Anda di halaman 1dari 5

Nama : Tya Mailina

NIM : 0801173410
Kelas : IKM-10 (J)
Semester : III (tiga)
Jurusan : Ilmu Kesehatan Masyarakat
Mata Kuliah : Manajemen Bencana

CRITICAL JURNAL REVIEW

I. PENGANTAR

A. Rasionalisasi Pentingnya CJR


Jurnal dapat kita jadikan sebagai sumber referensi selain buku dalam mempelajari
mata kuliah manajemen bencana. Oleh karena itu, penting untuk terlebih dahulu mengkritisi
jurnal tersebut agar kita mengetahui apakah jurnal tersebur relevan untuk dijadikan sumber
bacaan.

B. Tujuan Penulisan CJR


1. Untuk memenuhi tugas pada mata kuliah manajemen bencana.
2. Meningkatkan kemampuan mahasiswa/i dalam meringkas, menganalisa, dan memberi
kritik pada jurnal.

C. Manfaat CJR
1. Membuah saya sebagai penulis dan mahasiswa/i lainnya agar lebih terasah dalam
mengkritisi sebuah jurnal
2. Untuk menambah pengetahuan tentang manajemen bencana.

D. Identitas Jurnal
Judul jurnal : Peranan K3 Dalam Perencanaan Manajemen Bencana
Penerbit : Sutanto
Kota terbit : Semarang
Tebal halaman : 4 Halaman
II. RINGKASAN ARTIKEL

Jurnal ini didahului oleh masalah penanganan bencana yang pada dasarnya yang
ditujukan sebagai upaya untuk meredam dampaknya dan memperkecil korban jiwa,
kerusakan dan kerugian yang diakibatkan oleh bencana. Selain bencana alam ada juga
bencana non alam seperti konflik sosial, epidemi, wabah penyakit serta kegagalan teknologi
yang diakibatkan oleh kesalahan desain,pengoperasian dan kelalaian yang dilakukan
manusia.
Tahap – tahap manajemen bencana meliputi langkah – langkah sebelum terjadinya
bencana pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Pada waktu bencana sedang
atau masih terjadi langkah – langkahnya yaitu peringatan dini ,penyelamatan, pengungsian
dan pencarian korban. Dan sesudan terjadinya bencana meliputi langkah – langkah
penyantunan dan pelayanan, konsolidasi, rehabilitasi, pelayanan lanjut, penyembuhan,
rekontruksi dan pemukiman kembali penduduk.
Bencana non alami akibat kegagalan teknologi, kegagalan ini dapat menyebabkan
pencemaran alam seperti (udara, air, dan tanah), korban harta benda, jiwa, infrastruktur dan
kerusakan bangunan.

III. KEUNGGULAN PENELITIAN

A. Kegayutan Antar Elemen


Dari jurnal yang saya bahas menurut saya jurnal tersebut memilki dasar – dasar
elemen yang benar adanya dan memiliki beberapa teori yang benar adanya. Dan penulis
mampu menyajikan materi secara berurutan dan sistematis dengan mencatumkan pengenalan
tentang bencana serta tahapannya.

B. Orginalitas Temuan
Pada jurnal tersebut tersaji data yang akurat sehingga keoriganalitas penelitian mampu
dikatakan baik dan mencukupi standar untuk melakukan penelitian. Dan pada segi temuan ini
kita dapat mengetahui bagaimana peran K3 serta dapat mengetahui cara penanggulangan
bencana dengan baik dan cepat.

C. Kemutakhiran Masalah
Penelitian yang dilakukan mengangkat masalah dan kebijakan baru dan akan selalu
dikembangkan agar bisa tercapai sesuai rencana. Oleh karena itu, masalah yang diuji oleh
peneliti tersebut mukhtahir untuk dikembangkan dinegara maupun masyarakat.

D. Kohesi dan Koherensi Isi Penelitian


1. Penulis mampu menuliskan setiap penggunaan kata – kata dan argumen pada setiap
paragraf.
2. Mampu menghubungkan antar gagasan utama dengan topik yang disampaikan pada
paragraf.

IV. KELEMAHAN PENELITIAN

A. Kegayutan Antar Elemen


Dari elemen yang ada dapat dilihat kelemahannya, dimana elemen-elemen didalam
jurnal lemahnya dalam proses sistem informasi. Dan dalam penyampaian sebaiknya sistem
informasi yang lama dengan yang baru dapat dijalankan atau diterapkan dengan cara
bersamaan agar lebih efektif.

B. Orginalitas Temuan
Pada jurnal ini tidak ada kelemahan pada temuan ataupun perencanaan dari isi jurnal
tersebut, karena originalitas temuannya sudah baik dan akurat dalam menyampaikan cara K3
dalam perencanaan manajemen bencana.

C. Kemutakhiran Masalah
Dari kekurangan masalah yang ada pada jurnal tidaklah banyak atau hampir tidak ada
kesalahan, karena jika pada jurnal ini terdapat kesalahan ataupun informasi yang digunakan
tidat jelas dan tepat, hai ini akan berdampak tidak baik bagi sipembaca dan orang banyak.
Jadi dari jurnal ini penjelasan kemukhtahiran masalah yang ada langsung diberikan pecahan
masalahnya saja.

D. Kohesi dan Koherensi Isi Penelitian


Kekurangan pada kohesi dan koherensi pada jurnal ini isi penelitiannya tidak terdapat
banyak kekurangan melainkan terdapat banyak keunggulan-keunggulan didalam isi jurnal
tersebut. Dan jelas kohesi dan koherensi jurnal ini tidak terlihat sebuah kesalahan atau
kekurangan dari segi ini.

V. IMPLIKASI TERHADAP:
A. Teori
Dari segi teori yang ada pada jurnal yang saya bahas ini merupakan teori yang benar
dan dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya, karena dasar-dasar dari sistem informasi
dan perangkat yang lainnya merupakan awal yang menjadi ilmu dan pengetahuan dalam
sistem informasi dalam perencanaan manajemen K3.

B. Program Pembangunan di Inonesia


Dari beberapa penjelasan didalam jurnal ini sangatlah jelas, bagus dalam memberikan
pengetahuan yang lebih lagi mengenai permasalahan tentang bencana dan perencanaan
dalam manajemen bencana alam. Dan ini sangatlah penting diketahui dan dilaksanakan di
seluruh Indonesia dan program ini sangatlah bagus untuk kita. Dengan pengetahuan ini kita
bisa mengetahuinya lebih lengkap dan bisa selalu berwaspada setiap saat dan bisa siap siaga
sebelum terjadi bencana, maupun pasca bencana.

C. Pembahasan dan Analisis


Dalam sajian materi ini membahas tentang“Peranan K3 Dalam Perencanaan
Manajemen Bencana”. Jurnal ini didahului oleh masalah penanganan bencana yang pada
dasarnya yang ditujukan sebagai upaya untuk meredam dampaknya dan memperkecil korban
jiwa, kerusakan dan kerugian yang diakibatkan oleh bencana. Selain bencana alam ada juga
bencana non alam seperti konflik sosial, epidemi, wabah penyakit serta kegagalan teknologi
yang diakibatkan oleh kesalahan desain,pengoperasian dan kelalaian yang dilakukan
manusia.
Tahap – tahap manajemen bencana meliputi langkah – langkah sebelum terjadinya
bencana pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Pada waktu bencana sedang
atau masih terjadi langkah – langkahnya yaitu peringatan dini ,penyelamatan, pengungsian
dan pencarian korban. Dan sesudan terjadinya bencana meliputi langkah – langkah
penyantunan dan pelayanan, konsolidasi, rehabilitasi, pelayanan lanjut, penyembuhan,
rekontruksi dan pemukiman kembali penduduk. Jadi, jurnal ini memberikan saya cukup
banyak pengetahuan tentang peranan K3 serta pengetahuan permasalahan bencana lainnya
pada sebuah manajemen penanggulangan bencana yang ada pada jurnal ini. Dan dapat
diterapakan dalam kehidupan sehari-hari dalam mengatasi suatu bencana.

VI. KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Dengan adanya penjelasan didalam jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan
adanya sebuah perencanaan dalam K3 untuk manajemen bencana itu sangat penting adanya.
Dengan begitu kita dapat mengatasi atau mengurangi suatu bencana, dapat dilakukan dengan
baik dan cepat. Serta memiliki pengetahuan yang luas mengenai suatu manajemen bencana.

B. Saran
Saya menyadari bahwa kajian review yang telah sayang lakukan ini tidak lepas dari
berbagai macam kekurangan, maka saran ataupun kritik yang bersifat membangun dari
pembaca sangat saya harapkan sehingga dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk lebih
baik kedepannya dalam kajian review berikutnya.

VII PUSTAKA

Sutanto. Peranan K3 Dalam Perencanaan Manajemen Bencana. Semarang.

Anda mungkin juga menyukai