Anda di halaman 1dari 10

PERENCANAAN KEPERAWATAN

NAMA PASIEN : Ny.D UMUR : 22 tahun


RUANGAN : Flamboyan NO.REG : 799348

No Diagnosa Rencana Tidakan Keperawatan


Keperawatan Tujuan/Kriteria Intervensi Rasional
Hasil (NOC) Keperawatan (NIC)
1 Nyeri akut b.d Setelah diberikan NIC: Manajemen nyeri 1. Untuk mengetahui
agen intervensi Aktivitas sejauh mana nyeri
pencedera keperawatan selama keperawatan: terjadi
fisiologis 3 x 24 jam, 1. Lakukan pengkajian 2. Mengetahui keadaan
(limfadenopati diharapkan pasien nyeri komprehensif umum pasien
inguinal) mampu meliputi lokasi, 3. Membantu pasien
menunjukkan: karakteristik, durasi, mengidentifikasi nyeri
Ditandai NOC: Nyeri Akut frekuensi,intensitas yang dialami agar dapat
dengan:  Dipertahankan nyeri dan faktor meringankan dan
S: Mengeluh pada 2 pencetus mengurangi nyeri
nyeri pada  Ditingkatkan pada 2. Kaji tanda-tanda sampai pada
perut kiri 5 vital kenyamanan yang
bawah seperti  1= Berat 3. Gali bersama pasien diterima pasien
ditusuk-tusuk  2= Cukup berat faktor yang dapat 4. Untuk mengetahui
dengan skala  3= Sedang menurunkan nyeri tindakan yang nyaman
7, nyeri  4= Ringan seperti kompres dilakukan bila nyeri
dirasakan ±35  5= Tidak ada hangat/dingin muncul
menit Dengan kriteria hasil 4. Evaluasi efektivitas 5. Pengetahuan yang akan
O:Tampak  Nyeri yang tindakan dirasakan membantu
meringis, dilaporkan pengontrolan nyeri mengurangi nyerinya
adanya nyeri 1/2/3/4/5 yang pernah dan dapat membantu
tekan di  Panjangnya digunakan mengembangkan
abdomen episode nyeri sebelumnya. 6. Lingkungan tenang
bawah 1/2/3/4/5 5. Berikan informasi akan menurunkan
sinistra,  Mengerang dan mengenai penyebab stimulus nyeri eksternal
adanya menangis 1/2/3/4/5 nyeri dan berapa dan membatasi
benjolan kecil  Ekspresi nyeri lama nyeri akan pengunjung akan
sebesar biji wajah 1/2/3/4/5 dirasakan membantu
kacang di  Mengeluarkan 6. Kendalikan faktor meningkatkan kondisi
abdomen keingat 1/2/3/4/5 lingkungan tenang, oksigen ruangan yang
bawah batasi pengunjung, akan berkurang apabila
sinistra, nadi suhu ruangan, banyak yang berada di
82 x/m pencahayaan ruangan.
7. Ganti linen tempat 7. Memberikan rasa
tidur bila diperlukan nyaman
8. Berikan posisi 8. Untuk mengurangi atau
nyaman ketika nyeri meringankan rasa nyeri
muncul sampai pada tingkat
yang dapat diterima
pasien
9. Ajarkan teknik 9. Distraksi dapat
distraksi pada saat menurunkan stimulus
nyeri internal
10. Ajarkan tekhnik 10. Untuk meringankan
relaksasi (tarik nafas rasa nyari
dalam) ketika nyeri 11. Genggaman jari akan
muncul menghangatkan titik-
11. Ajarkan teknik titik keluar dan
relaksasi genggam masuknya energy
jari meridian yang terletak
12. Lakukan manajemen pada tangan. Yang akan
sentuhan memberikan
13. Berikan aromaterapi rangsangan menuju
untuk mengurangi saraf pada tubuh yang
nyeri mengalami gangguan,
14. Dukung dan dapat mengurangi
istirahat/tidur yang nyeri
adekuat untuk 12. Manajemen sentuhan
membantu pada saat nyeri berupa
penurunan nyeri sentuhan dukungan
15. Berikan individu psikologis dapat
penurun nyeri yang membantu menurunkan
optimal dengan nyeri.
peresepan analgesic kepatuhan pasien
terhadap rencana
terapeutik.
13. Aromaterapi dapat
memodulasi otak untuk
memberikan perasaan
tenang dan rileks
sehingga dapat
mengeliminasi stimulus
nyeri yang diterima
otak
14. Istirahatkan secara
fisiologis akan
menurunkan kebutuhan
oksigen untuk
memenuhi metabolisme
basal.
15. Analgesik memblok
lintasan nyeri sehingga
nyeri akan berkurang.

2 Pola nafas Setelah diberikan NIC: Manajemen jalan 1. Mempertahan kan


tidak efektif intervensi napas ventilasi
b.d gangguan keperawatan selama Aktivitas 2. Posisi semi fowler
neuromuscular 3 x 24 jam maka Keperawatan: menggunakan gaya
diharapkan pasien 1. Monitor status gravitasi untuk
Ditandai dapat menunjukkan: pernapasan membantu
dengan: pengembangan paru dan
S:Mengeluh NOC: Status sebagaimana mengurangi tekanan
sulit bernafas pernapasan:ventilasi mestinya dari abdomen pada
dan merasa  Dipertahankan 2. Posisikan untuk diagfragma.
tidak nyaman pada 3 meringankan sesak 3. Memaksimalkan
saat menarik  Ditingkatkan ke 5 napas ventilasi dan mencegah
nafas  1= Berat 3. Motivasi pasien terjadinya kelelahan
O:RR 19 x/m  2= Cukup untuk bernapas 4. Suara nafas menurun
(11:50), RR berat pelan, dan dalam atau tidak ada
26 x/m  3= Sedang 4. Auskultasi suaran menunjukkan tidak
(13:01),  4= Ringan napas, catat area masuknya O2 ke paru
tampak  5= Tidak ada ventilasi menurun, paru
kesulitan Dengan kriteria atau tidak ada dan 5. Pasien dengan
bernafas, mayor : suara tambahan penurunan kesadaran
dyspnea,  Frekuensi 5. Identifikasi dengan suara snoring
adanya pernapasan kebutuhan membutuhkan alat bantu
retraksi otot 1/2/3/4/5 aktual/potensial napas untuk membuka
bantu  Irama pernapasan pasien untuk jalan napas
pernapasan 1/2/3/4/5 memasukkan alat 6. Pengobatan nebulizer
 Kedalaman membuka jalan membantu melebarkan
inspirasi 1/2/3/4/5 napas saluran pernafasan
Dengan kriteria 6. Kelola nebulizer sehingga jalan napas
minor : 7. Kelola pemberian menjadi terbuka
 Penggunaan otot bronkodilator 7. Bronkodilator dapat
bantu pernapasan 8. Kelola udara atau diberikan untuk
1/2/3/4/5 oksigen yang membantu ventilasi
 Suara napas dilembabkan dengan efek vasodilatasi
tambahan 9. Kelola pengobatan saluran napas
1/2/3/4/5 aerosol 8. Membantu
 Retraksi dinding memaksimalkan udara
dada 1/2/3/4/5 yang masuk ke paru
 Pernapasan 9. Kandungan obat yang
pursed lips digunakan dalam terapi
1/2/3/4/5 inhalasi berupa
 Dispnea saat bronkodilator untk
istirahat 1/2/3/4/5 melegakan saluran
 Dispnea saat bronkus dan
latihan 1/2/3/4/5 kortikostreroid untuk
 Pengembangan menurunkan reaksi
dinding dada tidak peradangan
simetris 1/2/3/4/5
3 Gangguan Setelah diberikan NIC: Peningkatan 1. Menentukan batas
mobilitas fisik intervensi latihan : Latihan gerakan yang akan
b.d nyeri keperawatan selama kekuatan dilakukan
3 x 24 jam, Aktivitas 2. Motivasi yang tinggi
diharapkan pasien Keperawatan: dari pasien dpt
mampu 1. Kaji keterbatasan melancarkan latihan
menunjukkan: gerak sendi 3. Agar pasien beserta
NOC: Pergerakan 2. Kaji motivasi klien keluarga dapat
 Dipertahankan untuk memahami dan
pada 3
 Ditingkatkan pada mempertahankan mengetahui
5 pergerakan sendi alasanpemberian latihan
 1= Sangat 3. Jelaskan 4. Agar dapat memberikan
terganggu alasan/rasional intervensi secara tepat
 2= Banyak pemberian latihan 5. Cedera yg timbul dapat
terganggu kepada pasien/ memperburuk kondisi
 3= Cukup keluarga klien
terganggu 4. Monitor lokasi 6. Memaksimalkan latihan
 4= Sedikit ketidaknyamanan 7. ROM dapat
terganggu atau nyeri selama mempertahankan
 5= Tidak aktivitas pergerakan sendi
terganggu 5. Lindungi pasien dari 8. ROM pasif dilakukan
Dengan kriteria hasil cedera selama latihan jika klien tidak dapat
 Keseimbangan 6. Bantu klien ke posisi melakukan secara
1/2/3/4/5 yang optimal untuk mandiri
 Koordinasi latihan rentang gerak 9. Meningkatkan harga
1/2/3/4/5 7. Anjurkan klien untuk diri klien
 Cara berjalan melakukan latihan
1/2/3/4/5 range of motion
 Gerakan otot secara aktif jika
1/2/3/4/5 memungkinkan
 Gerakan sendi 8. Anjurkan untuk
1/2/3/4/5 melakukan range of
 Berjalan 1/2/3/4/5 motion pasif jika
diindikasikan
9. Beri reinforcement
positif setiap
kemajuan klien
IMPLEMENTASI & EVALUASI KEPERAWATAN

NAMA PASIEN : Ny.D UMUR : 22 tahun


RUANGAN : Flamboyan NO.REG : 799348
HARI/TANGGAL: Senin/ 20 Mei 2019 HARI PERAWATAN KE: 1

DIAGNOSA EVALUASI
KEPERAWAT IMPLEMENTASI FORMATIF SUMATIF (RESPON
AN (RESPON HASIL) PERKEMBANGAN)
Nyeri akut b.d 11.50 WIB 1. Ny.D mengatakan nyeri S: Ny.D mengatakan
agen pencedera 1. Mengkaji skala nyeri, pada perut kiri bawah nyeri pada perut kiri
fisiologis lokasi, karakteristik, seperti ditusuk-tusuk bawah seperti ditusuk-
(limfadenopati durasi, frekuensi, dan dengan skala 7, nyeri tusuk dengan skala 7,
inguinal) faktor pencetus hilang timbul, nyeri nyeri dirasakan ±35
2. Mengukur tekanan dirasakan ±35 menit menit.
Ditandai darah, nadi, pernapasan 2. TD: 110/70 mmHg, N: O: Tampak meringis,
dengan: dan suhu tubuh 82 x/m, P: 19 x/m, S: adanya nyeri tekan di
S: Mengeluh 3. Mengkaji faktor yang 36,70C abdomen bawah
nyeri pada perut dapat menurunkan nyeri 3. Ny.D mengatakan nyeri
sinistra, adanya
kiri bawah 4. Mengevaluasi berkurang saat
seperti ditusuk- efektivitas tindakan beristirahat benjolan kecil sebesar
tusuk dengan pengontrolan nyeri yang 4. Ny.D mengatakan biji kacang di
skala 7, nyeri pernah digunakan istirahat dan relaksasi abdomen bawah
dirasakan ±35 sebelumnya. masase efektif sinistra, nadi 82 x/m
menit 5. Memberi informasi meringankan nyeri yang A: Masalah belum
O:Tampak mengenai penyebab dirasakan teratasi
meringis, adanya nyeri dan berapa lama 5. Ny.D mendengarkan
P: Intervensi
nyeri tekan di nyeri akan dirasakan dengan baik
6. Membatasi pengunjung, 6. Ny.D tampak nyaman dilanjutkan
abdomen bawah Intervensi 3,4,5
mengatur suhu ruangan dengan lingkungan
sinistra, adanya dengan membuka tenang, suhu ruangan dihentikan
benjolan kecil jendela dan sejuk dan cukup
sebesar biji menghidupkan kipas pencahayaan
kacang di angin, mengatur 7. Ny.D mengatakan lebih
abdomen bawah pencahayaan nyaman dengan posisi
sinistra, nadi 82 13.00 WIB setengah duduk
7. Mengatur posisi semi 8. Ny.D menanyakan
x/m
fowler ketika nyeri contoh lain teknik
muncul distraksi
13.45 WIB 9. Ny.D memperagakan
8. Mengajarkan teknik teknik relaksasi tarik
distraksi pada saat nyeri nafas dalam
9. Mengajarkan tekhnik 10. Ny.D memperagakan
relaksasi (tarik nafas teknik relaksasi
dalam) ketika nyeri genggam jari
muncul 11. Ny.D mengatakan
merasa nyaman dan
10. Mengajarkan teknik rileks saat diberikan
relaksasi genggam jari foot massage
11. Melakukan foot 12. Ny. D bertanya jenis
massage aromaterapi yang dapat
12. Mengajarkan teknik digunakan untuk
penggunaan mengurangi nyeri
aromaterapi untuk 13. Ny.D mengatakan
mengurangi nyeri dapat beristirahat dan
13. Menganjurkan Ny.D tidur yang cukup jika
istirahat/tidur yang nyeri tidak timbul
adekuat untuk 14. Ny.D mengatakan nyeri
membantu penurunan berkurang
nyeri
14. Kolaborasi pemberian
obat analgesic ketorolac
3 x 1 IV
IMPLEMENTASI & EVALUASI KEPERAWATAN

NAMA PASIEN : Ny.D UMUR : 22 tahun


RUANGAN : Flamboyan NO.REG : 799348
HARI/TANGGAL: Selasa/ 21 Mei 2019 HARI PERAWATAN KE: 2

DIAGNOSA EVALUASI
KEPERAWAT IMPLEMENTASI FORMATIF SUMATIF (RESPON
AN (RESPON HASIL) PERKEMBANGAN)
Nyeri akut b.d 08.30 WIB 1. Ny.D mengatakan nyeri S: Ny.D mengatakan
agen pencedera 1. Mengkaji skala nyeri, pada perut kiri bawah nyeri sudah mulai
fisiologis lokasi, karakteristik, seperti ditusuk-tusuk berkurang dengan
(limfadenopati durasi, frekuensi, dan dengan skala 6, nyeri skala 6, nyeri
inguinal) faktor pencetus hilang timbul, nyeri dirasakan hilang
2. Mengukur tekanan timbul pada malam hari timbul, nyeri timbul
Ditandai darah, nadi, pernapasan pukul 21.00 WIB, 01.00 pada malam hari pukul
dengan: dan suhu tubuh WIB, & 04.00 WIB. 21.00 WIB, 01.00
S: Ny.D 3. Membatasi pengunjung, 2. TD: 120/80 mmHg, N: WIB, & 04.00 WIB.
mengatakan mengatur suhu ruangan 85 x/m, P: 18 x/m, S: O: Adanya nyeri tekan
nyeri sudah dengan membuka 36,20C di abdomen bawah
mulai berkurang jendela dan 3. Ny.D tampak nyaman sinistra, adanya
dengan skala 6, menghidupkan kipas dengan lingkungan
benjolan kecil sebesar
nyeri dirasakan angin, mengatur tenang, suhu ruangan
hilang timbul, pencahayaan sejuk dan cukup biji kacang di
nyeri timbul 10.00WIB pencahayaan abdomen bawah
pada malam hari 4. Mengatur posisi semi 4. Ny.D mengatakan lebih sinistra, nadi 85 x/m
pukul 21.00 fowler ketika nyeri nyaman dengan posisi A: Masalah teratasi
WIB, 01.00 muncul setengah duduk sebagian
WIB, & 04.00 5. Mengajarkan teknik 5. Ny.D mengatakan teknik P: Intervensi 5 & 9
WIB. distraksi pada saat nyeri distraksi yang sudah ia
dihentikan
O: Adanya nyeri 6. Mengajarkan tekhnik gunakan yaitu dengan
relaksasi (tarik nafas banyak berbincang Intervensi 1-4 & 10-11
tekan di
dalam) ketika nyeri bincang dengan ibu dan dilanjutkan
abdomen bawah
muncul anaknya
sinistra, adanya
7. Mengajarkan teknik 6. Ny.D mampu
benjolan kecil relaksasi genggam jari memperagakan teknik
sebesar biji 8. Melakukan foot relaksasi tarik nafas
kacang di massage dalam
abdomen bawah 9. Mengajarkan teknik 7. Ny.D mengatakan akan
sinistra, nadi 85 penggunaan mencoba menerapkan
x/m aromaterapi untuk relaksasi genggam jari
mengurangi nyeri saat nyeri muncul
12.00WIB 8. Ny.D mengatakan
10. Menganjurkan Ny.D merasa nyaman dan
istirahat/tidur yang rileks saat diberikan foot
adekuat untuk massage
membantu penurunan 9. Ny. D mengatakan
nyeri aromaterapi yang pernah
11. Kolaborasi pemberian diterapkannya yaitu
obat analgesic ketorolac aromaterapi dari minyak
3 x 1 IV serai
10. Ny.D mengatakan dapat
beristirahat dan tidur
yang cukup jika nyeri
tidak timbul
11. Ny.D mengatakan nyeri
berkurang
IMPLEMENTASI & EVALUASI KEPERAWATAN

NAMA PASIEN : Ny.D UMUR : 22 tahun


RUANGAN : Flamboyan NO.REG : 799348
HARI/TANGGAL: Rabu/ 22 Mei 2019 HARI PERAWATAN KE: 3

DIAGNOSA EVALUASI
KEPERAWAT IMPLEMENTASI FORMATIF SUMATIF (RESPON
AN (RESPON HASIL) PERKEMBANGAN)
Nyeri akut b.d 08.31 WIB 1. Ny.D mengatakan nyeri S: Ny.D mengatakan
agen pencedera 1. Mengkaji skala nyeri, pada perut kiri bawah nyeri sudah mulai
fisiologis lokasi, karakteristik, seperti ditusuk-tusuk berkurang dengan
(limfadenopati durasi, frekuensi, dan dengan skala 5, nyeri skala 5, nyeri
inguinal) faktor pencetus hilang timbul, nyeri dirasakan hilang
2. Mengukur tekanan dirasakan setelah timbul, nyeri dirasakan
Ditandai darah, nadi, pernapasan beraktivitas seperti setelah beraktivitas
dengan: dan suhu tubuh berjalan seperti berjalan
S: Ny.D 3. Membatasi pengunjung, 2. TD: 110/80 mmHg, N: O: Adanya nyeri tekan
mengatakan mengatur suhu ruangan 81 x/m, P: 20 x/m, S: di abdomen bawah
nyeri sudah dengan membuka 36,20C sinistra, adanya
mulai berkurang jendela dan 3. Ny.D tampak nyaman
benjolan kecil sebesar
dengan skala 5, menghidupkan kipas dengan lingkungan
nyeri dirasakan angin, mengatur tenang, suhu ruangan biji kacang di
setelah pencahayaan sejuk dan cukup abdomen bawah
beraktivitas 10.00WIB pencahayaan sinistra, nadi 81 x/m
seperti berjalan 4. Mengatur posisi semi 4. Ny.D mengatakan lebih A: Masalah teratasi
O: Adanya nyeri fowler ketika nyeri nyaman dengan posisi sebagian
tekan di muncul setengah duduk P: Intervensi 1-9
abdomen bawah 5. Mengajarkan tekhnik 5. Ny.D mampu
dilanjutkan
relaksasi (tarik nafas memperagakan teknik
sinistra, adanya
dalam) ketika nyeri relaksasi tarik nafas
benjolan kecil muncul dalam
sebesar biji 6. Mengajarkan teknik 6. Ny.D mengatakan sudah
kacang di relaksasi genggam jari mengerti dan mencoba
abdomen bawah 7. Melakukan foot menerapkan relaksasi
sinistra, nadi 81 massage genggam jari saat nyeri
x/m 13.00IB muncul
8. Menganjurkan Ny.D 7. Ny.D mengatakan
istirahat/tidur yang merasa nyaman dan
adekuat untuk rileks saat diberikan foot
membantu penurunan massage
nyeri 8. Ny.D mengatakan dapat
9. Kolaborasi pemberian beristirahat dan tidur
obat analgesic ketorolac yang cukup jika nyeri
3 x 1 IV tidak timbul
9. Ny.D mengatakan nyeri
berkurang