Anda di halaman 1dari 6

MODUL

KESULITAN BELAJAR

Disusun oleh

dr. Shulhana Mokhtar, M.Med.Ed

dr. Sigit Dwi Pramono

Diberikan dalam Rangka Kelas Persiapan Keterampilan Belajar dan Matrikulasi untuk
Mahasiswa Baru Angkatan 2019

Fakultas Kedokteran
Universitas Muslim Indonesia
Makassar
2019
SKENARIO

SKENARIO 1

“Academic Exhausted”

Seorang mahasiswi berasal dari salah satu SMA di Kota Makassar, merupakan mahasiswi
kedokteran semester 4. Dia datang menghadap ke PA untuk berkonsultasi. Mahasiswi tersebut
merasa kelelahan dan kesulitan dalam melakukan berbagai aktivitas di kampus. Dia mengikuti
kegiatan akademik (perkuliahan, praktikum dan lain-lain) dari pagi hingga sore hari, ditambah
dengan kegiatan organisasi (dia tercatat sebagai pengurus dan aktif dalam 3 organisasi
kemahasiswaan). Selain itu dia juga harus mendampingi dosen sebagai asisten dalam setiap
kegiatan praktikum di salah satu bagian preklinik.

SKENARIO 2

“Terancam DO”

Seorang mahasiswa kedokteran semester 3 dipanggil untuk menghadap ke PA-nya karena


terancam DO. IPK sekarang adalah 1,8 dan IPK sebelumnya 3,0. Mahasiswa tersebut berasal dari
SMA unggulan di salah satu daerah dan merupakan anak yang berprestasi di SMA. Angka
kehadiran di semester terakhir (semester 3) tidak pernah mencapai 80%. Diketahui dari
temannya, ayahnya yang berada di kampung menderita penyakit berat 6 bulan terakhir dan
meninggal 2 minggu yang lalu. Mahasiswa tersebut merupakan anak tunggal. Ibunya hanya
merupakan seorang ibu rumah tangga. Dia berencana berhenti kuliah dan mencari pekerjaan.
SKENARIO 3

“Kesehatan Terganggu”
Seorang mahasiswi kedokteran semester 1 berusia 18 tahun tiba-tiba pingsan di dalam
laboratorium saat kegiatan praktikum berlangsung. Setelah ditangani, mahasiswi tersebut
mengaku belum makan dari semalam dan kurang tidur karena menyelesaikan laporan praktikum.
Dari riwayat penyakit diketahui bahwa dia menderita sakit maag sejak SMA. Dia berasal dari
daerah dan tinggal sendirian di tempat kos. Untuk menghemat biaya hidup, sehari-harinya lebih
sering memasak makanan instan di tempat kos. Beberapa hari belakangan pulang tengah malam
dalam rangka mempersiapkan kegiatan inagurasi angkatannya.

TUGAS MAHASISWA

1. Setelah membaca dengan teliti skenario di atas, mahasiswa mendiskusikannya dalam


satu kelompok, dipimpin oleh seorang ketua dan sekertaris yang dipilih oleh anggota
kelompok. Ketua dan sekertaris ini sebaiknya berganti-ganti pada setiap tutorial. Diskusi
kelompok ini bisa dipimpin oleh tutor atau secara mandiri.
2. Melakukan aktivitas pembelajaran individual di perpustakaan dengan menggunakan
buku ajar, majalah, bahan kuliah, tape atau video dan bahan internet yang valid untuk
mencari informasi tambahan.
3. Berkonsultasi dengan tutor atau narasumber ahli (dosen pengampu) untuk memperoleh
informasi tambahan dan penjelasan pengertian atas hal-hal yang dirasakan belum jelas.
4. Membuat laporan hasil diskusi yang telah diketik (microsoft word dan microsoft power
point) dan telah didiskusikan oleh tutor masing-masing kelompok paling lambat 2 hari
setelah tutorial 2 atau 1 hari sebelum diskusi panel.
5. Melakukan penilaian atas pelaksanaan tutorial baik kinerja tutor maupun anggota
sekelompok.

PROSES PEMECAHAN MASALAH


Diskusi kelompok untuk pemecahan masalah terdiri atas beberapa tahap:
1. Klarifikasi kata sulit dalam skenario dan temukan kata kunci.
2. Menentukan masalah pada skenario dengan membuat beberapa pertanyaan penting.
3. Analisa masalah-masalah tersebut dengan menjawab pertanyaan (brain storming).
4. Mengoreksi atau mendiskusikan jawaban atau penjelasan dari pertanyaan-pertanyaan
yang sudah diberikan.
5. Menentukan tujuan pembelajaran atas pertanyaan dan jawaban yang telah didiskusikan
(learning objectives).
Langkah 1-5 dilakukan dalam tutorial pertama bersama tutor.

6. Mencari informasi tentang tujuan pembelajaran yang belum terjawab. Langkah 6


dilakukan dengan belajar mandiri atau diskusi dengan tutor.
7. Mendiskusikan kembali tentang tujuan yang telah dijadwalkan pada belajar mandiri.
Langkah 7 dilakukan dalam tutorial kedua bersama tutor. Menyelesaikan laporan
PBL dan didiskusikan oleh tutor paling lambat 2 hari setelah tutorial 2 atau 1 hari
sebelum diskusi panel.

LEMBAR KERJA