Anda di halaman 1dari 7

Administrasi Jaringan

FTP dan Samba

Nama : Firdausi Afifah


NRP : 2103141051
Kelas : 2 D3 Teknik Informatika B

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya


Tahun Ajaran 2015/2016
Laporan Pendahuluan
FTP dan Samba

A. Dasar Teori

1. FTP
File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-
menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dua
hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client.

a. FTP Server
FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk
memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap
memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.

FTP Server merupakan singkatan dari File Transfer Protocol atau yang dalam
bahasa indonesia berarti Protokol Pengiriman Berkas. Sesuai dengan namanya,
FTP ini berfungsi untuk melakukan Pengunduhan (Download) file dan
Pengunggahan (Upload) file kepada sebuah server. FTP juga merupakan protokol
yang pertama kali di kembangkan dan masih tetap digunkan hingga saat ini.
Banyak orang yang mengira bahwa FTP itu tidak/kurang berperan dalam
kehidupan sehari-hari. Untuk mendownload dan mengupload file hanya
menggunkan web biasa saja. Pernyataan diatas amatlah keliru, pada kenyataan
teknis nya, ketika kita sedang melakukan proses download dan upload melalui
sebuah website, tanpa sadar kita sebenarnya telah menggunakan protokol FTP.
Secara teknis, proses kerja dari FTP bisa dilihat pada gambar berikut:
ftp server, cara kerja ftp, pengertian, ftp , server
 Membuat sebuah koneksi antara klien dan server
 Untuk mengizinkan klien mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server
 Mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol
telah dibuat, maka server akan mulai membuka port 20 untuk membentuk
sebuah koneksi baru dengan klien untuk mengirim data aktual yang sedang
dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.

FTP Server sendiri dibagi atas dua jenis:

1. Public FTP : Biasa disebut Anonymous FTP yaitu FTP server yang mana
mengizinkan siapapun untuk memperoleh (mengunduh) file-file yang
terdapat pada FTP server tersebut.
2. Private FTP: yaitu FTP Server yang hanya mengizinkan orang-orang tertentu
untuk mengakses file-file tersebut, biasanya menggunakan metode
authentication untuk melindungi Private FTP.
Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut :
• Untuk tujuan sharing data
• Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
• Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user
• Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien

b. FTP client adalah computer yang merequest ke FTP server untuk tujuan tukar
menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-
download, meng-upload, merename,men-delete, dll sesuai dengan permission
yang diberikan oleh FTP server.

Keamanan FTP

FTP sebenarnya cara yang tidak aman dalam mentransfer suatu file karena file
dikirimkan tanpa di-enkripsi terlebih dahulu tetapi melalui clear text. Mode text yang
dipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau format binary. Secara default,
FTP menggunakan mode ASCII dalam transfer data. Karena pengirimannya tanpa
enkripsi, username, password, data yang di transfer, maupun perintah yang dikirim
dapat di sniffing oleh orang dengan menggunakan protocol analyzer (sniffer). Solusi
yang digunakan adalah dengan menggunakan SFTP (SSH FTP) yaitu FTP yang berbasis
pada SSH atau menggunakan FTPS (FTP over SSL) sehingga data yang dikirim terlebih
dahulu di enkripsi.

2. Samba

Samba Server merupakan sebuah protokol yang dikembangkan di Sistem Operasi Linux
untuk melayani permintaan pertukaran data antara mesin Ms. Windows dan Linux.
Disamping untuk melayani file sharing antara Windows dan Linux, Samba juga merupakan
salah satu protokol yang digunakan di Sistem Operasi Linux untuk melayani pemakaian
data secara bersama-sama.

Apa kira-kira yang menjadi dasar pengembangan Samba? Sebenarnya yang menjadi dasar
dari pengembangan Samba adalah protokol SMB yang merupakan singkatan dari Server
Message Block yang merupakan protokol standard yang dikeluarkan oleh Microsoft yang
digunakan oleh Windows. Fungsi SMB dalam Windows adalah sebagai protokol yang
digunakan untuk membagi data, baik dari perangkat CD-ROM, hard disk, maupun
perangkat keluaran seperti printer dan plotter untuk dapat digunakan bersama-sama.

Berikut adalah beberapa pengertian dari SAMBA :

a. Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas berbagai platform


system operasi Linux(UNIX) dengan mesin Windows yang dijalankan dalam suatu
jaringan komputer. Samba merupakan aplikasi dari UNIX dan Linux, yang dikenal
dengan SMB(Service Message Block) protocol. Banyak sistem operasi seperti
Windows dan OS/2 yang menggunakan SMB untuk menciptakan jaringan
client/server. Protokol Samba memungkinkan server Linux/UNIX untuk
berkomunikasi dengan mesin client yang mengunakan OS Windows dalam satu
jaringan.

b. Samba adalah sebuah software yang bekerja di sistem operasi linux, unix dan windows
yang menggunakan protokol network smb (server massage block). Smb adalah sebuah
protokol komunikasi data yang juga digunakan oleh Microsoft dan OS/2 untuk
menampilkan fungsi jaringan client-server yang menyediakan sharing file dan printer
serta tugas-tugas lainnya yang berhubungan.

Perbedaan smbd dengan nmbd

Sebenarnya Samba disusun atas dua damon, yatu smbd dan nmbd. Smbd adalah daemon
yang secara nyata menangani servis sharing file sistem dan printer untuk klien. Pada saat
sebuah klien melakukan autentikasi, smbd akan membuatkan duplikat dirinya, bagian asli
akan kembali ke port 139 untuk mendengarkan permintaan baru dan bagian duplikat
menangani koneksi terhadap klien. Dulikat ini juga mengubah ID user efektifnya dari root
ke user yang terautentikasi. Misalnya , kalau user “smkti” melakukan autentikasi dengan
smbd, duplikat baru akan berjalan dengan permisi “smkti”, dan bukannya permisi “root”).
Duplikat ini akan berada di memory selama masih terkoneksi dengan klien.

Daemon nmbd bertanggung-jawab untuk menangani permintaan server name NetBIOS.


Ia akan mendengarkan port 137, tidak seperti smbd, nmbd tidak membuat contoh dirinya
untuk menangani setiap pertanyaan. Kedua daemon

Selain 2 daemon utama di atas, aplikasi samba juga mempunyai beberapa program
pendukung yaitu :

• smbclient, aplikasi di klien dengan tampilan mirip ftp untuk mengakses SMB resource
share (mengakses share files)
• smbtar, Program yang memback up data yang dishare. Mirip tar di Linux.
• Nmblookup, Program yang membantu mencari nama (names lookup) dengan
memanfaatkan NetBIOS over TCP/IP. Nmblookup dapat digunakan untuk meresolve
dari nama komputer ke nomor IP dan sebaliknya.
• smbpasswd, Program yang memungkinkan administrator mengatur password yang
terenkripsi yang dipergunakan oleh Samba Server.
• Smbstatus, Program yang memonitor status terakhir dari share resources yang
diberikan oleh Server Samba.
• Testparm, Program kecil untuk melakukan proses debug (memeriksa parameter)
terhadap file konfigurasi Samba (smb.conf)
• Swat, Samba Web Administration Tool, program bantu yang memberikan interface
model web untuk mengadministrasi Samba. SWAT mempermudah edit smb.conf (file
konfigurasi Samba) mengatur resource share, melihat status Samba terakhir, dengan
dukungan file help yang sangat bermanfaat.
Fungsi dari Samba Server

a. Menghubungkan antara mesin Linux (UNIX) dengan mesin Windows. Sebagai


perangkat lunak cukup banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh samba software,
mulai dari menjembatani sharing file, sharing device, PDC, firewall, DNS, DHCP, FTP,
webserver, sebagai gateway, mail server, proxy dan lain-lain. Fasilitas pengremote
seperti telnet dan ssh juga tersedia. Salah satu keunggulan lainnya adalah adanya
aplikasi pengaturan yang tidak lagi hanya berbasis teks, tetapi juga berbasis grafis
yaitu swat. Menempatkan masin Linux/UNIX sebagai PDC (Primary Domain
Controller) seperti yang dilakukan oleh NT dalam jaringan Wondows.
b. Samba PDC (Primary Domain Controller) bertujuan sebagai komputer yang akan
melakukan validasi user kepada setiap client yang akan bergabung dalam satu
domain tertentu, dengan kata lain hanya user yang terdaftar yang diijinkan masuk
ke domain tersebut dan mengakses semua fasilitas domain yang disediakan.
c. Dapat berfungsi sebagai domain controller pada jaringan Microsoft Windows.

Keunggulan SAMBA

a. Gratis atau free


b. Tersedia untuk berbagai macam platform
c. Mudah dikonfigurasi oleh administrator
d. Sudah terhubung langsung dengan jaringan
e. Mudah dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan administrator
f. Mempunyai performa yang maksimal.
g. dan jarang ditemui masalah dalam penggunaannya di jaringan
h. Dapat diandalkan karena jarang terjadi kesalahan.

B. Laporan Pendahuluan
1. Apa kegunaan utama FTP?
2. Klasifikasikan jenis ftp server berdasarkan tipe usernya!
3. Apa fungsi dari Samba?
4. Sebutkan file-file yang berhubungan dengan samba dan jelaskan kegunaan file
tersebut!
5. Jelaskan langkah-langkah yang akan anda kerjakan untuk melakukan konfigurasi
samba!

C. Pembahasan
1. Kegunaan FTP :
 Melihat daftar file pada direktori remote dan local
 Transfer file dari komputer remote ke lokal ( donwoald)
 Transfer file dari komputer lokal ke remote (upload)
 Menggganti nama dan menghapus file

2. Klasifikasi jenis FTP server berdasarkan tipe user :


 Anonymous
Anonymous yang diciptakan dengan tujuan agar setiap orang yang terkoneksikan
ke dalam dunia internet dapat saling berbagi file dengan orang lain yang belum
memiliki account dalam server. Jadi pada system ini setiap orang dapat
menggunakan sebuah account yang umum ( public account ) berupa anonymous.
 User Legal (Authenticated User
Adalah sebuah cara lain yang digunakan oleh pengguna internet dalam mengakses
sebuah server dengan menggunakan FTP. Agar dapat mengakses remote Hot, cara
user legal menuntut agar user memiliki account khusus yang dimiliki secara
pribadi. Untuk memiliki account account khusus ini , user harus mendaftarkan diri
terlebih dahulu kepada pemilik remote host tersebut.

3. Fungsi Samba :
 Mengintegrasikan authentikasi antara linux dan Windows ke dalam suatu domain
pada suatu jaringan
 Berbagi / share file dan sprinter pada semua komputer yang terhubung ke
jaringan.
 Client unix / Linux bisa mengakses file System windows.
 Client windows bisa mengakses file System Linux dan sebaliknya.
 Menempatkan mesin Unix ( Linux ) sebagai Primary Domain Controller
sebagaimana yang dilakukan Windows NT/2000 Server.

4. File-file yang berhubungan dengan Samba :


 smbd, Daemon yang memberikan layanan berbagai file dan printer dalam sebuah
jaringan yang menggunakan protokol SMB. Smbd juga memberikan otentikasi
dan otorikasi bagi kliennya. Server Message Block (SMB) adalah protokol yang
digunakan untuk file sharing, sprinter sharing.
 nmbd, Daemon yang memanfaatkan Windows Internet Name Service (WINS) dan
membantu klien untuk browsing di Network Neightboehood
 smbclient, aplikasi di klien dengan tampilan mirip ftp untuk mengakses SMB
resource share (mengakses share files)
 smbtar, Program yang memback up data yang dishare. Mirip tar di Linux.
 Nmblookup, Program yang membantu mencari nama (names lookup) dengan
memanfaatkan NetBIOS over TCP/IP. Nmblookup dapat digunakan untuk
meresolve dari nama komputer ke nomor IP dan sebaliknya.
 smbpasswd, Program yang memungkinkan administrator mengatur password
yang terenkripsi yang dipergunakan oleh Samba Server.
 Smbstatus, Program yang memonitor status terakhir dari share resources yang
diberikan oleh Server Samba.
 Testparm, Program kecil untuk melakukan proses debug (memeriksa parameter)
terhadap file konfigurasi Samba (smb.conf)
 Swat, Samba Web Administration Tool, program bantu yang memberikan
interface model web untuk mengadministrasi Samba. SWAT mempermudah
edit smb.conf (file konfigurasi Samba) mengatur resource share, melihat status
Samba terakhir, dengan dukungan file help yang sangat bermanfaat.
5. Langkah-langkah konfigurasi Samba :
Lakukan instalasi paket yang berkaitan dengan samba , yaitu :
a. Pada Computer yang berfungsi sebagai server samba a. Perintah #apt-get install
samba samba-common
b. Pada Clint yang akan melakukan akses samba server. Lakukan perintah #apt-get
install smbclient smbfs
c. Untuk melihat folder beserta isinya samba di install menggunakan command
#dpkg –L samba
d. Lakukan konfigurasi dan edit pada file /etc/samba/snob.conf . Untuk authentifikasi
user dan password aktifkan konfigurasi berikut

####### Authentication #######


Security = user
Encrypt passwords = true
a. Selanjutnya lakukan pembuatan password untuk samba dengan perintah
#useradd student –m –G users. Kemudian set password nya dengan command
passwd student. Kemudian menambahkan user student ke dalam user samba
dengan command #smbpasswd –a student
b. Tambahkan pula folder yang akan di share dengan cara sbb : (misal yang di
adalah /Home/public). Untuk haring folder sebelumnya pastikan anda membuat
direktori tersebut dan hak akses yang sesuai.
mkdir –p /home/public
chmod 777 /home/public
Setelah selesai melakukam perubahan pastikan anda melakukan restart terhadap
Service samba.
 Untuk melihat file atau direktori yang telah anda dan komputer lain share ,
anda dapat menggunakan browser konqueror yang mendukung protokol
samba. Pada Url ketikkan :
smbclient –U% -L <ip_address> .
 Atau bisa juga dari command dengan menggunakan command sbb :
smbclient –U% -L \\nomor_ip_server_samba
 Bila user Linux ingin Ma-mount directory yang di share saat menggunakan
command :
smbmount// nomor_ip_samba_server /direktori_share /home/public
 Untuk masuk ke direktori haring bisa menggunakan command cbb:
smbclient //nomor_ip_samba_server/publuc –U student
 Untuk melihat isi dari direktori yang di share dengan command ls kemudian
apabila ingin mengambil file yang berada di dalamnya dengan command get.