Anda di halaman 1dari 3

NAMA : NANANG DWI ISNANTO

NIM : 041190876

TUGAS I

1. Jelaskan unsur dan kedudukan prinsip akuntansi berterima umum!

PRINSIP
Bersifat umum dan universal, dalam arti bahwa prinsip ini merupakan
AKUNTANSI seperangkat konsep, standar, prosedur, metode, dan teknik sebagai
objek pengetahuan akuntansi. Istilah ini dipakai dalam konteks teoretis.

PRINSIP Berupa sekumpulan konsep, standar, prosedur, metode, konvensi,


AKUNTANSI kebiasaan, dan praktik yang dipilih atau dianggap berterima secara
BERTERIMA umum serta dijadikan pedoman umum di lingkungan (negara) tertentu.
UMUM

Pengumuman/ketentuan resmi yang dikeluarkan oleh badan yang


berwenang mengenai konsep, standar, dan metode yang dinyatakan
STANDAR
AKUNTANSI
sebagai pedoman utama dalam praktik akuntansi perusahaan dalam
lingkungan (negara) sepanjang ketentuan ini relevan dengan keadaan
AKUNTANSI perusahaan atau unit usaha tertentu.

 Praktik akuntansi yang dilaksanakan harus mengacu pada prinsip akuntansi yang
berterima umum (PABU). Berterima/berlaku umum mempunyai makna bahwa laporan
keuangan suatu perusahaan bisa dimengerti oleh siapa pun dengan latar belakang apa
pun. Bayangkan, jika tidak ada PABU, sebuah entitas akuntansi harus membuat laporan
keuangan dalam banyak format karena banyaknya pihak yang berkepentingan
 PABU membantu para akuntan dalam menerapkan prinsip-prinsip yang konsisten pada
organisasi yang berbeda. PABU merupakan standar yang harus diikuti di mana pun
profesi akuntan berada, kecuali jika keadaan membenarkan pengecualian terhadap
standar yang ada.
 Bentuk dari PABU mencakup konvensi, aturan, dan prosedur yang diperlukan untuk
merumuskan praktik akuntansi yang berlaku umum pada saat tertentu.

2. Jelaskan tiga pengelompokan arus kas dan contoh transaksi yang termasuk
didalamnya!
 Aktivitas Operasi (Operating Activities)
Aktivitas operasi merupakan laporan arus kas yang terdiri dari kegiatan operasional
perusahaan. Dengan kata lain, aktivitas ini dapat diperoleh dengan memasukkan nilai
dari pengaruh kas/bank pada transaksi yang dilibatkan dalam penentuan laba bersih.
Sebagai contoh seperti, penjualan barang dan jasa dari pelanggan, pembelian persediaan,
atau perlengkapan yang umurnya diperkirakan kurang dari setahun, utang kepada
supplier dan beban operasional lainnya.

 Aktivitas Investasi (Investing Activities)


Aktivitas investasi ini berkaitan dengan aktivitas arus kas yang dihasilkan dari penjualan
ataupun pembelian aktiva tetap. Atau kegiatan memasukkan nilai dari transaksi yang
mempengaruhi kas atau bank untuk kegiatan investasi pada aset yang umurnya
diperkirakan lebih dari satu tahun. Contohnya, pembelian/penjualan aktiva tetap atau
investasi jangka panjang lainnya.

 Aktivitas Pendanaan (Financing Activities)


Aktivitas pendanaan merupakan aktivitas kas yang berasal dari penambahan modal
perusahaan. Untuk menghitung aktivitas ini, Anda dapat memasukkan nilai penambahan
atau pengurangan kas yang berasal dari kewajiban jangka panjang dan ekuitas pemilik.
Seperti penyetoran modal awal, utang bank atau obligasi dan penerbitan saham.

3. Pada tanggal 20 Desember 2018 dibeli persediaan dagang senilai Rp.20 juta, tetapi
pembayaran atas pembelian tersebut akan dilakukan pada 10 Januari 2019. Dari ilustrasi
tsb jelaskan pengakuan transaksi basis akrual!

Transaksi tersebut diakui sebagai pembelian barang dagang secara utang. Hal ini karena
dalam transaksi basis akrual pengakuan atas suatu transaksi atau peristiwa ketika ia terjadi
tanpa memperhatikan diterima atau dikeluarkannya kas atau setara kas yang terkait.

Jurnal :

20/12/18 Persediaan barang dagang 20.000.000


Utang dagang 20.000.000

20/12/18 Utang dagang 20.000.000


Kas 20.000.000

4. Berikanlah contoh ilustrasi dengan kenaikan harga untuk menentukan penggolongan


inflasi berdasarkan tingkatannya!
Nilai inflasi berdasarkan tingkatan parah tidaknya
Ringan (di bawah 10% setahun)
Sedang (antara 10 – 30% setahun)
Berat (antara 30 – 100% setahun)
Hiperinflasi (di atas 100% setahun)

Contoh :
Indeks harga konsumen, IHK dan Inflasi Indonesia sepanjang tahun 2010 sampai dengan
2011 ditunjukkan pada Tabel 2 di bawah.

Pada akhir tahun 2010 indeks harga konsumen adalah 125,17 dan di akhir tahun 2011
indeks harga konsumen naik menjadi 129,91.
Tingkat inflasi dalam tahun 2011adalah:
Tingkat Inflasi = {(126,46 – 126,29)/126,29} x 100
Tingkat Inflasi = 3,787 %
Tingkat inflasi kurang dari 10% sehingga termasuk inflasi ringan.
5. Diketahui saldo kas pada 31 Desember tahun 2016 adalah 24.000. saldo kas pada 31
Desember tahun 2017 adalah 36.000, dengan angka indeks tahun 2016 adalah 100.
Selanjutnya diketahui saldo kas pada tahun 2018 adalah 18.000. Dari ilustrasi di atas
buatlah analisis tren angka indeks tahun ke 2017 & 2018.
Indeks tahun 2017 = 36.000/24.000 x 100
= 150
Indeks tahun 2018 = 18.000/24.000 x 100
= 75
Analisis tren 2017 = 150-100/100 x 100
= 50%
Analisis tren 2018 = 75-150/150 x 100
= -50%