertanyaan


Mengapa melakukan Tulis semua faktor ini untuk  Bagaimana Pekerjaan sehari-hari anda
penangkapan udang lobster di menghemat waktu anda sebagai nelayan seperti apa setiap
daerah larang tangkap masih harinya?
dilakukan ?  Supaya jelas, benarkah Anda dan
keluarga Anda telah menjadi nelayan
selama beberapa tahun dengan kondisi
KKLD Lombok Tengah ?
Apakah ada dari desa lain yang Sebutkan siapa saja meraka  Tolong jelaskan apakah Anda sering
melakukan penangkapan udang melihat nelayan dari luar melakukan
lobster di daerah larang tangkap? penangkapan udang lobster di KKLD
Lombok Tengah.
 Dimana saja lokasi mereka melakukan
penangkapan benih-benih udang lobster
?

20
 Selain lokasi di KKLD Lombok Tengah,
Apakah ada lokasi lain sebagai tempat
menangkap udang lobster ?
Apakah ada orang lain yang Katakan dengan jelas siapa  Bagaimana anda memutuskan untuk
mempengaruhi/mengajak Anda mereka dan kira-kira ada berapa melakukan penangkapanh udang lobster
melakukan penangkapan udang orang dalam satu kelompok dan lokasi target penangkapan Anda ?
lobster di daerah larang tangkap ?  Apakah Anda berbicara dengan orang
lain sebelum melakukan penangkapan?
 Apakah tujuan Anda menangkap udang
lobster ?
 Tolong ceritakan mengenai pengumpul
yang membeli hasil tangkapan Anda,
Apakah dia sendiri yang menentukan
harga ?
Apa yang menghalangi Anda Sebutkan semuanya dan segala  Sebagian orang telah mengusulkan
sehingga Anda tidak melakukan macamnya Fisik, ekonomi, untuk berhenti melakukan penangkapan
penangkapan udang lobster di kepercayaan pada kemampuan didaerah larang ambil,Apakah Anda
daerah larangambil ? sendiri, sosial, psikologis juga akan berhenti ?
 Apa yang menjadi alasan Anda sehingga
belum berhenti untuk menangkap udang
lobster di daerah larang ambil?
 Apa ada alasan utama anda untuk tidak
melakukan penangkapanudang lobster
di KKLD Lombok Tengah.
Apakah ada lokasi yang lain untuk  Selain di KKLD Lombok Tengah apakah
melakukan penangkapan udang ada lokasi lain untuk menangkap udang
lobster selain daerah larang ambil lobster ?
Apa yang menjadi manfaa t ketika Kumpulan informasi selengkap  Apakah Anda senang kalau ada satu
Anda tidak melakukan mungkin ini akan membantu anda wilayah di dekat rumah anda yang
penangkapan udang lobster di dalam mpembuatan pesan terdapat banyak udang lobster ?
daerah larang ambil ? nantinya  Apa yang anda rasakan sebagai
manfaat kalau anda tidak melakukan
penangkapan udang lobster didaerah
larang ambil ?
 Aapakah anda dapat bercerita tentang
Apakah hasil tangkapan Anda kunjungan Staf Bidang pengawasan DKP
berbeda, jika menangkap udang Lombok Tengah di Dusun anda?
lobster di daerah larang ambil  Benarkah anda berkata bahwa Anda
disbanding dengan lokasi lain ? akan berhenti menangkap udang lobster
didaerah larang tangkap ?
Sumber mana yang mereka cari Sebutkan medianya orang-  Kalau mendengar kabar burung tentang
kalau berkaitan dengan perilaku orangnnya siapa, vendor atau cara memperoleh udang lobster dalam
ini? lembar berita? waktu yang lebih singkat kemana anda
akan pergi untuk mencari informasi
lebih banyak?
 Siapa atau apakah Sumber informasi
yang anda sering gunakan dalam
menerima informasi yang penting
menurut anda?
 Kalau mendengar kabar burung tentang
cara memperoleh udang lobster dalam
waktu yang lebih singkat kemana anda

21
akan pergi untuk mencari informasi
lebih banyak?
Siapa yang mereka percaya Coba sfesifik mungkin  Siapa atau apakah sumber informasi
sebagai sumber? yang paling anda percaya untuk
menerima informasi yang di anggap
penting?
 Kalau mendengar bahwa nelayan di
Desa tetangga tidak menggunakan
kompresor sebagai alat tangkap dan
setelah berapa lama hal itu menjadi
biasa, bagaimana efek peristiwa itu
terhadap kesediaan Anda untuk tidak
menggunakan bom sebagai alat
tangkap?
 Kalau anda mendenga rcerita seperti itu
dari di Dinas kelautan dan Perikanan
Kabupaten Lombok Tengah
 Kalau dari kelompok atau lingkungan
setempat?

22
Lampiran D. Agenda Pelatihan Enumerator

Waktu : Bulan Oktober – Nopember 2012


Jumlah Peserta : 7 orang enumerator

Tujuan Pelatihan:
Pada Akhir pelatihan Enumerator akan mampu :
 Menguraikan tujuan survei kuisioner ini
 Menjelaskan Peran Enumerator
 Memperlihatkan keterampilan-keterampilan kunci dalam melaksankan survei kuisioner ini
 Melakukan Pre-test survei kuisioner
 Menyebabkan peran dan kuota dalam memilih responden
 Menunjukan wilayah dimana masing-masing enumerator akan melaksanakan survei

Agenda:
Pendahuluan: Maksud dan tujuan survei kuisioner (15 menit)

Peran enumerator: Diskusi tanya dan jawab (30 menit)


Review Survei Kuisioner (1 jam)
Catatan Manajer Kampanye: Bagikan lembar survei kuisioner baca dalam kelompok perlihatkan
bagaimana cara mengajukan masing-masing pertanyaan dan bagaimna pertanyaan penyaring (untuk
khlayak sasaran tertentu); Berikan instruksitentang bagaimana mencatat berbagai jawaban yang
berbeda.

Bermai Peran: Mewawancarai seorang Enumerator (30 menit)


Catatan manajer Kampanye: Lakukan wawancara kuisioner dengan enumerator relawan ; perlihatkan
kesalahan umum yang dilakukan pewawancara (seperti nampak setuju atau tidak setuju dengan
responden,mengisi jawaban sebelum responden selesai berbicara, terlibat dalam debat dengan
responden, memberi tahu responden jawaban yang benar dst.) Perlihatkan situasi umum dengan
responden (seperti meminta penjelasan suatu pertanyaan memberikan jawan yang tidak ada dalam
daftar dst); review pedoman dan peraturan untuk pewawancara.

Memilih Responden: bagaimana untuk memilih untuk Diwawancarai (1 jam)


Catatan manajer Kampanye: jelaskan proses dan protokol sampling; Review bagaimana memilih setiap
rumah ke-N bagaimana memilihseorang responden dalam rumah tersebut; jelaskan bagaimana cara
mendekati orang untuk diwawancarai di lokasi-lokasi yang lain.

23
Berlatih dengan Saling Mewawancarai (1 jam)
Catatan manajer Kampanye: Meminta enumerator bekerja berpasangan; meminta mereka berlatih
saling memawancarai; diskusi observasi, hal-hal yang perlu diperhatikan dan kebutuhan akan lebih
banyak dukungan

Melaksanakan Survei kuisioner (2 jam)


Catatan manajer Kampanye: Meminta enumerator untuk keluar dan mengikuti prosedur sampling serta
melakukan setidaknya satu wawancara (lebih baik 2-3);

Diskusi Penutup (1 jam)


Catatan manajer Kampanye: Melakukan refleksi mengenai kegiatan; Bagaimana wawancara tadi?
Apakah ada masalah? Apakah ada pertanyaan yang menimbulkan masalah dan perlu diubah? jelaskan
bagaimana mengurus survei yang telah selesai dikerjakan untuk menjaga kerahasiaan.

Peninjauan Logistik (1 jam)


Catatan manajer Kampanye: Menugaskan sektor dan jumlah survei; Tinjauan Logistik, termasuk
transportasi, penginapan, uang makan, tanggal-tanggal, produktifitas yang diharapkan (jumlah survei
per hari) bagaimana mencari bantuan, peraturan yang harus diikuti, dst; Tekankan perlunya untuk
berlatih; berterimah kasih kepada mereka karena telah bersedia menjadi relawan.

24