Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS KD 3.7 DAN KD 4.

KOMPETENSI DASAR DARI KI 3 KOMPETENSI DASAR DARI KI 4


3.7 Menganalisis kelimpahan, kecenderungan 4.7 Menyajikan data hasil penelusuran
sifat fisika dan kimia, manfaat, dan informasi sifat dan pembuatan unsur-
proses pembuatan unsur-unsur golongan unsur golongan utama (halogen, alkali,
utama (gas mulia, halogen, alkali, dan dan alkali tanah)
alkali tanah)

Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)


(IPK)Pengetahuan Keterampilan

3.7.1 Menganalisis kelimpahan unsur-unsur 4.7.1 Mempresentasikan rangkuman data


alkali dan alkali tanah di alam. hasil analisis informasi sifat dan
3.7.2 Menganalisis kecenderungan sifat fisika pembuatan unsur-unsur alkali dan
dan kimia unsur-unsur alkali dan alkali alkali tanah.
tanah. 4.7.2 Membuat rangkuman data hasil analisis
3.7.3 Menentukan unsur-unsur alkali dan informasi sifat unsur-unsur halogen
alkali tanah melalui reaksi nyala. dan gas mulia serta pembuatan unsur-
3.7.4 Menganalisis manfaat unsur-unsur alkali unsur halogen.
dan alkali tanah.
3.7.5 Menjelaskan proses pembuatan unsur-
unsur alkali dan alkali tanah.
3.7.6 Menganalisis kelimpahan unsur-unsur
halogen dan gas mulia di alam.
3.7.7 Menganalisis kecenderungan sifat fisika
dan kimia unsur-unsur halogen dan gas
mulia.
3.7.8 Menganalisis manfaat unsur-unsur
halogen dan gas mulia.

Tujuan Pembelajaran

Melalui model pembelajaran problem base leraning dengan menggali informasi dari
berbagai sumber belajar, penyelidikan sederhana dan mengolah informasi, diharapkan
siswa terlibat aktif selama proses belajar mengajar berlangsung, memiliki sikap ingin
tahu, teliti dalam melakukan pengamatan dan bertanggungjawab dalam menyampaikan
pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta dapat menganalisis
kelimpahan, kecenderungan sifat fisika dan kimia, manfaat, dan proses pembuatan unsur-
unsur gas mulia, halogen, alkali, dan alkali tanah serta dapat menyajikan data hasil
penelusuran informasi sifat dan pembuatan unsur-unsur halogen, alkali, dan alkali tanah.
ANALISIS PENGETAHUAN KD 3.7 DAN KD 4.7
Fakta
 Kelimpahan unsur gas mulia di alam

No. Unsur Kelimpahan di udara

1. Helium 5,2 × 10‒4 %

2. Neon 1,8 × 10‒̶3 %

3. Argon 0,93 %

4. Kripton 1,1 × 10‒4%

5. Xenon 8,7 × 10‒6%

 sifat umum gas mulia

Energi Jari-jari Titik


Lamban Nomor Titik
Unsur ionisasi atom lebur
g atom leleh (K)
(kJ/mol) (Å) (K)
Helium He 2 2.379 1,40 1(26 atm) 4
Neon Ne 8 2.087 1,54 25 27
Argon Ar 18 1.527 1,88 84 87
Kripton Kr 36 1.357 2,02 116 121
Xenon Xe 54 1.177 2,16 161 166
Radon Rn 86 1.043 ‒ 202 211

 Sifat fisis senyawa halogen

Sifat-sifat halogen Fluorin Klorin Bromin Iodin


(F) (Cl) (Br) (I)
[He]2s22 [Ne]3s23 [Ar]3d10 [Kr]4d10
Konfigurasi electron
p5 p5 4s24p5 5s25p5
Nomor atom 9 17 35 53
Titik leleh (K) 50 171 260 387
Titik didih (K) 85 238 332 457
Energi ionisasi pertama
1.680 1.260 1.140 1.010
(kJ/mol)
Afinitas elektron (kJ/mol) ‒348 ‒364 ‒342 ‒314
Keelektronegatifan 4,0 3,0 2,8 2,5
Jari-jari atom (Å) 0,50 1,00 1,15 1,40
Energi ikatan X‒X
158 242 193 151
(kJ/mol)
Energi ikatan H‒X
562 431 366 299
(kJ/mol)
Potensial elektrode
+2,87 +1,36 +1,07 +0,54
(X2 + 2e‒ 2X‒) (volt)
Kerapatan (gram/mL) 1,0 1,5 3,1 4,9

 Sifat-sifat umum logam alkali tanah

Sifat umum Be Mg Ca Sr Ba
Nomor atom 4 12 20 38 56
[He] [Ne] [Kr]
Konfigurasi elektron [Ar] 4s2 [Xe] 6s2
2s2 3s2 5s2
Titik leleh (K) 1.553 923 1.111 1.041 987
Titik didih (K) 3.043 1.383 1.713 1.653 1.913
Jari-jari atom (Å) 1,12 1,60 1,97 2,15 2,22
Jari-jari ion (Å) 0,31 0,65 0,99 1,13 1,35
Energi ionisasi I(kJ/mol) 900 740 590 550 500
Energi ionisasi II(kJ/mol) 1.800 1.450 1.150 1.060 970
Keelektronegatifan 1,57 1,31 1,00 0,95 0,89
Potensial elektrode (V)
M2+ + 2e− M −1,85 −2,37 −2,87 −2,89 −2,90
Massa jenis (g/mL) 1,86 1,75 1,55 2,6 3,6

 Sifat-sifat umum unsure periode ketiga


Unsur
Na Mg Al Si P S Cl Ar
Sifat – sifat
Nomor atom 11 12 13 14 15 16 17 18
[Ne] [Ne] [Ne] [Ne]
Konfigurasi [Ne] [Ne]3 [Ne]3 [Ne]3
3s2 3s2 3s2 3s2
elektron 3s1 s2 2
s 3p 4
s2 3p6
3p1 3p2 3p3 3p5
Titik lebur 1.68
371 924 933 317 392 172 84
(K) 3
Titik didih 1.16 2.62 238,
1.380 2.740 553 718 87
(K) 5 8 5
Jari-jari
1,86 1,60 1,43 1,11 1,09 1,04 0,99 -
atom (Ǻ)
Energi
1.01 1.25
ionisasi 495 738 577 787 1.000 1.521
2 1
(kJ/mol)
Afinitas
elektron 21 −67 26 135 60 196 348 −
(kJ/mol)
Keelektrone
0,9 1,2 1,5 1,8 2,1 2,5 3,0 −
gatifan
Potensial
−2,7 +1,3
elektrode −2,37 −1,66 − − − −
1 6
(volt)

 Beberapa kegunaan gas mulia


a. Helium digunakan sebagai pengisi balon gas (misalnya untuk balon
cuaca) karena massa jenisnya yang rendah dan stabil. Gas helium juga
digunakan sebagai campuran gas oksigen pada tabung penyelam
karena kestabilannya dan kelarutannya dalam darah kecil. Helium cair
pada suhu 4 K digunakan sebagai pendingin untuk riset pada suhu
sangat rendah.
b. Neon digunakan untuk gas pengisi lampu dan memberikan warna
merah yang terang. Lampu di bandara umumnya menggunakan neon
sebagai pengisinya karena cahaya yang dihasilkan dapat menembus
kabut.

Konsep
 Pada suhu kamar senyawa halogen F2 merupakan gas tak berwarna, Cl2
sebagai gas berwarna hijau muda, Br2 merupakan zat cair berwarna coklat
yang mudah menguap, dan I2 merupakan kristal berwarna ungu gelap
(mendekati hitam) mengkilap seperti logam dan mudah menyublim.
 Mengidentifikasi warna nyala senyawa alkali

(a) (b) (c) (d)


Warna dari reaksi nyala senyawa logam alkali: (a) litium,(b) natrium,(c)
kalium, dan (d) sesium.
Prinsip
 Penelitian Argone National Laboratory Chicago berhasil mereaksikan gas
Xe dengan gas F2 pada suhu 400oC dan mendapatkan zat padat tak
berwarna dari XeF4 kemudian XeF2, dan XeF6.
3Xe(g) + 6F2(g)  XeF2(s) + XeF4(s) + XeF6(s)

Prosedur
 Langkah pembuatan iodine
Iodin dibuat dengan mengalirkan natrium bisulfit ke dalam larutan garam
Chili, NaIO3. Reaksi yang terjadi:
6NaIO3 + 15NaHSO3 9NaHSO4 + 6Na2SO4 + 3H2O + 3I2
 Percobaan uji nyala pada golongan alkali dan alkali tanah

Metakognitif
 Kelimpahan unsur di alam
 Sifat fisik dan kimia unsur

SOAL HOTS
1. Neon (Ne) adalah salah satu unsur gas mulia merupakan gas yang terdapat di
atmosfer yang tidak beracun serta bersifat inert.
Neon tidak menimbulkan ancaman bagi lingkungan karena tidak membentuk
senyawa kimia dengan unsur lain. Neon dapat digunakan untuk pengisi bola lampu di
landasan pesawat terbang. Sebuah lampu neon dapat mengubah 60% dari energi
listrik menjadi energi cahaya yang berguna, 40% lainnya berubah menjadi energi
kalor. Oleh karena itu, lampu neon terasa lebih dingin dibandingkan lampu pijar.

Berdasarkan pernyataan dan data di atas bagaimana pendapatmu jika gas Neon (Ne)
digunakan untuk pengisi gas pada ban mobil?

Anda mungkin juga menyukai