Anda di halaman 1dari 8

Sebutkan elemen-elemen untuk menyusun laoran audit.

Jelaskan masing-masing elemen


tersebut secara singkat?

Isi dari Laporan Auditor

 Judul
Laporan auditor harus memiliki judul yang tepat yang mana, dengan tujuan akan membantu
pembaca untuk mengidentifikasi dan memberdakan dengan mudah dari laporan-laporan
lainnya, seperti misalnya laporan yang berasl dari manajemen.
 Penerima
Bagian ini berisi nama pribadi/ entitas dimana laporan audit ditujukan ke pihak tersebut.
 Paragraf pembuka yang mengidentifikasi laporan keuangan yang diaudit.
Berisi identifikasi entitas yang laporan keuangan telah diaudit. Selain itu, paragraf
mencantumkan nama entitas, serta tanggal dan periode yang dicakup oleh laporan
keuangan.
 Deskripsi terkait tanggungjawab menajemen untuk menyiapkan laporan keuangan.
Bagian ini menjelaskan bahwa manajemen bertanggungjawab terhadap penyajian laporan
keuangan sesuai kerangka pelaoran keuangan yang berlaku, dan terhadap pengendalian
internal yang memungkinkan adanya penyajian laporan yang bebas dari salah saji material
baik karena kecurangan maupun kesalahan.
 Deskripsi terkait tenggungjawab auditor untuk menyatakan opini atas laporan keuangan dan
ruang lingkup audit yang dilakukan termasuk:
a. Referensi dari internasional standards on Auditing beserta undang-undang atau
regulasinya.
b. Deskripsi terkait audit berdasarkan standar Internasional Standards on Auditing
 Paragraf opini
Bagian ini memuat pernyataan opini atas laopran keuangan dan referensi dari kerangka
pelaporan keuangan yang berlaku yang diunakan untuk menyaipkan laporan keuangan
(termasuk pengidentifikasi yurisdiksi asal dari kerangka laporan keuangan yang bukan
merupakan Standar Pelaoran Keuangan Internasional (Internasional Financial Reporting
Standards) atau Standar Akuntansi Sektor Publik Internasional (Internasional Public Sector
Accounting Standards).
 Tandatangan Auditor.
Laporan keuangan harus ditandatangani.
 Tanggal laporan auditor.
Bagian ini berisi tanggal laporan tidak lebih awal dari tanggal saat auditor memperoleh
kecukupan bukti audit yang memadai yang menjadi dasar bagi opini auditor atas laporan
keuangan
 Alamat auditor.
Bagian ini berisi lokasi tertentu yang merupakan kota tempat kantor akuntan publik berada,
yang mana auditornya memberikan jasa kepada klien yang diaudit.
Ada empat opini berbeda yang dapat dikeluarkan auditor. Jelaskan masing-masing opini
dan persyaratan untuk menyatakan opini tersebut secara singkat dan berikan contoh
opini untuk masing-masingnya?

 Pendapat wajar tanpa pengecualian (Unqualified Opinion)


Pendapat wajar tanpa pengecualian menyatakan bahwa laporan keuangan menyajikan
secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas
entitas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Ini adalah
pendapat yang dinyatakan dalam laporan auditor bentuk baku. Kriteria pendapat wajar
tanpa pengecualian antara lain.
a. Laporan keuangan lengkap
b. Tiga standar umum telah dipenuhi
c. Bukti yang cukup telah diakumulasi untuk menyimpulkan bahwa tiga standar
lapangan telah dipatuhi
d. Laporan keuangan telah disajikan sesuai dengan GAAP (Generally Accepted
Accounting Principles)
e. Tidak ada keadaan yang memungkinkan auditor untuk menambahkan paragraf
penjelas atau modifikasi laporan

 Opini Wajar Tanpa Pengecualian dengan Paragraf Penjelasan (Modified Unqualified Opinion)
Keadaan tertentu mungkin mengharuskan auditor menambahkan suatu paragraf penjelasan
(atau bahasa penjelasan yang lain) dalam laporan auditnya. Auditor menyampaikan
pendapat ini jika:
a. Kurang konsistennya suatu entitas dalam menerapkan GAAP
b. Keraguan besar akan konsep going concern
c. Auditor ingin menekankan suatu hal
 Pendapat wajar dengan pengecualian (qualified opinion)
Pendapat wajar dengan pengecualian, menyatakan bahwa laporan keuangan menyajikan
secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas
entitas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, kecuali
untuk dampak hal-hal yang berhubungan dengan yang dikecualikan.

 Pendapat tidak wajar (Adverse Opinion)


Pendapat tidak wajar menyatakan bahwa laporan keuangan tidak menyajikan secara wajar
posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas entitas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi
yang berlaku umum di Indonesia.

 Pernyataan tidak memberikan pendapat (Disclaimer of Opinion)


Pernyataan tidak memberikan pendapat menyatakan bahwa auditor tidak menyatakan
pendapat atas laporan keuangan. Opini ini dikeluarkan ketika auditor tidak puas akan
seluruh laporan keuangan yang disajikan.

Definisikan maksud dari penekanan terhadap paragraf permasalahan dan “paragraf


permasalahan lainnya”. Jelaskan situasi-situasi yang mana auditor akan memberikan
penekanan terhadap paragraf permasalahan?

Penekanan terhadap paragraf permasalahan berisi paragraf yang menjelaskan mengenai


permasalahan dalam laporan keuangan yang menjadi dasar pemahaman pengguna atas laporan
keuangan yang dinilai auditor. Sedangkan penekanan terhadap paragraf permasalahan lainnya berisi
paragraf yang menjelaskan mengenai permasalahan dalam laporan keuangan yang menjadi dasar
pemahaman pengguna atas audit, tanggungjawab auditor, atau laporan yang dibuat auditor.
Situasi-situasi yang mana auditor akan memberikan penekanan terhadap paragraf permasalahan
adalah sbb :

-Terdapat ketidakpastian (uncertaninty) penting yang dapat memengaruhi laporan keuangan yang
mana penyelesaiannya tergantung pada peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa depan

Menyoroti permasalahan yang bersifat material mengenai permasalahan bekerlanjutan usaha.

Terdapat sejumlah permasalahan lainnya