Anda di halaman 1dari 3

TAHAPAN REKRUTMEN

PETUGAS KESEHATAN HAJI INDONESIA (PKHI)


TAHUN 2020

Tahapan rekrutmen PKHI tahun 2020 menggunakan aplikasi online agar lengkap, praktis dan
memudahkan semua pihak. Pendaftar akan melalui 12 (dua belas) tahapan rekrutmen,
meliputi:
1. Pembuatan Akun Pendaftar.
2. Kelengkapan data elektronik.
3. Tes potensi
4. Pengambilan Nomor Registrasi (NR).
5. Seleksi data elektronik.
6. Nominasi peserta latih
7. Medical Check Up (MCU) & Pengukuran Kebugaran.
8. Workshop dan Pelatihan kompetensi
9. Pembekalan Integrasi
10. Penetapan
11. Penempatan
12. Pengerahan/Penugasan PKHI

Masing-masing tahapan dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut :


1. PEMBUATAN AKUN PENDAFTAR
Akun Pendaftar adalah tahapan pertama untuk melakukan proses pendaftaran sebagai PPIH
Arab Saudi Bidang Kesehatan dan TKHI. Setiap pendaftar diharuskan memilikinya dan hanya
dibolehkan memiliki SATU AKUN. Setiap akun memiliki nomor unik yang berguna sebagai
login pengguna (user log in). Akun berisi data dasar pendaftar yang akan menjadi sumber
data untuk tahapan selanjutnya. Pendaftar diharuskan mengisi data secara lengkap, benar
dan mutakhir. Pendaftar dapat melakukan edit/pembaruan melalui akun. Ketidaksesuaian
data isian dengan hasil seleksi data elektronik (verifikasi online) akan menyebabkan
diskualifikasi. AkUN Pendaftar hanya berlaku untuk tahun berjalan.
Untuk dapat memperoleh akun, lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Persiapkan akses internet untuk membuat akun secara online.
b. Masuklah ke situs website dengan alamat: http://puskeshaji.kemkes.go.id/ rekrutmen/
c. Selanjutnya akan masuk ke laman pembuatan akun, ikutilah petunjuk pengisian data.
d. Anda akan mendapatkan konfirmasi telah menyelesaikan pembuatan akun melalui email
yang dicantumkan dalam isian.

2. KELENGKAPAN DATA ELEKTRONIK


Pendaftar wajib melengkapi dan mengunggah (e-filling) seluruh data isian yang diminta
secara lengkap, benar dan mutakhir, data tersebut akan digunakan sebagai sumber data
dalam proses verifikasi data secara online.

3. TES POTENSI
Pendaftar diberi kesempatan melakukan tes potensi sebanyak 5 (lima) kali dengan waktu
100 (seratus) menit persesinya. Tes potensi masuk dalam penilaian untuk tahapan seleksi
elektronik.
Langkah-langkah Tes Potensi sebagai berikut:
• Persiapkan akses internet untuk melakukan tes potensi secara online.
• Simak seluruh petunjuk dan ketentuannya.
• Masuklah ke Akun, pada “HOME”. Klik pada bagian (link/ikon) sesuai petunjuk.
• Lakukan dengan tertib sesuai instruksi yang tersedia pada setiap tahapan.
• Nilai tes potensi diambil nilai terbesar dari kesempatan yang diambil oleh pendaftar.
• Cetak hasil tes potensi.

4. PENGAMBILAN NOMOR REGISTRASI (NR)


Pengambilan NR merupakan salah satu tahapan sebelum dilakukan seleksi data elektronik.
NR ini akan digunakan untuk administrasi tahapan rekrutmen pada tahun berjalan, antara
lain: pemberkasan, presensi elektronik, recall data, nominasi peserta latih, pengumuman,
dan sebagainya.

5. SELEKSI DATA ELEKTRONIK.


Merupakan pemeriksaan KELENGKAPAN berkas. Proses ini dilakukan menggunakan aplikasi
online. Adapun berkas tidak lengkap dinyatakan GUGUR. Berkas yang telah dilengkapi
sesuai ketentuan, dinyatakan sebagai LENGKAP. Berkas yang dinyatakan LENGKAP oleh
proses verifikasi, dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

6. NOMINASI PESERTA LATIH


Proses nominasi peserta latih mempertimbangkan hasil penilaian masing-masing tahapan
seleksi dan diurutkan peringkatnya oleh sistem. Pendaftar yang terpilih sebagai peserta latih
akan diinformasikan melalui akun dan/atau saluran/media informasi resmi, yang telah
ditetapkan oleh Pusat Kesehatan Haji.

7. MEDICAL CHECK UP (MCU) dan PENGUKURAN KEBUGARAN


Pendaftar yang lulus seleksi data elektronik dan dipanggil sebagai peserta
Workshop/pelatihan dapat melakukan MCU dan pengukuran kebugaran. Hasil MCU dan
pengukuran kebugaran dibawa pada saat Workshop/pelatihan tersebut.

8. WORKSHOP DAN PELATIHAN KOMPETENSI


Pelatihan ini dikhususkan untuk calon petugas kesehatan untuk mengetahui dan mengukur
kemampuan teknis pelayanan kesehatan. Pelatihan ditujukan untuk mengembangkan
kemampuan teknis operasional dengan materi kompetensi spesifik dalam pelayanan
kesehatan haji. Setiap peserta latih wajib mengikuti sepenuhnya. Proses pelatihan dilakukan
secara disiplin dan peserta dapat dinyatakan GUGUR/TIDAK LULUS berdasarkan penilaian
selama pelatihan.

9. PEMBEKALAN INTEGRASI
Pelatihan ini merupakan INTEGRASI dengan seluruh calon petugas haji, baik kesehatan dan
non-kesehatan. Pelatihan ditujukan untuk mengembangkan kemampuan koordinasi
operasional dengan materi manasik ibadah haji, layanan umum dan layanan terpadu
perhajian. Setiap peserta latih wajib mengikuti sepenuhnya. Proses pelatihan dilakukan
secara disiplin dan peserta dapat dinyatakan GUGUR/TIDAK LULUS berdasarkan penilaian
selama pembekalan.

10. PENETAPAN.
Penetapan sebagai petugas melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI. Penetapan dilakukan
terhadap sejumlah petugas sesuai kebutuhan penyelenggaraan layanan kesehatan haji
tahun berjalan.

11. PENEMPATAN
a. Penempatan TKHI porsi daerah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi berkoordinasi
dengan Kementerian Agama setempat.
b. Penempatan PPIH dan TKHI porsi pusat dilaksanakan oleh Pusat Kesehatan Haji.

12. PENGERAHAN/PENUGASAN.
Pengerahan petugas akan dilaksanakan sesuai rencana perjalanan haji dan jadual
penerbangan yang telah ditentukan.

Anda mungkin juga menyukai