Anda di halaman 1dari 10

CRITICAL BOOK REPORT

PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

Oleh:

MUHAMMAD ALFARIEZY ZEIN (2192131034)

Dosen Pengampu : ASIAH S.Pd,M.Pd

BAHASA DAN SASTRA INGGRIS


FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat, karunia,
serta taufik dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas tentang “Critical Book
Report Perkembangan Peserta Didik” dengan tepat waktu meskipun masih banyak terdapat
kekurangan. Dan juga penulis berterima kasih pada Asiah S.Pd,M.Pd selaku dosen mata
kuliah perkembangan peserta didik di Unimed yang telah memberikan tugas ini kepada saya.

Tugas critical book report ini disusun dengan harapan dapat menambah pengetahuan
dan wawasan kita semua khususnya dalam hal perkembangan psikologi peserta didik. Penulis
juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam tugas ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata
sempurna. Saya selaku penulis menerima berbagai kritik yang sifatnya membangun agar
CBR ini menjadi lebih baik lagi.

Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi penulis sendiri maupun
orang yang membacanya. Semoga CBR ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya.
Sebelumnya saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan dan kata-kata yang kurang
berkenan.

Medan, 17 September 2019

I
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................................... i


DAFTAR ISI ......................................................................................................................... ii
BAB I : PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG ..................................................................................................... 1
B. TUJUAN PENULISAN CBR ......................................................................................... 1
C. MANFAAT CBR ............................................................................................................ 1
D. IDENTITAS BUKU ....................................................................................................... 2
BAB II : RINGKASAN ISI BUKU
2.1 BUKU UTAMA ............................................................................................................. 3
A. HAKEKAT PERKEMBANGAN ............................................................................... 3
B. FASE – FASE PERKEMBANGAN ............................................................................ 3
2.2 BUKU PEMBANDING ................................................................................................ 4
A. USIA DINI DAN PENDIDIKAN USIA DINI ........................................................... 4
B. FASE – FASE PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI .......................................... 5
BAB III : KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BUKU
3.1 BUKU UTAMA ............................................................................................................. 6
3.2 BUKU PEMBANDING ................................................................................................ 6
BAB IV : PENUTUP
KESIMPULAN .................................................................................................................... 7
SARAN ................................................................................................................................. 7

ii
BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Keterampilan membuat CBR pada penulis dapat menguji kemampuan dalam meringkas
dan menganalisi sebuah buku serta membandingkan buku yang dianalisis dengan buku yang
lain, mengenal dan memberi nilai serta mengkritik sebuah karya tulis yang dianalisis.

Psikologis manusia terbentuk mulai dari ia berbentuk janin sampai lanjut usia nanti.
Dalam perkembangan psikologis ada beberapa tahap-tahap yang semua orang harus tahu
terutama orang tua, agar psikologis anak tercipta atau terbentuk dengan baik. Perkembangan
psikologis itu sendiri tidak terlepas dari faktor lingkungan, yang bisa saja mengakibatkan
penyimpangan dalam perkembangan atau bahkan sebaliknya.

B. Tujuan Penulisan CBR

1. Memeuhi tugas wajib mata kuliah Perembangan Peserta Didik.


2. Menambah wawasan guru dan pembaca mengenai arti pentingnya memahami
perkembangan peserta didik.
3. Meningkatkan motivasi guru dan pembaca dalam mengenal lebih jauh
perkembangan peserta didik.
4. Menguatkan pemahaman guru dan pembaca mengenai betapa pentingnya
mempelajari perkembangan peserta didik.

C. Manfaat CBR

1. Menambah wawasan pembaca tentang Perkembangan Peserta Didik.


2. Menambah pengetahuan penyusun dan pembaca tentang critical book report.

1
D. Indentitas Buku

Buku Utama
 Judul buku : Perkembangan Peserta Didik
 Penulis : Dra. Rahmulyani, M.Pd., Kons
 Penerbit : UNIMED PRESS
 Tebal : 191 halaman
 ISBN : 978-602-7938-39-7

Buku Pembanding
 Judul buku : Pendidikan Karakter Usia Dini : Strategi Membangun Karakter Usia
Dini
 Penulis : Agun Wibowo, M.Pd
 Penerbit : PUSTAKA BELAJAR
 Tebal : 149 halaman
 ISBN : 978-602-229-069-8

2
BAB II

RINGKASAN ISI BUKU

Perkembangan peserta didik mengacu pada bagaimana seorang peserta didik tumbuh,
beradaptasi, dan berubah disepanjang hidupnya. Peserta didik tumbuh, beradaptasi, dan
berubah melalui perkembangan fisik, perkembangan kepribadian, perkembangan
sosioemosional, maupun perkembangan kognitif.
Secara garis besar, kedua buku ini merupakan pedoman bagi seorang calon pendidik
maupun pendidik, dimana buku ini mengulas tentang bagaimana cara pendidik dalam
memahami perkembangan peserta didiknya dan penerapannya dalam pelaksanaan
pembelajaran.

2.1. BUKU UTAMA


A. HAKEKAT PERKEMBANGAN

Perkembangan adalah perubahan progesif dan berkesinambungan yang dialami individu


dari lahir sampai akhir hayatnya. Dalam menjalani perkembangannya setiap individu dibatasi
oleh beberapa prinsip perkembangan yaitu (1) perkembangan merupakan proses yang tidak
pernah berhenti (2) semua aspek yang saling mempengaruhi (3) mengikuti pola tertentu (4)
terjadi pada tempo yang berlainan (5) setiap fase perkembangan mempinyai ciri khas (6)
setiap individu normal akan mengalami fase perkembangan (7) perkembangan ditentukan
oleh kematangan.

Fase – fase perkembangan digolngkan menjadi tiga bagian yaitu berdasarkan analisis
hiologis, didaktis, dan psikologis. Fase perkembangan individu Dimulai dari masa usia pra-
sekolah, masa usia sekolah dasar, masa usia sekolah menengah, dan masa usia mahasiswa

B. TEORI PERKEMBANGAN

Ada lima teori perkembangan yang diuraikan yaitu (1) teori – teori psikoanalisis, (2)
teori – teori perilaku dan kognisi sosial, (3) orientasi teoretis elektik, (4) teori – teori kognitif
dan (5) teori kontekstual ekoogis.

3
Masalah – masalah yang dialami inidvidu bersumber dari pengalaman – pengalaman
masa awal kecil. Menurut Freud setiap manusia akan mengalami 5 tahap perkembangan
psikoseksual dalam hidupnya yaitu tahap oral, tahap anal, tahap falik, tahap laten dan tahap
genital.

Dalam mempelajari perkembangan manusia, diperlukan pendekatan “ elektif ”. Karena


tidak teori tentang perkembangan yang menjelaskan tentang perkembangan manusia secara
lengkap dan menyeluruh.

2.2. RINGKASAN BUKU PEMBANDING

BAB 2 USIA DINI DAN PENDIDIKAN USIA DINI

A. USIA DINI DAN PENDIDIKAN USIA DINI

Menurut Suryani (2007), usia dini adalah adalah fase yang dimulai dari usia 0 sampai
anak berusia sekitar 6 tahun. Sedangkan menurut J. Balck (1995) Usia dini dimulai sejak
anak masih dalam kandungan atau sebelum dilahirkan (pranatal) sampai dengan usia 6 tahun.

Ketika anak dilahirkan, pada umumnya anak memiliki 100 milyar sel otak aktif (neuron),
dan 900 milyar sel melekat, menyelubungi serta memelihara sel – sel aktif itu. Pada usia dini,
besarnya kapasitas otak bersifat potensial dan siap untuk diberdayakan, potensi itu tidak akan
berkembang jika tidak ditangani secara benar.

Dari beberapa pendapat sebagaimana diuraikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa usia
dini itu dimulai ketika bayi berumur 0 tahun sampai 6 tahun. Usia dini merupakan momen
yang penting bagi tumbuh kembang anak yang sering disebut sebagai golden age atau usia
keemasan Banyak pakar psikologi yang merekomendasikan optimalisasi usia dini, karena
hanya terjadi satu kali dalam perkembangan kehidupan anak. Usia dini disebut juga sebagai
masa yang kritis bagi perkembangan anak. Sebab, jika dalam masa ini anak kurang
mendapatkan perhatian dalam hal pendidikan, perawatan, pengasuhan dan layanan kesehatan
serta kebutuhan gizinya dikhawatirkan anak tidak dapat tumbuh dan berkembang secara
optimal.

4
B. FASE – FASE PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI

Menurut Leonardy Hermainy (2011) pendidikan karakter itu sebaiknya dimulai sejak
anak dalam fase usia dini.Usia ini, lanjut Leonardy, terbukti sangat menentukan kemampuan
anak dalam mengembangkan potensinya.

Menurut Elizabeth Hurlock (Arifin, tt : 98), anak akan mengalami perkembangan moral/
susila dalam dua fase, yaitu :

1. Perkembangan tingah susilayang dipilih oleh anak dalam suasana khusus.


2. Perkembangan pengetian kesusilaan.

Berdakan fase – fase perkembangan anak tersebut, maka tugas orang tua adalah
memberikan fasilitas, dan membantu proses perkembangan anaknya hingga mencapai
tingkat kedewasaan.Tingkar kedewasaan dalam hal ini memahami norma – norma susila
yang berlaku.

Jika anak hanya didiik dengan larangan dan perintah, yang kelakuannya dikendalikan
dengan sistem ganjaran yang (hadiah dan hukuman)n, tidak mendapatkan kesempatan
untuk mengembangkan ego yang kuat, maka anak akan berpikir atau bertindak sesuai
dengan norma tanpa mengetahui anaknya maksudnya, tanpa disertai dengan pikiran
kritis, dan tidak mampu diajak untuk melalkukan sesuatu yang baru. Pada akhirnya,
tindakan yang dilakukan anak tidak berdasarkan tanggung jawab, tetapi semata – mata
berdasarkan rasa takut atau keinginan agar jangan sampai merasa malu.

Sebaliknya anak yang orang tuanya selalu mengajak untuk berpikir, selalu
menerangkan mengapa sesuatu itu diperintahkan dan dilarang, yang memerintah dan
menegur perbuatan anaknya dengan terlebih dahulu menanyakan motivasinya, maka
anak tersebut akan dapat mengembangkan ego yang kuat dan super ego yang sehat pula.
Maka sudah semestinya para orang tua membimbing anak agar memiliki kesadaran
moral dan sikap moral yang dewasa.

5
BAB III

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BUKU

3.1 BUKU UTAMA

Kelebihan

1. Buku ini memiliki penjelasan yang mudah dimengerti dan metari yang cukup
lengkap.
2. Buku ini banyak mengambil banyak referensi sehingga banyak sekali pengertian
dan definisi yang membuat pembaca tidak fokus pada satu pengertian atau
definisi
3. Disetiap bab memiliki kesimpulan yang memudahkan pembaca untuk
memahami setiap bab

Kekurangan

1. Buku ini hanya menjelaskan tentang perkembangan dan pola asuh pada remaaja
2. Tidak ada contoh dalam setiap subbab, hanya berisi tentang definisi dari para
pakar dan penjelasan tentang definisi tersebut.

3.2 BUKU PEMBANDING

Kelebihan

1. Buku memiliki penjelasan disetiap materi yang lengkap


2. Mudah dipahami oleh pembaca
3. Materi yang dibuat cukup ringkas

Kekurangan

1. Materi pada buku ini hanya menjelaskan tentang pola asuh anak usia dini
2. Tidak ada kesimpulan disetiap bab sehingga pembaca sulit untuk membuat
ringkasan buku.

6
BAB IV

PENUTUP

KESIMPULAN

Kedua buku sama – sama menjelaskan tentang perkembangan peserta didik dan cara pola
asuhnya. Kdua buku juga memiliki masing – masing kelebihan dn kekurangan yang masih
harus diperbaiki. Perkembangan peserta didik inin wajib dipelajari para calon pendidik untuk
memahami setiap individu perseta didik yang dididiknya nanti. Para pendidik akan
mempelajari tentang perkembangan peserta didik, pola asuh, dan lain – lain.

SARAN

Kami sangat menyarankan untuk membaca kedua buku ini karena kedua buku ini cocok
untuk para calon pendidik dan pendidik. Untuk buku pembanding, kami saankan untuk
penulis untuk membuat ringkasan disetiap materinya agar memudahkan para pembaca
menarik kesimpulan dari setiap materi yang ada didalam buku. Untuk pembaca juga harus
mencari referensi lain selain dari kedua buku ini, karena kedua buku ini hamya berfokus pada
pemahaman terhadap satu jenis peserta didik.