Anda di halaman 1dari 15

PENGERTIAN PETA MINDA

PENGERTIAN PETA MINDA

1. Apakah itu peta minda?


 Peta pikiran adalah metode pembelajaran terbaru yang dapat membantu siswa mengingat subjek
secara efektif.
 Ini adalah salah satu cara visual-spatial dalam bentuk kecerdasan beragam (Multiple Intellenges)
yang kini diterapkan dalam system pembelajaran di sekolah-sekolah.
2. Siapakah yang patut menggunakan peta pikiran?
 Semua siswa dianjurkan menguasai teknik ini setelah mempelajari sesuatu bab untuk mengingat dan
mengupas kembali pemahaman siswa dalam bab ini.
 Banyak yang menganggap teknik ini sulit diaplikasikan. Sebenarnya teknik ini akan lebih
memudahkan siswa untuk mengingat fakta-fakta penting jika teknik ini dapat dikuasai sepenuhnya.
3. Kapan waktu yang tepat untuk menggunakan peta pikiran?
 Peta pikiran sesuai digunakan pada setiap saat baik di awal persekolahan maupun di saat akhir
menghadapi ujian.
 Namun, siswa didorong berlatih teknik ini dari awal pembelajaran lagi untuk memudahkan siswa
menguasai semua subjek dengan baik dan cemerlang.
4. Mengapa peta pikiran penting?
a) Menghemat waktu belajar dan mengulang
b) Memfasilitasi pembelajaran
c) Memperkuat ingatan
d) Memungkinkan siswa menginterpretasikan semua pelajaran yang dipelajari.

e)

Peta Minda Jenis Tulang Ikan

Peta Minda Jenis Cabang


Peta Minda Jenis Kitaran

Carta Minda Jenis Carta Alir

Peta Minda Jenis Pokok

Software Mind Mapping


Gratis

Mind Mapping adalah sebuah metode visualisasi ide, pikiran, atau rencana kedalam bentuk diagram yang
saling berhubungan antara satu dan lainnya. Model pembelajaran mind mapping memang sudah terbukti
bisa mempermudah kita dalam menyelesaikan berbagai hal. Kita bisa memanfaatkan metode mind
mapping untuk memvisualisasikan pikiran dan rencana kita, mengatur alur kerja project kita, membuat
project timeline, membuat diagram flowchart, membuat peta pikiran, bahkan membuat diagram brain
storming. Namun tentu saja, cara memuat mind map sangatlah sulit jika kita menggambarnya secara
manual. Namun dengan bantuan mind mapping software, anda bisa membuat mind map dengan cepat
dan mudah.
Apapun profesi anda: pelajar, manager, penulis, mahasiswa, pengusaha, atau profesi-profesi lainnya,
anda bisa mengambil banyak manfaat dari penggunaan metode mind mapping ini untuk meraih
kesuksesan.
Ada banyak sekali Mind Mapping software yang bisa anda gunakan secara gratis, berikut ini adalah 4
software mind mapping terbaik menurut versi pusatgratis, lengkap dengan contoh mind map nya :
1. XMind

Xmind merupakan mind mapping software yang memiliki fitur lengkap. Software ini sangat mudah untuk
digunakan. Walaupun XMind merupakan versi gratis dari XMind Pro, namun fiturnya terbilang paling
lengkap dari software mind mapping gratis lainnya. Dengan XMind, anda bisa membuat Mind Map,
Fishbone Diagram, serta spreadsheet. Dilengkapi dengan fitur markers, inline notes, serta
hyperlink/attachments..XMind sangat mempermudah anda dalam melakukan brainstorming.
Setelah anda selesai membuat mind map, anda bisa mengupload mind map anda di xmind share. Anda
juga bisa mengembed mind map anda di situs atau blog yang anda miliki. Selain itu, mind map yang anda
buat di XMind juga bisa anda ekspor ke format software mind mapping populer lainnya seperti FreeMind
atau MindManager. Menarik sekali bukan? Anda bisa mendownload XMind secara gratis disini. XMind
tersedia dalam versi Windows, Mac OS, Debian/Ubuntu, serta versi portabel.
2. FreeMind

Banyak para profesional yang menggunakan FreeMind sebagai software mind map mereka. Hal ini
tidaklah mengherankan karena fungsi dan fitur dari FreeMind sangatlah lengkap. Namun demikian,
memang secara tampilan software ini masih lebih sederhana jika dibandingkan software mind map gratis
lainnya.
Software mind map yang sangat populer ini didownload oleh lebih dari 4000 orang setiap harinya. Hal ini
membuktikan bahwa FreeMind bisa menjadi software mind mapping gratis andalan anda. Anda bisa
mendownload FreeMind disini. FreeMind tersedia dalam versi Windows, Linux, Mac OS, serta binary untuk
sistem operasi lainnya.

3. Edraw MindMap

Cara membuat mind map dengan Edraw MindMap tergolong sangat mudah. Hal ini karena Edraw
MindMap merupakan software pembuat mind map instan yang dilengkapi dengan fitur Smart Drawing
Guide. Dilengkapi dengan banyak sekali template, style, efek dan banyak contoh mind map dalam
berbagai topik, membuat Edraw MindMap menjadi software Mind Mapping yang cocok bagi pemula.
Selain karena kemudahannya, Edraw MindMap juga sering dipilih karena sudah terintegrasi dengan
Microsoft Office. Anda bisamendownload Edraw MindMap disiniatau disini. Sayangnya, Edraw MindMap
hanya tersedia dalam versi Windows saja.

4. MindMeister

Sebenarnya MindMeister bukanlah sebuah software, tetapi merupakan sebuah web aplikasi yang
menyediakan layanan Mind Mapping online. Dengan mendaftarkan diri anda secara gratis, anda bisa
menikmati fitur import, collaborate, share serta layanan MindMeister hingga 3 mind map.
Kelebihan layanan Mind Map online dibandingkan dengan software Mind Map adalah kemampuannya
untuk mengkolaborasikan Mind Map dengan teman atau tim kerja anda. MindMeister mendukung juga
untuk beberapa perangkat mobile seperti iPad, iPhone serta Android.
Bagi anda yang ingin menikmati layanan mind mapping online dari MindMeister, cukup daftarkan diri anda
di layanan MindMeister Basic disini.
Semoga rangkuman 4 software mind mapping gratis ini bermanfaat bagi anda. Bagi saya, metode mind
mapping sangat membantu dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan dan project yang sedang saya
kerjakan.

Pengertian Mind Maping

Mind Mapping (Peta Pikiran)


Mind Maping pertama kali dikembangkan oleh Tony Buzan, seorang Psikolog dari Inggris. Beliau adalah
penemu Mind Map (Peta Pikiran), Ketua Yayasan Otak, pendiri Klub Pakar (Brain Trust) dan pencipta
konsep Melek Mental. Mind map diaplikasikan di bidang pendidikan, seperti teknik, sekolah, artikel serta
menghadapi ujian.

Mind maping dapat diartikan sebagai proses memetakan pikiran untuk menghubungkan konsep-konsep
permasalahan tertentu dari cabang-cabang sel saraf membentuk korelasi konsep menuju pada suatu
pemahaman dan hasilnya dituangkan langsung di atas kertas dengan animasi yang disukai dan
gampang dimengerti oleh pembuatnya. Sehingga tulisan yang dihasilkan merupakan gambaran
langsung dari cara kerja koneksi-koneksi di dalam otak.

Mind maping adalah cara mengembangkan kegiatan berpikir ke segala arah, menangkap berbagai
pikiran dalam berbagai sudut. Mind maping mengembangkan cara berpikir divergen dan berpikir kreatif.
Mind mapping yang sering kita sebut dengan peta konsep adalah alat berpikir organisasional yang
sangat hebat yang juga merupakan cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan
mengambil informasi itu ketika dibutuhkan (Tony Buzan , 2008:4).

Menurut Tony Buzan, Mind Maping dapat membantu kita untuk banyak hal seperti : merencanakan,
berkomunikasi, menjadi lebih kreatif, menyelesaikan masalah, memusatkan perhatian, menyusun dan
menjelaskan pikiran-pikiran, mengingat dengan baik, belajar lebih cepat dan efisien serta melatih gambar
keseluruhan.

Manfaat Mind Maping


Ditinjau dari segi waktu Mind maping juga dapat mengefisienkan penggunaan waktu dalam mempelajari
suatu informasi. Hal ini utamanya disebabkan karena metode ini dapat menyajikan gambaran
menyeluruh atas suatu hal, dalam waktu yang lebih singkat. Dengan kata lain, Mind maping mampu
memangkas waktu belajar dengan mengubah pola pencatatan linear yang memakan waktu menjadi
pencatatan yang efektif yang sekaligus langsung dapat dipahami oleh individu.

Beberapa manfaat metode pencatatan menggunakan Mind mapping, antara lain:

1. Tema utama terdefinisi secara sangat jelas karena dinyatakan di tengah.


2. Level keutamaan informasi teridentifikasi secara lebih baik. Informasi yang memiliki kadar
kepentingan lebih diletakkan dengan tema utama.
3. Hubungan masing-masing informasi secara mudah dapat segera dikenali.
4. Lebih mudah dipahami dan diingat.
5. Informasi baru setelahnya dapat segera digabungkan tanpa merusak keseluruhan struktur Mind
mapping, sehingga mempermudah proses pengingatan.
6. Masing-masing Mind mapping sangat unik, sehingga mempermudah proses pengingatan.
7. Mempercepat proses pencatatan karena hanya menggunakan kata kunci.
Membuat Mind Maping
Mind Map adalah alat berpikir kreatif yang mencerminkan cara kerja alami otak. Mind map
memungkinkan otak menggunakan semua gambar dan asosiasinya dalam pola radial dan jaringan
sebagimana otak dirancang, seperti yang secara internal selalu digunakan otak, dan terhadap mana
perlu memberiarkannya membiasakan diri kembali.

Beberapa hal penting dalam membuat peta pikiran ada dibawah ini, yaitu:

1. Pastikan tema utama terletak ditengah-tengah. Contohnya, apabila kita sedang mempelajari
pelajaran sejarah kemerdekaan Indonesia, maka tema utamanya adalah Sejarah Indonesia.
2. Dari tema utama, akan muncul tema-tema turunan yang masih berkaitan dengan tema
utama. Dari tema utama Sejarah Indonesia, maka tema-tema turunan dapat terdiri dari:
Periode,Wilayah, Bentuk Perjuangan ,dll.
3. Cari hubungan antara setiap tema dan tandai dengan garis, warna atau simbol. Dari setiap
tema turunan tertama akan muncul lagi tema turunan kedua, ketiga dan seterusnya. Maka langkah
berikutnya adalah mencari hubungan yang ada antara setiap tema turunan. Gunakan garis, warna,
panah atau cabang dan bentuk-bentuk simbol lain untuk menggambarkan hubungan diantara tema-tema
turunan tersebut. Pola-pola hubungan ini akan membantu kita memahami topik yang sedang kita baca.
Selain itu Peta Pikiran yang telah dimodifikasi dengan simbol dan lambang yang sesuai dengan selera
kita, akan jauh lebih bermakna dan menarik dibandingkan Peta Pikiran yang miskin warna.
4. Gunakan huruf besar. Huruf besar akan mendorong kita untuk hanya menuliskan poin-poin
penting saja di Peta Pikiran. Selain itu, membaca suatu kalimat dalam gambar akan jauh lebih mudah
apabila dalam huruf besar dibandingkan huruf kecil. Penggunaan huruf kecil bisa diterapkan pada poin-
poin yang sifatnya menjelaskan poin kunci
5. Buat peta pikiran dikertas polos dan hilangkan proses edit. Ide dari Peta Pikiran adalah agar
kita berpikir kreatif. Karenanya gunakan kertas polos dan jangan mudah tergoda untuk memodifikasi
Peta Pikiran pada tahap-tahap awal. Karena apabila kita terlalu dini melakukan modifikasi pada Peta
Pikiran, maka sering kali fokus kita akan berubah sehingga menghambat penyerapan pemahaman tema
yang sedang kita pelajari.
6. Sisakan ruangan untuk penambahan tema. Peta Pikiran yang bermanfaat biasanya adalah
yang telah dilakukan penambahan tema dan modifikasi berulang kali selama beberapa waktu. Setelah
menggambar Peta Pikiran versi pertama, biasanya kita akan menambahkan informasi, menulis
pertanyaan atau menandai poin-poin penting. Karenanya selalu sisakan ruang di kertas Peta Pikiran
untuk penambahan tema.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Mind mapping adalah suatu teknik mencatat yang mampu
mengembangkan pikiran dan meningkatkan daya ingat karena informasi disusun secara bercabang dari
tema utama yang menyertakan gambar, simbol, warna dan teks untuk yang dapat memampukan peserta
didik untuk menggunakan seluruh potensi dan kapasitas otak dengan efektif dan efisien.

Daftar Pustaka
 Buzan, Tony. 2008. Buku Pintar Mind Map. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
 Suyatno. 2009. Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Sidoarjo: Masmedia Buana Pustaka.
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dalam proses belajar mengajar, penggunaan metode pengajaran yang tepat akan sangat
berpengaruh terhadap ketercapaian pemahaman murid. Tentunya semua metode pengajaran yang
pernah diterapkan selama ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Terlepas dari semua itu,
metode pengajaran yang sering diterapkan oleh guru-guru kita saat ini adalah cenderung untuk
hanya mengaktifkan salah satu sisi otak sang murid saja. Karena pada hakekatnya otak manusia
terbagi menjadi dua, yaitu otak kiri dan otak kanan.

Kedua belahan otak manusia ini memiliki tugas dan cara kerja yang berbeda. Otak kiri
bekerja untuk hal-hal yang terkait dengan kata, angka dan daftar. Sementara otak kanan berkerja
untuk hal-hal yang terkait dengan kesadaran, imajinasi, warna, keindahan. Sebagaimana dua kaki
dan tangan, aktivitas manusia akan mudah dikerjakan bila kedua pasang organ tersebut bekerja
dengan baik. Tentunya berjalan dengan dua kaki akan jauh lebih optimal dibandingkan dengan
jalan satu kaki. Demikianlah perumpamaannya dengan otak kita.

Umumnya manusia hanya memfungsikan salah satu otaknya saja, ada yang dominan otak
kirinya adapula yang dominan otak kanannya. Bisa dibayangkan bagaimana luar biasanya otak
manusia bila kedua belahan otaknya dapat dioptimalkan.

Begitu juga siswa dalam belajar, jika siswa bisa mengaktifkan dua sisi otaknya secara
efektif, maka penulis yakin mereka akan dengan mudah menerima pelajaran yang diberikan guru
kepada siswa. Bukan hanya itu, kemampuan logika anak akan lebih berkembang ketimbang
mereka harus menghafal kata demi kata dan kalimat demi kalimat. Metode
pengajaran/pemberlajaran yang dapat mengoptimalakan kedua belah sisi otak manusia tersebut
adalah metode mind mapping (Peta Pikiran).

B. RUMUSAN MASALAH
1) Apa pengertian dan prinsip serta ciri mind mapping?
2) Apa langkah-langkah dalam pembuatan mind mapp?
3) Apa kelebihan dan kekurangan mind mapping?
4) bagaimana mind map dalam pembelajaran PAI?

C. TUJUAN
1) Untuk mengetahui pengertian dan prinsip serta ciri mind mapping
2) Untuk mengetahui langkah-langkah dalam pembuatan mind mapp
3) Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan mind mapping
4) Untuk mengetahui mind map dalam pembelajaran PAI

BAB II

PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN, PRINSIP DAN CIRI MIND MAPPING

1. Pengertian Mind Mapping

Mind mapping atau peta pikiran adalah suatu tekhnik pembuatan catatan-catatan yang dapat
digunakan pada situasi, kondisi tertentu, seperti dalam pembuatan perencanaan, penyelesaian
masalah, membuat ringkasan, membuat struktur, pengumpulan ide-ide, untuk membuat catatan,
kuliah, rapat, debat dan wawancara.(Svantesson, 2004 : 1)
Konsep Mind mapping asal mulanya diperkenalkan oleh Tony Buzan tahun 1970-an.
Menurutnya mind map adalah sistem penyimpanan, penarikan data, dan akses yang luar biasa
untuk perpustakaan raksasa, yang sebenarnya ada dalam otak manusia yang menakjubkan (Buzan,
2009 : 12). Mind map adalah cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan
mengambil informasi keluar otak-Mind Map adalah cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara
harfiah akan “memetakan” pikiran-pikiran kita.
Pemetaan pikiran yang dikemukakan oleh Buzan ini didasarkan pada kenyataan bahwa
otak manusia terdiri dari satu juta juta sel otak atau setara dengan 167 kali jumlah manusia di
bumi, sel-sel otak tersebut terdiri dari beberapa bagian, ada bagian pusat (nukleus) dan ada
sejumlah bagian cabang yang memencar ke segala arah, sehingga tampak seperti pohon yang
menumbuhkan cabang ke sekelilingnya (Buzan, 2009:30).
Kita bisa membandingkan mind map dengan peta kota. Pusat mind map miripdengan
pusat kota. Pusat mind mapmewakili ide terpenting. Jalan-jalan utama yang menyebar dari pusat
mewakili pikiran-pikiran utama dalam proses pemikiran kita, jalan-jalan sekunder mewakili
pikiran-pikiran sekunder, dan seterusnya. Gambar-gambar atau bentuk-bentuk khusus dapat
mewakili area-area yang menarik atau ide-ide menarik tertentu.
Sama seperti peta jalan, Mind Map akan :
 Menyenangkan untuk dilihat, dibaca, dicerna dan diingat.
 Memberi pandangan meyeluruh pokok masalah atau area yang luas.
 Memungkinkan kita merencanakan rute atau membuat pilihan-pilihan dan mengetahui ke mana
kita akan pergi dan di mana kita berada.
 Mengumpulkan sejumlah besar data di suatu tempat.
 Mendorong pemecahan masalah dengan membiarkan kita melihat jalan-jalan terobosan kreatif
baru.

Mind Map juga merupakan peta rute yang hebat bagi ingatan, memungkinkan kita
menyusun fakta dan pikiran sedemikian rupa sehingga cara kerja alami otak dilibatkan sejak awal.
Ini berarti mengingat informasi akan lebih mudah dan lebih bisa diandalkan daripada mengunakan
tekhnik pencatatan tradisional.

Konsep ini dikategorikan ke dalam teknik kreatif, karena pembuatan mind mapping ini
membutuhkan pemanfaatan imajinasi dari si pembuatnya. Siswa yang kreatif akan lebih mudah
membuat mind mapping ini. Begitu pula, dengan semakin seringnya siswa membuat mind
mapping, dia akan semakin kreatif. Sebuah mind map memiliki sebuah ide atau kata sentral, dan
ada 5 sampai 10 ide lain yang keluar dari ide sentral tersebut. Mind mapping sangat efektif bila
digunakan untuk memunculkan ide terpendam yang siswa miliki dan membuat asosiasi di antara
ide tersebut. Catatan yang siswa buat membentuk sebuah pola gagasan yang saling berkaitan,
dengan topik utama ditengah dan sub topik dan perincian menjadi cabang-cabangnya, tekhnik ini
dikenal juga dengan nama Radian Thinking (Deporter dan Hernacki, 2011 : 152).
Dengan membuat sendiri peta pikiran siswa “melihat” bidang studi itu lebih jelas, dan
mempelajari bidang studi itu lebih bermakna. Para siswa cenderung lebih mudah belajar dengan
catatannya sendiri yang menggunakan bentuk huruf yang merekamiliki dan ditambah dengan
pemberian warna yang berbeda disetiap catatan mereka. Dibandingkan dengan membaca buku teks
mereka merasa kesulitan ketika persiapan akan menghadapi ujian.
Mind mapping merupakan tehnik penyusunan catatan demi membantu siswa
menggunakan seluruh potensi otak agar optimum. Caranya, menggabungkan kerja otak bagian
kiri dan kanan. Metode ini mempermudah memasukan informasi kedalam otak dan untuk kembali
mengambil informasi dari dalam otak. Mind mapping merupakan teknik yang paling baik dalam
membantu proses berfikir otak secara teratur karena menggunakan teknik grafis yang berasal dari
pemikiran manusia yang bermanfaat untuk menyediakan kunci-kunci universal sehingga
membuka potensi otak. (Prayudi: 2008). Dengan metode mind mapping siswa dapat
meningkatkan daya ingat hingga 78%.

Berikut adalah perbedaan antara tulisan biasa dan mind map :


a. Tulisan Biasa
 Hanya berupa tulisan-tulisan saja
 Hanya dalam satu warna
 Untuk mereview ulang memerlukan waktu yang lama
 Waktu yang diperlukan untuk belajar lebih lama
 Statis

b. Mind Mapp (Peta Pikiran)


 Berupa tulisan, symbol dan gambar
 Berwarna-warni
 Untuk mereview ulang diperlukan waktu yang pendek
 Waktu yang diperlukan untuk belajar lebih cepat dan efektif
 Membuat individu menjadi lebih kreatif

Dari uraian tersebut, peta pikiran (mind mapping) adalah satu teknik mencatat yang
mengembangkan gaya belajar visual. Peta pikiran memadukan dan mengembangkan potensi kerja
otak yang terdapat di dalam diri seseorang. Dengan adanya keterlibatan kedua belahan otak maka
kan memudahkan seserorang untuk mengatur dan mengingat segala bentuk informasi, baik secara
tertulis maupun secara verbal. Adanya kombinasi warna, simbol, bentuk dan sebagainya
memudahkan otak dalam menyerap informasi yang diterima.
Peta pikiran yang dibuat oleh siswa dapat bervariasi setiap hari. Hal ini disebabkan karena
berbedanya emosi dan perasaan yang terdapat dalam diri siswa setiap harinya. Suasana
menyenangkan yang diperoleh siswa ketika berada di ruang kelas pada saat proses belajar akan
mempengaruhi penciptaan peta pikiran. Tugas guru dalam proses belajar adalah menciptakan
suasana yang dapat mendukung kondisi belajar siswa terutama dalam proses pembuatan mind
mapping (Iwan Sugiarto, 2004 : 76).

2. Prinsip dan Ciri Mind Mapping


Mind mapping menggunakan teknik penyaluran gagasan dengan menggunakan kata kunci
bebas, simbol, gambar, dan menggambarkan secara kesatuan dengan menggunakan teknik
pohon. Mind mapping ini didasarkan pada detail-detail dan suatu peta pikiran yang mudah diingat
karena mengikuti pola pemikiran otak.

Semua mind map mempunyai kesamaan. Semuanya menggunakan warna. Semuanya


memiliki struktur alami yang memancar dari pusat. Semuanya menggunakan garis lengkung,
simbol, kata dan gambar yang sesuai dengan satu rangkaian Turan yang sederhana, mendasar,
alami, dan sesuai dengan cara kerja otak. Dengan mind map, daftar informasi yang panjang bisa
dialihkan menjadi diagram warna-warni, sangat teratur dan mudah diingat yang bekerja selaras
dengan cara kerja alami otak dalam melakukan berbagai hal. (Buzan, 2005:6)

Rose dan Malcolm menambahkan strategi visual ini mempunyai beberapa ciri, diantaranya
sebagai berikut :
1. Mengingat melalui penglihatan, mengingat kata-kata dengan melihat tetapi perlu waktu yang
lebih lama untuk mengingat susunan atau urutan abjad jika tidak disebutkan awalnya.
2. Jika memberi atau menerima penjelasan arah lebih suka memakai peta/gambar.
3. Aktifitas reatif : menulis, menggambar, melukis merancang.
4. Mempunyai ingatan visual yang bagus, dimana ketika kita ingat saat meninggalkan sesuatu dalam
beberapa hari yang lalu.(Rose, Malcolm, 2006 : 77)
Menurut Buzan, teknik pembuatan catatan dan pengelompokan pikiran yang dirancang
untuk memenuhi kebutuhan seluruh otak yang harus menyertakan tidak hanya kata-kata, angka,
rangkaian dan juga garis-garis tetapi juga dengan warna, gambar-gambar, dimensi, simbol-simbol
itulah peta pikiran atau mind mapping (Buzan, 2003 : 122).

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN MIND MAPP

Perlu diketahui Mind Map terdiri dari 3 (tiga) komponen utama, yaitu:
1) Topik Sentral, pokok atau fokus pikiran/isu uyang hendak dikembangkan, dan
diletakkan sebagai “pohon”.
2) Topik Utama, level pikiran lapis kedua sebagai bagian dari Topik Sentral dan diletakkan sebagai
“cabang” yang melingkari “pohon”.
3) Sub Topik, level pikiran lapis ketiga sebagai bagian dari cabang dan diletakkan
sebagai “ranting” (dan level pikiran lapis berikutnya)

Hal-hal yang harus dipersiapkan ketika akan membuat atau menggunakan metode mind
mapping adalah :
1) Kertas kosong tak bergaris.
2) Pena atau spidol berwarna-warni.
3) Otak dan imajinasi.
4) Buku sumber sebagai salah satu sumber bagi siswa.

Sebelum membuat mind map, maka harus menemukan desain yang cocok untuk masing-
masing teks yang spesifik. Setelah membaca teks maka akan mengetahui desain yang sesuai
untuk mind map yang akan dibuat. Secara sederhana sebuah teks dapat dikategorikan ke dalam
tiga kelompok:
1. Komparasi (perbandingan)
Sebuah teks dikategorikan komparasi apabila teks tersebut terdapat perbandingan antara A dan B,
antara yang baik dan yang jelek dan sebagainya.
2. Kronologi atau rangkaian peristiwa
Teks tersebut mempunyai sebuah awal dan akhir yang jelas, misalnya biografi, sejarah, proses dan
sebagainya. Desain ini biasanya sesuai dengan arah jarum jam.
3. Presentasi (paparan)
Apabila cerita tanpa permulaan atau akhir yang jelas, apabila kata-kata dipaparkan tanpa urutan
yang khusus, maka bisa didesain sesuai dengan keinginan.

Menulis mind map


Pada saat membaca maka telah memperoleh kata-kata penting yang telah diberi tanda,
tahap ini adalah tahap menulis kata-kata penting pada mind map. Setelah menulis kata utama maka
dihubungkan dengan garis hubung pada kata-kata yang menjadi cabang dari kata-kata utama.

Adapun langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :


1. Letakan kertas kosong tak bergaris dengan sisi panjang mendatar.
2. Buat gagasan utamanya baik dalam tulisan, gambar atau foto untuk ide sentral.
3. Hubungkan cabang-cabang utama ke topik utama dan hubungkan cabang-cabang utama pada ranting-
ranting yang merupakan sub topik utama. Jumlah cabang akan bervariasi tergantung jumlah sub
pokok pada materi tersebut. Usahakan setiap garis-garis cabang yang saling berhubungan hingga
ke pusat gambar dibentuk tidak lurus agar tidak membosankan. Garis-garis cabang sebaiknya
dibuat semakin tipis begitu bergerak menjauh dari gambar utama untuk menandakan hirarki atau
tingkat kepentingan dari masing-masing garis.
4. Gunakan warna.
5. Gunakan satu kata kunci untuk setiap garis

C. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MIND MAPPING


Menurut Mike Hernacki dan Bobbi Deporter, mind mapping memiliki manfaat
diantaranya :

 Dapat memusatkan pikiran


Anda tidak perlu berfikir untuk menangkap setiap kata yang dibicarakan. Sebaliknya, Anda dapat
berkonsentrasi pada gagasannya.

 Meningkatkan pemahaman
Ketika membaca suatu tulisan atau laporan tekhnik, Peta Pkiran akan meningkatkan pemahaman
dan memberikan catatan tinjauan ulang yang sangat berarti nantinya.
 Menyenangkan
Imajinasi dan kreativitas Anda tidak terbatas dan hal itu menjadikan pembuatan dan peninjauan
ulang catatan lebih menyenangkan.

Sedangkan menurut Buzan (Buzan, 2005 : 6), mind map dapat membantu kita dalam
sangat banyak hal. Berikut beberapa diantaranya :
 Merencana.
 Berkomunikasi.
 Menjadi lebih kreatif.
 Menghemat waktu.
 Menyelasikan masalah.
 Memusatkan perhatian.
 Menyusun dan menjelaskan pikiran-pikiran.
 Mengingat dengan lebih baik.
 Belajar lebih cepat dan efisien.
 Melihat “gambar keseluruhan”.
 Menyelamatkan pohon.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa beberapa kelebihan saat menggunakan
teknik mind mapping ini, yaitu :
1) Mind Map mampu meningkatkan kapasitas pemahaman dengan cara:
a. Melihat gambaran besar suatu persoalan sekaligus melihat informasi secara detail
b. Mengingat informasi yang kompleks lebih mudah. Informasi tersebut telah dikelompokkan sesuai
dengan cara seseorang mengingat termasuk hubungannya dengan subjek yang sama atau berbeda.
c. Mengatasi informasi yang membludak karena telah ditata dan dikelompokkan sedemikan rupa.
Secara mental hal ini juga membuat seseorang lebih terorganisir dan runtut dalam memahami
sebuah persoalan.
2) Mind Map mampu meningkatkan kemampuan seseorang dalam berimajinasi, mengingat,
berkonsentrasi, membuat catatan, meningkatkan minat sekaligus mampu menyelesaikan
persoalan. Hal ini dicapai karena Mind Map mengajarkan untuk melihat persoalan secara
keseluruhan dan melihat hubungannya satu sama lain. Ini yang paling sulit dilakukan dalam
catatan konvensional. Tidak hanya itu, dengan catatan ini maka manajemen belajar pun menjadi
lebih mudah. Informasi baru dapat ditambahkan, dihubungkan, dan diasosiasikan kapan saja
dengan informasi yang sudah ada sebelumnya.
3) Mind Map dapat merangsang sisi kreatif seseorang lewat penggunakan garis lengkung, warna dan
gambar. Ini membuat sebuah catatan sekaligus menjadi karya seni yang indah. Secara mental akan
memudahkan kita untuk mengingatnya. Mind Map akan merangsang kemampuan
membandingkan informasi yang ada baik berupa fakta, ide termasuk data statistik.
4) Mind Map membantu seseorang membuat catatan yang menarik dalam waktu singkat. Selain itu,
catatan ini mampu membuka pemahaman yang baik dan sisi kreatif dengan merangsang
munculnya ide-ide dan insight baru, bahkan pada saat membuat catatan itu sendiri. Mind Map
dapat pula menjelaskan sebuah tujuan, rencana, ide, maupun pemikiran secara jelas dan
terstruktur.
5) Teknik dapat digunakan untuk mengorganisasikan ide-ide yang muncul dikepala anda atau
mengingat detail secara mudah.
6) Melihat hubungan antara gagasan dan konsep.
7) Proses mengganbar diagram bisa memunculkan ide-ide yang lain.
8) Diagram yang sudah terbentuk bisa menjadi panduan untuk menulis.
9) Bekerjasama dengan otak siswa, bukan bertentangan dengannya.
10) Menyingkirkan “format outline” yang membosankan, selamanya
11) Dapat mengoptimalakan otak kanan dan otak kiri, karena mind map bekerja dnegan gambar,
warna dan kata-kata sederhana.
12) Dapat menghemat catatan, karena dengan mind map bisa meringkas satu bab materi dalam
setengah lembar kertas
13) Pembelajaran terkesan lebih efektif, dan efisisien, karena pada dasarnya cara kerja mind map
sama dengan cara kerja dasar otak, yaitu tidak tersusun sistematis, namun lebih pada bercabang-
cabang seperti pohon.
14) Pola ini dapat mempermudah proses recall pada setiap apa yang pernah dipelajari.
15) Dapat meningkatkan daya kreatifitas siswa dan guru, karena siswa/guru akan terangsang untuk
mebuat gambar-gambar atau warna-warna pada mind map agar terlihat lebih menarik.
16) Mempertajam daya analisa dan logika siswa, karena siswa tidak lagi dituntut untuk mencatat buku
sampai habis kemudian menghapalnya. Namun lebih kepada pemahaman dan kreatifitas untuk
dapat menghungkan topic umum dengan sub-sub topic bahasan.

Sedangkan kekurangan model pembelajaran mind mapping:


1) Hanya siswa yang aktif yang terlibat
2) Tidak sepenuhnya murid yang belajar
3) Jumlah detail informasi tidak dapat dimasukkan
D. MIND MAP DALAM PEMBELAJARAN PAI
Apabila dipahami dari konsep mind map di atas, mind map dapat digunakan sebagai
berikut: pemecahan masalah, garis / kerangka desain, struktur /hubungan representasi,
anonim kolaborasi, penggabungan kata dan visual, individu ekspresi kreativitas,
kondensasi materi kedalam format yang ringkas dan berkesan, membangun tim atau sinergi
menciptakan aktivitas, dan meningkatkan semangat kerja. (Wikipedia, 2011).
Dari kegunaan di atas, maka mind map dapat dipakai dalam pembelajaran PAI. Hal ini
dapat diketahui bahwa dalam PMA No. 16 Tahun 2010 tentang pengelolaan pendidikan agama di
sekolah, pendidikan agama adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan dan membentuk
sikap, kepribadian, dan keterampilan peserta didik dalam mengamalkan ajaran agamanya, yang
dilaksanakan sekurang-kurangnya melalui mata pelajaran pada semua jalur, jenjang dan jenis
pendidikan. Pengertian pendidika agama dalam PMA No. 16 Tahun 2010 termasuk juga
pengertian pendidikan agama Islam.
Pada sisi lain pendidikan agama Islam juga dapat diartikan dengan usaha sadar untuk
menyiapkan siswa agar memahami ajaran Islam ( knowing ), terampil
melakukan atau mempraktekkan ajaran Islam (doing), dan mengamalkan
ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari ( being ). (Ahmad Tafsir, 1992)
Dari uraian di atas dapat dipahami bahwa pendidikan agama Islam apabila dilihat dari
kegunaan mind map mempunyai hubungan yang berkaitan. Dengan adanya mind map,
pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah dapat dilakukan dengan sistem pemecahan
masalah, adanya ekspresi kreativitas menjadikan materi PAI lebih ringkas dan berkesan,
membangun tim belajar, meningatkan semangat belajar para siswa dalam belajar.
Apabila dilihat dari pengertian PAI yang kemukakan oleh Ahmad Tafsir di atas, materi
PAI dapat dipakai untuk mind map ini adalah materi yang bersifat kognitif yang berkaitan dengan
pemahaman keislaman siswa. Seperti: KD PAI SMA Kelas X semester satu: Menyebutkan
pengertian kedudukan dan fungsi Al-Qur’an, Al-Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam.
Langkah Mind Map dalam Pembelajaran PAI
Dalam menggunakan metode mind mapping, yang harus dipersiapkan adalah:
1) Kertas kosong tak bergaris.
2) Pena atau spidol berwarna-warni.
3) Otak dan imajinasi.
4) Buku sumber sebagai salah satu sumber bagi siswa.

Adapun langkah-langkah dalam membuat mind map yang mesti diperhatikan berdasarkan
teori Toni Buzan, yaitu:
1) Mulailah dari bagian tengah kertas kosong yang sisi panjangnya diletakan mendatar.
2) Gunakan gambar atau foto untuk ide sentral.
3) Gunakan warna.
4) Hubungkan cabang-cabang utama ke gambar pusat dan hubungan cabang-cabang tingkat dua dan
tiga ke tingkat satu dan dua, dan seterusnya
5) Buatlah garis hubung yang melengkung, bukan garis lurus.
6) Gunakan satu kata kunci untuk setiap garis.
7) Gunakan gambar, selain pada gambar sentral.

Dari langkah-langkah membuat mind map di atas, apabila dikaitkan dengan metode pembelajaran,
langkah-langkah mind map dalam pembelajaran PAI sebagai berikut:
1. Menyampaikan kompetensi yang harus dikuasai
2. Tentukan satu topik/masalah utama, untuk tertentu gunakan kata/gambar
3. Munculkan satu topik yang berhubungan dengan topik utama
4. Lakukan seperti langkah ketiga dan seterusnya seperti langkah-langkah membuat mind map di
atas
5. Memberikan konfirmasi.

BAB III

PENUTUP

Konsep Mind mapping asal mulanya diperkenalkan oleh Tony Buzan tahun 1970-an.
Menurutnya mind map adalah sistem penyimpanan, penarikan data, dan akses yang luar biasa
untuk perpustakaan raksasa, yang sebenarnya ada dalam otak manusia yang menakjubkan.
Mind mapping merupakan tehnik penyusunan catatan demi membantu siswa
menggunakan seluruh potensi otak agar optimum. Caranya, menggabungkan kerja otak bagian
kiri dan kanan. Metode ini mempermudah memasukan informasi kedalam otak dan untuk kembali
mengambil informasi dari dalam otak. Mind mapping merupakan teknik yang paling baik dalam
membantu proses berfikir otak secara teratur karena menggunakan teknik grafis yang berasal dari
pemikiran manusia yang bermanfaat untuk menyediakan kunci-kunci universal sehingga
membuka potensi otak

B. SARAN
Dengan adanya metode Mind Mapping (peta pikiran) diharapkan dapat memperkaya
metode dan keaktifan yang dipergunakan guru dalam menerapkan materi ajar kepada peserta
didiknya.

DAFTAR PUSTAKA

Buzan, Tony. Buku Pintar Mind Map untuk Anak. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2007.
Buzan, Tony. Mind Map untuk Meningkatkan Kreativitas. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 2004.
Bobby Deporter dan Mike Hernarcki. Quantum Learning. Bandung : Kaifa. 2011
Colin Rose dan Malcolm J. 2006. Accelered Learning. Bandung : Nusantara.
http://ras-eko.blogspot.com/2011/05/model-pembelajaran-mind-mapping.html, 2015
Suprijono, Agus. Cooperative Learning : Teori dan Aplikasi PAKEM. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. 2009.
Riyanto, Yatim. 2010. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta : Kencana Pernada Group.
Sugiarto,Iwan. 2004. Mengoptimalkan Daya Kerja Otak Dengan Berfikir. Jakarta : Gramedia.
Wycoff, Joyce. Menjadi Super Kreatif melalui Metode Pemetaan Pikiran. Bandung: Kaifa., 2003