Anda di halaman 1dari 11

PENGAMATAN SISTEM REPRODUKSI PADA MENCIT ( Mus musculus L.

) JANTAN
DAN BETINA
2,5
Ida Nuraeni, 2,5Aldy Trianda, 2,5Annisa Julianti 2,5Dhea Ramadhanti.
2
Laboratorium Struktur Perkembangan Hewan Jurusan Biologi FMIPA Universitas Bengkulu
5
Kelompok Praktikum SPH II Angkatan 2019 Kelas A

ABSTRAK

Praktikum pengamatan pada sistem reproduksi pada mencit (Mus musculus) bertujuan
untuk mengetahui bagian – bagian dari reproduksi mencit jantan dan betina baik dari eksternal
maupun internal. Praktikum yang di lakukan di Laboratorium Fisiologi Hewan, di Gedung Basic
Science. Pada pengamatan ini digunakan mencit jantan dan betina yang sudah dewasa. Pada
pembedahan mencit jantan dan betina akan di peroleh hasil yang berbeda.

Kata kunci :Sistem Reproduksi, Mus musculus.

PENDAHULUAN Reproduks secara sendiri – sendiri telah terbukti


i merupakan ciriaktivitas hidup yang sama – sama berhasil dalam
bertujuan untuk melestarikan jenisnya. mempertahankan diri selama berabad –
Sistem reproduksi disebut juga sistem abad. Mendasarkan pada fakta
perkembangbiakan atau sistem genetalia. keanekaragaman system organ reproduksi
Sistem ini berfungsi untuk menghasilkan hewan, maka setiap usaha yang bertujuan
sel kelamin ( gamet ), menyalurkan untuk membuat suatu generalisasi
gamet jantan mamalia. Secara umum memiliki resiko kesalahan yang besar
sistem reproduksi vertebrata terdiri atas yaitu mempersamakan berbagai system
kelenjar kelamin( gonad), yang organ reproduksi dari hasil studi satu
merupakan organ utama, saluran spesies. Organ-organ reproduksi
reproduksi, dan juga kelenjar seks secara umum dapat dikelompokkan
(Aseptianova,2016:1) Berbagai je menjadi dua, yaitu alat reproduksi utama
nis hewan diketahui memiliki sistem atau gonad dan alat reproduksi tambahan.
organ reproduksi yang berlainan satu Gonad terdiri atas testis dan ovarium,
sama lain. Dalam keanekaraman itu, tak sedangkan alat reproduksi tambahan
satupun diantara mekanisme reproduksi terdiri atas saluran-saluran reproduksi
memberikan keuntungan dari satu jenis beserta kelenjar-kelenjar yang
ke jenis yang lain. Mekanisme reproduksi berhubungan dengannya .
perkembangbiakan secara seksual adalah tambahan seperti saluran-saluran
perkembangbiakan yang melibatkan reproduksi dan kelenjar-kelenjar assesoris
dua individu yang berbeda jenis lainnya (Suratsih, 2000).
kelaminnya atau melibatkan fusi dua Fertilisasi internal memerlukan
buah gamet yang berbeda seperti sperma perilaku kooperatif, yang mengarah ke
dan telur. Beberapa ciri umum dari kopulasi. Pada beberapa kasus, perilaku
perkembangbiakan yang berlangsung seksual yang tidak karakteristik (sesuai
secara seksual adalah sebagai berikut: karakter atau ciri) dihilangkan oleh
seleksi alam secara langsung, sebagai
1. Individu baru yang dihasilkan
contoh, laba-laba betina akan memakan
melibatkan fusi dua sel kelamin yang
jantan jika sinyal-sinyal reproduksi
berbeda.
spesifik tidak diikuti selama perkawinan.
2. Individu baru yang dihasilkan Fertilisasi internal juga memerlukan
bervariasi sebagai akibat adanya sistem roproduksi yang canggih,
kombinasi genetik pada pembentukan termasuk organ kopulasi yang
gamet pada fase profase miosis pertama, mengirimkan sperma dan reseptakel atau
dan adanya fertilisasi yang melibatkan penyangga untukpenyimpanannya dan
persilangan antara materi genetic antara pengangkutannya menuju telur yang
dua parentalnya. matang. Bagi hewan yang melakukan
3. Pada organisme dimorfik, kedua fertilisasi internal dilengkapi dengan
parental yang berbeda jenis kelaminnya adanya organ kopulatori, yaitu suatu
mutlak dibutuhkan, sedangkan pada organ yang berfungsi menyalurkan
organisme hermaprodit adalah relative. sperma dari organisme jantan ke betina.
4. Umumnya berlangsung pada Pada vertebrata yang hidup di air
organisme yang telah dewasa secara melakukan fertilisasi di luar tubuh
seksual, kecuali pada organisme tertentu (fertilisasi eksternal), contoh ikan dan
seperti Ambystoma Americana, sebangsa katak. Hewan yang hidup di darat
salamander, dimana perkembangbiakan melakukan pembuahan di dalam tubuh
berlangsung pada stadium larva. (fertilisasi internal). Pada mamalia jantan,
Peristiwa ini disebut neoteni. alat kelaminnya disebut penis pada reptil
5. Vertebrata tinggi pada umumnya seperti cecak dan kadal menggunakan
membutuhkan alat-alat reproduksi utama hemipenis ata penis palsu, sedangkan
berupa gonad dan alat reproduksi pada bangsa burung misalnya pada
bebek, untuk menyalurkan sperma bagian dalam. Pada tikus dan mencit,
menggunakan ujung kloaka testis hanya terdiri dari satu ruangan saja.
(Campbell, 2004). Di dalam testis terdapat saluran-saluran
halus yang melilit disebut tubulus
Sistem reproduksi wanita (betina)
seminiferus, tempat berlangsungnya
terdiri atas dua ovarium, dua tuba uterin,
spermatogenesis (Adnan, 2010).
oviduk, uterus, vagina, dan gernetalis
Sistem reproduksi pada jantan
eksterna. Ovarium terdiri atas daerah
terdiri atas sepasang testis yang terdapat
medulla yang mengandung pembuluh
dalam skrotum, sistem duktus, kelenjar
darah dan sedikit jaringan ikat longgar,
aksesoris dan penis. Testis merupakan
dan daerah korteks mengandung folikel-
alat kelamin jantan. Testis berjumlah dua
folikel yang mengandung oosit.
buah, terdapat di dalam kantong luar
Permukaan ovarium dibatasi oleh selapis
yang disebut skrotum. Pada semua
epitel pipih disebut sel germinitivum,
spesies testis berkembang di dekat ginjal,
yang dibawahnya stroma membentuk
yakni di daerah krista genitalis primitif.
lapisan padat disebut tunika albugenia.
Testis dibungkus oleh kapsula fibrosa
Ovarium mendapat pendarahan dari arteri
tebal yang disebut tunika albugenia. Pada
ovarika cabang dari aorta (Adnan, 2008).
bagian posterior jaringan ikat ini
Organ reproduksi jantan yaitu
mengalami penebalan yang disebut
testis, tubulus seminiferus, dan
mediastinum testis. Dari mediastenum
epididimis. Testis merupakan organ
testis ini terbentuk sekat-sekat yang
utama pada jantan, biasanya berpasangan
membagi lobus secara radier menjadi
dan fungsi utama adalah menghasilkan
lobuli testis, Sekat ini disebut septula
sperma dan hormon reproduksi jantan
testis didalam lobuli testis ini terdapat
utamanya androgen. Tubulus seminifeus
banyak saluran yang berliku-liku, disebut
terdiri atas jaringan ikat fibrosa, lamina
tubulus seminiferus, tempat
basalis, dan epitel germinitivum. Epietl
berlangsungnya proses spermatogenesis.
germinal terdiri dari 4-8 lapisan sel yang
Saluran ini kemudian bergabung di
menempati ruang antara membrane
bagian mediastinum testis tempat
basalis dan lumen tubulus. Epididimis
terdapatnya rete testis, rete testis ini
dibatasi oleh jaringan ikat pada bagian
berhubungan langsung dengan duktus
luar, lapisan otot polos ditengah, dan
eferen yang akan membentuk bagian
epitel berlapis banyak palsu bersilia di
kaput epididimis.( Akbar,2010:24 ).
Sisem duktus terdiri ata rete testis, menghubungkan kelenjar testis dan vas
duktus eferen, epididimis dan duktus deferens. Epididimis berfungsi untuk
deferen. Rete testis menghubungkan pematangan spermatozoa dan sekaligus
antara tubulus semiiniferus dan duktus tempat penyimpanan spermatozoa yang
eferen. Duktus eferen membentuk tiga sudah matang (dewasa). Saluran
hingga tujuh saluran menuju epididimis. epididimis ini kemudian berhubungan
Epididimis terletak dibagian dorsolateral langsung dengan saluran deferens (vas
testis dan memanjang dari kranial ke deferens) Vas deferens atau duktus
kaudal testis. Epidermis terdiri atas dua deferens mengangkut sperma dari ekor
duktus, yaitu duktus eferen dan duktus epididimis ke uretra. Dindingnya
epididimis. Epididimis menyalurkan mengandung otot-otot licin yang penting
spermatozoa dan cairan dari testis ke dalam mekanisasi pengangkutan semen
duktus defferens. Duktus defferen waktu ejakulasi. Pada bagian ujung vas
merupakan saluran yang berfungsi deferens ini dikelilingi oleh suatu
mengangkut spermatozoa dari kauda pembesaran kelenjar-kelenjar yang
epididmis ke uretra. Duktus tersebut disebut ampula. Sebelum masuk uretra
memiliki dinding-dinding yang vas deferens bergabung terlebih dahulu
mengandung otot-otot yang berperan dengan saluran pengeluaran vesikula
penting dalam mekanisme pengangkutan seminalis dan membentuk duktus
semen saat ejakulasi ( Setyaningsih,2011) ejakulatorius. Dari duktus ejakulatoris
kemudian berlanjut ke uretra yang
Kelenjar asesoris rodentia dan
merupakan saluran pengangkut sperma
mamalia pada umumnya terdiri atas
dari vas deferens ke penis. Kelenjar-
epididimis, vas deferens, sepasang
kelenjar lainnya selain epididimis adalah
vesikula seminalis, prostat dan sepasang
kelenjar bulbourethra (kelenjar Cowper),
glandula Cowper (bulbourethralis).
kelenjar prostat dan vesika seminalis.
epididimis adalah suatu struktur
Kelenjar-kelenjar ini berfungsi membuat
memanjang yang bertaut rapat dari
cairan semen yang dapat memungkinkan
bagian bawah testis sampai bagian atas
sperma ini berfungsi, membuat cairan
testis dan di dalamnya terdapat duktus
semen yang dapat memungkinkan sperma
epididimis yang berliku-liku Epididimis
bergerak aktif dan hidup untuk waktu
dapat dibagi atas tiga bagian kepala,
tertentu ( Akbar,2010:26 )
badan, dan ekor. Saluran epididimis
RUMUSAN MASALAH (Basic Science), Fakultas Matematika dan
Bagaimana mahasiswa dapat Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas
mengetahui bagian-bagian yang terdapat Bengkulu.
pada sistem reproduksi mencit (Mus Prosedur Kerja
muscullus L.) jantan dan betina baik pada Pada pengamatan sistem
sistem reproduksi eksternal dan pada reproduksi digunakan sepasang mencit
reproduksi internal. jantan dan betina. Meletakkan mencit
yang telah mati di atas papan bedah
TUJUAN
dalam posisi menghadap ke atas atau
Pada praktikum pengamatan
terentang. Mengamati alat reproduksi
sistem reproduksi mencit (Mus muscullus
bagian luar. Menggunakan pinset untuk
L.) jantan dan betina yaitu bertujuan
memegang kaki mencit. Menusuk kaki
untuk mengetahui bagian-bagian yang
dan kulit pada mencit dengan pentul
terdapat pada sistem reproduksi eksternal
supaya dapat menempel pada papan
dan pada reproduksi internal.
bedah. Melakukan cara yang sama pada
MATERIAL DAN METODOLOGI kaki yang lain. Menggunting bagian kulit
Alat dada (dibawah leher) secara melintang
Pada pratikum ini digunakan alat lurus ke arah kaki depan. Melakukan hal
berupa mikroskop binokuler,tissue, yang sama pada bagian bawah abdomen,
cotton but, kaca objek, kaca penutup, lurus dengan kaki belakang.
cawan petri, bak bedah, jarum pentul, Menggunting kulit perut (bagian medial)
pipet tetes, dan seperangkat alat bedah. lurus ke arah dada (pectoral). Memegang
Bahan kulit yang sudah terpotong dengan pinset.
Bahan yang digunakan pada Menarik kearah lateral, gunakan pinset
pratikum ini berupa sepasang mencit untuk menempelkan kulit mencit pada
jantan dan betina, preparat awetan, papan bedah. Memulai pembedahan dari
methilen blue 1%, larutan alkohol 90% dada secara melintang menggunakan
dan NaCL 0,9%. gunting.. Melakukan hal yang sama pada
Waktu dan Tempat bagian median bawah lurus kearah
Pratikum ini telah dilaksanakan pectoral. Menempelkan pada papan
pada hari selasa, 08 oktober 2019 pukul bedah dengan menggunakan jarum
13.30-16.00 WIB, di Laboratorium pentul. Melepaskan bagian vas differens
Fisiologi Hewan Vertebrata, gedung BS atau epididimis secara hati-hati dengan
menggunakan gunting tajam dan pinset. vesikula seminalis dan vas deferens,
Melakukan pengamtan pada alat melepaskan testis secara hati-hati dari
reproduksi bagian dalam. Kemudian kulit skrotum. Jangan sampai merusak
kantung vas differens yang telah diambil bagian epididimis.
diletakkan pada cawan petri yang sudah
HASIL DAN PEMBAHASAN
diberi larutan NaCL 0,9%,lalu hancurkan
A. Hasil
epididimis sampai halus. Untuk mencit Berdasarkan praktikum sitem
betina mengamati letak ovarium, bentuk reproduksi pada mencit (Mus musculus
dan warna ovarium, saluran telur, dan L.) betina dan jantan didapatkan hasil
uterus. Untuk mencit jantan, mengamati pada tabel sebagai berikut

Hasil pengamatan mencit jantan d


Morfologi mencit jantan
Sistem Reproduksi Eksternal Keterangan : ee
a. Vesikula seminalis
b. Kelenjar koagulan
c. Kel. Prepusium
d. Testis
a. e. Gland penis
Hasil pengamatan mencit betina
b
Morfologi mencit betina
c
Sistem Reproduksi Eksternal
Keterangan :
a. Dorsal
b. Scrotum
c. Penis

Morfologi mencit jantan

Sistem Reproduksi Internal


a

b
cc
a

bb

Keterangan :

a. Anus
b. KelenjarMamae
Morfologi mencit betina
e
Sistem reproduksi Internal keterangan :
a. Korpus uterus
b. Ovarium
a c. Uterus
d. Vagina
b e. Lubang vagina

c
d

B. Pembahasan sperma ke dalam tuba, pembentuk


Pada pengamatan mencit betina plasenta serta tempat perkembangan
dapat dilihat bagian-bagiannya yang embrio dan kelahiran mencit. Ovarium
terdiri dari ginjal, oviduk, ovarium, tuba berfungsi sebagai tempat perkembangan
fallopi, uterus, rectum, kandung kemih, sel telur. Tuba fallopi letaknya di bawah
dan bursa lemak. Pada mencit, uterusnya ovarium. Selanjutnya, bursa lemak
termasuk uterus tipe dupleks dan sebagai berfungsi untuk melindungi organ-organ
tempat perkembangan fetus. Oviduk genetalia internal pada mencit. Ovarium,
merupakan tempat jalannya sel telur dari terletak berdekatan dengan saluran telur
ovarium menuju uterus. Uterus terdiri dan berfungsi untuk mengahasilkan
atas sepasang yang terletak di kiri dan ovum. Infudibulum, sebagai tempat
kanan. Berfungsi sebagai alat transportasi terbentuknya kalaza. Oviduct, merupakan
saluran yang berkelok-kelok yang genetalia internal, kandung kemih
berfungsi sebagai saluran telur. Uterus, berfungsi untuk menampung urine untuk
sebagai saluran telur dan merupakan sementara. Kemudian kelenjar prostat
pelebaran dari oviduk. Vagina, berfungsi menghasilkan lendir yang bakal
merupakan organ hewan betina dan menjadi komponen cairan mani.
sebagai jalan keluar anak. Vulva yang Epididimis berfungsi menghubungkan
berupa tonjolan pada bagian luar vagina testis dan vas deferens. Kemudian, testis
yang merupakan organ genitalia eksterna. berjumlah dua buah yang terdapat dalam
Pada saat pengamatan, mencit satu kantong luar yang disebut skrotum,
jantan didapatkan/dilihat secara langsung fungsinya untuk menghasilkan sperma
bagian-bagiannya yang terdiri dari penis, dan hormon reproduksi. Vas defferens,
kantong skrotum, anus dan ekor. Dengan merupakan kelenjar pelengkap langsung
melihat jarak antara anus dan penis yang dengan saluran epididmis dan vasikula
agak jauh, maka dapat diketahui bahwa seminalis, strukturnya kecil memanjang
mencit tersebut merupakan mencit jantan. dan berlekuk-lekuk. Vas efferens, saluran
Penis yang berfungsi sebagai alat halus yang bermuara pada kloaka.
kopulasi pada hewan jatan dan kantong Vesikula seminalis, merupakan kelenjar
skrotum berfungsi untuk asesoris yang terdapat dalam keadaan
mempertahankan testis di bawah suhu berpasangan.
intra abdomal. Mencit telah memiliki alat
KESIMPULAN
kelamin luar berupa penis. Alat kelamin
Dari hasil praktikum diatas yang
dalam yaitu: Testis, berjumlah dua buah
berjudul sistem reproduksi pada mencit
terletak satu pada bagian kanan kelenjar
jantan dan betina dapat disimpulkan
bul bourethra dan satu di sebelah kirinya.
bahwa organ reproduksi Mus
Testis berada dalam rongga perut dan
musculus betina terdiri atas vulva,
terletak pada suatu kantong yang disebut
urethra, vagina, ovarium, tuba falloppi,
scrotum. Epididimis, melekat pada sisi
uterus, cerviks, dan klitoris. Organ
posterior testis. Ureter berfungsi sebagai
reproduksi Mus musculus jantan terdiri
saluran yang mengalirkan urine dari
atas testis, saluran epididimis, vas
ginjal ke kantong kemih, serta
deferens, kelenjar prostat, kelenjar
menghubungkan kandung kemih dengan
bolbourethra, penis, ureter, vesikula
bagian luar tubuh. Bursa lemak yang
seminalis, kelenjar koagulasi, dan
berfungsi untuk melindungi organ
ampula. Organ reproduksi jantan pada Adnan. 2008. Perkembangan Hewan.
Makassar: Jurusan Biologi FMIPA
mencit terdiri atas 2 bagian yaitu : bagian UNM.
luar dan bagian dalam. Organ reproduksi Akbar,Budhi.2010. Tumbuhan Dengan
Kandungan Senyawa Aktif Yang
bagian luar itu terdiri dari penis Organ Berpotensi Sebagai Bahan
Antifertilisasi. Jakarta : Adabia Press
kopulatoris tikus jantan adalah penis yang
mempunyai tugas ganda yaitu sebagai Aseptianova.2016. Perkembangan Hewan.
Palembang : Noerfikri Offset
alat pengeluaran urin dan penyaluran
Campbell, Neil. 2004. Biologi Jilid III Edisi
semen ke dalam saluran reproduksi tikus V. Jakarta: Erlangga.
betina. dan skrotum. Sedangkan Organ
Suratsih, 2000. Perkembangan Hewan Edisi
reproduksi bagian dalam yaitu terdiri dari Kedua. Yogyakarta: Universitas
Negeri Yogyakarta
testis,Testis merupakan alat kelamin
jantan. Testis berjumlah dua buah
terdapat di dalam kantong luar yang
disebut skrotum. Epididimis, vas
deferens, kelenjar asesoris, dan urinaria.

Epididimis berfungsi
menghubungkan testis dan vas
deferens, Epididimis melekat pada sisi
posterior testis. Ves deferens fungsinya
untuk menghasilkan sperma dan hormon
reproduksi. Vas defferens, merupakan
kelenjar pelengkap langsung dengan
saluran epididmis dan vasikula seminalis.
Kelenjar aksesori pada mencit jantan
terdiri atas epididimis, vas deferens,
sepasang vesikula seminalis, prostat dan
sepasang glandula Cowper
(bulbourethralis).

DAFTAR PUSTAKA

Adnan. 2010. Penuntun Praktikum


Perkembangan Hewan. Makassar:
Jurusan Biologi FMIPA UNM.

Anda mungkin juga menyukai