Anda di halaman 1dari 21

SGD LBM 4

Ayo kita ciptakan kawasan bebas rokok

Pembangunan kesehatan pada periode 2015-2019 adalah Program Indonesia Sehat dengan sasaran
meningkatkan derajat kesehatan yang setingi-tingginya melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan
masyarakat. Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan merupakan sasaran utama dari promosi
kesehatan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan kawasan yang bebas dari
rokok. Kawasaan bebas rokok merupakan upaya kita bersama untuk memberikan pemahaman dan
kesadaran bagi masyarakat akan pentingnya menghindari bahaya asap rokok. Issue tentang rencana
naiknya harga rokok yang lebih dari 300% di Indonesia sebagai bukti bahwa pemerintah bersungguh-
sungguh ingin meningkatkan kesehatan masyarakat. Pengaturan iklan yang bertujuan untuk membujuk
masyarakat agar tidak mengkonsumsi produk-produk yang membahayakan seperti rokok sangatlah
penting. Pemerintah bertanggungjawab memberdayakan dan mendorong peran serta aktif masyarakat
melalui bina suasana dan advokasi agar derajat kesehatan dapat meningkat

STEP 1

1. Bina suasana  suatu upaya untuk menciptakan suasana perlindungan sosial yang dapat
mendorong individu kelompok, masyarakat untuk meningkatkan kesehatan mencegah
penyakit dalam upaya penyelenggaran kesehatan
2. Advokasi  suatu upaya atau proses yg strategis dan rencana untuk mendapat komitmen
dan perlindungan dari pihak terkait

STEP 2

1. Apa definisi promosi kesehatan ?


2. Apa ciri-ciri promosi kesehatan ?
3. Apa tujuan promosi kesehatan ?
4. Apa fungsi promosi kesehatan ?
5. Apa Sasaran promosi kesehatan ?
6. Apa Strategi promosi kesehatan ?
7. Apa Ruang lingkup promosi kesehatan ?
8. Apa tujuan pemberdayaan masyarakat ?
9. Apa Karakteristik pemberdayaan masyarakat ?
10. Apa Unsur-unsur pokok pemberdayaan masyarakat ?
11. Apa Strategi pemberdayaan masyarakat ?
12. Apa Prinsip dan bentuk partisipasi masyarakat ?
STEP 3

1. Apa definisi promosi kesehatan ?


Suatu proses membantu individu dan masyarakat meningkatkan kemampuan dan
keterampilan guna mengkontrol berbagai faktor yang berpengaruh pada kesehatan,
sehinggan dapat meningkatkan derajad kesehatannya

2. Apa visi misi promosi kesehatan ?


Visi :
Meningkatan kemampuan masyrakat untuk memelihara dan meningkatkan derajad
kesehatan baik fisik mental dan sosial shg produktif scra ekonomi maupun sosial
Misi :
Advokasi  dilakukan terhadap para pengambilan keputusan dari berbagai tingkat dan
sektor yang terkait
Menjembatani  dilakukan dengan melakukan pereratan kemitraan dibidang pelayanan
kesehatan
Memampukan  mampu memberikan keterampilan pada masyarakat agar mandiri

3. Apa tujuan promosi kesehatan ?


Umum
- Agar masyarakat dapat menolong diri sendiri serta mengambangkan kegiatan yang
bersumberdaya masyarakat sesuai sosial budaya setempat dan didukung kebijakan
publik yang berwawasan kesehatan. diharapkan masyarakat mampu mengahadapi
masalaha yang mengancam dengan cara mencegahnya dan juga masyarakat dapat
mengatasi masalah kesehatan yang sudah terjadi dengan cara menanganinya dengan
efektif dan efisien

Khusus

- meningkatkan pengetahuan pengelola promkes dlm pencapaian program promkes


- meningkatkan koordinasi dan integrasi, pelaksanaan prog promkes di daerah atau pusat
- mewujudkan penganbangan desa sehat yang berorientasi promotif dan prefentif dan
penanggualangan KLB
- peningkatkan pengembangan media informasi dan komunikasi kesehtan
- meningkatkan pendidikan kesehatah pada pengelolo dan masyarakat
- mempengaruhi sikap untuk menerima gaya hidup sehat dan positif

4. Apa fungsi promosi kesehatan ?


- Menjadi penyaring informasi dari masyarakat  dianalisis oleh ptugas kesehatan untuk
merancang program kesehatan untuk meningkatkan taraf kesehatan
- Menjadi Rumusan kebijakan teknis
- Menjadi pelaksanaan funsi dibidang promkes dan pemberdayaan masyarakat
- Menjadi Pemantauan evaluasi dan pelaporan
- Menjadi Pembelaan advokasi dan kemitraan kesehatan
- Menjadi Pembinaan pemberdayan dan peran masyarakat
- Menjadi Pelaksanaan administrasi masyarakat pusat
5. Apa Sasaran promosi kesehatan ?
- Primer
Masyarakat  dikelompokan sesuai masalah masyarakat
Contoh : kepala keluarga (maslaah kesehatan umum) ibuhamil dan menyusui (maalah
KIA) usia sekolah (masalah kesehatan remaja)

- Sekunder (mempromosikan suatu kebijakan pada masyarakat sekitar yang sudah di buat
oleh para pembuat kebijakan)
Tokoh masyarakat dan tokoh agama  Bisa menjadi contoh masyarakat sekitar
Contoh promosi perilaku kehidupan bersih dan sehat

- Tersier ( tujuannya untuk mempengaruhi pembuat kebijakan agar dapat dikeluarkan


suatu kebijakan yang tidak merugikan masyarakat, yang bisa memberdayakan
masyarakat)
Pembuat kebijakan atau penentu kebijakan
Contoh advokasi dinas lingkungan dan kesehatan agar membuat kebijakan yang tidak
merugian

6. Apa Strategi promosi kesehatan ?


- Pemberdayaan  pemberian informasi dan pendampingan dlam mencegah dan
menanggulangi maslah kesehatan yang dilakukan secara terus menerus dan
berkesinambungan
a. Aspek knowladge  masyarakat yang tidak tahu kita beri info agar tau. Kuncinya
membuat masyarakat memahami bahwa ada sesuatu masalah bagi masyarakat
kaeran kalo sampai tidak tau masyarakat tidak mau meneria informasi lebih lanjut.
b. Aspek atitide  dari pengetahuan menjadi mau. Menyajikan fakta dan
mendramatisasi masalah serta memberi harapan bahwa maslah dapat dicegah dan
diatasi.
c. Aspek prakatis  dari mau menjai mampu malaksanakan
 Bisa bekerja sama dengan LSM
- Bina suasana  pembentukan suasana yang dapat mendorong keadaan lingkungan
sosial
a. Individu  dilakuakan oleh individu tokoh masyarajat  menjadi panutan tentang
masalah yang sedang diperkenalkan
b. Kelompok  dilakukan oleh kelompok (pengurus RT, organisasi pemuda) 
dilakuakn bersama pemuka atau tokoh masyarakat yang telah peduli
c. Publik  dilakukan oleh masyarakat umum melalui pengembangan dan
pemanfaatan media informasi. Diharapkan bisa menyebarr luaskan infoemasi dan
mendukung dari perilaku yang diperkenalkan

Contohnya : masyarakat harus diberikan contoh PHBS


- Advokasi  pendekatan dan motovasi terhadap pihak tertentu yang dipertimbangakan
dapat mendukung keberhasialn PHBS baik segi materi maupun non materi
7. Apa Ruang lingkup promosi kesehatan ?
- Dimensi aspek pelayanan kesehatan
a. Promotif
b. Prefentif
c. Kuratif
d. Rehabilitatif

Aspek Promotif  ditujukan pada kelompok yang sehat

Prefentif, kuratif dan rehabilitatir  ditujuakan pada orang yang memiliki resiko tinggi
dan sakit

Kegiatan :

 Primeri prevention  yang memiliki resiko tinggi (mrncegah agar tidak sakit)
 Secondary prevention  untuk para penederita penyakit kronis (asma,DM, TB) cegah
keparahan
 Tertiary prevention  pasien yang sudah akan sembuh (cegah cacat dan cepat sembuh)

- Dimensi tatanan atau settinng pelaksanaan promosi


 Keluarga  untuk rumah tangga
 Pendidikan sekolah  untuk guru yang bisa mengkontrol anak didik
 Pendidikan kesehatan ditempat kerja  manager perusahan (memberi fas APD)
 Pendidikan di tempat umum  para pengelola tempat umum
 Fasilitas pelayanan kesehatan  untuk pemimpin fasilitas pelayanan kesehatan

8. Apa tujuan pemberdayaan masyarakat ?


Umum :
- Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai seberapa penting
pengetahuan strategi pemberdayaan masy dalam melksanakan promkes

Khusus :

- Menimbulkan kesadaran pengetahuan dan pemahaman akan kesehatan individu


kelompok dan masy
- Menimbulkan kemampuan atau kemauan yg merupakan kecenderungan utk melakukan
suatu tindakan atau sikap utk meningkatkan kesehatan mereka
- Menimbulkan kemampuan masy utk mendukung terwujudnya tindakan atau perilaku
kesehatan
- Meningkatkan kemampyan masyarakat dalam pemeliharann dan derajad kesehatan
pada masyarakat
- Meningkatkan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan oleh masyarakat
- Terwujudnya kelambagaan upaya kesehatan masyarakat

9. Apa Karakteristik pemberdayaan masyarakat ?


 Comunnity organitation  pembentukan organisasi PKK, majelis
 Community leader  adanya pemimpin dalam komunitas (petugaas kesehatan yang
melakukan pendekaytan ke masy)
 Community knowladge  meningkatkan pengetahuan masy dengan bebagai
penyuluhan kesehatan
 Community teknologi  teknologi pada komunitas digunakaj dalam pengembangan
promkes
 Community fund  dana sehat dari JPKM
 Community material  potensi daerah yang dapat digunakan untuk fasilitas
pelayanan kesehatan

10. Apa Unsur-unsur pokok pemberdayaan masyarakat ?


a. Aksestabilitas informasi  untuk melakukan komunikasi kepada msyarakat
b. Keterlibatan  siapa saja yang terlibat ( masy dan tokoh masy )
c. Akuntabilitas  program yang bisa di pertanggungjawabkan
d. Kapasitas organisasi lokal kualitas organisasi mampu atau tidak untuk melakukan
program

11. Apa Strategi pemberdayaan masyarakat ?


a. Melakukan penguatan dari lembaga dan organisasi masyarakat
b. Mengembangkan dari kemampuan masyarakat melalui penambahan pengetahuan dan
keterampilan serta penyedianan sarana dan prasarana
c. Membuka ruang gerak yang luas kepada masyarakat

12. Apa Prinsip dan bentuk partisipasi masyarakat ?


partisipasi masyarakat  proses aktif dan inisiatif yang muncul dari masyarakat serta akan
terwujud sebagai suatu kegiatan apa bila terpenuhi oleh 3 faktor pendukung yaitu adanya
kemauan, kemampuan dan kesempatan untuk berpartisipasi
Prinsip
a. Learning procec
Terdiri dari proses kegiatan proyek yang fungsinya untuk mengamati dari kebutuhan dan
keinginan masy
b. Learning development
Melkukan kegiatan melalui pengembangan pranata sosial yang sudah ada. Karena
institusi tersebut adalah daya tampung dna daya dukung sosial
c. Parsipatory
Suatau pendekatan umum dilakukan untuk dapat mengenali media yang ada di
masyarakat

Bentuk

a. Paksaan  biasanya di negara berkembang


b. Imbalan atau insentiv  biasanya di negara berkembang
c. Identifikasi atau meniru  biasanya di negara berkembang
d. Kesadaran
e. Tuntutan akan hak asasi dan tanggung jawab
STEP 4

Program pemberdayaan masy

Promosi kesehatan
1. Apa definisi promosi kesehatan ?
2. Apa Sasaran promosi kesehatan ?
3. Apa Strategi promosi kesehatan ?
4. Apa Ruang lingkup promosi kesehatan ?
5. Apa tujuan pemberdayaan masyarakat ?

6. Apa Prinsip dan bentuk partisipasi masyarakat ?