Anda di halaman 1dari 3

1.

Uji normalitas

Melalui proses analisa uji normalitas melalui scatter plot diketahui bahawa sampel dapat
dikatakan tersebar mengikuti garis diagonal grafik. oleh sebab itu dapat disimpulkan bahawa data
yang digunakan adalah normal.

1. UJI MULTIKOLINEARITAS

Coefficientsa

Standardized
Unstandardized Coefficients Coefficients Collinearity Statistics

Model B Std. Error Beta t Sig. Tolerance VIF

1 (Constant) 31.426 1.649 19.059 .000

x1 -.529 .044 -1.042 -12.035 .000 .144 6.952

x2 .029 .026 .098 1.132 .261 .144 6.952


x3 .016 .033 .015 .468 .641 .999 1.001

a. Dependent Variable: y

2.

Dari analisa uji kolinearitas didapatkan nilai VIF sebesar 6.952, 6.952 dan 1.001. karena angka-
angka tersebut di bawah nilai batas 10 serta seluruh nilai tolerance di atas 0.1 maka dapat ditarik
kesimpulan bahwa data-data tersebut bebas dari multikolinearitas.

3. UJI HETEROSKIDASITAS

Coefficientsa

Standardized
Unstandardized Coefficients Coefficients

Model B Std. Error Beta t Sig.

1 (Constant) -1.232 .912 -1.351 .180

x1 .014 .024 .147 .558 .578

x2 .010 .014 .194 .736 .464

x3 .031 .018 .168 1.678 .097

a. Dependent Variable: RES_2

Dari proses analisis didaptakan nilai signifikansi di atas 0.05 sehingga dapat disimpulkan
bahwa data tidak terjadi heteroskidasitas.

4. UJI REGRESI
a. Uji t parsial

Coefficientsa

Standardized
Unstandardized Coefficients Coefficients Collinearity Statistics

Model B Std. Error Beta t Sig. Tolerance VIF

1 (Constant) 31.426 1.649 19.059 .000

x1 -.529 .044 -1.042 -12.035 .000 .144 6.952


x2 .029 .026 .098 1.132 .261 .144 6.952

x3 .016 .033 .015 .468 .641 .999 1.001

a. Dependent Variable: y

Melalui hasil analisa dapat diketahui bahwa hasil nilai signifikansi adalah bervariasi. Lebih jauh
lagi, nilai signifikansi yang berada di bawah 0.05 dapat diinterpretasikan bahwa variable kepuasan
kerja sangat berpengaruh dalam variable turnover. Namun pada dua variable lain yaitu kepuasan
kerja dan kinerja diketahui baha nilai signifikansi lebih besar dari 0.05 sehingga dapat disimpulkan
bahwa variable kompensasi dan kinerja tidak berpengaruh signifikan pada variable turnover.

Bila pengaruh setiap variable dilihat lebih dalam lagi, berdasarkan analisa t parsial berdasarkan
nilai t tabel terhadap t hitung (t tabel untuk N=84 dan alfa=0.025 adalah 1.991) maka variable
kepuasan kerja (variable pertama) memiliki pengaruh negative terhadap tingkat turnover (-12.035 <
-1.991). namun dua variable lain yaitu kompensasi dan kinerja tidak berpengaruh secara signifikan
terhadap tingkat turnover.

b. Uji F simultan

ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 169.201 3 56.400 280.563 .000a

Residual 17.288 86 .201

Total 186.489 89

a. Predictors: (Constant), x3, x1, x2

b. Dependent Variable: y

Karena nilai signifikansi regresi adalah 0.000 (<0.05) maka dapat ditarik kesimpulan bahwa
seluruh variable (kepuasan kerja, kompensasi dan kinerja) berpengaruh secara simultan terhadap
variable turnover.