Anda di halaman 1dari 73

www.arifyogapratama.blogspot.

com @PKI_UNY’2010

BAB I

TEORI ATOM BOHR DAN MEKANIKA KUANTUM

A. Teori Atom Bohr


Teori/model atom Gambar Uraian Teori atom
Dalton (1803) 1. Atom merupakan bagian terkecil dari
suatu unsur
2. ______________________________
______________________________
3. ______________________________
______________________________

Bohr (1913) 1. Elektron bergerak mengelilingi inti


atom dalam kulit-kulitnya dengan
energi tertentu
2. ______________________________
______________________________

Mekanika kuantum ________________________________


(1927) ________________________________
________________________________
________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

B. Bilangan Kuantum
1. Bilangan Kuantum Utama (n)

Gambar
Susunan
elektron

Lambang 12 20 31
C6 Ne10 P15
Atom
Konfigurasi K L M K L M K L M
Elektron

Hubungan bilangan kuantum utama dengan kulit.


Amati bagan berikut!
Kulit Harga n
K
L
M
N

a. Berdasarkan data di atas, jawab pertanyaan berikut:


Harga n=1, menunjukkan tingkat energi elektron pada
kulit__________________________
Harga n=2, menunjukkan tingkat energi elektron pada
kulit__________________________
Harga n=3, menunjukkan tingkat energi elektron pada
kulit__________________________
Harga n=4, menunjukkan tingkat energi elektron pada
kulit__________________________
b. Apa yang dimaksud dengan bilangan kuantum utama?
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Menentukan harga n atau tingkat energi dari elektron terakhir pada suatu atom.
Lengkapi tabel berikut dengan konfigurasi elektron, nama kulitdan harga n.
Nama Unsur Lambang Konfigurasi Kulit elektron Harga n
Atom elektron di K, L, terakhir
M, N
Oksigen 16 2, 6 L 2
8𝑂
Nitrogen
Natrium
Klor
Kalium
Kalsium

2. Bilangan Kuantum Azimut (l)


Perhatikan hubungan sub-subkulit dengan harga bilangan kuantum azimuth:
Jenis Harga bilangan kuantum azimut
Subkulit
s 0
p 1
d 2
f 3
Dari data :
a. l=0 menunjukkan subkulit_________________________
L=1 menunjukkan subkulit_________________________
L=2 menunjukkan subkulit_________________________
L=3 menunjukkan subkulit_________________________
b. Apa yang dimaksud dengan bilangan kuantum azimuth?
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________

Menentukan harga bilangan kuantum azimuth yang dimiliki setiap bilangan kuantum
utama:
n l Jenis subkulit Jumlah subkulit
1 0 S 1
2 0 dan 1 S dan p 2
3 ____, ____, ____ ____, ____, ______
____
4 ____, ____, ____ ____, ____, ______
____
Berdasarkan tabel di atas :
a. Kulit K memiliki jumlah subkulit_______ dengan lambang_____
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

b. Kulit L memiliki jumlah subkulit_______ dengan lambang_____


c. Kulit M memiliki jumlah subkulit_______ dengan lambang_____
d. Kulit N memiliki jumlah subkulit_______ dengan lambang_____
3. Bilangan Kuantum Magnetik (m)

Tabel berikut ini menyatakan hubungan antara n, l, dan m


n l m Jumlah Orbital Subkulit
1 0 0 1 S
2 0 0 1 S
1 -1 3 Px
0 Py
+1 Pz
Berdasarkan data di atas, lengkapi pernyataan di bawah ini :
a. Kulit K dengan harga n=. . . , memiliki satu subkulit dengan lambing. . . , dengan
harga l=. . . , m=. . .
b. Kulit L dengan harga n=. . . , memiliki. . . subkulit dengan harga l=. . . dan . . .
c. Subkulit dengan harga l=1, memiliki orbital dengan harga m=. . . dan . . .
lambangnya . . . , . . . , dan . . .
d. Carilah harga l dan m untuk elektron-elektron yang berada pada kulit dengan
harga n=3!
__________________________________________________________________
_____
__________________________________________________________________
_____

4. Bilangan Kuantum Spin (s)


1 1
Harga s=+ 2 dan − 2
1 1
Jelaskan arti s=+ 2 dan − 2!

_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
___________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Berdasarkan harga-harga bilangan kuantum n, l, m, dan s, lengkapi tabel yang


menyatakan hubungan masing-masing bilangan kuantum tersebut.
Bilangan Bilangan Sub- Bilangan Bilangan Jumlah Jenis Jumlah
kuantum kuantum kulit kuantum kuantum elektropn sub- elektron
utama azimuth magnetic spin (s) per sub- kulit per kulit
(n) (l) (m) kulit
1 0 1s 0 1 1
+2 , −2 2 s 2
2 8
Px
Py
Pz
3s 18

3d -2
-1
0
+1
+2

C. Konfigurasi Elektron
Aturan Aufbau
Contoh pengisian elektron pada atom menurut Aufbau.
Lambang Unsur Konfigurasi Elektron
2
2He 1s
5 B 1s2 2s2 2p1
10Ne 1s2 2s2 2p6
13Al 1s2 2s2 2p6 3s2 3p1
23V 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3
38Sr 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2
Dengan memerhatikan diagram dan contoh di atas, nyatakan aturan pengisian elektron
dalam atom menurut Aufbau.
Aturan Aufbau
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________

Buat konfigurasi elektron unsur-unsur, nomor golongan, atau periode pada kolom-kolom
yang tersedia!
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Nomor Nomor
Nama Unsur Konfigurasi Elektron
Atom Golongan Periode
Fluor 1s2 2s2 2p5
IV 3
16
VIIIA 3
kalium
24
Stronsium
31

IB 5

Aturan Hund
Tabel di bawah ini berisi contoh pengisian elektron pada orbital yang setingkat menurut
aturan Hund.
Pengisian pada orbital
Subkulit Jumlah elektron
Salah Benar

p 4

d 7

Berdasarkan contoh tersebut jelaskan aturan Hund pada pengisian diagram elektron!
Aturan Hund
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Latihan 2
Lengkapi tabel diagram elektron berikut!
No. Lambang Unsur Konfigurasi Elektron

1. 3Li

2. 7N

3. 15Si

4. 17Cl

5. 21Sc

6. 30Zn

7. O2-

8. Al3+

9. Fe3+

10. Zn2+
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Larangan Pauli

Perhatikan diagram elektron suatu atom dengan konfigurasi elektron 1s 2, 2s2, 2p4 berikut dan
lengkapi harga bilangan kuantum pada masing-masing elektron seperti contoh.

n = 1 1 2 2 ____ ____ ____

l = 0 0 _____ ____ ____ ____

m = 0 0 _____ ____ ____ ____


1 1
s = -2 +2 _____ ____ ____ ____

a. Adakah elektron-elektron yang memiliki seluruh bilangan kuantum yang sama?


________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
b. Kenyataan ini sesuai dengan apa yang dikemukakan Pauli yang dikenal dengan prinsip
Larangan Pauli. Jelaskan bagaimana prinsip ini!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Latihan 3
No. Soal Jawaban
Tentukan harga n, l, m,dan s pada elektron _________________________________
yang berada pada orbital 3pz _________________________________
1. _________________________________
_________________________________

Tentukan harga n, l, m,dan s pada elektron _________________________________


terakhir pada atom unsur Si _________________________________
2. _________________________________
_________________________________

Jelaskan mengapa pada diagram elektron _________________________________


dalam satu orbital dua elektron digambar _________________________________
3. _________________________________
_________________________________

Latihan 4
No. Soal Jawaban
1. Tentukan harga n, l, m,dan s dari elektron _________________________________
terakhir atom X yang pada sistem periodik _________________________________
terletak pada gol VIB periode 4. _________________________________
_________________________________

2. Tentukan diagram elektron dari konfigurasi _________________________________


elektron atom Y yang elektron terakhirnya _________________________________
mempunyai harga n = 4, l = 2, m = +1,dan _________________________________
1 _________________________________
s=-2
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

BAB II
BENTUK MOLEKUL DAN GAYA ANTARMOLEKUL

Kegiatan 1
Meramalkan Bentuk Molekul
Pada percobaan berikut akan dipelajari bentuk-bentuk molekul melalui struktur ruang elektron
yang digambarkan oleh posisi sejumlah balon jika disatukan dalam ikatan.
Langkah kerja :
1. Tiup kurang lebih 20 buah balon dengan ukuran yang sama
2. Ikat dua buah balon, letakkan diatas meja, amati posisidari kedua balon tersebut,
gambarlah pada tempat yang tersedia
3. Lakukan percobaan selanjutnya dengan mengikat 3, 4, 5, dan 6 buah balon
4. Lengkapi taabel berikut dengan gambar ikatan balon, struktur ruang elektron, dan
namanya.
Jumlah Dua tiga empat lima enam
balon
Ikatan balon
Struktur
ruang
elektron
Nama Linier tetrahedral
Bentuk Linier Oktahedral
molekul

Kegiatan 2
Struktur Ruang Elektron dan Bentuk Molekul
Untuk mengetahui pengaruh dari PEB (Pasangan Eletron Bebas) dan PEI (Pasangan Elektron
Ikatan) lakukan kegiatan berikut
Pada tabel berikut terdapat beberapa dan atau gambar dari jumlah pasangan elektron, contoh
molekul, struktur ruang elektron, dan bentuk. Lengkapi data yang masih kosong!
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

a. Molekul yang memiliki PEB saja


Jumlah PEB Rumus Gambar struktur ruang Nama
Molekul elektron Struktur ruang Bentuk
elektron molekul
2 BeCl2 Linier
-----------------

3 Segitiga
planar

4 CCl4 Tetrahedral

6 Oktahedral

b. Molekul yang memiliki PEB dan PEI


Perhatikan bentukmolekul CH4, NH3, dan H2O, kemudian isi tabel yang tersedia
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Besar Jumlah Pasangan Elektron


Bentuk Sifat
Molekul Sudut
Molekul Seluruhnya Terikat bebas Senyawa
Ikatan
CH4 109,50 Nonpolar
NH3 4 3 1 Polar
H2O polar

PERTANYAAN
1. Mengapa sudut ikatan pada molekul CH4, NH3, dan H2O berbeda padahal jumlah
pasangan elektron yang mengelilingi atom pusatnya sama?
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
2. Buat kesimpulan tentang bentuk molekul berdasarkan data ini!
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
3. Bagaimana hubungan antar sifat senyawa dengan bentuk molekul?
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
4. Bagaimana bentuk CCl4, PH3, dan SO2?
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Latihan 1

Tentukan hibridisasi senyawa berikut dan tentukan bentuk molekulnya!

BeH2 CCl4

AlCl3 H2O
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Kegiatan 3

Perhatikan zat-zat yang tersusun pad arak di bawah ini!

Tentukan ikatan kimia yang terdapat pada senyawa di dalam botol pada gambar di atas!

Nama Nama
Rumus Jenis Ikatan Rumus Jenis Ikatan
Senyawa Senyawa

Jelaskan pengertian ikatan berikut ini :

Ikatan ion :
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
Ikatan kovalen nonpolar :
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
Ikatan kovalen polar :
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

GAYA VAN DER WAALS

Gaya Van der Waals terdiri dari gaya dipol-dipol dan gaya disperse atau gaya London.

Jelaskan terjadinya gaya-gaya tersebut berdasarkan gambar molekul-molekul berikut :

Gaya antar- Gambar gaya antar molekul contoh deskripsi


molekul
Dipol-dipol I-Cl . . . Gaya dipol-dipol
I-Cl adalah________________________
_____________________________
H-Cl . . . _____________________________
H-Cl _____________________________

Gaya Gas Gaya dispersi/gaya London adalah


dispersi/gaya mulia _____________________________
london Molekul _____________________________
nonpolar _____________________________
_____________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Sifat fisik senyawa-senyawa yang memiliki gaya dispersi :

Amati massa molar dan titik didih halogen dan gas mulia berikut :

Jelaskan hubungan antara massa molar, dan ukuran molekul dengan


gaya dispersi!

a. Hubungan massa molar dengan gaya dispersi


________________________________________________________
________________________________________________________
________________________________
b. Hubungan titik didih dengan gaya dispersi
________________________________________________________
________________________________________________________
________________________________
c. Hubungan ukuran molekul dengan gaya dispersi
________________________________________________________
________________________________________________________
________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

IKATAN HIDROGEN
Kegiatan 4
Titik Didih Senyawa Hidrida
Amati grafik berikut, kemudian isi kolom pengamatannya!

Grafik titik didih beberapa senyawa hidrida unsur-unsur golongan IVA, VA, VIA, dan VIIA

Rumus senyawa dan titik didih:


Gol. IV TdoC Gol. V TdoC Gol. VI TdoC Gol. VII TdoC
CH4 NH3 H2O HF

Pertanyaan
Soal Jawaban
1. Adakah ketidakteraturan pada titik ____________________________________
didih senyawa-senyawa di atas? ____________________________________
Jelaskan! ____________________________________
____________________________________

2. Senyawa apa saja yang titik ____________________________________


didihnya paling tinggi untuk setiap ____________________________________
golongan? ____________________________________
____________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Kegiatan 5

Terjadinya Ikatan Hidrogen

Perhatikan ikatan-ikatan yang terjadi pada molekul HF dan H2O. diskusikan apa yang
menyebabkan ikatan tersebut!

PERTANYAAN

Soal Jawaban
1. Pada molekul HF dan H2O, tentukan ____________________________________
unsur-unsur yang memiliki sifat ____________________________________
keelektronegatifan tinggi dan rendah! ____________________________________
____________________________________

2. Bagaimana terjadinya ikatan hidrogen? ____________________________________


____________________________________
____________________________________
____________________________________

3. Sebutkan sifat senyawa yang mengandung ____________________________________


ikatan hidrogen! ____________________________________
____________________________________
____________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

BAB III

TERMOKIMIA

Proses Eksoterm dan Proses Endoterm

Amati gambar berikut! Bagaimana perpindahan panas pada proses eksoterm dan endoterm?

1. Proses Eksoterm

2. Proses Endoterm

Apa yang dimaksud dengan proses eksoterm dan endoterm? Jelaskan!

Proses eksoterm :

______________________________________________________________________________
______________________________________________________________________________
______________________________________________________________________________

Proses endoterm :

______________________________________________________________________________
______________________________________________________________________________
______________________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Reaksi Eksoterm dan Reaksi Endoterm

Kegiatan 1

Reaksi Eksoterm dan Endoterm

Langkah kerja :

1. Sediakan 20 cm3 larutan HCl 1 M di dalam gelas kimia 100 cm3, ukur suhunya sevagai t
awal.
2. Masukkan seujung sendok kecil NaOH padat, aduk sambil diamati suhunya. Catat suhu
maksimumnya sebagai t akhir.
3. Lakukan percobaan 2 dan 3 sesuai dengan gambar.

t awal = ______oC ______oC ______oC


t akhir = _____oC ______oC ______oC
catatan :
 Percobaan Ba(OH)2(s) + NH4Cl(s) dilalakukan pada tempat tertutup
 Percobaan dapat dilakukan pada tabung reaksi dengan ukuran zat yang disesuaikan.
Pertanyaan
Berdasarkan percobaan di atas, jawablah pertanyaan berikut!
Soal Jawaban
1. Tentukan pada percobaan mana ___________________________________________
terjadi reaksi eksoterm dan ___________________________________________
reaksi endoterm ___________________________________________
___________________________________________

2. Bagaimana entalpi sistem, jika ___________________________________________


suatu proses mengalami reaksi ___________________________________________
eksoterm? ___________________________________________
___________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

3. Bagaimana entalpi sistem, jika ___________________________________________


suatu proses mengalami reaksi ___________________________________________
endoterm? ___________________________________________
___________________________________________

4. Tuliskan harga perubahan entalpi ___________________________________________


pada reaksi eksoterm dan reaksi ___________________________________________
endoterm! ___________________________________________
___________________________________________

5. Buatlah diagram tingkat energi untuk reaksi eksoterm dan endoterm antara pereaksi dan
hasil reaksi!

energi energi

koordinat reaksi eksoterm koordinat reaksi eksoterm


Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan entalpi
Untuk mempelajari faktor-faktor ini, amati beberapa persamaan termokimia berikut ini!
1
a. H2(g) + 2O2(g) H2O(g) ∆H0f = -231,8 kJ
1
b. H2(g) + 2O2(g) H2O(l) ∆H0f = -285,3 kJ
Sebutkan faktor yang membedakan besarnya perubahan entalpi pada reaksi (a) dan (b):
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________

a. 2C(s) + O2(g) 2CO(g) ∆Hr = -221,0 kJ


1
b. C(s) + O (g)
2 2
CO(g) ∆Hr = -110,5 kJ
Sebutkan faktor yang membedakan besarnya perubahan entalpi pada reaksi (a) dan (b):
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Macam-macam Nama dan Lambang ∆H

Dikenal beberapa perubahan entalpi yang sesuai dengan jenis reaksinya, yaitu perubahan
entalpi pembakaran, penguraian, pembentukan, penetralan, dan pelarutan.
Untuk mempelajarinya lengkapi tabel berikut.
Jenis Reaksi Nama ∆H Lambang ∆H
1. C4H8(g) + O2(g) H2(g) CO2(g) H2O(l) ∆H pembakaran ∆Hc
2. KOH(s) + H2O(l) KOH(aq) ∆H……………… ….
3. NaOH(aq) + HCl(aq) NaCl(aq) + ∆H………………
H2O(l) ….
1
4. 2C(s) + 3H2(g) + 2O2(g) C2H5OH(l) ∆H……………… ….
5. C2H5OH(l)
1
2C(s) + 3H2(g) + 2O2(g) ∆H……………… ….

Latihan 1
1. Diketahui persamaan :
1
H2(g) + 2O2(g) H2O(l) ∆Hof = -285,3 kJ
Tentukan perubahan entalpi :
a. Pembentukan 5 mol H2O
b. Pembakaran 10 gram gas H2
c. Penguraian 180 gram H2O menjadi H2 dan O2
Jawab :
a. _____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
b. _____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
c. _____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
2. Tuliskan persamaan termokimia untuk proses berikut.
a. Pada pembakaran 1 mol etana secara sempurna menjadi karbon dioksida dan air, juga
membebaskan kalor sebanyak -1411 kJ.
b. Entalpi pembentukan HNO3(l) adalah -174 kJ
c. Entalpi pembakaran gas asetilen, C2H2 adalah -2599 kJ
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Jawab :

a. _____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
b. _____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
c. _____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Penentuan Perubahan Entalpi Reaksi

Kegiatan 2

Penentuan Perubahan Entalpi Reaksi

Pada percobaan ini akan ditentukan ∆H reaksi antara larutan HCl dengan larutan NaOH.

Alat dan Bahan :

1. Gelas plastik
2. Termometer
3. Gelas ukur
4. HCl 1 M
5. NaOH 1 M

Langkah kerja dan pengamatan :

1. Lakukan kegiatan mengikuti gambar berikut.


2. Cata hasil pengamatan pada tempat yang tersedia.
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Pertanyaan
Berdasarkan data standar netralisasi HCl dan NaOH adalah 55,8 kJ. Jelaskan faktor-faktor
apakah yang dapat mempengaruhi perbedaan dengan data yang kalian peroleh?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Latihan 2
Soal Jawaban
3
1. 50 cm NaOH 0,05 M direaksikan ___________________________________
dengan 50 cm3 HCl 0,05 M. jika suhu ___________________________________
awal NaOH 25oC, HCl 24oC, dan suhu ___________________________________
akhir 32oC, berapa ∆H pembentukan ___________________________________
H2O per mol dari reaksi tersebut? ___________________________________
___________________________________

2. Ke dalam 200 cm3 air dilarutkan 2 gram ___________________________________


NaOH padat. Suhu air mula-mula 32oC. ___________________________________
Jika massa NaOH diabaikan, berapa ∆H ___________________________________
pelarutan NaOH per mol? ___________________________________
___________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Penentuan Perubahan Entalpi Berdasarkan Hukum Hess


Kegiatan 3
Hukum Hess
Tujuan percobaan adalah mengamati ∆H reaksi antara NaOH padat dengan larutan HCl
dengan dua cara
Cara kerja :
1. Timbang NaOH secepat mungkin kemudian simpan dalam tempat tertutup.
2. Lalulan percobaan sesuai dengan kolom-kolom berikut.

NaOH(aq) + HCl(aq) …+.. NaOH(aq) + HCl(aq) …+..


NaOH(s) air …….. tNaOH : ________________oC tNaOH : ________________oC
tair : ___________oC tHCl : ________________ oC tHCl : ________________ oC
takhir : ________________ oC tair : ___________oC
takhir : ________________ oC

Q = m.c. ∆t Q = m.c. ∆t Q = m.c. ∆t


= ___________________ = ___________________ = ___________________
= ___________________ = ___________________ = ___________________

mol NaOH = ___________ mol HCl = _____________ mol HCl = _____________

mol NaOH = ___________ mol NaOH = ___________

∆H1 per mol ∆H2 per mol ∆H3 per mol


= __________________ = __________________ = __________________
= __________________kJ = __________________kJ = __________________kJ
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Pertanyaan
1. Jumlah persamaan termokimia pada reaksi I dan II
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
2. Tuliskan persamaan termokimia pada reaksi III
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
3. Apakah reaksi III sama dengan jumlah reaksi I dan II?
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
4. Menurut Hukum Hess ∆H1 + ∆H2 = ∆H3
Apakah data percobaanmu sesuai dengan hukum Hess?
Kalau tidak, sebutkan beberapa faktor penyebabnya!
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
5. Buat diagram reaksi pada percobaan tersebut!
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Latihan 3

1. Tentukan ∆HR pembakaran 11,6 gram gas butane, tulis persamaan termokimianya!
∆Hf CO2 = -393 kJ mol-1 ; H2O = -285 kJ mol-1 ; CH4 = -74,85 kJ mol-1
Jawab :
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
2. Diketahui ∆H pembakaran C3H8 = -2217 kJ mol-1. ∆H pembentukan CO2 dan H2O berturut-
turut -393,9 kJ mol-1 dan -285,9 kJ mol-1. Tentukan ∆H pembentukan C3H8!
Jawab :
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
3. Energi mesin kendaraan diperoleh dari pembakaran oktana (C8H18) yang terdapat dalam
bensin. Tuliskan persamaan reaksi pembakarannya bila ∆Hf oktana = -208 kJ mol-1, air = -
285 kJ mol-1, karbon dioksida = -393 kJ mol-1.
Jawab :
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
4. Diketahui persamaan termokimia pada reaksi berikut :
I. H2SO4(l) + 2KOH(s) K2SO4(s) + 2H2O(l) ∆H = -342,4 kJ mol-1
II. HCl(g) + KOH(s) KCl(s) + H2O(l) ∆H = -203,6 kJ mol-1
Tentukan ∆H reaksi : H2SO4(l) + KCl(s) K2SO4(s) + 2HCl(g)!
Jawab :
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________

5. Seseorang menggunakan energi rata-rata 2,5 kJ menit -1. Diasumsikan energi tersebut berasal
dari oksidasi glukosa (Mr = 180).
C6H12O6(s) + 6O2(g) 6CO2(g) + 6H2O(l) ∆H = -2803 kJ mol-1
Hitung massa glukosa yang dikonsumsi tiap menit!
Jawab :
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Energi Ikatan

Bagaimana pemutusan dan pembentukan ikatan pada pembentukan H 2O? perhatikan gambar
berikut!

PERTANYAAN
berdasarkan gambar di atas, jawablah pertanyaan berikut!
Soal Jawaban
1. Tuliskan persamaan termokimia dari ____________________________________
gambar tersebut! ____________________________________
____________________________________
____________________________________

2. Berdasarkan ikatannya, jelaskan ____________________________________


bagaimana terjadinya suatu reaksi! ____________________________________
____________________________________
____________________________________

Latihan 4
1. Tentukan ∆H untuk reaksi
H2C=CH2 + Cl2 ClH2C – CH2Cl (gunakan tabel energi ikatan)
Jawab :
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
2. Hitung perubahan entalpi reaksi:
C2H6(g) + Cl2(g) C2H5Cl(g) + HCl(g)
Jawab :
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

3. Untuk reaksi propanal dengan gas hidrogen berikut :


CH3-CH2-CH2-CH=O + H2 CH3-CH2-CH2-CH2-OH
Berapakah besarnya harga ∆H per mol?
Jawab :
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Hitung energi ikatan rata-rata C-H dalam molekul CH4 jika diketahui ∆Hf CH4 = =74,8
kJ!
Jawab :
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
5. Tentukan ∆H reaksi eliminasi 2 kloro butane menjadi 2 butena dan asam klorida!
Jawab :
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Kalor pembakaran

Penentuan kalor pembakaran sangat penting untuk membandingkan energi yang


dihasilkan dari perubahan bahan bakar.
Di laboratorium dapat digunakan alat sederhana (lihat gambar)

Kegiatan 4
Penentuan Pembakaran Etanol

Langkah kerja :
1. Tuangkan 500 cm3 air ke dalam penangas air.
2. Catat suhu awal air, (ToC) dan suhu tertinggi air (T + 25oC) apabila api dipadamkan.
Kenaikan suhu = (T+25)-(T)
= 25oC
3. Letakkan pembakar supaya nyala api sampai ke penangas air.
4. Timbang pembakar etanol dan isinya sebelum (m1g) dan sesudah (m2g) pembakaran.
𝑚1−𝑚2
n(etanol) dibakar = 46
𝑚𝑜𝑙
C2H5OH(aq) + 3O2(g) 2CO2(g) + 3H2O(l)
5. Perhitungan
 Kalor diserap oleh air
= mc∆t
= (500)(4,2)(25o)
= . . . kJ
𝑚1−𝑚2
 Pembakaran 46
𝑚𝑜𝑙 etanol bebaskan . . . kJ
(63)−(46)
Pembakaran 1 mol etanol bebaskan (𝑚1−𝑚2)
𝑘𝐽
2898
 ∆H = -(𝑚1−𝑚2) 𝑘𝐽 𝑚𝑜𝑙−1
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

PERTANYAAN

Soal Jawaban
1. Tetntukan persamaan ____________________________________
termokimia dari pembakaran ____________________________________
etanol! ____________________________________
____________________________________
____________________________________

2. Berapakah ∆Hc etanol! ____________________________________


____________________________________
____________________________________
____________________________________
____________________________________

3. Jika yang digunakan 0,5 mol ____________________________________


etanol, berapa perubahan entalpi ____________________________________
pembakarannya? ____________________________________
____________________________________
____________________________________

Latihan 5
1. Seorang siswa melakukan percobaan untuk menentukan kalor pembakaran propanol
(C3H7OH) dengan alat sederhana.
Data yang diperoleh :
 Massa air dalam calorimeter = 100 gram
 Kenaikan suhu (∆T) = 21,5 K
 Berkurangnya massa bahan bakar propanol = 0, 28 gram
 Kapasitas kalor jenis air = 4,2 Jg-1K-1

Hitunglah entalpi pembakaran dari C3H7OH

Jawab :

_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

2. Tabel di bawah ini menunjukkan kalor pembakaran dari berbagai alkohol. Tentukan
∆Hc etanol dengan cara membuat grafik terlebih dahulu antara Mr dengan ∆Hc
Alkohol Rumus Mr ∆Hc (kJ mol-1)
Metanol CH3OH 32 720
etanol C2H5OH 46 …..
Propanol C3H7OH 60 2010
butanol C4H9OH 74 2670

a. Buatlah grafik berdasarkan data di atas dengan Mr sebagai sumbu X dan ∆Hc
sebagai sumbu Y

b. i. Dari grafik, tentukan ∆Hc dari etanol!


ii. alkohol mana yang memiliki ∆Hc per gram yang paling tinggi?
Jawab :
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

BAB 4

LAJU REAKSI

A. Konsentrasi Larutan
Kalai masuk ke laboratorium kamu akan mendapatkan
botol-botol larutan yang berlabel seperti gambar berikut.
Label HCl 0,1 M menunjukkan kadar atau konsentrasi
HCl yang ada dalam botol tersebut. Apa yang dimaksud
dengan satuan konsentrasi M atau molaritas? Molaritas
menunjukkan banyaknya mol zat terlalut di dalam 1 liter
larutan. Secara matematis, hubungan molaritas dengan
jumlah mol dan volum larutan ditulis sebagai berikut.

Hubungan molar, mol, volum dapat digambarkan sebagai berikut.

Latihan 1

Soal Jawaban
1. Tentukan molaritas larutan jika 4
gram NaOH dilarutkan sampai
volum 500 mL!
2. Berapa gram urea yang diperlukan
untuk membuat 200 mL larutan urea
0.1 M?
3. Tentukan molaritas larutan, jika 0.4
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

mol CaCl2 dilarutkan dalam air


sampai volum 500 mL!
4. Berapa mol HCl terdapat dalam 200
mL larutan HCl 1M?
5. Apabila ke dalam 10 mL larutan
Na2S2O3 2 M ditambah 50 mL air,
berapa molaritas larutan yang sudah
diencerkan tersebut?

B. Pengertian Laju Reaksi

Kegiatan 1 ___________________________________________________Interpretasi Data

Penentuan Laju Reaksi Berdasarkan Perubahan Massa Pereaksi


Pada lembar kerja kegiatan ini disajikan gambar cara mengukur perubahan massa pereaksi
pada reaksi : CaCO3(s) + 2HCl(aq)  H2O(l) + CO2(g), berikut data hasil percobaannya.

Langkah Kerja :
1. Perhatikan gambar percobaan pengukuran massa pereaksi pada reaksi antara batu pualam
dengan larutan asam klorida berikut!
Pada percobaan ini peraatan dan zat
yang direaksikan diletakkan pada
timbangan digital. Setiap menit dicatat
massanya. Gas hasil reaksi akan
keluar sehingga massa sistem setiap
waktu akan berkurang.

2. Grafik yang menunjukkan pengurangan massa sistem setiap waktu adalah sebagai
berikut.
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

3. Amati perubahan massa pada setiap 10 menit pada grafik tersebut, hitung gradiennya per
satu menit!

..𝑔𝑟𝑎𝑚 …𝑔𝑟𝑎𝑚
Gradien = =
10 𝑚 𝑒𝑛𝑖𝑡 1 𝑚 𝑒𝑛𝑖𝑡

4. Jika gradien dianggap sebagai laju reaksi, berapa laju reaksi dari reaksi tersebut?

Kegiatan 2 _____________________________________________________Interpretasi Data

Penentuan Laju Reaksi Berdasarkan Perubahan Volum


Pada lembar kegiatan ini disajikan gambar cara menentukan laju reaksi dengan volum
gas H2 yang dihasilkan pada reaksi:
Mg(s) + 2HCl(aq)  MgCl2(aq) + H2(g) berikut data hasil percobaannya.

Langkah Kerja :

1. Amati tabel hasil pengukuran volum gas hidrogen yang terbentuk!

Waktu (menit) 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Volum gas H2
0 12 20 26 30 33 35 36,5 37,5 38 38
( mL)

2. Buatlah grafik yang menunjukkan hubungan antara volum gas hidrogen yang
dihasilkan pada setiap waktu!
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

3. Tentukan laju reaksinya yang diambil dari kemiringan (gradien) kurva pada waktu-
waktu tertentu dan menggambarkan tangens pada kurva. Langkah-langkah yaitu :

a. Buat garis miring pada titik yang menunjukkan waktu 2 menit.


b. Gambarkan tangens pada kurva.
c. Ukur perubahan jarak vertikal dan perubahan jarak horisontal.
d. Tentukan laju reaksi dengan menghitung dulu gradien kurva tersebut.
________________________________________________________.

Latihan 2
1. Pada reaksi zat A dan B menghasilkan C dan D:
A + 3B  2C + 2 D

Diketahui konsentrasi A mula-mula adalah 1 molar setelah reaksi berlangsung dua menit,
konsentrasi A menjadi 0,9964 molar.

Soal Jawaban
1. Tentukan laju reaksi setelah
berlangsung dua menit?

2. Tentukan laju pembentukan C pada


saat itu?

3. Tentukan laju reaksi jika dinyatakan


dalam molar/detik
2. Berikut ini grafik data percobaan reaksi antara larutan asam korida encer dengan pita
magnesium.

Tentukan rata-rata laju pembentukan gas hidrogen pada percobaan tersebut.


www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

C. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Laju Reaksi


Faktor-faktor memengaruhi laju reaksi adalah konsentrasi, suhu, luas permukaan, dan katalis.

1. Pengaruh konsentrasi terhadap Laju Reaksi


Untuk mempelajari pengaruh konsentrasi, lakukan percobaan berikut. Reaksikan logam
Mg dengan larutan HCl sesuai dengan gambar, catat waktunya sampai logam Mg habis
bereaksi!

Berdasarkan percobaan di atas jawablah pertanyaan berikut!


Soal Jawaban

1. Tulis reaksi yang terjadi

2. Jelaskan pengaruh konsentrasi


terhadap laju reaksi!

3. Tentukan variabel manipulasi


respon dan kontrol pada percobaan
di atas!

2. Pengaruh Luas Permukaan Sentuhan


Untuk mempelajari pengaruh luas permukaan sentuhan, lakukan percobaan reaksi antar
larutan HCl dengan batu pualam CaCO3 dalam berbagai bentuk sesuai dengan gambar.
Catat waktunya saat penambahan CaCO3 sampai habis bereaksi!
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Pertanyaan
Berdasarkan percobaan di atas, jawablah pertanyaan berikut!
Soal Jawaban

1. Bandingkan besar luas permukaan


CaCO3 pada percobaan di atas!

2. Jelaskan pengaruh luas permukaan


terhadap laju reaksi

3. Pengaruh Temparatur
Untuk mempelajari pengaruh temperatur, lakukan percobaan berikut ini!

Kegiatan 2____________________________________________________Eksperimen

Pengaruh temperatur terhadap Laju Reaksi


Pada Percobaan ini akan diselidiki pengaruh temperatur terhadap laju reaksi antara larutan
Na2S2O3 dengan larutan HCl

Langkah kerja
a. Sediakan 20 cm3 Na2S2O3 0,2 M dalam gelas kimia kemudian panaskan sampai temperatur
30oC. Letakkan pada kertas bertanda silang.
b. Tambahkan 20 cm3 HCl 2 M pada larutan Na2SO3. Catat waktunya saat penambahan sampai
tanda silang tidak kelihatan.
c. Ulangi percobaan pada temperatur 40oC dan 50oC.
Pengamatan
Percobaan Temperatur Na2S2O3 Waktu yang digunakan (detik)
1.
2.
3.

Pertanyaan
Berdasarkan percobaan di atas, bagaimana pengaruh temperatur terhadap laju reaksi?

4. Pengaruh Katalis
Untuk mempelajari pengaruh katalis pada laju reaksi, lakukan percobaan ini!

Kegiatan 3 ________________________________________________________eksperimen

Pengaruh Katalis pada Laju Reaksi


Pada percobaan ini akan diselidiki pengaruh katalis pada reaksi penguraian H2O2 menjadi H 2O
dan O2.
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Langkah Kerja

Pengamatan
1. Bandingkan jumlah gas yang terbentuk pada percobaan (1), (2) dan (3)!
_______________________________________________________________________
2. Bagaimana warna FeCl3 sebelum direaksikan?
_______________________________________________________________________
3. Bagaimana warna FeCl3 selama reaksi berlangsung dan setelah reaksi?
_______________________________________________________________________

Pertanyaan
Berdasarkan percobaan di atas, jawablah pertanyaan berikut!

Soal Jawaban
1. Percobaan yang reaksinya berlangsung
paling cepat?

2. Zat apakah yang mempengaruhinya

3. Apakah zat tersebut berubah pada saat


bereaksi? Jelaskan!

4. Zat tersebut diberi nama katalis.


Apakah yang dimaksud dengan katalis
itu?

Latihan
1. Berikut ini adalah data percobaan reaksi obat maag dengan asam klorida dalam berbagai
konsentrasi!
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Volum campuran Temperatur awal Waktu untuk


Percobaan (cm3) (oC) reaksi /detik
Asam Air Asam dan Air Serbuk Tablet
1 10 50 19 34 39
2 20 40 20 28 33
3 30 30 28 18 24
4 30 30 20 24 28
5 20 40 9 30 32
6 10 50 29 28 32

a. Pada percobaan mana reaksi paling cepat. Jelaskan penyebabnya!


_________________________________________________________________
b. Pada percobaan mana reaksi paling lambat. Jelaskan penyebabnya!
_________________________________________________________________

2. Apakah obat maag harus diminum dengan air panas atau dingin agar dapat bekerja lebih
efektif sebagai obat?
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________

3. Perhatikan grafik reaksi antara larutan asam


klorida dengan magnesium. Jelaskan bagaimana kondisi reaksi
yang digambarkan pada kurva I dan kurva II.

D. Persamaan Laju Reaksi dan Orde Reaksi


Pada umumnya hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi zat-zat pereaksi hanya
diturunkan dari data eksperimen.

Kegiatan 4 ____________________________________________________eksperimen

Menemukan Orde Reaksi dan Persamaan Laju Reaksi


Tujuan percobaan ini adalah untuk menentukan orde reaksi dan persamaan laju reaksi antara
asam klorida dengan natrium tiosulfat dengan reaksi:
1. Siapkan larutan 20 mL larutan Na2S2O3 0,2 M di dalam gelas kimia dan kimia dan
letakkan di atas kertas yang telah diberi tanda silang tipis.
2. Siapkan pula 20 mL larutan HCl 2 M, kemudian tuangkan HCl ke dalam larutan
Na2SO3, catat waktu sampai tanda silang di bawah gelas kimia tidak tampak lagi (dilihat
dari atas)
3. Lakukan percobaan dengan mengencerkan larutan Na2S2O3 sesuai dengan tabel
pengamatan.
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Lakukan percobaan dengan mengencerkan Na2S2O3 sesuai dengan tabel berikut!


(kertas bertanda silang dibuat saja).
Tabel pengamatan 1.
Volum (mL) Na2S2O3
Waktu
Na2S2O3 setelah Vr - 1/t
HCl 2 M Air Campuran (detik)
0,2 M dicampur
20 20 - 40 20 x 0,2
40
20 15 5 40
20 0 10 40
20 5 15 40

4. Kerjakan percobaan seperti di atas , tetapi yang diencerkan adalah larutan HCl sesuai
dengan tabel pengamatan.
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Tabel pengamatan 2

Volum (mL) Na2S2O3


Waktu
Na2S2O3 setelah Vr - 1/t
HCl 2 M Air Campuran (detik)
0,2 M dicampur
20 20 - 40 20 x 0,2
40
20 15 5 40
20 0 10 40
20 5 15 40

Pertanyaan
Berdasarkan data tabel pengamatan, jawablah pertanyaan berikut!

1. Buatlah grafik ,
Terhadap [Na2S2O3]

[Na2S2O3] [HCl]

Hubungan 1/t dengan [Na2S2O3] Hubungan 1/t dengan [HCl]


_________________________________ __________________________________
_________________________________ __________________________________
Orde reaksi Na2S2O3 Orde reaksi HCl
___________________________________ ___________________________________

Rumus laju reaksi : v = k [Na2S2O3] Rumus laju reaksi : v = k [HCl]


www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

2. Tentukan variabel pada percobaan tersebut!


Variabel Percobaan 1 Percobaan 2
a. Manipulasi
b. Respon
c. Kontrol

3. Tentukan orde reaksi total dan rumus laju reaksi pada reaksi
Na2S2O3(aq) + 2 HCl  NaCl (aq) + S(s) + SO2(g) + H2O(l)

Orde rekasi total = ___________________________________________________


Rumus laju reaksi = __________________________________________________
Laju reaksi daoat ditentukan dengan perhitungan, Bagaimana caranya? Untuk itu,
perhatikan contoh soal berikut!

Contoh soal
Salah satu reaksi yang mengurangi polutan NO2 yaitu reaksi denagn ozon (O3) dengan
persamaan reaksi : NO2(g) + O2(g)  NO3(g) + O2(g)
Data yang tersedia dari reaksi tersebut pada suhu 25oC adalah:
Laju pembentukan
Percobaan [NO2] mol/L [O3]
O2 mol L-1s-1
A 5,0 x 10-5 1,0 x 10-5 0,022
B 5,0 x 10-5 2,0 x 10-5 0,044
C 2,5 x 10-5 2,0 x 10-5 0,022

a. Tentukan orde reaksi terhadap NO2!


b. Tentukan orde reaksi terhadap O2!
c. Tentukan rumus laju reaksi!
d. Tentukan orde reaksi total!

Jawab :
a. Orde reaksi terhadap NO2
Ambil data B dan C
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

b. Orde reaksi terhadap O3


Ambil data A dan B

c. Rumus laju reaksi = v = k[[NO2)1[O3]1


d. Orde reaksi total = 1 + 1 = 2

Latihan 4
1. Data hasil reaksi antara Na2S2O3 dengann HCl pada berbagai konsentrasi
sebagai berikut
No. [Na2S2O3] [HCl] (Mol/L) Waktu
(Mol/L) (sekon)
1 0,20 2,0 1
2 0,10 2,0 2
3 0,05 2,0 4
4 0,05 1,5 4
5 0,05 1,0 4

Sesuai data tersebut;


a. Tentukan orde reaksi Na2S2O3!
b. Tentukan orde reaksi HCl!
c. Hitung orde reaksi total!
d. Tulis persamaan laju reaksi!
e. Hitung harga k!

Jawab :

a. ________________________________________________
b. ________________________________________________
c. ________________________________________________
d. ________________________________________________
e. ________________________________________________

2. Dari reaksi :
(CH3)CBr + OH-  (CH3)COH +Br
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Percobaan Konsentrasi Awal (mol L-1) Laju pembentukan


(CH3)3CBr (OH) (CH3)3COH (mol L-
1 -1
S )
1 0,10 0,10 0,0010
2 0,20 0,20 0,0020
3 0,10 0,30 0,0010

Tentukan :
a. Persamaan laju reaksi
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
__________________________________________________________________

b. Konstanta laju reaksi


___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
__________________________________________________________________
D. Teori tumbukan dan Energi Aktivasi
1. Teori Tumbukan
Mengapa luas permukaan, suhu, konsentrasi, dan katalis dapat memengaruhi laju reaksi?
Untuk dapat menjelaskan masalah itu, mari kita pelajari teori tumbukan pada saat
terjadinya reaksi. Perhatikan gambar berikut!

Pertanyaan
Berdasarkan gambar di atas, lengkapi kalimat berikut!
Soal Jawaban
1. Pada gambar mana terjadi tumbukan
efektif. Jelaskan!

2. Mengapa pada gambar lainnya tidak


terjadi reaksi!

3. Jelaskan bagaimana terjadinya reaksi


menurut teori tumbukan.
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Berdasarkan teori tumbukan, jelaskan bagaimana faktor-faktor berikut dapat


memengaruhi laju reaksi?

Soal Jawaban
1. Pengaruh luas permukaan
sentuhan!

2. Pengaruh konsentrasi larutan!

3. Pengaruh temperatur

2. Energi Aktivasi
Mengapa untuk memulai suatu reaksi harus terdapat energi? Berapa besarnya eergi
tersebut? Untuk dapat menjawab masalah tersebut, kita umpamakan sebuah bola sebagai
pereaksi yang bergerak melalui suatu rintangan, seperti gambar berikut!

Gambar bola akan sampai ke balik bukit jika memiliki energi yang cukup untuk
mencapai puncak.

Jawablah pertanyaan berikut!

Soal Jawaban
1. Untuk melempar bola ke balik
bukit, apa yang diperlukan orang
tersebut?
2. Mengapa A tidak dapat
melemparkan bola ke balik bukit?

3. Mengapa B dapat melemparkan


bola ke balik bukit?
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Melemparkan bola ke balik bukit dianalogikan sebagai terjadinya reaksi. Di dalam suatu
reaksi untuk mempercepat laju digunakan katalis, bagaimana prinsip kerja katalis?

Prinsip kerja katalis

Pertanyaan
Berdasarkan gambar di atas jawab pertanyaan berikut!

Soal Jawaban

1. Apa fungsi katalis?

2. Apa yang dimaksud dengan


energi aktivasi

3. Bagaimana prinsip kerja katalis


terhadap energi aktivasi?

E. Penerapan Lajur Reaksi


Ada beberapa faktor untuk mempercepat laju reaksi sering dimanfaatkan dalam kehidupan
sehari-hari. Contohnya seperti yang tertera pada diagram berikut.

Amati diagram tersebut dan jawablah pertanyaannya!


Arang untuk membakar Menyimpan buah-
sebaiknya ukurannya buahan dalam lemari es
keci-kecil
Dalam kehidupan
sehari-hari

Memasak dengan panci


Sebelum dimasak bahan
tekanan tinggi
makanan dipotong-
potong dahulu
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Jelaskan hubungan kegiatan-kegiatan atau fakta dalam kehidupan sehari-hari ini dengan
faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi!

A. ____________________________________________________________________
______________________________________________________________
B. ____________________________________________________________________
______________________________________________________________
C. ____________________________________________________________________
______________________________________________________________
D. ____________________________________________________________________
______________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

A. Pengertian Reaksi Kesetimbangan


Kegiatan 1
Reaksi Searah dan Reaksi Dapat Balik
Pada percobaan berikut akan diselidiki perbedaan antara reaksi searah dan reaksi
dapat balik.
 Alat :
Tabung reaksi  Bahan :
Gelas kimia PbSO4 (dibuat dengan mereaksikan
Pipet larutan Pb(NO3)2 dengan Na2SO4)
Larutan CuSO4 0,1 M ; ZnSO4 1 M
Larutan NaI 1M ; Na2SO4 1M
Langkah percobaan dan hasil pengamatan

1. Reaksi searah
− Lakukan percobaan seperti pada gambar, tulis data pengamatan pada tempat yang
tersedia.
− Ukur logam Zn dan Cu ± 0,5 x 2 cm
Keadaan Zat Sebelum Reaksi Sesudah Reaksi
 Logam Zn
 Larutan CuSO4
 Logam Cu
 Larutan ZnSO4
Larutan
larutan Reaksi yang terjadi
CuSO4 0,1 M ZnSO4 0,1
M

2. Reaksi dapat balik


 Lakukan percobaan seperti pada digambar

Keadaan zat Sebelum reaksi Sesudah reaksi


PbSO4

Larutan NaI

Reaksi yang terjadi


www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

 Cuci endapan sampai tiga kali

Pengamatan:
Warna zat sebelum reaksi
………………………………………………………………………………
……………………
Keadaan zat hasil reaksi
………………………………………………………………………………
……………………
Tulis reaksi yang terjadi
………………………………………………………………………………
……………………

Berdasarkan data percobaan di atas, jawablah pertanyaan berikut :


Soal Jawaban
1. bandingkan reaksi ………………………………………………………………
pada percobaan 1 ………………………………………………………………
dan 2. Reaksi ………………………………………………………………
tersebut termasuk ………………………………………………………………
reaksi apa? ………………………………………………………………
………………………………………………………………
………………………………………………………………
2. Jelaskan pengertian Reaksi searah ……………………………........................
reaksi searah dan ………………………………………………………………
reaksi dapat balik. ……….....
Reaksi dapat
balik………………………………………………..
………………………………………………………………
……………
Tuliskan beberapa contoh lain reaksi-reaksi tersebut
Reaksi searah :
……………………………………………………………………………………………
………..........………………………………………………………………………………
Reaksi dapat balik :
……………………………………………………………………………………………
………..........………………………………………………………………………………
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Kegiatan 2

Reaksi Kesetimbangan

Tujuan : untuk memahami terjadinya reaksi kesetimbangan pada reaksi antara besi(III) klorida
dan kalium tiosianat

Fe3+ (aq) + SCN- (aq) FeSCN2+ (aq)

 Alat:
Gelas kimia
Pipet tetes
 Bahan :
Larutan FeCl3 0,001 M dan 1 M
Larutan KSCN 0,0001 M dan 1 M
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Langkah kegiatan dan pengamatan

Percobaan Pengamatan
Warna larutan FeCl3
=…………………………………………..
Warna larutan KSCN
=…………………………………………..
Warna campuran =
……………………………………………….
Berdasarkan jumlah zat yang direaksikan,
apakah FeCl3 habis
berekasi?........................................
1. Apakah KSCN habis bereaksi?
………………………………..

2. Campuran dibagi tiga, masukkan ke dalam


gelas kimia 100 ml yang masing-masing
sama banyaknya. Beri nomor I, II, dan III

Sebelum reaksi : …………... …………


…………….
Sebelum reaksi : …………... …………
……………
Berdasarkan percobaan diatas, jawablah pertanyaan berikut!

Soal Jawaban
a. Pada percobaan (1) ……………………………………………………………
Apakah FeCl3 habis bereaksi? ……………………………………………………………
Apakah KSCN habis bereaksi? ……………………………………………………………

b. Mengapa pada percobaan (2) ……………………………………………………………


terjadi perubahan warna pada ……………………………………………………………
gelas kimia II dan III? ……………………………………………………………

c. Apakah hasil percobaan (2) ……………………………………………………………


sesuai dengan jawaban no.1? ……………………………………………………………
d. Mengapa ion Fe3+ dan ion SCN- ……………………………………………………………
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

tetap pada sistem tersebut? ……………………………………………………………


Apakah reaksi tersebut berbalik ……………………………………………………………
arah dengan sendirinya?
e. Reaksi semacam ini termasuk ……………………………………………………………
reaksi kesetimbangan. Apa yang ……………………………………………………………
dimaksud dengan reaksi ……………………………………………………………
kesetimbangan?

Kegiatan 3

Kesetimbangan Dinamis

Bacalah teks berikut

Pada kesetimbangan A + B C + D, A dan B berekais untuk menghasilkan C dan D.


konsentrasi A dan B berkurang seiring waktu, konsentrasi C dan D bertambah. Mula-mula laju
reaksi dari kanan ke kiri sebab C dan D belum terbentuk. Pada waktu tertentu laju ke kanan dank
e kiri akan sama. Kondisi pada reaksi ini disebut kesetimbangan dinamis.

Jawablah pertanyaan berikut

Apa yang dimaksud dengan kesetimbangan dinamis?

………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
…………………………………….

Kegiatan 4

Ciri-ciri Reaksi Kesetimbangan Dinamis

Amati grafik-grafik terjadinya reaksi


kesetimbangan berikut dan lengkapi data
pengamatannya!

a. Dari keadaan t0 ke t1 keadaan:


1) [A],
yaitu…………………………………
2) [B], yaitu
………………………………….
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

b. Dari keadaan t1 ke t2 keadaan :


1) [A], yaitu…………………………………
2) [B], yaitu ………………………………….

a. Dari keadaan t0 ke t1 keadaan


1) [P], yaitu…………………………………
2) [Q], yaitu ………………………………….
b. Dari keadaan t1 ke t2 keadaan :
1) [P], yaitu…………………………………
2) [Q], yaitu ………………………………….

a. Dari keadaan t0 ke t1 keadaan


1) [X], yaitu…………………………………
2) [Y], yaitu ………………………………….
b. Dari keadaan t1 ke t2 keadaan :
1) [X], yaitu…………………………………
2) [Y], yaitu ………………………………….
Pertanyaan

1. Bagaimana konsentrasi komponen pereaksi dan hasil reaksi pada saat kesetimbangan?
a. ………………………………………………………………………………………………
………………..
b. ………………………………………………………………………………………………
………………..
c. ………………………………………………………………………………………………
………………..
2. Sebutkan ciri-ciri reaksi kesetimbangan dinamis!
a. …………………………………………………………………………………………
………………………
b. …………………………………………………………………………………………
………………………
c. …………………………………………………………………………………………
………………………
d. …………………………………………………………………………………………
………………………
e. …………………………………………………………………………………………
………………………
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Kegiatan 5

Kesetimbangan Homogen dan Kesetimbangan Heterogen

Amati reaksi-reaksi kesetimbangan berikut

 Kesetimbangan homogen
N2 (g) + 3 H2 (g) 2 NH3 (g)
3+ -
Fe (aq) + SCN (aq) FeSCN2+ (aq)
2 NO2 (g) N2O4 (g)
 Kesetimbangan heterogen
BaCO3 (s) BaO (s) + CO2 (g)
H2O(g) + C (s) H2 (g) + CO (g)
FeO (s) + CO (g) Fe (s) + CO2 (g)

Berdasarkan contoh-contoh tersebut apa yang dimaksud dengan reaksi kesetimbangan


homogen dan heterogen?
Reaksi kesetimbangan homogen adalah :
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………
Reaksi kesetimbangan heterogen adalah:
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
………………………………………
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

B. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Reaksi Kesetimbangan


1. Pengaruh Perubahan Konsentrasi
Kegiatan 6 __________________________________________Eksperimen
Pengaruh Perubahan Konsentrasi pada Reaksi Kesetimbangan
Pada percobaan ini akan diselidiki pengaruh perubahan konsentrasi ion Fe 3+ dan ion SCN- pada
reaksi kesetimbangan.
Fe3+(aq) + SCN-(aq) FeSCN2+(aq)

Alat dan bahan


Gelas kimia Larutan FeCl3 0,2 M, KSCN 0,2 M
Tabung reaksi Kristal NaH2PO4
Rak tabung Aquadest
Pipet tetes

Langkah-langkah percobaan dan pengamatan


1. Campurkan larutan seperti pada gambar, aduk sampai rata kemudian bagi menjadi 4
tabung reaksi.

Pengamatan: Warna larutan yang terjadi = ________________________


2. Tambahkan 5 tetes FeCl3, KSCN dan NaH2PO4 pada tabung 2, 3, dan 4. Bandingkan
warna larutan yang terjadi dengan warna asal (tabung 1).
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Pengamatan

Warna Larutan Penyebab Perubahan Pergeseran


Setelah Ditambah Warna Kesetimbangan
FeCl3 = __________ _________________ _________________
KSCN = _________ _________________ _________________
NaH2PO4 = ______ _________________ _________________

Pertanyaan

Berdasarkan percobaan tersebut jawab pertanyaan berikut.

Soal Jawaban

1. Jelaskan ke arah mana pergeseran ___________________________________


kesetimbangan jika konsentrasi
___________________________________
pereaksi ditambah!
2. Jelaskan ke arah mana pergeseran ___________________________________
eksetimbangan jika konsentrasi
___________________________________
dikurangi!
3. Bagaimana kesimpulanmu tentang ___________________________________
pengaruh perubahan konsentrasi
___________________________________
pada reaksi kesetimbangan?

Kegiatan 6 __________________________________________Eksperimen
Pengaruh Perubahan Volum atau Pengenceran pada Reaksi Kesetimbangan

Cara kerja

1. Sediakan sistem kesetimbangan FeSCN2+ pada dua


tabung reaksi dengan volum 5ml. amati warna pada
kedua tabung dari atas tabung. Bandingkan warnanya
(A)!
2. Tambahkan 5ml air pada salah satu tabung. Amati lagi
warnanya dari atas. Bandingkan warnanya (B)!
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Pertanyaan

1. Bagaimana warna sistem kesetimbangan FeSCN2+ yang ditambah air apakah ada
perbedaan dengan warna mula-mula?
___________________________________________________________
2. Adakah pengaruh penambahan air pada sistem kesetimbangan? Jelaskan jawabanmu!
___________________________________________________________
3. Adakah pengaruh penambahan air pada sistem bukan kesetimbangan?
___________________________________________________________
4. Jelaskan pengaruh penambahan air atau volum larutan terhadap reaksi kesetimbangan!
___________________________________________________________
Latihan 1

Soal Jawaban

1. NH4Cl(s) NH3(g) + HCL(g) _________________________


Apa yang terjadi pada kesetimbangan di
_________________________
atas jika
a. NH3 ditambah _________________________
b. NH4Cl ditambah
c. HCl dikurangi _________________________

_________________________

2. CH3CH2OH(l) + CH3CH2COOH(l) _________________________


CH3CH2COOOCH2CH3(l) + H2O(l)
_________________________
Ke arah mana pergeseran kesetimbangan
a. Jika CH3CH2OH ditambah _________________________
b. Jika ditambah kristal NaOH
_________________________

_________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

2. Pengaruh Perubahan Suhu


Kegiatan 8 Interpretasi data

Pengaruh Suhu pada Sistem Kesetimbangan

Berikut ini data percobaan reaksi kesetimbangan NO2 dan N2O4 pada berbagai suhu yang
berbeda. Amati warna reaksi kesetimbangan pada tabung!

2 NO2(g) N2O4(g) ∆H = -58 kJ

Coklat tak berwarna

Pertanyaan
Berdasarkan data di atas, jawablah pertanyaan berikut!
Soal Jawaban

1. Pada reaksi di atas ke mana arah Reaksi eksoterm


reaksi eksoterm dan endoterm?
Reaksi endoterm

2. Jika suhu diturunkan bergeser ke


mana kesetimbangan tersebut?
3. Jika suhu dinaikan mengapa warna
sistem jadi coklat tua?
Bergeser ke mana kesetimbangan
tersebut?
4. Jelaskan bagaimana pengaruh
perubahan suhu pada sistem
kesetimbangan!
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Latihan 2

Soal Jawaban

1. Zat apa yang akan bertambah dan berkurang jika pada reaksi ini
suhu dinaikkan?
a. H2(g) + I2 (g) 2 HI (g) ∆H=+53,0 kJ mol-1
b. N2(g) + 3H2(g) 2 NH3(g) ∆H=-92,0 kJ mol-1 a.

b.

2. Jelaskan pergeseran kesetimbangan jika suhu diturunkan pada


reaksi kesetimbangan di bawahi ini?
a. CH4(g) + H2O (g) CO2(g) + 3H2(g) ∆H = +260 kJ mol-1
b. 2 NO (g) N2(g) + O2(g) ∆H =-180 kJ mol-1 a.

b.

3. Pengaruh Perubahan Tekanan/Volum pada Kesetimbangan


Untuk memahami bagaiman pengaruh perubahan tekanan/volum pada reaksi
kesetimbangan perhatikan data reaksi!
N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g) pada keadaan seperti gambar berikut!
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Pertanyaan
Berdasarkan data eksperimen tersebut jawab pertanyaan berikut :
Soal Jawaban
1. Pada reaksi di atas bagaimana
jumlah mol pereaksi dan hasil
reaksi (P dan T sama)?
2. Pada P=10 atm. Komponen apa
yang lebih banyak?
3. Pada P=100 atm. Komponen apa
yang lebih banyak?
4. Bagaiman hubungan volum
dengan tekanan?
5. Jelaskan bagaimana pengaruh
perubahan tekanan pada reaksi
kesetimbangan?
6. Jelaskan pengaruh perubahan
volum pada kesetimbangan!

Latihan 3
Soal Jawaban
1. Ke arah mana pergeseran kesetimbangan di
bawah ini jika tekanan dinaikkan?
a. 2Cl2(g) + 2H2O(g) 4HCl(g) + O2(g) a.
b. 2C(s) + O2(g) 2CO(g) b.
c. N2(g) + O2(g) 2NO2(g) c.
2. Zat apa yang bertambah pada reaksi berikut
jika volum diperbesar?
a. 2NH3(g) N2(g) + 3H2(g) a.
b. H2(g) + I2(g) 2HI(g) b.
c. H2O(g) + C(s) H2 (g) + CO(g) c.
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Info:
 Jika jumlah mol pereaksi = mol hasil reaksi, maka perubahan tekanan tidak
mempengaruhi kesetimbangan.
 Zat padat tidak terpengaruh oleh perubahan P dan V.

C. REAKSI KESETIMBANGAN DALAM INDUSTRI


Industri bahan kimia seperi NH3 dan H2SO4 sangat
diperlukan untuk pembuatan pupuk. NH3 untuk pupuk
urea, H2SO4 untuk pupuk ZA.
Pembuatan produk industri sangat memperhatikan
kecepatan dan jumlah produk yang dihasilkan. Pada
pembuatan H2SO4 dan NH3 melibatkan reaksi
kesetimbangan di mana sangat dipengaruhi oleh faktor
suhu dan tekanan. Bagaimana kondisi optimum pada
pembuatan H2SO4 dan NH3, perhatikan uraian berikut.
1. Pembuatan Asam Sulfat dengan Proses Kontak
Amati langkah-langkah dan kondisi optimum pembuatan H2SO4 berikut!
Bahan = Belerang Tekanan = 1 atm
Suhu = 500o C Katalis = V2O5
Langkah 1. Pembentukan belerang dioksida

S(l) + O2(g) SO2(g)

Langkah 2. Pembentukan belerang trioksida

2SO2(g) + O2(g) 2SO2(g) ∆H = -190 kJ

Langkah 3. Pembentukan asam sulfat

SO3(g) + H2SO4(aq) H2S2O7(l)

H2S2O7(l) + H2O (l) 2 H2SO4(aq)

Perhatikan persamaan reaksi di atas lalu jawablah pertanyaan berikut!


www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Soal Jawaban

1. Tahap reaksi manakah yang


merupakan sistem kesetimbangan?
2. Pada reaksi mana diberikan katalis?

3. Apabila tekanan sistem dinaikkan, ke


arah manakah reaksi akan bergeser?
4. Apabila suhu diturunkan, ke arah
manakah reaksi akan bergeser?
5. Bagaiman kondisi optimum yang
menghasilkan SO3 sebanyak-
banyaknya?

2. Pembuatan Amoniak dengan Proses Haber-Bosch


Amati reaksi dan kondisi optimum pembuatan NH 3
Bahan = Gas H2 dan N2 Tekanan = 250 atm
Suhu = +450oC Katalis = besi
Pada proses ini gas H2 dan N2 dilewatkan pada katalis besi pada kondidi di atas. Pada
saat campuran melewati katalis hanya 15% reaktan membentuk amioniak dalam kesetimbangan.
3H2 (g) + N2(g) 2NH3(g) ∆H= -184 kJ
NH3 segera dipisahkan dengan cara kondensasi pada larutan yang suhunya rendah,
gas H2 dan N2 dikembalikan lagi untuk melewati katalis besi agar terbentuk lagi NH 3.
Perhatikan reaksi di atas lalu jawablah pertanyaan berikut!
Soal Jawaban
1. Apabila suhu sistem dinaikkan, ke
arah manakah reaksi akan
bergeser?
2. Apabila suhu sistem diturunkan, ke
arah manakah reaksi akan
bergeser?
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

3. Bagaimana laju reaksinya, bila


kondisi temperaturnya rendah?
4. Apabila tekanan sistem dinaikkan,
ke arah manakah reaksi akan
bergeser?
5. Apabila tekanan sistem diturunkan,
ke arah manakah reaksi akan
bergeser?
6. Bagaimanakah kondisi optimum
yang menghasilkan gas amoniak
sebanyak-banyaknya?
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

BAB VI
TETAPAN KESEIMBANGAN

A. Konstanta Kesetimbangan (Kc)


a. Rumus Kc
Lengkapi kolom A, B, dan C pada tabel sesuai rumus yang tersedia dengan
konsentrasi komponen-komponen pada reaksi kesetimbangan.
1. 3H2(g) + N2(g) 2NH3(g) T= 400oC

No. A B C
Konsentrasi Komponen Kesetimbangan
𝑁𝐻3 [𝑁𝐻3 ]2 [H2] [N2]
[H2] [N2] [NH3] 𝐻2 [𝑁2 ] 3 [NH3]
[𝐻2 ] [𝑁2 ]
1. 1,1 𝑥 10−3 1,1 𝑥 10−3 2,75 𝑥 10−7
2. 5,5 𝑥 10−3 2,5 𝑥 10−3 4,6 𝑥 10−6
3. 6,5 𝑥 10−1 5,5 𝑥 10−1 8,86 𝑥 10−2
4. 7,5 𝑥 10−1 2,5 𝑥 10−1 7,4 𝑥 10−2

2. H2(g) + I2(g) 2HI T= 450 oC


No. A B C
Konsentrasi Komponen Kesetimbangan 2
[𝐻𝐼] [𝐻𝐼]
[H2] [I2] [HI]
[H2] [I2] [HI] 𝐻2 [𝐼2 ] 𝐻2 𝐼2
1. 0,22 0,22 1,56
2. 0,22 0,22 1,56
3. 0,33 0,33 2,34
4. 1,065 0,065 1,87

Berdasarkan data percobaan tersebut, jawablah pertanyaan berikut!


a. Rumus mana yang menghasilkan harga yang tetap?
b. Jika terdapat reaksi kesetimbangan pA + qB rC + sD
Maka rumus tetapan kesetimbangan adalah :
[ ]… [ ]…
𝐾𝑐 =
[ ]… [ ]…
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

LATIHAN
Buat rumus kesetimbangan dari reaksi-reaksi berikut!
Rumus Tetapan
Persamaan Reaksi
Kesetimbangan (K)
N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g)

Fe3+(aq) + SCN-(aq) FeSCN2+(aq)

2NO2(g) N2O4(g)

NH4Cl(s) NH3(g) + HCl(g)

2C(s) + O2(g) 2CO(g)

BiCl3(aq) + H2O(l) BiOCl(s) + 2HCl(aq)

Perhitungan Harga Kc

Jawablah soal dibawah ini :


1. Di dalam bejana 5 L terdapat 4,0 mol asam iodida (HI), 0,5 M iodin (I 2), dan
0,5 mL hidrogen (H2) dalam kesetimbangan pada suhu T dan tekanan P.
tentukan harga tetapan kesetimbangan untuk reaksi pembentukan asam iodida!
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
2. Dalam bejana 2 liter direaksikan 1 mol gas CO dan 1 mol uap air sampai
terjadi kesetimbangan menurut reaksi : CO(g) + H2O(g) CO2(g) +
H2(g).
Jika pada saat setimbang masih tersisa gas CO sebanyak 0,2 mol, hitunglah
harga Kc?
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

_______________________________________________________________
_______________________________________________________________

3. Pada suhu tertentu 1 mol gas N2O4 dalam wadah 1 liter mengalami disosiasi
menurut reaksi :
N2O4(g) 2NO2(g)
Setelah terjadi kesetimbangan, perbandingan mol N2O4 dengan NO2 sama
dengan 1:2.
Temtukan derajat disosiasi N2O4, dan tetapan kesetimbangan Kc!
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
Konstanta Kesetimbangan Gas (Kp)

Kp merupakan konstanta kesetimbangan berdasarkan tekanan parsial.


Rumus Kp untuk reaksi kesetimbangan aA(g) + bB(g) cC(g) + dD(g)
𝑐 𝑑
𝑃𝑐 (𝑃𝐷 )
𝐾𝑝 =
𝑃𝐴 𝑎 (𝑃𝐵 )𝑏
Keterangan :
PA : tekanan parsial gas A
PB : tekanan parsial gas B
PC : tekanan parsial gas C
PD : tekanan parsial gas D

Jika tekanan total gas sama dengan P, maka :


𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑚𝑜𝑙 𝐴
𝑃𝐴 =
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑚𝑜𝑙 𝐴 + 𝑚𝑜𝑙 𝐵 + 𝑚𝑜𝑙 𝐶
Rumuskanlah untuk 𝑃𝐵 , 𝑃𝐶 , dan 𝑃𝐷
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
LATIHAN
1. Pada suhu 70oC terdapat kesetimbangan dari 0,1 mol gas N2, 0,2 mol H2, dan 0,4
mol NH3 menurut reaksi :
N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g)
Tekanan total dalam bejana sama dengan 2,8 atm. Tentukan :
a. Tekanan parsial masing-masing gas?
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
b. Hitung harga Kp?
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________

2. Dalam wadah 5 liter, pada keadaan awal terdapat 4,5 mol CO 2 dan 4 mol NO,
pada keadaan setimbang masih tersisa 0,5 mol NO. jika tekanan total sama
dengan 9 atm, tentukan harga Kp menurut reaksi :
CO2(g) + NO(g) NO2(g) + CO(g)
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
www.arifyogapratama.blogspot.com @PKI_UNY’2010

Hubungan Kc dan Kp
𝐾𝑝 = 𝐾𝐶 (𝑅𝑇)∆𝑛

Keterangan :
∆n = selisih koefisien antara hasil reaksi dengan pereaksi
Jika jumlah koefisien pada hasil reaksi sama dengan jumlah koefisien pereaksi maka
harga Kp=Kc

LATIHAN
Dalam sebuah wadah terdapat kesetimbangan menurut reaksi:
CH4(g) + H2O(g) CO(g) + 3H2(g)
Tentukan harga Kp pada suhu 25 C jika Kc = 4.10-6
0

_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________