Anda di halaman 1dari 29

LAPORAN HASIL PENGELOLAAN SNP

SMP NEGERI 1 ASTAMBUL


TAHUN PELAJARAN 2018 / 2019

NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI


CAPAIAN

1 Kurikulum

a Dokumen Perencanaan: Terbitnya SK Tim Pengembang 100%


Kurikulum (KTSP, 1. Membentuk Tim KTSP
Silabus, dan RPP) pengembang KTSP untuk yang melibatkan unsur:
setiap satuan pendidikan 1. Kepala Sekolah,
sebelum tahun pelajaran. 2. Guru kelas
3. Guru mapel/mulok
4. Guru program khusus
5. komite Sekolah
6. Dinas Pendidikan
7. DUDI
2. Menggunakan peraturan- KTSP yang disusun memuat
peraturan sebagai acuan peraturan-peraturan:
penyusunan dokumen 1. Peraturan tentang SI
kurikulum (SNP, Peraturan
Daerah, Program 2. Peraturan tentang SKL
Kekhususan, pedoman 3. Peraturan tentang
penyusunan KTSP, dan StandarProses Pendidikan
KTSP tahun lalu). Khusus
4. Peraturan tentang
StandarPenilaian
5. Peraturan daerah tentang
muatan lokal
6. Pedoman tentang Program
Kekhususan
7. Pedoman penyusunan
KTSP

Pelaksanaan: 1. Undangan rapat 100%


1. Kepala sekolah pengembangan dokumen
melakukan kurikulum
pengembangan dokumen 2. Notulensi rapat
kurikulum oleh tim pengembangan kurikulum.
pengembang KTSP. 3. Daftar hadir rapat
pengembangan kurikulum
4. Dokumentasi
(fotokegiatan)

1
2. Kepala sekolah melakukan 1. Catatan hasil reviu
reviu kurikulum tahun lalu, kurikulum tahun lalu
SKL, SI, Standar Proses, tentang Standar Isi ,
Standar Penilaian, Kerangka standar proses, SKL,
Dasar dan Struktur Standar Penilaian.
Kurikulum masing-masing 2. Catatan hasil reviu
jenjang penddikan atau kurikulum tahun lalu
satuan pendidikan, dan tentang kerangka Dasar
pedoman implementasi dan Struktur Kurikulum.
kurikulum.
3. Catatan hasil reviu
kurikulum tahun lalu
tentang implementasi
kurikulum.

3. Kepala sekolah Dokumen final buku 1 (KTSP), 100%


melakukan revisi buku 2 (silabus), dan buku 3
dokumen kurikulum. (RPP).

4. Persetujuan dan Dokumen kurikulum yang telah 100%


pengesahan dokumen mendapatkan persetujuan dari
kurikulum. komite sekolah dan pengawas
serta pengesahan dari Dinas
Pendidikan

5. Melakukan sosialisasi 1. Undangan sosialisasi 100%


dokumen kurikulum dokumen kurikulum
kepada warga sekolah. kepada warga sekolah.
2. Notulen sosialisasi
dokumen kurikulum
kepada warga sekolah.
3. Daftar hadir sosialisasi
dokumen kurikulum
kepada warga sekolah.
4. Surat instruksi sosialisasi
dokumen kurikulum kepada
guru untuk peserta didik.

Pengawasan: 1. Jurnal harian KS. 100%


1. Mengawasi proses 2. Laporan hasil
pelaksanaan kurikulum pengawasan.
(Kepala Sekolah,
Pengawas Sekolah dan
komite sekolah).

2. Melaporkan hasil 1. Dokumen laporan hasil 100%


pengembangan pengembangan kurikulum
kurikulum (kurikulum tahun berjalan.
fungsional) kepada
dinas pendidikan 2. Laporan hasil
provinsi. pengembangan kurikulum
diketahui oleh Pengawas
Sekolah dan Komite Sekolah.

2
b Perencanaan: 1. Daftar hadir Tim. 100%

Tim mengatur waktu bagi 2. Notulensi.


kegiatan pembelajaran peserta 3. Kalender Pendidikan.
didik selama 1 (satu) tahun
ajaran yang dirinci per
semester, per bulan, dan per
minggu mengacu kalender
pendidikan (Dinas Pendidikan).

Kalender Pelaksanaan: 1. Undangan rapat. 90%


pendidikan 1. Menyusun kalender 2. Daftar hadir rapat
sekolah pendidikan sekolah. penyusunan kalender
pendidikan sekolah.
3. Notulensi rapat
penyusunan kalender
pendidikan sekolah.
4. Kalender pendidikan
sekolah tahun berjalan.
5. Rincian kegiatan pembe-
lajaran dalam satu tahun.
6. Rincian kegiatan pembela-
jaran per semester
penyelenggara pendidikan.
2. Melakukan sosialisasi 1. Rapat sosialisasi kalender 100%
Kalender Pendidikan. pendidikan.
2. Undangan sosialisasi.
3. Daftar hadir.
4. Notulensi sosialisasi
kalender pendidikan.
5. Surat edaran kepala sekolah
tentang kalender pendidikan
tahun berjalan.
6. Penempelan kalender
pendidikan di papan
pengumuman sekolah.
3. Menyusun jadwal 1. Jadwal kegiatan sesuai 100%
pelaksanaan kegiatan kalender pendidikan (PH,
sesuai kalender PTS, PAS, US/UN, Perayaan
pendidikan. hari besar, perayaan hari
besar agama, kegiatan
kepramukaan dll).
2. Laporan hasil kegiatan
sekolah.

Pengawasan: 1. Jurnal harian KS. 100%


Mengawasi proses 2. Laporan hasil penyusunan
penyusunan kalender kalender pendidikan.
pendidikan.

3
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
c Program Perencanaan: 1. Jurnal KS . 90%
pembelajaran 1. Memastikan guru 2. Pedoman wawancara
menyusun program dengan guru mengenai
pembelajaran upaya kepala sekolah
berdasarkan hasil untuk memastikan guru
asesmen. menyusun program
pembelajaran berdasarkan
hasil asesmen.

2. Memastikan guru 1. Jurnal KS. 100%


menyosialisasikan 2. Pedoman wawancara
program pembelajaran dengan guru mengenai
kepada peserta didik. upaya sekolah dalam
memastikan sosialisasi
program pembelajaran
kepada peserta didik.

3. Menyosialisasikan program 1. Undangan rapat sosialisasi 100%


pembelajaran kepada program pembelajaran.
pendidik, komite sekolah, 2. Daftar hadir.
dan orang tua.
3. Notulensi rapat sosialisasi
program pembelajaran.

Pelaksanaan: 1. Jurnal KS. 90%


Memastikan guru menyusun 2. Pedoman wawancara
program pembelajaran sesuai dengan guru mengenai
dengan perencanaan pada upaya kepala sekolah
Standar Proses. tentang penyusunan
program pembelajaran
sesuai dengan standar
proses.

Pengawasan: 1. Jadwal pengawasan 100%


Mengawasi keterlaksanaan pelaksanaan program
program pembelajaran. pembelajaran.
2. Laporan hasil pengawasan
tentang program
pembelajaran.
3. Pedoman wawancara
dengan guru tentang
pengawasan yang dilakukan
oleh kepala sekolah tentang
program pembelajaran.

4
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
2. Kesiswaan
a. Penerimaan Perencanaan : 1. Peraturan PPDB tahun 100%
Peserta Didik Baru Kepala sekolah dan tim berjalan mengatur daya
(PPDB) membuat peraturan tentang tampung.
penerimaan peserta didik baru 2. Peraturan PPDB tahun
yang berisi kriteria calon berjalan mengatur rasio
peserta didik baru, daya peserta didik/guru.
tampung, dan struktur panitia 3. Peraturan PPDB tahun
penerimaan peserta didik baru. berjalan mengatur jenis
kelainan/kekhususan.
4. SK kepanitiaan PPDB
tahun berjalan meliputi
susunan tim penilai.

5
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
Pelaksanaan : 1. Media sosialisasi 100%
1. Melaksanakan penerimaan penerimaan peserta didik
peserta didik pindahan pindahan.
secara obyektif, 2. Buku pencatatan
transparan, akuntabel, pendaftaran peserta didik.
tanpa diskriminasi (gender, 3. Dokumen pelaksanaan
agama, etnis, status sosial, asesmen.
dan kemampuan ekonomi).
4. Dokumen peserta didik
2. Memutuskan penerima- an pindahan yang diterima.
peserta didik pindahan
dalam rapat dewan
pendidikan.

Pengawasan : 1. Jurnal harian. 100%


1. Melakukan pengawasan 2. Dokumen laporan.
penerimaan peserta didik
pindahan dilaku- kan
secara bersama
oleh kepala sekolah,
dewan pendidikan, dan
komite sekolah.
2. Melaporkan kepada dinas
pendidikan kabupaten

Pelaksanaan : 1. Ada media sosialisasi 90%


1. Menginformasikan PPDB tahun berjalan.
peraturan tentang 2. Buku catatan penerimaan
penerimaan peserta didik peserta didik baru berisi
baru kepada para biodata peserta didik baru.
pemangku kepentingan
3. Laporan hasil asesmen
pendidikan setiap
calon peserta didik baru.
menjelang dimulainya
tahun ajaran baru. 4. Surat keputusan peserta
2. Penerimaan peserta didik didik yang diterima pada
baru dilaksanakan sebelum tahun berjalan.
dimulai tahun ajaran, yang
diseleng- garakan secara
obyektif, transparan,
akuntabel, tanpa
diskriminasi (gender,
agama, etnis, status sosial,
dan kemampuan ekonomi).
3. Memutuskan penerimaan
peserta didik baru melalui
rapat dewan pendidikan
sekolah dan ditetapkan
oleh kepala sekolah.

6
Pengawasan : 1. Jurnal harian Kepala 100%
1. Mengawasi penerimaan Sekolah.
peserta didik baru, yang 2. Dokumen laporan PPDB
dilakukan bersama oleh tahun berjalan.
kepala sekolah, dewan
pendidikan, dan komite
sekolah.
2. Melaporkan hasil
pengawasan, kemudian
dilaporkan kepada dinas
pendidikan kabupaten

b. Penerimaan Perencanaan : 1. SK penerimaan peserta 100%


peserta didik 1. Kepala sekolah dan Tim didik pindahan.
pindahan membuat peraturan 2. Peraturan penerimaan
tentang peserta didik peserta didik pindahan.
pindahan yang berisi 3. SK tim penilai peserta
kriteria peserta didik didik pindahan.
pindahan.
2. Menerima peserta didik
pinda-han dan
menyesuaiakan dengan
daya tampung sekolah
mengikuti ketentuan
Standar Sarana dan
Prasarana.

c. Masa Pengenalan Perencanaan : 1. SK Kepanitiaan. 100%


Lingkungan 1. Membuat peraturan yang 2. Dokumen program MPLS.
Sekolah (MPLS) berisi struktur kepanitiaan, 3. Jurnal.
jenis kegiatan, jadwal
kegiatan, dan tata tertib
kegiatan dengan mengacu
pada
peraturan perundang-
undangan.
2. Memutuskan MPLS
dalam rapat dewan
pendidikan dengan
melibatkan pengurus
OSIS (SMPLB dan
SMALB).
3. Menetapkan peraturan
tentang MPLS.
4. Menginformasikan
peraturan MPLS
disampaikan kepada
pihak yang
berkepentingan setiap
menjelang dimulainya
tahun pelajaran baru.

7
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
Pelaksanaan : Jurnal harian. 100%
1. Melaksanakan MPLS
dilakukan pada awal tahun
ajaran agar peserta didik
baru dapat menyesuaikan
diri dengan lingkungannya.
2. Melaksanakan MPLS
mencakup pengenalan
sekolah dengan
memperhatikan budaya
akademik sekolah.

Pengawasan :
Melaporkan hasil pengawasan
kepada dinas pendidikan
kabupaten

d. Pelayanan Perencanaan: 1. SK tugas tambahan guru. 100%


Bimbingan dan 1. Menugaskan guru kelas 2. Dokumen program.
konseling yang mendapat tugas 3. Jurnal.
tambahan sebagai
konseling dengan SK
kepala sekolah.
2. Menyusun program bim-
bingan dan konseling yang
memuat jadwal, materi
layanan ases- men,
pembimbingan, satuan
layanan pendukung (angket
data), kerja sama.
3. Menyosialisasikan program
bimbingan dan konseling.

Pelakasanaan: 1. Jurnal. 100%


2. Dokumen kerja sama.
1. Memastikan pelaksanaan
program layanan
bimbingan dan konseling.
2. Melaksanakan kerja sama
dengan psikolog, dokter,
psikiater.

Pengawasan: 1. Jurnal.
2. Dokumen laporan.
1. Mengawasi proses
pelaksanaan layanan 100%
bimbingan dan
konseling.
2. Mengawasi proses kerja
sama.

8
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
3. Melaporkan hasil
pelaksanaan program
bimbingan dan
konseling kepada orang
tua/wali peserta didik.

e. Kegiatan Perencanaan: 1. SK guru pembina 100%


ekstrakurikuler ekstrakurikuler.
1. Menugaskan guru pembina 2. Dokumen program
ekstrakurikuler dengan SK ekstrakurikuler.
kepala sekolah.
2. Menyusun program
ekstrakurikuler yang
berisi jenis, jadwal
pelaksanaan, materi
kegiatan, evaluasi.
3.Menyosialisasikan
program program
ekstrakurikuler.

Pelaksanaan: Jurnal. 100%


1. Memastikan guru pembi- na
ekstrakurikuler melak-
sanakan pembinaan.
2. Melaksanakan Pembinaan
ekstrakurikuler sesuai
dengan jenis dan jadwal.
3. Melaksanakan evaluasi
ekstrakurikuler sesuai
dengan jenis dan jadwal.

Pengawasan: Jurnal dan dokumen laporan. 100%


1. Mengawasi kegiatan
ekstrakurikuler.
2. Melaporkan hasil penga-
wasan kepada dinas
pendidikan kabupaten/
kota provinsi.

f. Penghargaan Perencanaan: Dokumen program.


peserta didik 1. Merencanakan pembi-
berprestasi naan prestasi peserta
didik, yang dilakukan
dengan melibatkan komite
sekolah, dewan
pendidikan, dan pengurus
OSIS (SMPLB dan SMALB),
serta dituangkan dalam
peraturan pembinaan
prestasi peserta didik.
2. Memutuskan peraturan
pembinaan prestasi
peserta didik melalui

9
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
rapat dewan pendidikan
dan ditetapkan oleh
kepala sekolah.
3. Menginformasikan
peraturan pembinaan
prestasi peserta didik
kepada warga sekolah
setiap awal tahun
pelajaran.

Pelaksanaan: Dokumen penghargaan.


Melaksanakan pembinaan
prestasi peserta didik dilakukan
oleh guru pembina yang
ditunjuk oleh kepala sekolah.

Pengawasan: 1. Jurnal.
2. Dokumen laporan.
1. Mengawasi proses
pelaksanaan pemberian
penghargaan peserta didik
berprestasi.
2. Melaporkan pemberian
penghargaan kepada
orang tua dan dinas
pendidikan kabupaten

g. Penelusuran dan Perencanaan: Dokumen Program. 100%


pendayagunaan 1. Merencanakan
alumni penelusuran dan
pendayagunaan alumni
memuat kriteria
penelusuran dan
pendayagunaan alumni
sesuai dengan potensi,
bakat, dan minat mereka
dengan mengacu pada
peraturan perundang-
undangan.
2. Menetapkan rencana
penelusuran dan
pendayagunaan alumni
melibatkan komite sekolah,
dewan pendidikan, dan
para pemangku
kepentingan pendidikan.

3. Menginformasikan
rencana penelusuran
dan pendayagunaan

10
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
alumni kepada warga
sekolah.

Pelaksanaan: Jurnal.
Melaksanakan penelusuran dan
pendayagunaan alumni
dilakukan oleh kepala sekolah.

Pengawasan: 1. Jurnal.
2. Dokumen laporan.
1. Mengawasi penelusuran
dan pendayagunaan
alumni.
2. Melaporkan kepada
penelusuran dan
pendayagunaan dinas
pendidikan kabupaten.

3 Pendidik dan Tenaga Kependidikan

a Pendidik

1) Pemenuhan Perencanaan: 1. SK tim perencana 100%


Pendidik 1. KS membentuk tim kebutuhan pendidik.
perencana kebutuhan 2. Buku daftar hadir tim dan
pendidik yang bertugas notulen.
merencanakan kebutuhan 3. Buku rencana pemenuhan
pendidik, membuat surat kebutuhan pendidik yang
penetapan pemenuhan mencantumkan jumlah guru
kebutuhan pendidik, mata pelajaran/guru kelas,
bersama komite dan kualifikasi akademik.
sekolah/ yayasan
menyeleksi penerimaan 4. Surat penetapan
tenaga pendidik dan pemenuhan kebutuhan
melaporkan tentang pendidik.
rencana pemenuhan 5. Surat permohonan
kebutuhan pendidik kebutuhan pendidik kepada
kepada Dinas Dinas Pendidikan.
Pendidikan Kabupaten.

11
Pelaksanaan: 1. Surat usulan tentang 100%
1. Memastikan terkirimnya pemenuhan kebutuhan
surat usulan tentang pendidik berdasarkan
pemenuhan kebutuhan jumlah guru mata
pendidik berdasarkan pelajaran/guru kelas, dan
jumlah guru mata kualifikasi akademik kepada
pelajaran/guru kelas, dan Dinas Pendidikan
kualifikasi akademik kepada provinsi/kabupaten/kota
Dinas atau yayasan.
Pendidikan Kabupaten 2. Media sosialisasi
atau yayasan. penerimaan tenaga
pendidik baru.
2. Memastikan tim melakukan
sosialisasi pemenuhan 3. Buku catatan penerimaan
kebutuhan pendidik. calon pendidik baru.
3. Memastikan tim 4. Biodata calon pendidik
melakukan pencatatan baru
pendaftaran. 5. Laporan hasil seleksi calon
4. Memastikan tim melakukan pendidik baru.
seleksi (untuk sekolah
swasta) 6. Surat keputusan pendidik
5. Memutuskan calon yang diterima.
pendidik baru yang
diterima melalui rapat
dengan tim seleksi

Pengawasan (untuk 1. Jurnal harian KS. 100%


sekolah swasta): 2. Dokumen laporan seleksi
1. Mengawasi proses penerimaan pendidik baru.
seleksi penerimaan
pendidik baru.
2. Menginformasikan hasil
seleksi penerimaan
pendidik baru kepada
warga sekolah.
3. Melaporkan hasil
pengawasan kepada
Dinas pendidikan

2) Pemberdayaan Perencanaan: 1. SK tim perencana 100%


pendidik 1. Membentuk tim pembagian tugas
perencana pembagian pendidik, pemberian tugas
tugas pendidik, pemberian tambahan, pembagian
tugas tambahan, beban mengajar,
pembagian beban optimalisasi beban kerja
mengajar, optimalisasi pendidik.
tenaga pendidik. 2. Buku daftar hadir dan
notulen tim.
3. Buku pembagian tugas
yang sesuai dengan
kualifikasi akademik dan
kompetensi.
4. Buku pembagian tugas
tambahan.
5. Buku pembagian beban
mengajar.

12
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
Pelaksanaan: 1. Surat keputusan 100%
1. Memastikan tersusunnya pembagian tugas
rencana penetapan mengajar.
pembagian

tugas mengajar 2. Surat keputusan 100%


pendidik. penetapan wakil kepala
2.Memastikan terbuatnya surat sekolah.
penetapan wakil kepala 3. Rincian tugas dan fungsi
sekolah. kepala sekolah, wakil
3. Memastikan tersusunnya kepala sekolah, guru
tugas dan fungsi kepala kelas, guru mata pelajaran
sekolah, wakil kepala dan guru BK/ konselor.
sekolah, guru kelas, guru
mata pelajaran dan guru
BK/ konselor.

Pengawasan: 1. Buku supervisi. 100%


1. Berkoordinasi dengan 2. Buku catatan koordinasi
pengawas sekolah evaluasi.
mengevaluasi kesesuaian 3. Dokumen laporan hasil
antara pembagian tugas supervisi dan evaluasi.
dengan pelaksanaan,
melalui kegiatan
supervisi.
2. Melaporkan hasil supervisi
dan evaluasi kepada dinas
pendidikan Kab.

3) Pengembangan Perencanaan: 1. SK tim pengembangan 100%


pendidik Membentuk tim pendidik.
pengembangan pendidik 2. Buku daftar hadir dan
yang bertugas: notulensi.
a. membuat rancangan 3. Instrumen evaluasi diri
instrumen evaluasi diri pendidik yang mengacu
pendidik yang mengacu pada standar pendidik.
pada standar pendidik, 4. Jadwal pelaksanaan PKG.
b. membuat jadwal
pelaksanaan PKG, 5. Buku catatan alternatif
c. merencanakan pengembangan pendidik
alternatif melalui diklat fungsional,
pengembangan pendidik diklat teknis, kegiatan
melalui diklat kolektif guru, publikasi
fungsional, diklat teknis, ilmiah dan karya inovatif,
kegiatan kolektif guru, lokakarya, seminar, dan
publikasi ilmiah dan karya pelatihan sesuai dengan
inovatif, kompetensi.
lokakarya, seminar, dan 6. buku catatan
pelatihan sesuai dengan pengembangan kualifikasi
kompetensi, pendidik.
d. merencanakan alternatif 7. Surat penetapan
pengembangan pengembangan pendidik
kualifikasi melalui studi yang minimal
mencantumkan nama
13
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
lanjut; dan peningkatan pendidik, jenis
karir, dan pengembangan dan
e. menetapkan pengemba- waktu.
ngan pendidik bersama
dinas pendidikan komite
sekolah.

Pelaksanaan: 1. Buku daftar pengembangan 90%


1. Memastikan keterlaksa- pendidik.
naan pengembangan 2. Buku catatan peningkatan
pendidik. kompetensi profesional
2. Memastikan keterlaksa- pendidik.
naan peningkatan 3. Buku catatan mutasi
kompetensi profesional berdasarkan analisis
pendidik melalui studi jabatan.
lanjut, lokakarya, seminar, 4. Buku catatan pemberian
pelatihan, dan/atau promosi kepada pendidik.
penelitian sesuai dengan
kompe- tensi secara
profesional, adil, dan
terbuka, serta mendorong
pendidik untuk aktif dalam
organisasi profesi.
3. Memastikan
keterlaksanaan mutasi
berdasarkan analisis
jabatan.
4. Memastikan keterlaksa-
naan pemberian promosi
kepada pendidik
berdasarkan azas
kemanfaatan, kepatutan,
dan profesionalisme.

14
Pengawasan: 1. Jurnal harian kepala 100%
1. Melakukan pengawasan sekolah.
pengembangan pendidik 2. Dokumen laporan hasil
berdasarkan kalender supervisi dan monitoring
pendidikan melalui kegiatan pendidik.
supervisi dan monitoring.
2. Melaporkan hasil
supervisi dan
monitoring kepada
dinas pendidikan
kabupaten.

4) Penghargaan Perencanaan: 1. Dokumen peraturan


untuk pendidik 1. Membuat aturan pemberian penghargaan
tentang pemberian pendidik.

penghargaan kepada 2. Surat keputusan tim


pendidik. pemberian penghargaan
2. Membentuk tim untuk pendidik.
pemberian penghargaan
kepada pendidik yang
termasuk didalamnya
melibatkan komite sekolah,
tim evaluasi, dan dinas
pendidikan dibuktikan
dengan SK kepala sekolah.

Pelaksanaan: 1. Buku catatan 90%


1. Memastikan tim melakukan penjaringan/inventarisasi
penjaringan pendidik calon penerima
/inventarisasi pendidik penghargaan.
yang masuk nominasi 2. Jadwal pemberian
mendapatkan penghargaan yang
penghargaan. dikaitkan dengan momen
2. Memastikan jadwal tertentu seperti Hari
pelaksanaan pemberian Pendidikan Nasional, Hari
penghargaan yang Guru, dan/atau Hari
disesuaikan dengan momen Kemerdekaan Republik
tertentu misalnya Hari Indonesia.
Pendidikan Nasional, Hari
Guru, dan/atau
Hari Kemerdekaan
Republik Indonesia.

15
Pengawasan: 1. Jurnal harian kepala 100%
1. Melakukan pengawasan sekolah.
keterlaksanaan pemberian 2. Dokumen laporan
penghargaan kepada pengawasan.
pendidik .
2. Melaporkan hasil
pengawasan kepada dinas
pendidikan kabupaten.

Tenaga Kependidikan

Pemenuhan Perencanaan: 1. Hasil analisis kebutuhan 100%


kebutuhan tenaga 1. Melakukan analisis tendik berdasarkan
kependidikan kebutuhan tendik jumlah, jenis pekerjaan,
(tenaga berdasarkan jumlah, jenis dan kualifikasi akademik.
administrasi pekerjaan, dan kualifikasi 2. Laporan kondisi dan
sekolah, tenaga akademik. kebutuhan tendik
perpustakaan berdasarkan jumlah, jenis
sekolah, tenaga 2. Menentukan kebutuhan
tendik berdasarkan jumlah, pekerjaan, dan kualifikasi
laboratorium akademik.
sekolah, pekerja jenis pekerjaan, dan
sosial, psikolog, kualifikasi dan dilaporkan
terapis, dan kepada

16
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
tenaga dewan pendidikan,
kependidikan pengawas sekolah,
khusus lainnya, dinas pendidikan,
seperti; teknisi, komite
tenaga sekolah/yayasan.
kebersihan,
penjaga sekolah)

Pelaksanaan: 1. Dokumen validasi usulan 90%


1. Memastikan usulan kebutuhan tendik.
kebutuhan tendik sesuai 2. Surat usulan kebutuhan
dengan jumlah, jenis tendik berdasarkan
pekerjaan, dan jumlah, jenis pekerjaan,
kualifikasi akademik. dan kualifikasi akademik.
2. Mengajukan usulan
kebutuhan tendik
kepada dinas pendidikan.

Pengawasan: 1. Dokumen pemantauan 90%


1. Memantau dan mengevaluasi dan evaluasi pemenuhan
pemenuhan kebutuhan kebutuhan tendik.
dengan mencocokkan 2. Laporan dan tindak lanjut
kesesuaian perencanaan dan hasil pengawasan
pelaksanaan pemenuhan kebutuhan
2. Melaporkan hasil tendik.
pengawasan kepada dinas
pendidikan
provinsi/kabupaten/kota
/ atau yayasan.

2) Pemberdayaan Perencanaan: Rancangan pembagian tugas 100%


tenaga 1. KS merancang pembagian dan beban kerja sesuai
kependidikan tugas dan beban kerja kebutuhan dan ketentuan.
tendik jenis pekerjaan,
dan kualifikasi akademik
kebutuhan dan ketentuan.

17
Pelaksanaan: 1. SK pembagian tugas 100%
1. Membuat SK pembagian tendik.
tugas tendik dengan 2. Naskah uraian tugas dan
mempertimbangkan tanggungjawab tendik.
kompetensi dan beban kerja 3. Uraian pendayagunaan
sesuai dengan aturan tenaga kependidikan.
perundang- undangan.
2. Menyusun uraian tugas dan
tanggung jawab tenaga
kependidikan.
3. Mendayagunakan tenaga
kependidikan.

18
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
Pengawasan: 1. Catatan pemantauan dan 100%
1. Memantau dan mengevaluasi evaluasi pemberdayaan
pemberdayaan tenaga tendik.
kependidikan dilakukan oleh 2. Laporan dan tindak lanjut
kepala sekolah dan wakil hasil pemantauan
kepala sekolah pada akhir pemberdayaan tendik.
tahun
pelajaran.
2. Melaporkan hasil
pemantauan dilaporkan
kepada: dinas pendidikan
kabupaten
.
3) Pengembangan Perencanaan: 1. Hasil identifikasi 90%
tenaga 1. mengidentifikasi peningkatan kompetensi
kependidikan peningkatan tendik.
kompetensi secara 2. Pemetaan jenis
sistematis sesuai pengembangan tendik.
kebutuhan. 3. Rencana pengembangan
2. Memetakan pilihan tendik.
pengembangan
tendik(termasuk studi
lanjut, lokakarya, seminar,
dan/atau pelatihan).
3. Menyusun rencana
pengembangan tendik
bersama wakil kepala
sekolah.

Pelaksanaan: 1. Laporan pelaksanaan 90%


1. melaksanakan pengembangan tendik.
pengembangan tendik 2. SK mutasi jabatan.
sesuai rencana.
2. melaksanakan mutasi
berdasarkan analisis
jabatan.

Pengawasan: 1. Hasil pemantauan 90%


1. Mengawasi tingkat pengembangan tendik.
kesesuaian pengembangan 2. Laporan hasil pengawasan
tendik dengan kepada dinas pendidikan.
rencana/program yang
telah ditetapkan.
2. Melaporkan hasil
pengawasan dilaporkan
kepada dinas pendidikan.

19
4) Penghargaan Perencanaan: 1. Aturan pemberian 90%
untuk tenaga 1. Membuat aturan tentang penghargaan tenaga
kependidikan pemberian penghargaan kependidikan.
kepada tenaga 2. Surat keputusan tim
kependidikan. pemberian penghargaan
2. Membentuk tim untuk tenaga kependidikan.
pemberian penghargaan
kepada tenaga kependidikan
yang melibatkan komite
sekolah, tim evaluasi, dan
dinas pendidikan
dibuktikandengan SK kepala
sekolah.

Pelaksanaan: 1. Buku catatan 90%


1. Memastikan tim penjaringan/inventarisasi
melakukan penja- calon penerima
ringan/inventarisasi penghargaan.
tenaga kependidikan yang 2. Jadwal pemberian
masuk nominasi penghargaan yang
mendapatkan dikaitkan dengan momen
penghargaan. tertentu.
2. Memastikan jadwal
pelaksanaan pemberian
penghargaan yang
disesuaikan dengan momen
tetentu
misalnya Hari Pendidikan
Nasional, Hari Guru,
dan/atau Hari
Kemerdekaan Republik
Indonesia.

Pengawasan: 1. Jurnal harian kepala 100%


1. Melakukan pengawasan sekolah.
keterlaksanaan pemberian 2. Dokumen laporan
penghargaan kepada pengawasan.
tenaga kependidikan.
2. Melaporkan hasil
pengawasan kepada
dinas pendidikan
provinsi/ kota/
kabupaten/yayasan
sesuai dengan
kewenangannya.

4 Sarana dan Prasarana

a Pengadaan sarana Perencanaan: Sekolah memiliki dokumen 100%


dan prasarana master plan sekolah.

20
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
1. Menyusun master plan
(rencana induk) sarana dan
prasarana sekolah.

2. Menyusun rencana kebutuhan Dokumen hasil analisis


sarpras pada tahun berjalan kebutuhan sarpras yang
yang dapat dilaksanakan un- mengakomodasi aksesibilitas
tuk semua kekhususan. semua kekhususan.

Pelaksanaan: Dokumen pengajuan 100%


1. Mengajukan rencana (proposal) pengadaan sarpras
pengadaan sarpras sesuai sesuai kebutuhan.
kebutuhan pada tahun
berjalan.

2. Membentuk tim pengadaan SK panitia pengadaan sarana


sarana dan prasarana sesuai dan prasarana sekolah.
dengan kebutuhan.

Pengawasan: SK tim pengawas sarana dan 100%


1. Membentuk tim pengawas prasarana meliputi PTK yang
pengadaan sarana dan ditugaskan mengelola sarana
prasarana. dan prasarana.

2. Kepala sekolah Dokumen pengadaan yang


menandatangani semua ditandatangani kepala sekolah.
dokumen pengadaan sarpras.

3. Melaporkan hasil pengawasan Dokumen laporan pengawasan


pengadaan sarpras. sarpras.

b Pemanfaatan Perencanaan: Dokumen tata tertib 100%


sarana dan Memastikan sekolah memiliki penggunaan sarana dan
prasarana aturan penggunaan sarana dan prasarana yang ditandatangani
prasarana. oleh KS.

Pelaksanaan: 1. Jurnal KS berisi tentang 90%


1. Memastikan semua sarpras kegiatan pengecekan
yang dimiliki sekolah sarpras.
dimanfaatkan secara 2. Ada catatan penggunaan
optimal. sarpras.
3. Ada jadwal penggunaan
sarpras.
4. Instrumen kepuasan
penggunaan sarpras.
2. Memastikan petugas 1. Jurnal KS berisi tentang
sekolah melakukan kegiatan pemeliharaan
pemeliharaan sarpras. sarpras.
2. Kartu inventaris barang.

21
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
3. Sarpras dapat
digunakan/dipakai.
4. Kepala sekolah mengajak
warga sekolah untuk turut
serta memelihara sarpras.
Pengawasan: 1. Jurnal KS berisi tentang 90%
Melakukan pengawasan kegiatan pengecekan
secara berkala terhadap sarpras.
pemanfaatan sarpras. 2. Catatan hasil pengawasan
pemanfaatan sarpras.
3. KS menyampaikan hasil
pengawasan ke warga
sekolah.

c Pemeliharaan Perencanaan: Dokumen RKAS yang memuat 100%


sarana dan 1. Memprogramkan program pemeliharaan
prasarana pemeliharaan sarpras sarpras.
dalam RKAS.
2. Penyusunan rencana Daftar hadir workshop
pemeliharaan sarpras penyusunan RKAS.
melibatkan dewan guru,
komite sekolah dan tendik.

Pelaksanaan: Jurnal KS mencatat kegiatan 100%


Memastikan guru dan tenaga pemeliharaan sarpras.
kependidikan yang memelihara
sarpras melakukan tugas
dengan tepat dan baik.

Pengawasan: 1. Instrumen observasi 100%


kebersihan dan
1. Melakukan pengawasan kenyamanan sarpras.
secara langsung terhadap 2. Jurnal KS mencatat
pemeliharaan sarpras. kegiatan pengawasan
kepala sekolah terhadap
pemeliharaan sarpras.
2. Membuat laporan kondisi Dokumen laporan kondisi
sarpras yang dilaporkan sarpras pada tahun berjalan.
kepada dinas terkait.

d. Pengembangan Perencanaan: Dokumen RPS mencakup 100%


sarana dan 1. Kepala sekolah menyusun rencana pengembangan
prasarana rencana pengembangan sarpras.
sekolah yang didalamnya
termasuk rencana
pengembangan sarpras.

2. Memastikan tim Jurnal KS mencatat kegiatan


pengembang sekolah pembinaan kepada tim
pengembang sekolah.

22
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
dapat melaksanakan
tugasnya dengan baik.
Pengawasan: Jurnal KS mencatat kegiatan 100%
1. Kepala sekolah melakukan pengawasan langsung
pengawasan langsung terhadap pelaksanaan
terhadap pelaksanaan pengembangan sekolah.
pengembangan sekolah.

2. Membuat laporan Dokumen laporan pengawasan


pengawasan pengembangan sekolah.
pengembangan sekolah
dan menyampaikannya
kepada dinas terkait.
5. Budaya dan Suasana Pembelajaran Sekolah

a. Budaya Sekolah Perencanaan: Ada dokumen perencanaan 100%


1. Dokumen perencanaan sekolah untuk pengembangan
sekolah memuat aspek budaya sekolah, seperti 7K,
pengembangan budaya literasi, kerohanian, budaya
sekolah. mutu, dan aktivitas lain yang
dapat relevan.
2. Kepala sekolah bersama Dalam penyusunan dokumen
warga sekolah perencanaan pengembangan
menyusun dokumen budaya sekolah, ada
rencana pengembangan keterlibatan :
sekolah.
1. komite sekolah,
2. dewan guru, dan
3. yayasan penyelenggara
pendidikan .
Pelaksanaan: Ada SK mengenai penanggung 90%
1. Kepala sekolah jawab pengembangan budaya
mendelegasikan program sekolah.
pengembangan budaya
sekolah.

2. Kepala sekolah 1. Terdapat bukti fisik


memastikan pelaksanaan budaya
terlaksananya budaya sekolah.
sekolah yang 2. Semua warga sekolah
dikembangkan. berpartisipasi aktif dalam
menciptakan
pengembangan budaya
sekolah.
Pengawasan: Laporan pelaksanaan dari tim 100%
Memantau dan pengembang.
menginformasikan (tindak
lanjut) pelaksanaan
pengembangan budaya
sekolah.

23
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
b Suasana Perencanaan: Dalam perencanaan 100%
pembelajaran Kepala sekolah bersama pencip- taan suasana
dewan guru merencanakan pembelajaran, ada
suasana pembelajaran yang keterlibatan:
nyaman, aman, tertib, bersih, 1. dewan guru,
rapih, saling menghormati, 2. komite/yayasan
menghargai, dan kerja sama. penyelenggara
pendidikan.
Pelaksanaan: 1. SK penugasaan Guru. 100%
2. Ada catatan
Kepala sekolah menugaskan kegiatan observasi
guru untuk menciptakan kelas yang dilakukan
suasana pembelajaran yang oleh kepala sekolah.
memperhatikan lingkungan
fisik dan non fisik.

Pengawasan: 1. Dokumen/laporan hasil 100%


Memantau dan pengawasan
menginformasikan pengembangan
pelaksanaan pengembangan suasana belajar di kelas
suasana pembelajaran di yang diinformasikan
kelas. kepada warga sekolah.

c Perencanaan: 1. Dalam penyusunan 100%


peraturan sekolah,
1. Kepala sekolah bersama ada
komite/yayasan dan guru bukti keterlibatan :
merencanakan kode a. komite sekolah/
etiksekolahyang berlaku yayasan,
untuk semua warga
(guru, tenaga b. dewan guru,
kependidikan dan peserta dan c. pihak lain
didik) sekolah dalam yang
upaya mene- gakkan etika dibutuhkan.
sekolah.
2. Menyusun dokumen 2. Dokumen perencanaan
kode etik sekolah yang kode etik sekolah
mengatur peserta didik untuk
memuat norma untuk: peserta didik dan PTK.
1) menjalankan ibadah
sesuai dengan agama
yang dianutnya; 2)
menghormati pendidik
dan tenaga kependi-
dikan; 3) mengikuti
proses pembelajaran
dengan menjunjung tinggi
ketentuan pem- belajaran
dan mematuhi semua
peraturan yang berlaku;
4) memelihara kerukunan
dan kedamaian untuk
mewujudkan harmoni
sosial di antara teman;

24
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
Kode etik sekolah 5) mencintai keluarga,
masyarakat, dan
menyayangi sesama; 6)
mencintai lingkungan,
bangsa, dan negara;
serta 7) menjaga dan
memelihara sarana dan
prasarana, kebersihan,
ketertiban, keamanan,
keindahan, dan
kenyamanan sekolah.
3. Kode etik sekolah yang
mengatur guru dan
tenaga kependidikan
memasukkan larangan
bagi guru dan tenaga
kependidikan, secara
perseorangan maupun
kolektif, untuk: 1)
menjual buku pelajaran,
seragam/bahan pakaian
sekolah, dan/atau
perangkat sekolah lainnya
baik secara langsung
maupun tidak langsung
kepada
peserta didik; 2)
memungut biaya dalam
memberikan bimbingan
belajar atau les kepada
peserta didik; 3)
memungut biaya dari
peserta didik baik secara
langsung maupun tidak
langsung yang
bertentangan dengan
peraturan perundang-
undangan; 4)
melakukan sesuatu baik
secara langsung
maupun tidak langsung
yang mencederai
integritas hasil Ujian
Sekolah dan Ujian
Nasional.
Pelaksanaan: Terdapat buku catatan
Kepala mewajibkan warga kasus ketidakdisiplinan.
sekolah berperilaku sesuai
dengan (1) kode etik peserta
didik; (2) kode etik guru.

Pengawasan: Dalam rangka


Memantau dan memantau
menginformasikan pelaksanaan tata tertib
sekolah, kepala sekolah:

25
NO KOMPONEN LANGKAH KERJA REALISASI NILAI
CAPAIAN
pelaksanaan peraturan a. Datang lebih awal.
sekolah. b. Pulang lebih akhir.
c. Membaca laporan
pelaksanaan dari tim
pengembang.
6 Peran serta Masyarakat dan Kemitraan 90%

Perencanaan: 1. Program kerja.


1. Meyusun program 2. Draf MoU.
pemberdayaan peran
serta masyarakat dan
kemitraan, berisi: jenis,
pihak, waktu.
2. Menyusun draf MoU.

Pelaksanaan: 1. Catatan kegiatan.


1. Menyosialisasikan 2. MoU yang sudah
pelaksanaan peran serta ditandatangani.
masyarakat dan
kemitraan kepada
semua warga sekolah
setiap awal tahun
pelajaran.
2. Menjalin kemitraan
dengan lembaga yang
relevan, berkaitan
dengan masukan,
proses, dan capaian
hasil pendidikan.
3. Menjalin kemitraan
sekolah dilaksanakan
dengan orang tua
peserta didik, alumni,
tokoh masyarakat,
lembaga pemerintah
dan/atau lembaga non
pemerintah.
4. Menjalin kemitraan
dengan satuan
pendidikan lain, dunia
usaha, dan dunia
industri, di dalam negeri
dan/atau luar negeri.
5. Melibatkan peran serta
masyarakat dalam
pengelolaan non
akademik dan/atau
akademik.
6. Membangun kerja sama
dengan tenaga ahli
seperti dokter, terapis,
psikolog, psikiater.

26
7. Menandatangani MoU.

7. Menandatangani 1.
Pengawasan: MoU.Catatan pengawasan.
1. Mengawasi proses
Pengawasan: 2. Dokumen
1. laporan.
Catatan pengawasan.
kemitraan.
1. Mengawasi proses 2. Dokumen laporan.
2. Mengadministrasikan
kemitraan.
dan melaporkan hasil
2. Mengadministrasikan
kemitraan kepada dinas
dan melaporkan hasil
7. pendidikan 90%
Akreditasi kemitraan kepada dinas
provinsi/kab/kota.
pendidikan
Perencanaan: provinsi/kab/kota.
1. Membentuk tim evaluasi 1. SK Tim Evaluasi Diri.
7 Akreditasi diri untuk keperluan 2. Instrumen Evaluasi diri.
akreditasiPerencanaan:
yang mengacu
kepada ketentuan
peraturan1.perundang-
Membentuk tim evaluasi 1. SK Tim Evaluasi Diri.
undangan yang diri untuk
berlaku. keperluan 2. Instrumen Evaluasi diri.
akreditasi yang mengacu
2. Menyiapkan kepada
draf ketentuan
instrumen evaluasi
peraturan diri.perundang-
Pelaksanaan: undangan yang berlaku.
2. Menyiapkan draf1. Dokumen kegiatan
1. Menyosialisasikan
persiapan akreditasi.
instrumen evaluasi diri. sosialisasi.
2. Mengolah hasil evaluasi 2. Hasil pengolahan evaluasi
diri. Pelaksanaan: diri.
3. Membuat 1.rekomendasi
Menyosialisasikan 3. Rekomendasi1. Dokumen
hasil kegiatan
hasil evaluasipersiapan
diri. akreditasi.evaluasi diri.sosialisasi.
2. Mengolah
4. Menindaklanjuti hasil hasil4.evaluasi
Dokumen 2. tindak
Hasil pengolahan
lanjut evaluasi
rekomendasidiri.evaluasi evaluasi diri.diri.
diri. 3. Membuat rekomendasi 3. Rekomendasi hasil
hasil evaluasi diri. evaluasi diri.
4. Menindaklanjuti hasil 4. Dokumen tindak lanjut
Pengawasan: rekomendasi evaluasi evaluasi diri.
diri.
1.Tim mengevaluasi diri dan Catatan hasil pengawasan.
melaporkan Pengawasan:
hasil kerjanya
kepada kepala
1.Timsekolah
mengevaluasi diri dan Catatan hasil pengawasan.
paling lambat 6 (enam) hasil kerjanya
melaporkan
bulan sebelum akreditasi/
kepada kepala sekolah
reakreditasi.paling lambat 6 (enam)
2.Kepala sekolahbulan sebelum akreditasi/
melakukan
reakreditasi.
pengawasan terhadap
peningkatan2.Kepala
status sekolah melakukan
pengawasan terhadap
akreditasi berdasarkan
peraturan perundang-
peningkatan status
undangan yangakreditasi berdasarkan
berlaku.
peraturan perundang-
Astambul, Juli 2018
undangan yang berlaku.
Kepala Sekolah,

Hj Ruswatina, M.Pd
NIP 196111031981102001

27
28
29

Anda mungkin juga menyukai