Anda di halaman 1dari 3

LEMBAR TUGAS MAHASISWA

PROMOSI KESEHATAN
PENGERTIAN MENGAJAR

Disusun oleh
Dyah Tri Handayani
NPM : 1906428335
Narasumber : Professor Michiko Kawamura

Tema : How to Enhance Mental Health amongst University Students

(Bagamana Cara Meningkatkan Kesehatan Mental Para Mahasiswa Universitas)

Tema ini mengerucut pada kesehatan mental pada mahasiswa jurusan keperawatan.

Professor Michiko Kawamura memaparkan bahwa untuk meningkatkan kesehatan mental para

mahasiswanya jurusan keperawatan di Universitas Miyazaki Fakultas Keperawatan Jepang,

yaitu para mahasiswa memiliki 1 pembimbing akademik yang bertugas untuk mendengar

keluhan dengan secara detail, mendukung supaya siswi dapat memonitoring sendiri pola

makan dan istirahat dan mendukung self-management (review mekanisme penyakit).

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, angka kejadian bunuh diri tertinggi

terdapat di negara Jepang, hal ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya yaitu anxiety

disorder, gangguan makan, ketergantungan smartphone hingga berujung pada depresi yang

tidak tertangani. Tetapi dibalik penyebab tersebut, sebenarnya terdapat hal dasar yang

mendukung penyebab tersebut yaitu pola hidup yang tidak teratur, kecanduan media sosial,

factor ekonomi yang menuntut mahasiswa untuk bekerja paruh waktu hingga prestasi yang

menurun pada saat perkuliahan.

Berdasarkan anatomis fisiologis, pada bagian otak yang merupakan bagian rawan

terkena stress yaitu pada bagian hippocampus, amygdala, dan lobus frontal. Selain itu pada

bagian otak manusia juga dibagi menjadi 3 bagian yaitu korteks selebral, system limbik dan

batang otak. Yang peran dan fungsinya sebagai berikut :

1. Korteks serebral : Mimilih keperawatan dengan cepat dan tepat juga memandang

kondisi secara obyektif (kecerdasam pemikiran logika )


2. Sistem Limbik : Kondisi mental yang stabil dan tenang (Emosi)

3. Batang otak : Kendali kondisi tubuh (pernafasan, sirkulasi, suhu badan) dan

tubuh dapat adaptasi dengan kerja shift (Mempertahankan nyawa)

Jadi, mahasiwa dapat memandang secara objektif , apakah tubuhnya berfungsi dengan

baik? Apakah sedang di fase naik atau turun?. Dengan mengetahui bagian anatomi fisik

dan kegunaannya ini, sehingga mahasiswa lebih dapat memonitoring aktivitasi otak secara

mandiri.

Hal lain yang sangat penting dalam meningkatkan kesehatan mental secara mandiri ini yaitu

mahasiswa mampu menciptkan sendiri pola hidup yang benar, karena kesehatan fisik dan

mental sangat dipengaruhi oleh pola hidup yang kita jalani. Pola hidup yang buruk mampu

menciptkan kesetressan dalam level yang tinggi. Sebaliknya, bila mahasiswa menjalankan pola

hidup yang benar yaitu dengan olahraga teratur, pola tidur yang benar sampai dengan

mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, maka akan berdampak pada mental yang

sehat.

Maka, untuk menciptakan mahasiswa dengan kesehatan mental yang baik selain dengan

menyediakan pembimbing akademik dan mengajarkan mahasiswa untuk melakukan self-

management, juga arahkan mahasiswa untuk memiliki teman dekat paling tidak 1 orang .

Sehingga bias menjadi teman bercerita. Karena menurut penelitian yang telah dilakukan, sekitar

50% gangguan mental tertangani dan bisa lebih berpikir positif untuk hidupnya.