Anda di halaman 1dari 27

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

SI JAMUR DARI LIMBAH MINYAK


(EFEKTIVITAS JAMUR MERANG (Volvariella volvacea) DALAM TERAPI
PENGOBATAN DIABETES TIPE 1)

BIDANG KEGIATAN:
PKM PENELITIAN

Diusulkan oleh:
Wahyu Sofyan Salim Nasution 1711113991 2017
Ribka Septiana Silaen 1711113991 2017
Sakiah Pitriana Nasution 1611111032 2016

UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU
2018

i
PENGESAHAN PROPOSAL PKM-PENELITIAN
1. Judul Kegiatan : Si Jamur dari Limbah Minyak
(Efektivitas jamur merang
(Volvariella volvacea) dalam
terapi pengobatan diabetes)
2. Bidang Kegiatan : PKM-P
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Wahyu Sofyan Salim Nst
b. NIM : 1711114005
c. Jurusan : Ilmu Keperawatan
d. Universitas : Universitas Riau
e. Alamat Rumah dan No. Tel./HP : Jl. Letkol Hasan Basri Kel.CInta
Raja, Kec. Sail, Kota Pekanbaru
f. Email : sofyannasution00@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 Orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Ns. Agrina, M.Kep., Sp.Kom.,Ph.D
b. NIDN : 0010088202
c. Alamat Rumah dan No Tel./HP :Perum Purwodadi Indah Permai I
Blok F No.6, Pekanbaru
(0761)31162
6. Biaya Kegiatan Total
a. Kemenristekdikti : Rp. 10.300.000,-
b. Sumber lain (sebutkan…) : Rp.0,-
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 Bulan
Pekanbaru, 27 Desember 2018
Menyetujui
Wakil Dekan Bidang Akademik Ketua Pelaksana Kegiatan,
dan Kemahasiswaan,

(Wan Nishfa Dewi, S.Kp.,MNg., Ph.D) (Wahyu Sofyan Salim Nasution)


NIP. 19750822 2001112 2 0001 NIM. 1711114005

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dosen Pendamping,


dan Alumni Universitas Riau,

(Dr. Syapsan, ME) (Ns. Agrina, M.kep., Sp.Kom., Ph.D)


NIP. 19570115 198601 1 001 NIDN. 0010088202
ii
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ................................................................................. i


HALAMAN PENGESAHAN ....................................................................... ii
DAFTAR ISI ................................................................................................. iii
DAFTAR TABEL ......................................................................................... iv

BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ........................................................................................ 1
1.2 Rumusan Masalah .................................................................................. 2
1.3 Tujuan Penelitian .................................................................................... 3
1.4 Luaran Penelitian .................................................................................... 3
1.5 Manfaat Penelitian ................................................................................. 3

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Kajian Teori Ilmiah ................................................................................ 4
2.2 Jamur Merang ......................................................................................... 5
2.2 Penelitian Terkait ................................................................................... 5

BAB 3. METODE PENELITIAN


3.1 Tahapan dan Prosedur Penelitian ........................................................... 6
3.2 Teknik Pengumpulan Data dan Analisi Data ......................................... 7
3.3 Cara Penafsiran ...................................................................................... 7
3.4 Kesimpulan Hasil Penelitian .................................................................. 7

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 Anggaran Biaya ....................................................................................... 8
4.2 Jadwal Kegiatan ...................................................................................... 8

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................... 9

LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata ketua, anggota dan Dosen Pendamping yang ditanda
tangani ..................................................................................... 10
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan .................................................. 19
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas ......... 21
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti .............................................. 22
Lampiran 5. Cara Pembuatan Bakwan Jamur Merang ................................. 23

iii
DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Anggaran Biaya............................................................................. 8


Tabel 1.2 Jadwal Kegiatan ............................................................................ 8

iv
1

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Industri kelapa sawit sudah tidak asing lagi kita dengar, khususnya
bagi Provinsi Riau. Hampir disetiap wilayah dapat ditemukan, masalah yang
terjadi adalah cukup banyak industri kelapa sawit yang tidak memiliki lahan
perkebunan, sehingga sistem pengembalian limbah TKKS ke kebun
tidak dapat dilakukan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan
ini adalah dengan memanfaatakan limbah TKKS sebagai media tumbuh
jamur. Beberapa jenis jamur yang telah diujicobakan pada media TKKS antara
lain jamur merang Panus sp. (Manuella dan Gunawan, 1997), Volvariella
volvacea (Siregar, 2010), Ganoderma boninense Pleurotus sp. (Sudirman
et.al., 2011), dan jamur tiram (Sudirman et.al., 2011 dan Tabi et.al., 2008).
Upaya ini dapat mengurangi jumlah limbah TKKS yang belum diolah dan
dapat juga dijadikan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat sekitar.
Upaya pemanfaatan jamur merang Panus sp. (Volvariella volvacea)
gambar 1. ternyata juga bisa dijadikan sebagai media pengobatan. Salah satu
pemanfaatan yang dipilih adalah dengan menjadikan jamur merang yang
berasal dari limbah TKKS bekas ini dijadikan sebagai alternatif untuk
pengobatan bagi penderita diabetes. Pemilihan cara ini dianggap paling
efektif, dikarenakan TKKS yang telah dijadikan media tumbuh jamur merang.
Jamur mengandung insulin alami yang baik untuk penderita diabetes, jamur
yang rendah lemak dan karbohidrat. Manfaat jamur merang baik untuk fungsi
hati, pankreas dan kelenjar endokrinal lainnya sehingga dapat meningkatkan
pembentukan insulin dengan jumlah yang tepat. Kandungan antibiotik pada
jamur baik menghindari infeksi akibat luka diabetes (https://manfaat
.co.id/manfaat-jamur-merang/amp).
Diabetes melitus (DM) adalah sekelompok gangguan metabolik kronis
akibat abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang
ditandai dengan hiperglikemia yang berakibat pada komplikasi mikrovaskular,
makrovaskular, dan neuropati untuk jangka panjang (DiPiro, et al., 2008).
DM dapat mengakibatkan komplikasi akut dan kronis(McPhee &
Funk, 2006). Karena adanya berbagai komplikasi tersebut, kemungkinan besar
pasien DM juga menggunakan obat-obat lain di samping obat antidiabetes oral
(Depkes RI, 2008). Penggunaan obat yang banyak dalam waktu bersamaan
tersebut biasa dikenal dengan istilah polifarmasi (Saunders, 2007). Pengobatan
jangka panjang dan polifarmasi tersebut berdampak pada timbulnya drug
therapy problems (DTP). DTP adalah kejadian atau resiko yang dialami oleh
pasien yang melibatkan atau diduga melibatkan terapi obat, yang menghambat
atau menunda tercapainya tujuan terapi, dan memerlukan pertimbangan pihak
profesional untuk menyelesaikannya (Cipolle et al., 2012).
2

Di Indonesia sendiri di perkirakan jumlah absolut penderita diabetes


militus sebanyak 176.689.336 orang, diantaranya provinsi riau memiliki
jumlah penderita sebanyak 4.107.117 orang. Sehingga terancam berkembang
progresif menjadi komplikasi tanpa disadari dan tanpa pencegahan (kemenkes
RI). Menurut Data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2016 angka
kejadian DM sebanyak 15.233 kasus dengan jumlah kunjungan terbanyak dari
20 puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru berada di wilayah kerja Puskesmas
Harapan Raya Kecamatan Bukit Raya sebanyak 2.297 kunjungan.
Berdasarkan Data yang diperoleh dari Puskesmas Harapan Raya, jumlah
penderita DM yang melakuka kunjungan di Puskesmas Harapan Raya periode
tahun 2017 berjumlah 1.215 orang baik pasien lama maupun pasien baru.

Gambar 1. Jamur Merang

1.2 Rumusan Masalah


Trend penyakit DM yang setiap tahun mengalami peningkatan
disebabkan banyak faktor salah satunya pola makan yang kurang tepat.
Dibutuhkan pengobatan yang panjang bagi seseorang yang sudah menderita
DM untuk mencegah berbagai komplikasi akibat penyakit DM. Upaya untuk
pemanfaatan jamur merang akan membantu masyarakat dalam mengatasi
masalah gula darah tanpa harus mengeluarkan biaya yang ekstra dan juga
pemanfaatan jamur merang yang belum banyak diketahui oleh masyarakat
umum. Adapun jamur merang banyak di temukan di wilayah perkebunan.
Belum tereksplornya jamur merang sebagai alternatif pengobatan penyakit
DM maka apakah ada pengaruh pemberian jamur merang terhadap
konsentrasi gula darah penderita DM.
3

1.3 Tujuan
1. Mengetahui pengaruh jamur merang dalam menurunkan kadar gula daara
bagi sipenderita diabetes.
2. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang alternatif baru
pemanfaatan jamur merang yang efektif untuk menurunkan kadar gula
darah bagi penderita diabetes.
3. Membantu masyarakat dalam menurunkan kadar gula darah dengan cara
yang lebih alternatif dan ekonomis
4. Membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

1.4 Luaran Kegiatan


Hasil dari penelitian ini akan dipublikasikan di jurnal dan juga dapat
digunakan sebagai salah satu alternatif dalam menurunkan kadar gula darah
pada masyarakat yang berada pada sipenderita diabetes.

1.5 Manfaat Kegiatan


1. Dapat memanfaatkan kandungan yang ada pada jamur merang sebagai
alternatif pengobatan diabetes.
2. Sebagai sumber refensi bagi perkembangan ilmu dan bagi pihak lain yang
mengkaji topik yang sama.
4

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Kajian Teori Ilmiah


2.1.1 Definisi Diabetes
Diabetes melitus (DM) atau disebut Diabetes saja merupakan gangguan
metabolik menahun akibat pangkreas tidak dapat memproduksi insulin atau
tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif.
(KEMENKES RI 2014).
Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang dapat disebabkan
berbagai macam etiologi, disertai dengan adanya hiperglikemia kronis akibat
gangguan sekresi insulin atau gangguan kerja dari insulin, atau keduanya.
Sedangkan Diabetes Mellitus tipe 1 lebih diakibatkan oleh karena
berkurangnya sekresi insulin akibat kerusakan sel β-pankreas yang didasari
proses autoimun. (https:/aulanni.lecture.ub.ac.id/files/2012/04/MAKALAH-
DIABETES-MELITUS-TIPE-1.pdf)
Diabetes merupakan penyakit yang dimana adanya gangguan pada
produksi insulin di pangkreas tidak efektif akibat rusaknya sel β-pankreas.

2.1.2 Etiologi
Etiologi DM tipe 1 diakibatkan oleh kerusakan sel beta pankreas karena
paparan agen infeksi atau lingkungan, yaitu racun, virus (rubella kongenital,
mumps, coxsackievirus dan cytomegalovirus) dan makanan (gula, kopi,
kedelai, gandum dan susu sapi).
Beberapa teori ilmiah yang menjelaskan penyebab diabetes mellitus tipe 1
sebagai berikut:
1. Hipotesis Susu Sapi
Dimana protein susu sapi hampir identik dengan protein pada permukaan
sel beta pankreas yang memproduksi insulin, sehingga mereka yang rentan dan
peka terhadap susu sapi maka
akan direspon oleh leukosit, dan selanjutnya akan menyerang sel sendiri
yang menyebabkan kerusakan sel beta pankreas sehingga terjadi dibetes
mellitus tipe 1. Peningkatan pemberian ASI di 1980 tidak menyebabkan
penurunan terjadinya diabetes tipe 1, tetapi terjadi peningkatan dua kali lipat
diabetes mellitus tipe 1. Namun, kejadian diabetes tipe 1 lebih rendah pada
bayi yang diberi ASI selama 3 bulan (Ekoe, Zimmet, & Williams, 2001).
2. Hipotesis POP
Hipotesis ini menjelaskan bahwa eksposur terhadap polutan organik yang
persisten (POP) meningkatkan risiko kedua jenis diabetes. Publikasi jurnal oleh
Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan menunjukkan peningkatan yang
signifikan secara statistik dalam tingkat rawat inap untuk diabetes dari populasi
yang berada di tempat Kode ZIP yang mengandung limbah beracun
(Kouznetsova, Huang, Ma, Lessner, & Carpenter, 2007).
5

2.1.3 Tanda dan Gejala


2.1.3.1 Gejala Akut
Gejala penyakit DM dari satu penderita ke penderita lain bervariasi,
bahkan mungkin tidak menunjukkan gejala apapun sampai saat tertentu.Pada
permulaan gejala yang ditunjukkan meliputi serba banyak (tripoli)yaitu:
banyak makan (poliphagia), banyak minum (polidipsia), banyakkencing
(poliuria). Bila keadaan tersebut tidak segera diobati, akan timbulgejala nafsu
makan mulai berkurang, berat badan turun dengan cepat (turun 5 – 10 kg dalam
waktu 2 – 4 minggu), dan mudah lelah. Bila tidaklekas diobati, akan timbul
rasa mual, bahkan penderita akan jatuh komayang disebut dengan koma
diabetik (Fauci, 2009).
2.1.3.2 Gejala Kronik
Gejala kronik yang sering dialami oleh penderita DM adalah kesemutan,
kulit terasa panas, atau seperti tertusuk-tusuk jarum, rasatebal di kulit, kram,
capai, mudah mengantuk, mata kabur, gatal di sekitarkemaluan terutama
wanita, gigi mudah goyah dan mudah lepas,kemampuan seksual menurun
bahkan impotensi (Dunning, 2009).

2.2. Jamur Merang


Jamur merang (Volvariella volvacea) adalah salah satu jamur yang hidup
di tandan kosong sawit, jerami dan serbuk gergaji.

2.3 Penelitian Terkait


Peneliti Budidaya Jamur Pangan, Pusat Penelitian Biologi LIPI, Iwan
Saskiawan di Jakarta, Senin (6/11/2017) menuturkan, jamur juga mengandung
senyawa yang bersifat antitumor, menurunkan kolesterol, dan antioksidan.
Menurutnya, beberapa hasil penelitian menyimpulkan, riboflavin, asam
Nicotinat, Pantothenat, dan biotin (Vitamin B) masih terpelihara dengan baik
meskipun jamur telah dimasak.
Selain itu, 72 persen lemak jamur termasuk jenis lemak tidak jenuh. Jamur
juga mengandung berbagai jenis vitamin, antara lain B1 (thiamine), B2
(riboflavin), niasin dan biotin. Selain elemen mikro, jamur juga mengandung
berbagai jenis mineral, antara lain K, P, Ca, Na, Mg dan Cu. Jumlah
kandungan seratnya yang berkisar antara 7,4 -24,6 persen sangat baik untuk
pencernaan. Jamur juga mempunyai kandungan kalori yang sangat rendah
sehingga cocok bagi pelaku diet.
6

BAB 3. METODE PENELITIAN

3.1 Tahapan Penelitian dan prosedur penelitian


Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode
eksperimental semu dengan menggunakan rancangan preteset-post test
design. Tahap penelitian ini terdiri dari, tahap identifikasi/pengambilan
sampel, subjek penelitian, instrumen penelitian, dan prosedur penelitian.

3.1.1 Tahap Identifikasi/Pengambilan Sampel


Dalam pengambilan sampel digunakan teknik purposive random
sampling dengan kriteria sampel yang memiliki gula darah tinggi atau
Diabetes militus tipe1 dengan kadar gula darah melebihi 120 mg/dl

3.1.2 Subjek Penelitian


Subyek penelitian adalah masyarakat Pekanbaru daerah harapan raya.
Sampel diambil sebanyak 30 orang yang memiliki kadar gula darah tinggi
atau melebihi normal, dimana setiap orang akan mendapat 3 kali (20 gr)
dalam seminggu. Pengujian dilakukan sebelum dan sesudah mengkonsumsi.

Variabel independent : penggunaan bakwan jamur merang

Variabel dependent : Menurunkan kadar gula darah dalam tubuh


Sampel dengan usia yang berumur 20 - 60 tahun yang
memiliki kadar gula darah diatas normal, lebih dari ukuran
120 mg/dl
3.1.3 Instrumen Penelitian
untuk mengukur kadar gula darah normal, dilakukan pengukuran kadar
gula darah terhadap masyarakat yang menjalani program ini dengan
menggunakan alat glukometer.

Prosedur Penelitian
Sebelum melakukan penelitian, sampel diminta untuk mengisi dan
menandatangani formulir untuk kesediaannya menjadi sampel pada penelitian
ini.
Sampel sebanyak 30 orang mendapat dua kali pengujian, pengujian
pertama yaitu tidak makan bakwan jamur merang kemudian di hari perlakuan
memakan bakwan jamur merang

 Pada tahap pertama, sampel berjumlah 30 orang akan diukur kadar gula
darah dalam darah, kemudian hasil dari pengukuran tersebut dicatat pada
formulir peneliti.
7

 Pada tahap kedua, sampel berjumlah 30 orang akam diberi perlakuan yaitu
diminta memakan bakwan jamur merang

 Setelah makan bakwan jamur merang 3 kali dalam seminggu, kemudian


ditunggu selama 3 minggu untuk melihat hasil dari efektifitas bakwan
jamur merang

 Setelah 3 minggu, diukur kembali kadar gula darah dalam tubuh.


Kemudian hasilnya dicatat pada formulir peneliti.

3.2 Teknik Pengumpulan Data dan Analisis Data


Sampel diukur kadar gula darah dalam tubuh, kemudian hasil dari
pengukuran tersebut dicatat dalam formulir penelitian. Setelah dilakukan
perlakuan, ditunggu selama 3 minggu untuk melihat hasil dari efektifitas
bakwan jamur merang tersebut. Setelah 3 minggu, diukur kembali kadar gula
darah dalam tubuh. Kemudian hasilnya dicatat pada formulir peneliti. Data
yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji paired T-test

3.3 Cara Penafsiran


Penafsiran dilakukan dengan cara melihat hasil dari data yang telah
dikumpulkan sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan.
Apabila kadar kolesterol responden atau sampel turun ke batas normal yaitu
kurang dari 200 mg/dl

3.4 Kesimpulan Hasil Penelitian


Hasil penelitian akan disajikan dalam bentuk tabel pada variabel bebas dan
kontrol dengan perlakuan sebelum dan sesudah mengkonsumsi bakwan jamur
merang untuk menurunkan gula darah pada masyarakat penderita gula darah
tinggi di Pekanbaru khususnya daerah harapan raya.
8

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya


Tabel 2.1 Format Ringkasan Anggaran Biaya PKM-P
No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1 Perlengkapan yang diperlukan Rp. 1.550.000
2 Bahan Habis Pakai Rp. 7.150.000
3 Perjalanan (kemana dan tujuan apa) Rp. 800.000
Lain-lain: administrasi, publikasi,
4 Rp. 800.000
seminar, laporan
Jumlah Rp. 10.300.000

4.2 Jadwal Kegiatan


Tabel 2.2 Jadwal kegiatan PKM-P
No. Jenis Kegiatan Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4
1. Mengumpulkan dan
mempeajari jurnal yang
berkaitan dangan topik
2. Observasi dan penentuan
lokasi PKM-P
3. Pengajuan proposal
4. Persiapan alat dan bahan
5. Pengujian sampel
6. Pengupulan data hasil uji
sampel
8. Penulisan laporan akhir
dan pengiriman ke dikti
9

DAFTAR PUSTAKA

Aisyah siti dkk. 2018. Hubungan antara dukungan keluarga dengan kontrol gula
darah dan olahraga pada penderita diabetes melitus. Jom fkp. vol, 5. no. 2.

Ana c. 2004. 11 manfaat jamur merang untuk kesehatan. Https://manfaat


.co.id/manfaat-jamur-merang/amp diakses pada tanggal 28 oktober.

Heriyannis h. 2012. Diabetes militus tipe 1. Universiitas Brawijawa. Diakses


pada tanggal 26 oktober 2018.

Kementrian Kesehatan RI. 2014. Situasi dan analisis diabetes.


http://www.depkes.go.id/2014/resources/download/pusdatin/infodaation
diabetes.pdf diakses pada tanggal 28 oktober 2018.

Saskiawan I. 2017. Jamur Mengandung Senyawa yang Bersifat Antitumor,


menurunkan Kolesterol, dan Antioksidan. http://menara62.com/2017/11/06/jamur-
mengandung-senyawa-yang-bersifat-antitumor-menurunkan-kolesterol-dan-
antioksidan. diakses pada tanggal 28 Oktober 2018.
10

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pendamping


1. Ketua
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Wahyu Sofyan Salim Nst
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Program Studi Ilmu keperawatan
4 NIM 1711114005
5 Tempat dan Tanggal Lahir Sosa, 5 September 1999
6 E-mail Sofyannasution00@gmial.com
7 Nomor Telepon/HP 082299532284

B. Kegiatan Mahasiswa yang Sedang Diikuti/Pernah Diikuti


No. Jenis Kegiatan Starus Dalam Kegiatan Waktu dan Tempat
1. Pencak Silat Asean For Panitia 6-9 September
University Studen 2018, Gedung
PKM Unri Gobah
2. Nonton Bareng G 30 Ketua Panitia 30 September 2018
SPKI Fakultas Hukum
UNRI

C. Penghargaan yang pernah diterima


Institusi Pemberi
No Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
1.

Semua data yang saya isikan dan tercantum dibiodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan PKM-P.

Pekanbaru, 27 Desember 2018


Ketua Tim

(Wahyu Sofyan Salim Nst)


11

2. Anggota 1
A Identitas Diri
1 Nama Lengkap Ribka Septiana Silaen
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Ilmu Keperawatan
4 NIM/NIDN 1711113991
5 Tempat dan Tanggal Lahir Minas, 01 September 1998
6 E-mail ribka.septiana98@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 082386014945

B. Kegiatan mahasiswa yang sedang diikuti/pernah diikuti


No. Jenis Kegiatan Starus Dalam Kegiatan Waktu dan
Tempat
1.
2.
3.

C. Penghargaan yang pernah diterima


Institusi Pemberi
No Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
1 Panitia Seminar Nasional BEM FKp UR 2018
1. Keperawatan UR
2 Peserta Workshop Bijak Kementrian Komunikasi 2018
2. dan Produktif Bermedia dan Informatika Republik
Sosial Indonesia
3 Peserta Sosialisasi Empat Majelis Permusyawaratan 2018
3. Pilar MPR RI Rakyat Republik
Indonesia
. Peserta Workshop Sahabat Sahabat Muda 2018
4. Muda Membangun
Kompetensi Sejak Muda
12

Semua data yang saya isikan dan tercantum dibiodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini sya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan PKM-P.

Pekanbaru, 27 Desember 2018


Anggota Tim

(Ribka Septiana Silaen)


13

3. Anggota 2
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Sakiah Pitriana Nst
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Ilmu Keperwatan
4 NIM 1611111032
5 Tempat dan Tanggal Lahir Sungai Kuning,22 Desember 1997
6 E-mail Sakiahfitriana22@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 082285439385

B. Kegiatan mahasiswa yang sedang diikuti/pernah diikuti


No. Jenis Kegiatan Starus Dalam Kegiatan Waktu dan
Tempat
1.
2.
3.

C. Penghargaan yang pernah diterima


No. Jenis Penghargaan Institusi Tahun
1. Juara 1 FLS2N cabang DinasPendidikan Kabupaten Rokan 2014
Teater Tingkat Hulu
2. Kabupaten Rokan
Juara 2 Materi PRSHulu PMI Rokan Hulu 2014
Jumbara
3. Peserta Sispala ke IV Universitas Pasir Pengaraian 2015
4. Peserta Olimpiade Universitas Pasir Pengaraian 2016
Biologi
5. Juara 1 Duta Universitas Pasir Pengaraian 2016
Pendidikan Rokan Hulu
6. Juara 2 Lomba Baca Hima Keperawatan 2016
7. Puisi
Duta Tervaforit FSI AL-KAUTSAR 2017
14

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan PKM-P.

Pekanbaru, 27 Desember 2018


Anggota Tim

(Sakiah Pitriana Nasution)


15

4. Dosen Pembimbing
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Ns. Agrina,M.Kep.,Sp.Kom.,Ph.D
2 JENIS Kelamin Perempuan
3 Program Studi Ilmu Keperawatan
4 NIDN 0010088202
5 Tempat dan Tanggal Lahir Dumai,10 Agustus 1976
6 Alamat e-Mail agrinas76@gmail.com
7 Nomor Telepon/Faks (0761) 31162

B. Riwayat Pendidikan
S-1 S-2 S-3
Nama Perguruan Universitas Andalas Universitas Kanazawa
Tinggi Indonesia University
Keperawatan Keperawatan Keperawatan
Bidang Ilmu
Komunitas Komunitas
Tahun Masuk- 2003 2008 2014-2017
Lulus
Faktor-faktor yang Pengaruh A Study of
mempengaruhi kadar karakteristik Determining
pada kegiatan
orang tua dan Factors of
JudulSkripsi/Th
posyandu lingkungan Underweight
esis/Disertasi
rumah terhadap among Toddlers
perkembangan in Riau,
balita Indonesia
Nama Gusti Sumarsih,S.Kp Dra.JunaitiSahar Prof. Shizuko
Pembimbing/ ,PhD Omote, RN
Promotor

C. Rekam Jejak Tri Dharma Perguruan Tinggi


C. 1. Pendidikan/Pengajaran
No. Nama Mata Kuliah Wajib/Pilihan SKS
1. Keperawatan Komunitas Wajib 4
2. Keperawatan Keluarga Wajib 4
3. Keperawatan Gerontik Wajib 3
4. Ilmu Keperawatan Dasar 2 Wajib 3
16

C. 2. Penelitian
Pendanaan Tahun
Jml
Judul Penelitian
No Sumber* (Juta
Rp)
Tingkat pengetahuan ibu yang memiliki Kajian 10 2007
anak tentang gizi anak di wilayah kerja wanita,
1
Puskesmas di Pekanbaru Dikti

Penerapan Metode Drill dengan studi Dana 5 2010


kasus untuk meningkatkan hasil belajar mandiri
2
asuhan keperawatan keluarga pada mata
kuliah keperawatan keluarga
Peningkatan pengetahuan kader posyandu Dana 2,5 2010
tentang deteksi dini pertumbuhan dan Rutin
3
perkembangan balita melalui pelatihan UR
kader posyandu
Gambaran pelaksanaan fungsi perawatan Dana 7,5 2011
kesehatan keluarga penelitia
4.
nlaborato
rium UR
Penggunaan video pada pratikum Dana 8 2011
pemeriksaan pertumbuhan dan PTK UR
perkembangan anak untuk meningkatkan
5.
keterampilan mahasiswa dalam
pengukuran pertumbuhan dan
perkembangan anak
Kepatuhan lansia penderita hipertensi Dana 2 2011
6
dalam pemenuhan diithipertensi mandiri
Peningkatan pengetahuan masyarakat Dana 2 2011
7 tentang demam berdarah melalui 16 Mandiri
pendidikan kesehatan langsung
Efektifitas intervensi keparawatan Dana 5 2012
terhadap tingkat kemandirian keluarga Rutin
8
mengatasi masalah kesehatan. Penelitian UR
Lab 2012
Multimedia sebagai media efektif dalam BOPTN 5,5 2012
9
asuhan keperawatan keluarga 2012
Pengaruh penggunaan air minum Mandiri 2 2012
10
terhadap kejadian diare di keluarga
17

Pengembangan model pemberdayaan Hibah 102.5 2014-


13. masyarakat dalam mengatasi masalah Bersaing 00.00 2015
kesehatan balita di keluarga Dikti 0
Hubungan spritualitas dengan status Hibah 2,5 2018
14 kesehatan lansia di PSTW Khusnul Akredita
Khotimah si

C. 3. Pengabdian Kepada Masyarakat


Pendanaan Tahun
No Jml
Judul Pengabdian Kepada Masyarakat Sumber
. (Juta
*
Rp)
Peningkatan pengetahuan kader posyandu DIPA 2,5 2009
tentang deteksi dini pertumbuhan dan UR
1
perkembangan balita melalui pelatihan kader
posyandu Se-Kelurahan Limbungan
Peningkatan keterampilan kader posyandu DIPA 2,5 2010
dalam mendeteksi pertumbuhan dan UR
2
perkembangan balita melalui follow up
support kaderposyandu
Penyuluhan ASI Eklusif DIPA 2,5 2010
3
UR
Stimulasi pertumbuhan dan perkembangan DIPA 2,5 2011
bayi dengan metode pijat bayi bimbingan UR
4
untuk ibu muda :
Kiedengan multi media
Skrining tumbuh kembang balita di TPA DIPA 3 2012
5
sebagai upaya peningkatan kualitas balita UR
Manajemen Laktasi pada BUSUI (Ibu DIPA 16 2018
6.
Menyusui) UR
Peningkatan Keterampilan dan Motivasi DIPA 10 2018
7. menyusui pada Kelompok Ibu Hamil dan FKp
Menyusui
18

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan PKM-P.

Pekanbaru, 27 Desember 2018


Desen Pendamping

(Ns. Agrina, M.kep., Sp.Kom., Ph.D)


19

Lampiran 2.Justifikasi Anggaran Kegiatan


1. Peralatan penunjang (15-25%)
Material Justifikasi Kuantitas Harga Keterangan
Pemakaian Satuan (Rp)

Alat Untuk 2 Rp. 350.000,- Rp.700.000,-


Glukometer menghitung
Kadar gula
Darah
Untuk 1 RP. 350.000,- Rp.350.000,-
Belender Menghaluskan
Bawang
Sewa Untuk 1 Rp.500.000,- Rp.500.000,-
kamera dokumentasi
digital kegiatan saat
Penelitian
Sub Total (Rp) Rp.1.550.000,-

2. Bahan habis pakai (30-40%)


Material Justifikasi Kuantitas Harga Keterangan
Pemakaian Satuan (Rp)

Pembuatan Untuk biaya 1 Rp. 100.000,- Rp.100.000,-


Proposal

Jamur Bahan utama Untuk 30 Rp.1.000.000,- Rp.1.000.000,-


Merang Bakwan Sampel

Tepung Bahan Untuk 30 Rp.25.000,- Rp. 250.000,-


tambahan Sampel

Minyak Bahan Untuk 30 Rp.40.000,- Rp.2.000.000,-


Goreng tambahan Sampel

Garam Bahan Untuk 30 Rp.5.000,- Rp.250.000,-


tambahan Sampel
bakwan
Bawang Bahan Untuk 30 Rp.50.000,- Rp.500.000,-
Merah tambahan Sampel
bakwan
Bawang Bahan Untuk 30 Rp.50.000,- Rp.500.000,-
Putih tambahan Sampel
bakwan
20

Cabai Rawit Bahan Untuk 30 Rp.50.000,- Rp.500.000,-


tambahan Sampel
bakwan
Aqua Galon Bahan tambaha Untuk 30 Rp.15.000 Rp.750.000,-
bakwan Sampel
Telur Bahan Untuk 30 Rp.10.000,- Rp.500.000,-
Ayam tambahan Sampel
Bakwan
Gas 5,5 Kg Bahan 3 Rp.100.000,- Rp.300.000,-
tambahan
bakwan
Pembuatan Untuk Untuk 30 Rp. 100.000,- Rp..500.000,-
Angket penilaian Sampel
penelitian

Sub Total (Rp) Rp. 7.150.000,-

3. Perjalanan (15-25%)
Material Justifikasi Kuantitas Harga satuan Keterangan
pemakaian (Rp)
Survei lokasi Tempat untuk 3 Rp.100.000,- Rp.300.000,-
(2x) melakukan
kegiatan
Transportasi Bahan bakar 5 Rp.100.000,- Rp.500.000,-
Pemantauan Minyak
(4x) Kendaraan
Sub Total (Rp) Rp.800.000,-

4. Lain-lain (administrasi, publikasi, seminar, laporan, lainnya, maks 10%)


Material Justifikasi Kuantita Harga Jumlah (Rp)
pemakaian satuan (Rp)
Administrasi Pembuatan 1 Rp.400.000 Rp.500.000
saurat izin
kegiatan
Pembuatan Untuk data 1 Rp.300.000 Rp.300.000
laporan Informasi
kegiatan
Sub total (Rp) Rp.800.000
Total 1+2+3+4 (Rp) Rp.10.300.000
(Sepuluh Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah)
21

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Penyusun dan Pembagian Tugas

No. Nama/ NIM Program Bidang Alokasi Uraian Tugas


Studi Ilmu Waktu
Jam/Minggu
1. Wahyu Ilmu Ilmu 20 Ketua,
Sofyan Keperawatan Kepera Jam/Minggu Akomodor
Salim Nst/ watan anggota,
1711114005 pengembangan
gagasan,
membeli
bahan dan
peralatan
sampel dan
pemberi
sampel kepada
pasien
2. Ribka Ilmu Ilmu 20 Anggota,
Septiana Keperawatan Kepera Jam/Minggu Pencarian
Silaen/ watan Literatul,
1711113991 membeli
bahan dan
peralatan
sampel
Pembari
sampel kepada
pasien
3. Sakiah Ilmu Ilmu 20 Anggota,
Pitriana Keperawatan Kepera Jam/Minggu Pembuatan
Nst/ watan Bakwan,
1611111032 membeli
bahan dan
peralatan
sampel dan
Pemberi
sampel kepada
pasien
22
23

Lampiran 5. Cara Pembuatan Bakwan Jamur Merang

Cara pembuatan:
1. Iris iris jamur merang yang sudah dibersihkan. Jamur merang tidak perlu
tipis tpis.
2. Haluskan bumbu yaitu bawang merah, bawang putih, cabai rawit, garam,
dan gula. (sesuai selera)
3. Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan ke dalam wadah tempat jagung
ditumbuk.
4. Campur dengan sendok hingga rata.
5. Masukkan daun bawang dan telur ayam yang sudah dicincang halus ke
dalam adonan jagung, campur.
6. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sembari adonan terus diaduk
hingga tepung terigu dan adonan tercampur sempurna.
7. Pada wadah yang berbeda, kocok lepas telur.
8. Masukkan telur yang sudah dikocok ke dalam adonan, campur.
9. Siapkan penggorengan dengan api sedang dan tuang minyak.
10. Ambil adonan dengan menggunakan sendok makan, lalu masukkan ke
dalam penggorengan.
11. Goreng hingga berwarna coklat keemasan.