Anda di halaman 1dari 5

Tugas Personal ke-2

Week 7 / Sesi 11

Sumber: Weygandt,Kimmel,Kieso, (2013), Financial Accounting IFRS Edition, 2nd edition,


John Wiley and Sons Inc., New Jersey, chapter 1-7

Essay
1. Jelaskan tentang siklus akuntansi.
Jawab :
Siklus akuntansi adalah proses penyusunan suatu laporan keuangan yang dapat dipertanggung
jawabkan dan diterima. Banyak sekali perusahaan terutama untuk perusahaan kecil dan
menengah yang mencatat keuangan hanya sebatas mencatat jumlah pengeluaran dan pemasukan
secara sederhana. Informasi belum bisa dijadikan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan
dengan operasional usaha. Informasi akuntansi dapat dihasilkan melalui siklus akuntansi.
Informasi berupa laporan keuangan dihasilkan melalui proses akuntansi yang panjang. Pada
proses tersebut terdapat tahap-tahap yang harus dipenuhi untuk mendapatkan hasil laporan yang
baik, valid dan akuntabel. Tahap-tahap itulah yang kemudian disebut sebagai siklus akuntansi.
Siklus akuntansi merupakan proses penyusunan suatu laporan keuangan yang dapat
dipertanggungjawabkan dan diterima secara umum.

Prinsip-prinsip dan kaidah akuntansi, prosedur-prosedur, metode-metode serta teknik-teknik dari


segala sesuatu yang dicakup dalam ruang lingkup akuntansi dicatat dalam suatu periode
tertentu.Pada umumnya, siklus akuntansi selalu dimulai dari transaksi sampai pada pembuatan
laporan keuangan perusahaan. Dilanjutkan dengan adanya saldo yang ditutup dengan jurnal
penutup atau sampai pada jurnal pembalik.

ACCT6172 - Introduction to Accounting


Sumber : https://www.finansialku.com/definisi-siklus-akuntansi/

2. Jelaskan tentang perbedaan antara FOB Destination dan FOB Shipping Point.
Jawab:
Dalam proses pembelian barang dikenal dua istilah yang merupakan syarat jual beli, yaitu FOB
shipping point dan FOB destination point. Kedua istilah ini menggaris bawahi kapan barang yang
dibeli bisa diakui sebagai hak milik pembeli.

Pada syarat jual beli FOB shipping point, tanggung jawab penjual terhadap barang yang ia jual akan
selesai di tempat penjualan berlangsung (biasanya toko atau gudang penjual), sehingga segala urusan
dan biaya yang melekat setelahnya menjadi urusan pembeli. Oleh karena itu, setelah proses
pembelian selesai di tempat penjual, barang yang dibeli sudah bisa diakui sebagai milik perusahaan
dan nilainya sudah bisa dicantumkan dalam neraca.

Namun jika dalam proses jual beli barang tersebut menggunakan persyaratan FOB destination point,
proses jual beli baru akan selesai setelah barang sampai di gudang atau di tangan pembeli, sehingga
segala tanggung jawab atas barang tersebut menjadi tanggung jawab si penjual. Jadi, jika barang ini
masih berada dalam perjalanan perusahaan belum bisa mengakuinya sebagai barang milik
perusahaan.

Tabel 1. FOB Shipping Point VS Destination Point

Syarat Jual Beli FOB Shipping Point FOB Destination Point

Tempat terjadinya Di gudang/ toko Di gudang atau toko

ACCT6172 - Introduction to Accounting


penyerahan barang penjual pembeli

Yang menanggung biaya Pembeli Penjual


(ongkos angkut, asuransi,
dll) atas barang yang
dibeli

Status kepemilikan jika Milik pembeli Milik penjual


barang masih dalam
perjalanan

Sumber : http://akuntanmuda.wordpress.com/2011/10/13/persediaan-bagian-1/

3. Jelaskan tentang perbedaan antara FIFO, LIFO dan Average dalam penghitungan beban
pokok
Jawab :
first in first out yang artinya masuk pertama keluar pertama, maka pada metode ini unit
persediaan yang pertama kali masuk ke gudang perusahaan akan dijual pertama. Metode FIFO
ini didasarkan pada asumsi bahwa aliran cost masuk persediaan harus dipertemukan dengan
hasil penjualannya. Sebagai akibatnya, biaya per unit persediaan yang masuk terakhir dipakai
sebagai dasar penentuan biaya barang yang masih dalam persediaan pada akhir periode
(persediaan akhir). Metode FIFO merupakan metode yang paling umum digunakan dalam
penilaian persediaan.

LIFO artinya yang masuk terakhir keluar pertama. Metode ini mengasumsikan unit persediaan
yang dibeli pertama akan dikeluarkan di akhir. Artinya, unit yang dijual pertama adalah unit
persediaan yang terakhir masuk ke gudang. Metode biaya persediaan LIFO ini didasarkan
pada asumsi bahwa aliran keluar biaya persediaan merupakan kebalikan dari kronologi
terjadinya biaya. Pada metode ini, harga beli terakhir dibebankan ke operasi dalam periode
kenaikan harga (inflasi), sehingga laba yang dihasilkan akan kecil dan pajak yang terutang
juga menjadi lebih kecil.

ACCT6172 - Introduction to Accounting


Metode average biasa disebut metode rata-rata tertimbang. Metode average membagi antara
biaya barang yang tersedia untuk dijual dengan jumlah unit yang tersedia. Sehingga
persediaan akhir dan beban pokok penjualan dapat dihitung dengan harga rata-rata. Metode
average merupakan titik tengah atau perpaduan dari metode FIFO dan LIFO. Jadi kelebihan
dan kekurangan metode ini berada diantara metode LIFO dan FIFO.

Sumber : https://www.jurnal.id/id/blog/2018-perbedaan-metode-persediaan-fifo-lifo-dan-average/

4. Jelaskan tentang segitiga fraud yang Anda ketahui.


Jawab :
Teori fraud triangle merupakan suatu gagasan yang meneliti tentang penyebab terjadinya
kecurangan. Gagasan ini pertama kali diciptakan oleh Donald R. Cressey (1953) diperkenalkan
dalam literatur profesional pada SAS No. 99, yang dinamakan fraud triangle atau segitiga
kecurangan.

Fraud triangle menjelaskan tiga faktor yang hadir dalam setiap situasi fraud, yaitu :

1. Pressure (tekanan), yaitu adanya insentif/tekanan/kebutuhan untukmelakukan fraud.


Tekanan dapat mencakup hampir semua hal termasuk gaya hidup, tuntutan ekonomi, dan
lain-lain termasuk hal keuangan dan non keuangan. Menurut SAS No. 99, terdapat empat
jenis kondisi yang umum terjadi pada pressure yang dapat mengakibatkan kecurangan.
Yaitu financial stability, external pressure, personal financial need, dan financial targets.
2. Opportunity (kesempatan), yaitu situasi yang membuka kesempatan untuk
memungkinkan suatu kecurangan terjadi. Biasanya terjadi karena pengendalian internal
perusahaan yang lemah, kurangnya pengawasan dan penyalahgunaan wewenang.
Diantara elemen fraud diamond yang lain, opportunity merupakan elemen yang paling
memungkinkan diminimalisir melalui penerapan proses, prosedur, dan upaya deteksi dini
terhadap fraud.
3. Rationalization (rasionalisasi) yaitu adanya sikap, karakter, atau serangkaian nilai-nilai
etis yang membolehkan pihak-pihak tertentu untuk melakukan tindakan kecurangan, atau
orang-orang yang berada dalam lingkungan yang cukup menekan yang membuat mereka
merasionalisasi tindakan fraud. Rasionalisasi atau sikap (attitude) yang paling banyak
digunakan adalah hanya meminjam (borrowing) aset yang dicuri dan alasan bahwa
tindakannya untuk membahagiakan orang-orang yang dicintainya

Sumber : https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-teori-fraud-triangle/14386/2

ACCT6172 - Introduction to Accounting


Kasus

1. Perusahaan XYZ mempunyai catatan mutasi atas persediaan selama bulan Nopember sebagai
berikut:

Pembelian Penjualan
Tanggal Keterangan
Unit Biaya Unit Harga
01-Nov Persediaan awal 50 20
04-Nov Pembelian 30 25
07-Nov Penjualan 35 40
09-Nov Pembelian 100 27,5
12-Nov Penjualan 40 45
15-Nov Penjualan 30 45
20-Nov Penjualan 25 45
26-Nov Pembelian 20 30

Keterangan biaya dan harga di atas adalah biaya dan harga per unit.

Berdasarkan data diatas, Anda diminta untuk menghitung:

a. Berapa besar beban pokok penjualan (COGS) dengan menggunakan perhitungan FIFO

b. Berapa besar nilai persediaan pada akhir nopember dengan menggunakan perhitungan rata-
rata (average)

ACCT6172 - Introduction to Accounting

Anda mungkin juga menyukai