Anda di halaman 1dari 12

KAJIAN PUSTAKA

2.5 Pakan Komersil


Pakan ikan merupakan salah satu faktor terpenting dalam suatu usaha
budidaya perikanan. Ketersediaan pakan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan
dan kelangsungan hidup ikan yang dibudidayakan. Dalam proses budidaya ikan
khususnya pada kegiatan pembesaran, faktor terpenting adalah ketersediaan pakan
dalam jumlah yang cukup. Pakan memberikan kontribusi terbesar yaitu mencapai
60-70% dari total biaya produksi dan pakan tersebut harus mengandung seluruh
nutrien yang diperlukan seperti karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin
serta asam amino esensial dalam jumlah cukup dan seimbang. Pakan buatan adalah
makanan ikan yang dibuat dari campuran bahan-bahan alami dan atau bahan olahan
yang selanjutnya dilakukan proses pengolahan serta dibuat dalam bentuk tertentu
sehingga tercipta daya tarik (merangsang) ikan untuk memakannya dengan mudah
dan lahap. Pakan buatan ini mempunyai beberapa kelebihan seperti: kandungan gizi
dan dapat diatur sesuai kebutuhan ikan, dan biasanya disediakan dalam jumlah yang
cukup besar, kesenambungan dan kesediaannya tidak dipengaruhi alam atau
lingkungan (Adelina, et al., 2005). Agar pakan yang diberikan pada ikan budidaya
dapat memenuhi semua nutrient. (protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral)
yang dibutuhkan ikan, maka harus dibuat formulasi atau komposisi pakan yang
tepat. Pakan yang berkualitas baik sangat menentukan kelangsungan hidup dan
pertumbuhan ikan. Oleh karena itu pengadaan pakan perlu ditangani secara
sungguh- sungguh. Kebutuhan pakan ikan Kerapu beberapa nutrien telah diketahui,
seperti kebutuhan protein 54,2%, dan lemak berkisar 9-12% (Giri, et al., 1999),
serta asam lemak esensial (n-3 HUFA) 1,4% (Suwirya, et al., 2001).
2.6 Pakan Bentuk Cake
Pakan buatan cake dengan bahan utama telur merupakan salah satu pakan
yang bisa diterapkan pada larva ikan. Pakan cake dapat diolah secara mandiri.
Sehingga tidak tergantung pada biaya yang besar. Pakan bentuk cake pada
umumnya tidak habis digunakan dalam sekali pemberian pakan, sehingga pakan
bentuk cake dapat digunakan beberapa kali. Sisa pakan yang belum digunakan
dapat disimpan dalam kulkas agar mencegah ketengikan pada pakan. Pembuatan
pakan bentuk cake hampir sama dengan pembuatan kue-kue basah yang umum
dikonsumsi oleh manusia. Proses pembuatan pakan berbentuk cake dilakukan
melalui beberapa tahap yang relatif mudah seperti pencampuran bahan,
pengukusan, dan penyimpanan. Bahan-bahan yang digunakan juga mudah
didapatkan di pasaran sehingga pakan ini mudah untuk dibuat. Pakan bentuk cake
ini juga dapat dicampurkan dengan antibiotik atau vitamin sesuai kebutuhan guna
meningkatkan kandungan nutrisi pada pakan

Kelebihan dan Kekurangan Pakan Berbentuk Cake


Pakan berbentuk cake memiliki kelebihan antara lain :
 Pembuatan yang relatif mudah
 Dapat digunakan pada ikan yang masih dalam stadia larva
 Kandungan nutrisi yang lengkap
 Dapat disimpan dalam lemari es untuk digunakan kembali
Sedangkan kekurangan dari pakan berbentuk cake antara lain :
 Mudah mengalami ketengikan
 Mudah larut
BAHAN DAN METODE

E. Pakan Komersil
3.10 Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah sebagai berikut.
3.2.1 Alat Praktikum
Berikut merupakan alat-alat yang digunakan saat praktikum pembuatan
pakan bentuk roti kukus:
Tabel 1. Alat-Alat Praktikum
No. Alat Fungsi
1 Gelas plastik sebagai wadah pelet ikan
2 Toples kaca sebagai wadah jenis pakan ikan
3 Kamera Untuk dokumentasi kegiatan

3.2.2 Bahan Praktikum


Bahan yang digunakan dalam praktikum identifkasi jenis pakan
komersil adalah sebagai berikut:
Tabel 2. Bahan-Bahan Praktikum
No. Bahan Fungsi
1 Pengli 0 uji identifikasi bahan baku pakan
2 Pengli 1 uji identifikasi bahan baku pakan
3 Top mix uji identifikasi bahan baku pakan
4 Bintang 888 uji identifikasi bahan baku pakan
5 Tetra goldfish uji identifikasi bahan baku pakan
6 TL 888 uji identifikasi bahan baku pakan
7 Super mutiara uji identifikasi bahan baku pakan
8 PF-1000 uji identifikasi bahan baku pakan
9 PF-999 uji identifikasi bahan baku pakan
10 PF-500 uji identifikasi bahan baku pakan
11 PF-800 uji identifikasi bahan baku pakan
12 PK 5 uji identifikasi bahan baku pakan
13 Takari uji identifikasi bahan baku pakan
14 PK 2 uji identifikasi bahan baku pakan
15 781 Induk uji identifikasi bahan baku pakan
3.11 Metode, Prosedur, Tahapan Praktikum
Metode yang digunakan dalam praktikum ini diantaranya adalah metode
mengamati dan analisa.

Pakn diidentifikasi kegunaan serta kandungannya

Pakan diidentifikasi peruntukannya ( jenis ikan, cara makan, dll)

Hasil Pengamatan dicatat

3.12 Parameter yang Diamati


Berikut parameter yang diamati untuk dapat mengidentifikasi peruntukkan
pakannya::
 Jenis Ikan
 Bentuk Pakan
 Stadia Ikan
F. Pakan Bentuk ake
3.13 Alat dan Bahan
Praktikum pembuatan pakan bentuk cake menggunakan alat dan bahan
sebagai penunjang berlangsungnya kegiatan praktikum. Alat dan bahan yang
digunakan dalam praktikum ini adalah sebagai berikut.
3.2.1 Alat Praktikum
Berikut merupakan alat-alat yang digunakan saat praktikum pembuatan
pakan bentuk cake:
Tabel 3. Alat-Alat Praktikum
No. Alat Fungsi
1. Panci Sebagai wadah untuk memanaskan larutan
emulsi
2. Kompor Sebagai pemanas larutan emulsi
3. Gelas Ukur Untuk mengukur banyaknya air yang
dibutuhkan
4. Baskom Sebagai wadah untuk menyatukan bahan-
bahan
5. Spatula Untuk mengaduk larutan emulsi yang
dipanaskan
6. Sendok Untuk mengambil bahan-bahan yang
digunakan
7. Timbangan Untuk menimbang bahan-bahan yang
digunakan
8. Dandang/Pengukus Untuk mengukus adonan

3.2.3 Bahan Praktikum


Berikut merupakan bahan-bahan yang digunakan saat praktikum
pembuatan pakan bentuk cake:
Tabel 4. Bahan-Bahan Praktikum
No. Bahan Fungsi
1. Telur Ayam Sebagai binder
2. Tepung Terigu Sebagai sumber karbohidrat
3. Tepung Susu Sebagai sumber kalsium
4. Air Sebagai pelarut

3.14Metode, Prosedur, Tahapan Praktikum


Metode yang digunakan dalam praktikum ini diantaranya adalah metode
membuat dan mengamati. Praktikum ini dilakukan dengan mengolah semua bahan
lalu dibuat menjadi bentuk emulsi kemudian diamati penampakannya. Prosedur
serta tahapan yang perlu dilakukan dalam pembuatan pakan bentuk emulsi
diantaranya sebagai berikut:

Kuning Telur diambil, dimasukkan ke dalam baskom, lalu dikocok hingga


mengembang

Sambil diaduk bahan yang lainnya dimasukkan kedalam baskom, sembari


diaduk, air dituangkan secara perlahan

Setelah semua bahan homogen, adonan dimasukkan kedalam wadah lalu


dimasukkan kelam pengukus

Jika sudah matang pakan cake bisa disimpan di lemari es untuk memperpanjang
masa simpan

3.15 Parameter yang Diamati


Berdasarkan hasil pembuatan pakan bentuk emulsi terdapat beberapa
parameter yang diamati diantaranya adalah sebagai berikut:
 Warna bahan pakan
 Bentuk bahan pakan
 Aroma bahan pakan
 Tekstur bahan pakan

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pakan Bentuk Roti Kukus


Hasil
Berikut merupakan jenis pakan komersial yang digunakan saat praktikum
dengan dilakukan analisis bentuk pakan, peruntukan seperti sifat ikan, stadia ikan
dan contoh ikan yang cocok mengunakan pakan komersial tersebut berikut
hasilnya:
Tabel 5. Jenis Pakan Komersil
No Jenis pakan / nama Bentuk pakan Peruntukkan
produk Sifat ikan Stadia ikan Contoh ikan
1 Pengli 0 Serbuk halus karnivora Larva Crustacea kecil
dan larva
2 Pengli 1 Butiran kecil Karnivora Benih Crustacea
3 Top mix Serbuk halus Omnivore Larva Crustacea
(udang windu)
4 Bintang 888 Selinder kecil Omnivore Ikan muda Ikan mas
5 Tetra goldfish Flake Omnivore Dewasa Ikan hias
6 TL 888 Silinder besar Omnivore Dewasa Ikan hias
7 Super mutiara Granula Omnivore Dewasa Semua jenis
ikan
8 PF-1000 Silinder besar Omnivore Benih Ikan hias
9 PF-999 Butiran Omnivore Benih Koi
10 PF-500 Butiran Omnivore Benih Ikan mas, lele
11 PF-800 Butiran Karnivora Benih Lele
12 PK 5 Granula Omnivore Dewasa uk> Koi
15 cm
13 Takari Granula Omnivore Dewasa uk > Koi
10 cm
14 PK 2 Granula Omnivore Benih 5- 15 cm Koi
15 781 Induk granula Omnivore Benih Lele

Pembahasan
Berdasarkan data Tabel 5, diketahui bahwa setiap jenis ikan dan massa
stadianya memiliki pakan yang berbeda-beda karena adanya perbedaan mulai dari
cara makan, bukaan mulut, kebiasaan mkan, serta kandungan nutrisi yang
dibutuhkannya. Jika terjadi kesalahan pada pemberian pakan dan tidak sesuai
dengan jenis ikan serta bukaan mulutnya maka paka tersebut tidak akan dimakan
oleh ikan tersebut.

Pakan Bentuk Cake


Hasil
Hasil pengamatan karakteristik pakan bentuk Cake dapat dilihat pada tabel
berikut:
Tabel 6. Karakteristik Pakan Bentuk Cake-+
No. Karakteristik Hasil Pengamatan
1 Warna Pakan berwarna kuning
2. Bentuk Pakan berbentuk layaknya cake pada umumnya
3. Aroma Pakan memiliki aroma yang wangi seperti cake
pada umumnya
4 Tekstur Pakan memiliki tekstur yang lembut dan kompak

Pembahasan

Berdasarkan data karakteristik pakan bentuk cake pada Tabel 6 dapat


diketahui bahwa pakan bentuk cake menghasilkan pakan dengan tekstur yang ,
tekstur yang lembut dan warna kekuningan. Pakan beraroma khas kue karena
bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan-bahan dasar yang digunakan untuk
membuat kue yang umum dikonsumsi oleh manusia. Warna kuning berasal dari
adonan kuning telur dan tekstur yang lembut disebabkan oleh pengukusan. Pakan
bentuk cake pada umumnya digunakan untuk ikan yang masih berada dalam tahap
larva.
Bahan- bahan yang digunakan pada pakan cake cukup untuk memenuhi
kebutuhan ikan. Dengan sifat pakan cake yang mudah larut air maka akan membuat
air menjadi keruh.

DAFTAR PUSTAKA

Adelina, Boer, I., & Suharman, I. 2005. Pakan ikan Budidaya dan Analisis
Formulasi. Pekanbaru: UNRI Press. Halaman 102.
Afandi, S. 2001. Mempelajari Pembuatan Tepung Kedelai (Glycine max Merr)
Amerika Serikat dan Analisa Mutu Tepung yang Dihasilkan. Skripsi.
Fakultas Teknologi Pertanian. IPB. Bogor. 60 halaman
Giri, N. A., K, Suwirya dan M, Marzuqi. 1999. Kebutuhan Protein, Lemak dan
Vitamin C Yuwana Kerapu Bebek, (Cromileptes altivelis). Jurnal Penelitian
Perikanan Indonesia 5: 38-44.
Suwirya, K.,Marzuki, M. & Giri, N.A.2008. Informasi Nutrisi Ikan Untuk
Menunjang Pengembangan Budidaya Laut Gondol. 8.

LAMPIRAN

Pakan Bentuk Cake

Lampiran 1. Alat dan Bahan


Gelas Ukur Baskom

Spatula Sendok

Timbangan Kompor

Cetakan
Tepung Terigu Tepung Susu

Telur ayam

Lampiran 2. Kegiatan Praktikum

Pengadukan kuning telur Hasil adonan


Lampiran 3. Diagram Alir

Kuning Telur diambil, dimasukkan ke dalam baskom, lalu dikocok hingga


mengembang

Sambil diaduk bahan yang lainnya dimasukkan kedalam baskom, sembari


diaduk, air dituangkan secara perlahan

Setelah semua bahan homogen, adonan dimasukkan kedalam wadah lalu


dimasukkan kelam pengukus

Jika sudah matang pakan cake bisa disimpan di lemari es untuk


memperpanjang masa simpan