Anda di halaman 1dari 1

Tahap Persiapan TahapInkubasi Tahap Iluminasi Tahap Verifikasi UPAYA GURU DALAM

PENGERTIAN KREATIVITAS MENGEMBANGKAN KREATIVITAS


PESERTA DIDIK DALAM PROSES
Menurut Santrock (2010: 366) kreativitas Pada tahap pertama, Tahap kedua yaitu tahap Tahap ketiga yaitu tahap Tahap keempat yaitu tahap PEMBELAJARAN
Menurut E. Mulyasa (2008:169) upaya
inkubasi adalah tahap individu iluminasi adalah tahap verifikasi atau evaluasi adalah
ialah kemampuan berpikir tentang seseorang mempersiapkan guru mengembangkan kreatiitas
seakan-akan melepaskan diri timbulnya “Aba-Erlebnis”, tahap dimana ide atau kreasi pesertadidik dalam proses pembelajaran
sesuatu dengan cara baru dan tidak biasa diri untuk memecahkan adalah:
untuk sementara dari masalah saat timbulnya inspirasi atau baru tersebut harus diuji
1. Jangan terlalu banyak membatasi
dan menghasilkan solusi yang unik atas masalah dengan belajar tersebut, dalam arti bahwa ia terhadap realitas. Di sini ruang gerak peserta didik dalam
gagasan baru, beserta proses-
berpikir, mencari jawaban, pembelajaran dan mengembangkan
suatu masalah tidak memikirkan masalahnya
proses psikologis yang
diperlukan pemikiran kritis dan
pengetahuan baru.
bertanya kepada orang secara sadar tetapi konvergen. Dengan kata lain, 2. Bantulah peserta didik memikirkan
mengawali dan mengikuti sesuatu yang belum lengkap,
Menurut Hurlock (1999:47) kreativitas lain, dan sebagainya “mengeramnya” dalam alam proses divergensi (pemikiran
munculnya inspirasi atau mengeksplorasi pertanyaan, dan
(divergen thinking) merupakan prasadar kreatif) harus diikuti oleh proses mengemukakan gagasan yang
gagasan baru original.
konvergensi (pemikiran kritis).
kemampuan atau cara berpikir seseorang 3. Bantulah peserta didik
mengembangkan prinsip-prinsip
untuk menciptakan tau menghasilkan tertentu ke dalam situasi baru.
4. Berikan tugas-tugas secara
sesuatu yang baru, berberda, belum ada TAHAP-TAHAP BERKEMBANGNYA independent.
KREATIVITAS
5. Kurangi kekangan dan ciptakan
sebelumnya ataupun memperbaharui Menurut Munandar (1999:59) bahwa proses kegiatan-kegiatan yang dapat
kreativitas meliputi empat tahap, yaitu: merangsang otak.
sesuatu yang ada sebelumnya yang
6. Berikan kesempatan kepada peserta
berupa suatu gagasan, ide, hasil karya didik untuk berpikir reflektif
terhadap setiap masalah yang
serta respon dari situasi yang tidak dihadapi.
terduga. PERANAN KREATIVITAS 7. Hargai perbedaan individu peserta
didik, dengan melonggarkan aturan
dan norma kelas.
DALAM BELAJAR 8. Jangan memaksakan kehendak
CIRI-CIRI PESERTA DIDIK KREATIF terhadap peserta didik.
9. Tunjukan prilaku-prilaku baru
Menurut Dr. Sukarni Catur Utami Munandar (2009:71) ciri-ciri dalam pebelajaran.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 10. Kembangkan tugas-tugas yang
peserta didik kreatif sebagai berikut:
BERKEMBANGANYA dapat merangsang tumbuhnya
a. Rasa ingin tahu yang luas dan mendalam KREATIVITAS kreativitas.
b. Sering mengajukan pertanyaan yang bai Munandar (1988) menyebutkan bahwa 11. Kembangkan rasa percaya diri
perkembangan kreativitas dipengaruhi peserta didik, dengan membantu
c. Memberikan banyak gagasan atau usul terhadap suatu mereka mengembangkan kesadaran
oleh dua faktor, yaitu :
dirinya secara positif, tanpa
masalah
menggurui dan mendikte mereka.
d. Bebas dalam menyatakan pendapat 12. Kembangkan kegiatan-kegiatan
menarik, seperti kuis dan teka-teki,
e. Mempunyai rasa keindahan yang dalam Faktor internal Faktor eksternal dan nyanyian yang dapat memicu
f. Menonjol dalam salah satu bidang seni potensi secara optimal.
Faktor yang berasal dari atau Faktor yang berasal dari luar diri 13. Libatkan peserta didik secara
g. Mampu melihat suatu masalah dari berbagai segi/sudut optimal dalam proses
terdapat pada diri individu individu yang bersangkutan. Faktor-
pembelajaran.
pandang faktor ini antara lain meliputi
yang bersangkutan. Faktor ini
h. Mempunyai rasa humor yang luas keamanan dan kebebasan psikologis,
meliputi keterbukaan, locus of sarana atau fasilitas terhadap DAFTAR PUSTAKA
i. Mempunyai daya imajinasi control yang internal, pandangan dan minat yang berbeda, Hurlock, E.B.. 1999. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang
j. Orisinal dalam ungkapan gagasan dan dalam pemecahan kemampuan untuk bermain adanya penghargaan bagi orang yang Kehidupan. Alih Bahasa: Istiwidayati & Soedjarwo. Edisi Kelima. Jakarta:

atau bereksplorasi dengan kreatif, adanya waktu bebas yang Erlangga.


masalah.
cukup dan kesempatan untuk Mulyasa, E. 2008. Menjadi Guru Professional Menciptakan Pembelajaran Kreatif Dan
unsur-unsur, bentuk-bentuk, menyendiri, dorongan untuk Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya
konsep-konsep, serta melakukan berbagai eksperimen dan Munandar, S.C. Utami. 1988. Kreativitas Sepanjang Masa. Jakarta: Muliasari
membentuk kombinasi- kegiatan-kegiatan kreatif, dorongan __________________. 1999. Kretivitas dan Kaberbakatan. Jakarta: Universitas Terbuka
Nama : Rendy B. Suharsono kombinasi baruberdasarkan untuk mengembangkan fantasi __________________. 2009. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Rineka Cipta:
kognisi dan inisiatif serta
NIM : 19029044 hal-hal yang sudah ada Jakarta
penerimaan dan penghargaan
No. Absen : 01 sebelumnya. terhadap individual.
Santrock, J. W.. 2010. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group