Anda di halaman 1dari 4

DESKRIPSI MATERI

PERTEMUAN KE- 9 : Jenis-Jenis Asuransi


Mata Kuliah : Manajemen Resiko dan Asuransi
Dosen Pengampu: Joko Suprapto, S.ST, M.M.

PENGANTAR:
Asuransi merupakan layanan altenatif investasi yang dapat meminimalisir
resiko jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Jenis jenis asuransi pun sangatlah
beragam mulai dari yang bersifat pribadi seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa
hingga asuransi bagi orang lain dan barang seperti asuransi pendidikan dan
asuransi kendaraan

URAIAN MATERI:
Jenis-jenis Asuransi
Menurut Djojosoedarso (2003 : 74-75) jenis-jenis asuransi dapat dibedakan
menjadi berbagai macam segi, yaitu :
1. Dari segi sifatnya :
a. Asuransi sosial atau asuransi wajib
Dimana untuk ikut serta dalam asuransi tersebut terdapat unsur paksaan atau
wajib bagi setiap warga negara. Jadi semua warga negara (berdasarkan kriteria
tertentu) wajib menjadi anggota atau membeli asuransi tersebut. asuransi ini
biasanya diusahakan oleh Pemerintah atau Badan Usaha Milik Negara.
Asuransi Sosial didesain untuk memberikan manfaat kepada seseorang yang
pendapatannya terputus karena kondisi sosial dan ekonomi atau karena
ketidakmampuan mengendalikan solusi secara individu.

- Jenis Asuransi Sosial di Indonesia :


1. Asuransi Sosial Tenaga Kerja
• ​Untuk Pegawai Negeri
• ​Dikelola Oleh PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri
• ​Untuk Pegawai Perusahaan Swasta
• ​Dikelola oleh PT Jaminan Asuransi Sosial Tenaga Kerja
• ​Untuk Anggota ABRI / TNI
• ​Dikelola oleh Perum Asuransi Sosial ABRI
2. Asuransi Kesehatan
• ​Dikelola oleh PT Asuransi Kesehatan (dulu PHB)
3. Asuransi Kecelakaan
• ​Dikelola oleh PT Asuransi Jasa Raharja
b. Asuransi sukarela, dalam asuransi ini tidak ada paksaan bagi siapapun untuk
menjadi anggota/pembeli. Jadi setiap orang bebas memilih menjadi anggota atau
tidak dari jenis asuransi ini. Jenis asuransi ini biasanya diselenggarakan oleh
pihak swasta, tetapi ada juga yang diselenggarakan oleh pemerintah.
Asuransi sukarela dapat dibagi dalam dua jenis yaitu :
1. Government Insurance, yaitu asuransi yang dijalankan oleh Pemerintah atau
Negara, misalnya : jaminan yang diberikan kepada prajurit yang cacat sewaktu
peperangan.
2. Commercial Insurance, yakni asuransi yang bertujuan untuk melindungi
seseorang atau keluarga serta perusahaan dari resiko-resiko yang bisa
mendatangkan kerugian. Tujuan perusahaan asuransi di sini ialah, komersial dan
dengan motif keuntungan (profit motive).
Commercial Insurance dapat digolongkan lagi sebagai berikut :
a. Asuransi Jiwa (Personal Life Insurance)
Asuransi ini bertujuan untuk memberikan jaminan kepada seseorang atau keluarga
yang disebabkan oleh kematian, kecelakaan, serta sakit. Contoh Perusahaan
Asuransi Jiwa yang ada di Indonesia :
• PT. Asuransi Jiwa Raya
• Asuransi Jiwa Dharma Nasional
• Asuransi Jiwa Bumi Putera 1912
b. Asuransi Kerugian (Property Insurance)
Bentuk ini sama dengan Asuransi Umum di Indonesia, bertujuan memberikan
jaminan kerugian terhadap harta/hak atau milik kepentingan yang disebabkan oleh
kebakaran, pencurian, asuransilaut, dan lain-lain. Contohnya :
• PT. Asuransi Umum Indonesia
• PT. Asuransi Kerugian
Jadi perbedaan antara Asuransi Jiwa dengan Asuransi Kerugian adalah perbedaan
terletak pada obyek pertanggungannya. Dalam asuransi jiwa yang menjadi obyek
pertanggungannya adalah jiwa manusia, sedangkan dalam asuransi kerugian yang
menjadi obyek pertanggungan adalah barang atau properti (rumah, mobil, pabrik,
dll) dan kewajiban hukum terhadap pihak ketiga.

2. Dari segi jenis objeknya, asuransi dapat dibedakan ke dalam :


a. Asuransi orang, yang meliputi antara lain asuransi jiwa, asuransi kecelakaan,
asuransi kesehatan, asuransi bea siswa, asuransi hari tua dan lain-lain dimana
objek pertanggungannya manusia.
b. Asuransi umum atau asuransi kerugian, yang meliputi antara lain asuransi
kebakaran, asuransi pengangkutan barang, asuransi kendaraan bermotor, asuransi
varia, asuransi penerbangan dan lain-lain, dimana objek pertanggungannya adalah
hak/harta atau milik kepentingan seseorang.Semua asuransi tersebut
dikelompokkan berdasarkan dengan fokus yang diasuransikan dan resiko yang
akan dihadapi. Dengan menetapkan dua hal tersebut, maka tingkat premi yang
ditawarkan pun bisa berbeda-beda.

Untuk yang belum mengetahui jenis jenis asuransi yang ada di Indonesia, berikut
adalah rinciannya:
1. Asuransi Jiwa
Jenis asuransi ini akan memberikan keuntungan finansial jika pihak tertanggung
meninggal dunia. Jenis asuransi jiwa pun memiliki perbedaan dimana ada yang
bisa didapat setelah pihak tertanggung meninggal dunia ataupun bisa diklaim
sebelum pihak tertanggung meninggal.
Asuransi ini bisa dibelikan untuk diri sendiri ataupun orang lain. Contohnya
seperti suami yang mengansuransikan jiwanya pada pihak perusahaan. Setelah
meninggal dunia maka keluarga seperti anak dan istrinya yang menjadi pewaris
akan mendapatkan sejumlah dana atas kematian suaminya tersebut.
2. Asuransi Kesehatan
Asuransi ini sudah cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia dimana perusahaan
akan menangani masalah kesehatan tertanggung dikarenakan penyakit yang
diderita serta menanggung pula biaya perawatannya. Beberapa hal yang bisa
ditanggung perusahaan biasanya jika pihak tertanggung mengalami cedera, cacat,
sakit hingga kematian dikarenakan kecelakaan. Asuransi ini pun bisa digunakan
untuk diri sendiri atau pihak ketiga seperti untuk anak atau istri. Sekarang
asuransi kesehatan bisa juga menggunakan BPJS yang dikelola oleh pemerintah,
3. Asuransi Kendaraan
Asuransi kendaraan yang telah umum diketahui oleh masyarakat adalah pihak
perusahaan akan menanggung biaya atas cedera orang lain serta kerusakan
kendaraannya akibat ulah dari si tertanggung. Asuransi ini juga berfungsi untuk
membayar kehilangan ataupun kerusakan bagi kendaraan pemegang polis.
4. Asuransi Kepemilikan Rumah Atau Property
Rumah atau property merupakan aset yang sangat berharga entah untuk dijadikan
sebuah investasi ataupun sebagai hunian. Melihat pentingnya aset tersebut, maka
pihak pemilik akan segera memproteksi diri dan asetnya dari berbagai hal negatif
seperti kehilangan hingga kerusakan pada barang-barang tertentu milik si
pemegang polis. Asuransi ini juga memberikan keringanan jika rumah atau
properti yang diasuransikan mengalami musibah seperti kebakaran.
5. Asuransi Pendidikan
Inilah asuransi yang banyak dipilih oleh masyarakat untuk memberikan yang
terbaik bagi pendidikan anak-anaknya. Biaya yang harus dikeluarkan setiap
bulannya tentu berbeda-beda tergantung dari tingkat pendidikan yang akan
digapai.
Biaya pendidikan memang terus mengalami peningkatan dan berbanding terbalik
dengan perekonomian sehingga setiap orang tua harus mempersiapkan biaya
pendidikan sejak dini.
6. Asuransi Bisnis
Jenis asuransi ini memberikan layanan proteksi bagi bisnis seseorang dari
kerusakan, kehilangan maupun kerugian dalam jumlah yang besar. Asuransi ini
juga memberikan perlindungan bagi perusahaan dari bencana alam seperti
kebakaran, gempa bumi hingga kerusuhan.
Berbagai manfaat asuransi bisnis pun bisa untuk perlindungan karyawan yang
dianggap sebagai aset bisnis bahkan paket perlindungan untuk seluruh karyawan.
7. Asuransi Kredit
Asuransi ini berguna untuk memproteksi kegagalan debitur saat harus melunasi
hutang modal kerja ataupun kredit lainnya. Penggunaan asuransi ini sangat erat
kaitannya dengan jasa perbankan dengan tujuan untuk melindungi bank atau
lembaga keuangan lain dari kemungkinan tidak mendapatkannya piutang yang
dipinjamkan kepada nasabah. Untuk asuransi jenis ini, pihak pemerintah
mempercayakan kepada PT Asuransi Kredit Indonesia.
Selain berbagai asuransi diatas masih ada lagi jenis jenis asuransi lain yang bisa
menjadi kebutuhan Anda dalam suatu waktu seperti asuransi perjalanan maupun
asuransi kelautan.
PERTANYAAN :
1. Apakah perbedaan antara asuransi jiwa dengan asuransi kerugian?
2. Sebutkan apa saja keuntungan yang diperoleh seseorang yang
membeli jasa suatu asuransi?
3. Tuliskan jenis-jenis dari asuransi? Jelaskan.