Anda di halaman 1dari 18

A.

Deskripsi Umum
Pada panduan ini menjelaskan tentang proses pendaftaran program profesi mahasiswa,
pengisian biodata pendaftar, pengisian berkas kelengkapan, mencetak kartu ujian peserta
program profesi serta melihat pengumuman hasil seleksi, jadwal pelaksaan test dan
jadwal registrasi.
B. Langkah-Langkah Pendaftaran Program Profesi Mahasiswa Non UNEJ
Untuk melakukan pendaftaran program profesi secara online, maka calon mahasiswa
dapat melakukan langkah-langkah, sebagai berikut:
1. Buka halaman https://sister.unej.ac.id/profesi pada web browser.

Gambar 1. Alamat Halaman Pada Web Browser


2. Setelah berhasil membuka halaman tersebut, pada menu Pendaftaran pilih tab
menu Lulusan Non Unej. Kemudian isikan seluruh isian yang terdapat pada borang
tersebut. Setelah itu, tekan tombol Daftar untuk melakukan proses pendaftaran.

Gambar 2. Halaman Pendaftaran


3. Setelah menekan tombol Daftar, maka sistem akan menampilkan dokumen lembar
informasi pembayaran yang berisi informasi tentang KAP, PIN dan Jumlah
Tagihan yang harus dibayarkan pada bank yang telah ditunjuk.
Gambar 3. Dokumen Lembar Informasi Pembayaran
4. Kemudian, setelah melakukan proses pembayaran, Login menggunakan KAP dan
PIN yang telah dibayarkan sebelumnya untuk masuk pada layanan pendaftaran
program profesi.

Gambar 4. Halaman Login


5. Setelah berhasil Login, isikan berkas biodata pendaftar pada menu Biodata. Periksa
kembali seluruh isian berkas, kemudian setelah selesai tekan tombol Simpan dan
Lanjutkan untuk menyimpan seluruh isian yang telah diisikan sebelumnya.
Gambar 5. Borang Biodata Pendaftar
6. Setelah menyimpan isian data dari menu Biodata, unggah atau upload file berkas
kelengkapan pada menu Berkas. Pada menu ini, terdapat 4 file berkas kelengkapan
yang harus diunggah, antara lain: Foto (dengan format file .jpg), Ijazah S1
(dengan format file .pdf), Transkrip S1 (dengan format file .pdf) dan Sertifikat
Akreditasi S1 (dengan format file .pdf).
Gambar 6. Menu Unggah atau Upload File Berkas
7. Kemudian setelah selesai, tekan tombol Upload dan Lanjutkan untuk menyimpan
seluruh file berkas kelengkapan yang telah diunggah sebelumnya.
8. Setelah menyimpan file yang telah diunggah sebelumnya, maka calon pendaftar
wajib mencetak kartu ujian dengan menekan tombol Cetak yang terdapat pada
menu Cetak Kartu. Pada menu tersebut juga terdapat ringkasan dari isian yang
telah diisikan sebelumnya.

Gambar 7. Menu Cetak Kartu


9. Setelah menekan tombol Cetak, maka sistem akan menampilkan dokumen kartu
peserta ujian profesi yang berisi biodata peserta, jadwal ujian dan pernyataan.

Gambar 8. Kartu Peserta


10. Untuk melihat pengumuman dari hasil seleksi, pendaftar dapat melihat melalui
menu Pengumuman. Pada menu tersebut terdapat pengumuman dari hasil seleksi,
jadwal registrasi dan jadwal pelaksanaan ujian masuk profesi.

Gambar 9. Menu Pengumuman


11. Setelah mencetak kartu ujian profesi, pastikan Anda keluar dari layanan pendaftaran
online demi menjaga keamanan dari seluruh isian yang telah Anda isikan
sebelumnya. Untuk dapat keluar dari layanan pendaftaran online pendaftar dapat
menekan tombol Logout.
Kisi-Kisi Soal Ujian Seleksi Apoteker UNEJ

A. Psikotes
Tips: Pelajari contoh-contoh soal di web. Kisi-kisi di bawah ini ada tips dan trik
mengerjakannya di (https://www.karyawanesia.com/contoh-soal-psikotes/). Boleh
mempelajari dari web atau sumber lain, perbanyak referensi. Usahakan sarapan
sebelum menjalani psikotes.

1. Tes kemampuan verbal


1.1 Persamaan kata/sinonim
1.2 Analogi verbal. Contoh:
Mobil – bensin = Pelari - .....
Kepala – pusing = Perut - .....
1.3 Melengkapi kalimat. Contoh:
Jarak kota Solo – Surabaya adalah ....
Paman .... lebih tua dari kita
a. Selalu
b. Tidak mungkin
c. Biasanya
d. Pasti
e. Adalah
1.4 Kemampuan penalaran. Disediakan 5 pilihan, pilih salah satu yang paling berbeda
makna

2. Tes logika aritmatika (deret angka)


Menentukan angka yang akan muncul selanjutnya berdasarkan pola deret angka
sebelumnya.

3. Tes logika matematika. Contoh:


Ayah memiliki uang sebesar X rupiah, dibagi pada anak pertama 1/3 bagian, pada anak
kedua ¼ bagian dan sisanya pada anak terakhir. Nah kalian disuruh nentuin berapa uang
yang diterima anak terakhir. Kurang lebih seperti itu modelnya. Bagian ini jangan
kelamaan mikir, ini terasa cepat sekali waktunya, kalau gabisa kosongin aja dulu gapapa,
cari yang mudah dulu.

4. Tes logika penalaran


4.1 Menentukan bangun 2 dimensi yang akan terbentuk dari potongan puzzle yang
disediakan.
4.2 Terdapat kubus dengan berbagai pola di setiap sisinya. Menentukan pola yang akan
terlihat apabila kubus tersebut diputar atau dibalik.

5. Tes hafalan kata.


Terdapat beberapa kelompok kata yang akan ditunjukkan diawal misal:
Bunga : melati, kenanga, yasmin, dahlia
Hewan : singa, ayam, lebah, beruang
Perkakas : wajan, kompor, palu
Kemudian dihafalkan. Pada soal ujian akan ditanyakan singa termasuk kelompok apa,
kompor termasuk kelompok apa, dst. Hafalkan huruf pertama dari tiap kata saja karena
semua kata memiliki huruf awal berbeda.

6. Menggambar pohon. Tentukan dulu pohon apa yang mau digambar (syarat: berkayu,
bukan beringin, bukan bambu, bukan pohon pisang, bukan pohon cemara), usahakan
menggambar secara jelas tiap bagian pohon (daun, ranting, dahan, batang, akar dalam
tanah monokotil/dikotil).

7. Menggambar manusia. Usahakan jelas jenis kelaminnya (bisa ditentukan dari bentuk
rambut dan lekuk badan), jelas tiap bagian tubuhnya termasuk jari tangan dan kaki,
jangan lupa bagian-bagian wajah seperti hidung, mulut, dan telinga.

8. Tes wartegg. Melanjutkan 8 buah gambar dari pola yang tersedia.

9. Tes kraeplin. Menjumlahkan angka-angka dari bawah ke atas.

10. Tes kepribadian. Diberi 2 pilihan kondisi, pilih salah satu yang paling mencerminkan
diri sendiri
B. Tes kefarmasian
Tips:
1. Pakai modul UKAI buat belajar + bikin rangkuman materi yang diteskan dalam tes
kefarmasian (Biologi Farmasi, Kimia Farmasi, Teknologi Farmasi, Farmakoterapi).
Rangkuman buat nambah-nambah materi, kali aja keluar buat jaga-jaga. Soal ujian
kefarmasian materi selama S1.
2. Rangkuman yang kalian bikin sifatnya inti-inti dari materi yang diuji, jadi kalian harus
bisa memetakan materi apa yang kemungkinan bakal keluar. Kalian bisa mengacu pada
soal-soal ujian responsi (teori), UTS, UAS yang sering ditanyakan dosen selama S1,
kurang lebih seperti itu.
3. Pelajari ilmu dasar kefarmasian yang wajib kalian pahami misal Resep, Farmasetika,
Farmakognosi, Reaksi kimia organik dasar dan perhitungan dasar kimia (molaritas,
molalitas, ppm, reaksi redoks dsb).
4. Pelajari Farmakoterapi pakai modul UKAI, menurut kita lebih enak dan terstruktur,
ngapalinnya juga enak. Antibiotik jangan sampai lupa mana first line, kalo alergi
gantinya first line apa, selektif sama bakteri apa tuh antibiotiknya.
5. Mayoritas soal tes kefarmasian sekitar 70-80% soal kasus. Jadi akan didahului cerita
tentang sebuah kasus, nah kalian harus analisis masalah dan penyelesainnya gimana
(pasti ada kata kuncinya kalo kalian baca dan paham bener mana jawabannya dari soal
itu). Kalian bisa membiasakan latihan soal UKAI biar enggak kaget. Cari di internet
banyak kok.
6. Estimasi waktu kalian buat jawab tes kefarmasian yaa, soalnya ada 60 soal pilihan
ganda dan waktu 60 menit. Jangan lupa diteliti kalo udah selesai.

7. Ada tipe soal yang bisa langsung ketemu jawabannya. Ada juga tipe soal yang harus
kalian pahami banget itu maksudnya apa (read : soal Farmakoterapidan soal kasus),
misal ada satu kasus tapi pertanyaannya ada 3 nomer sendiri. Gausah takut pokoknya,
kalian bisa kok, Lulusan Farmasi UNS ki pancen josss pinter-pinter kok.

Soal periode Juli 2018


FARMAKOTERAPI
1. Soal tentang resep jika pasien dengan berat sekian kg, dosis 2mg/kg BB. Apotek punya
dosis 50 mg. Berapa tablet yg bisa ditebus untuk 30 hari (1×1)
2. Soal resep ada iter, jika sudah diambil sekian tablet. Iter bagaimana
3. Soal kasus hipertensi dengan data klinis, target penurunan tekanan darah berapa
4. Kasus efek samping obat TB mual muntah baiknya diminum kapan (saran kalian sebagai
apoteker)
5. Ada resep tetes mata kloramfenikol s2dd.gtt 1 ODS gimana informasi ke pasien
6. Soal kasus DM dengan pasien obesitas , obat yang cocok apa
7. Pasien CKD dengan kondisi data klinis, diet yang cocok apa (terapi non farmakologi)
8. Pasien dengan data klinis, diagnosa pneumonia. Antibiotik empirisnya apa
9. Pasien dengan gejala BAB berlendir berdarah, infeksi bakteri entamuba. Antibiotik apa yg
sesuai
10. Kasus demam tifoid, antibiotik yang cocok apa
11. Soal kasus pasien udema dikasih furosemide, lalu ada data klinisnya. Terapi kombinasi
yang sesuai apa
12. Soal kasus pasien 70 tahun, muntah darah 500 mL. Riwayat obat spironolakton,
furosemide, ctm untuk gatal, ibuprofen bila perlu saat nyeri punggung, riwayat sirosis.
Penyebabnya dari kasus itu apa, manajemen terapi apa, pencegahan bleeding apa.
*soal farmakoterapi bentuknya mirip soal ukai. Kasusnya agak kompleks, terkait
interaksi, efek samping, cara penggunaan, dll. Latihan soal ukai saja yang ini.

KIMIA FARMASI
1. Parasetamol 25mg dilarutkan dalam NaOH 0,1 N dalam 100 mL. Berapa ppm
konsentrasinya?
2. Titrasi antasida yg terdiri Al(OH)3 dan Mg(OH)2 untuk melihat kadar logam pakai metode
apa
3. Ada struktur isoproniazid jadi isoniazid. Itu reaksi kimia yg terjadi apa
4. Penyetaraan redoks yang sudah setara
5. Uji kualitatif Al jika direaksikan sama beberapa reagen jadinya apa, misal terbentuk
endapan alumunium karbonat warna putih
6. Kasus analisis KLT densitometri, ditanyakan parameter analisisnya gimana
7. Ada kromatogram senyawa obat, dipilih pernyataan yang benar (resolusi kromatogram kyk
gitu)
8. Parameter validasi metode analisis (LOD, LOQ, akurasi, presisi, selektivitas dsb) pahami
itu apa, ada kasus + parameter yg baik gimana misal %recovery 95-100%
9. Ada senyawa obat asam mefenamat dianalisis pake spektro uv vis kenapa (pelajari
kromofor dan auksokrom)
10. Analisis logam pake instrumen apa
11. Analisis spektro IR itu buat apa, yg akan diketahui apa, soalnya kasus
12. Analisis obat obatan pilih yg cocok pakai metode apa
13. Analisis terkait linearitas, presisi, akurasi dll dipelajari. Ada soal kasus gitu terus suruh
nentuin termasuk akurasi atau presisi atau lainnya. Ada soal juga berapa minimal jumlah
konsentrasi untuk linearitas.
*buat kimia farmasi pelajari kimia analisis 1 (reaksi kation/anion nanti kalau bereaksi
dengan reagen ini jadi apa, warna gimana, ada endapan tidak, titrasi asam-basa sampai
kompleksometri pelajari inti praktikum kimsis 1 dulu gimana), perhitungan dasar kimia,
reaksi dasar kimia organik/ desain sintesis obat, reaksi redoks, kimia analisis 2 tentang
instrumen buat analisis obat, validasi metode analisis.

TEKNOLOGI FARMASI
1. Basis basis gel salep /sediaan semi padat lainnya ditanyakan karakteristiknya gimana
2. Ada soal kasus misal pengen buat salep dengan spesifikasi tidak mudah dicuci dengan air
dsb, bagusnya pakai basis apa
3. Ada kasus sediaan kosmetik dengan komposisi bbrapa bahan misal carbopol, gliserin, zat
aktif. Nah fungsi tiap bahan itu apa
4. Sediaan steril injeksi syarat gimana, fungsi NaHCO3 dan bahan penyusun lainnya apa.
5. Ada suatu sampel (ibuprofen, ketoprofen) masuk kelompok BCS kelas 2, kelarutan buruk
permeabilitas baik. Polimer hidrofilik yg perlu ditambahkan apa, metode untuk reformulasi apa
misal kosolvensi. Cara memperbaiki kelarutan pake metode apa gitu.
6. Parameter kritis pengayakan granul dalam tablet
7. Dikasih data tentang tablet dengan waktu alir, indeks carr gitu, sifat bahan. Metode
pembuatan yang cocok apa
8. Uji lempeng parameter yg baik berapa
9. Fungsi tiap bahan eksipien misal anti adheren, lubrikan dsb serta contohnya
*Teknologi farmasi pelajari tentang eksipien obat, kosmetik, sediaan steril, parameter
uji dari tiap sediaan, kalo semisal ada masalah tentang formulasi atau bahan kira-kira
penyelesainnya gimana, karakteristik tiap sediaan dengan bahan/basis obat, uji evaluasi
sediaan.

BIOLOGI FARMASI
1. Hasil uji identifikasi saponin (penjelasan spesifik bentuk kyak apa jadinya, reagen gimana)
2. Identifikasi uji flavonoid apa aja
3. Hasil uji identifikasi tannin
4. Identifikasi alkaloid apa aja
5. Kasus obat herbal untuk seksual dgn gejala jantung berdebar debar. BKO campuran obat
herbalnya apa
6. Kasus pasien karena efek astringent pada teh. Senyawa apa itu
7. Herba sambiloto diolah pada suhu 90°C selama 15 menit disebut sediaan apa
8. Kasus tentang khasiat daun kecumbung untuk bronkodilator, senyawa apa itu??
9. Ciri khas senyawa alkaloid
10. Suatu sampel herbal dikasih HCL sama magnesium, warna merah ungu. Senyawa apa itu
11. Senyawa marker pada temulawak
12. Senyawa marker pada ekstrak kulit manggis
13. Analisis kadar eugenol pada cengkeh pake instrumen apa
14. Syarat infusa orthosipon
15. Soal kasus tentang konsep jamu, obat herbal terstandar dan fitofarmaka
16. Soal kasus pasien dapat terapi asetosal tapi ditengah terapi dapat terapi herbal ginseng.
Saran kalian sebagai apoteker bagaiamana.
*Biologi farmasi pelajari tentang farmakognosi dari bahan baku sampai jadi sediaan
herbal prosesnya gimana, pelajari konsep jamu-OHT-fitofarmaka (kalau perlu bikin
tabel perbedaan, biar tambah paham), fitoterapi/ terapi obat herbal, cara analisis
senyawa herbal, ekstraksi tanaman, uji skrining fitokimia (pelajari detail warna,
reagennya gimana, hasilnya misal berbuih dengan bentuknya kayak apa), pelajari ciri
khas senyawa alkaloid, flavonoid, terpenoid, minyak atsiri, tannin dsb beserta contoh
senyawanya, ada ditanaman apa dan fungsinya
Soal periode Januari 2019 (tambahan dari soal periode sebelumnya)
1. Ekstraksi dingin
2. Proses ekstraksi dengan cara merendam sampel
3. Penggunaan sulfonil urea
4. Uji kadar abu
5. Hipertensi emergensi
6. Hipertensi ibu hamil
7. pH untuk salep
8. Evaluasi disolusi
9. Suhu sejuk
10. Identifikasi metabolit sekunder ( HCL + Magnesium)
11. Ruang kelas A B C D E (produksi blister)
12. Obat TB ibu hamil
13. Efek samping beta bloker
14. Parameter validasi metode analisis (syarat resolusi, akurasi)
15. Bakteri penyebab sirosis hati
16. Senyawa marker
17. Spektro IR
18. Penghasil aflatoksin
19. Yg bikin sediaan gel terlalu kental (pengikat)
20. Ada beberapa pilihan obat yg ESO bikin konstipasi apa (kodein)
21. Kerusakan emulsi (cracking)
22. Masalah pada tablet ( capping mottling)
23. Spektro untuk identifikasi logam (AAS)
24. Penghitungan ppm
25. Perhitungan pengenceran
26. Perbedaan OHT dan FF
27. Nomer registrasi obat FF (Fitofarmaka)
28. Eso furosemid + ACEI (Hiperkalemia)
29. Perbandingan uji disolusi tablet (F2 atau similarity factor) 50-100
30. Gugus yg menyebabkan senyawa dapat diidentifikasi dgn uv-vis (auksokrom &
kromofor)
31. Pereaksi semprot alkaloid (dragendorf, positif warna jingga)
32. Uji disolusi berapa tablet
C. Tes wawancara
(Sebelumnya ditanya S1 Farmasi kuliah dimana, ipk berapa, lulusnya berapa tahun) untuk
identitas aja ini. Nanti diwawancara dosen farmasi UNEJ di ruang kerja dosen tersebut, ada
pembagiannya nanti diwawancara siapa dan di ruang apa. Pakai baju formal yaa (No Jeans).
1. Alasan kenapa pilih unej dan profesi unej
2. Apa kelebihan dan kekurangan dirimu
3. Pengalaman, prestasi, hal yg berkesan selama kuliah di S1 Farmasi sebelumnya, ada
kesusahan engga selama kuliah S1, semisal ada kesusahan gimana caramu menyikapi dan
menyelesaikan masalah itu.
4. Profesi apoteker menurutmu itu seperti apa? Tanggung jawab dan wewenangnya gimana di
industri/RS?
5. Kedepan kamu pengen jadi apa? (Apoteker di RS atau Industri atau lainnya? Alasannya
apa?
6. Skripsimu S1 Farmasi kemarin tentang apa ceritakan? Kenapa pilih itu?
7. Isu kefarmasian atau berita tentang farmasi/kesehatan apa yg kamu tahu? Ceritakan.(berita
yg masing hangat) ex : kaitan kasus buvicain, kasus valsartan yang ditarik peredarannya sama
profesi apt
8. Perkenalkan singkat dan deskripsikan dirimu dan keluargamu pake bahasa inggris.
9. Sudah pernah tes toefl belum? Berapa nilainya? Kapan?
10. Pengalaman organisasi pernah ikut apa? Jadi apa?
11. Prestasimu apa selama S1??
Soal UNEJ Periode Agustus 2019
1. Senyawa marker jambu biji (kuersetin)
2. Obat bahan alam yang telah melalui uji praklinik (OHT)
3. Menghitung Clirens Kreatinin pria diketahui dosis obat 300 mg 2x1, Vd 30L, t ½ 3,4
jam, pKa 3,4
4. pH untuk uji disolusi,
5. Obat banyak terion pada pH berapa?
6. Parameter kritis pengayakan basal
7. Insulin yang digunakan saat waktu antar makan
8. Perhitungan dosis anak dengan berat badan anak
9. Adjusment dose bedanya pakai dtd atau nggak pakai dtd dan menetukan jumlah obat
yang diambil
10. Obat DM yang menyebabkan hipoglikemia
11. Antidot alprazolam, paracetamol
12. Cara mengatasi keracunan sianida
13. Obat topikal yang digunakan untuk mengatasi penyakit kulita yang disebabkan karena
jaamur
14. Uji stabilitas dipercepat pada suhu dan RH berapa
15. Penggunaan isoniazid ditambah dengan obat apa untuk mengurangi ESO
16. Uji buat janin ibu hamil (teratogenik)
17. Uji pemastian mutu untuk ekstrak bahan alam pada skala industri (kromatografi)
18. Senyawa pengkhelat pada teh (tanin)
19. Fungsi bahan eksipien
20. Peningkat penetrasi (surfaktan-tween)
21. Basis pembuat gel
22. Salinan resep
23. Pengobatan hipertensi berdasarkan JNC 8 dan target terapinya berapa
24. ESO captopril
25. ESO Rifampisin
26. Parameter validasi metode analisis akurasi dan presisi (soal kasus)
27. Analisis spektro secara kuantitatif (berdasarkan hukum lambert-beer)
28. Fungsi penambahan NaHCO3
29. Soal kasus pengenceran dari 70% dijadikan 96%
30. Soal kasus konsep jamu, OHT, dan fitofarmaka
31. Konsep ekstraksi untuk minyak atsiri pakai destilasi
32. Penyimpanan vaksin di suhu berapa (khusus polio pada suhu beku)
33. Obat alergi ESO mengantuk, maka pilihan terapi yang lainnya yaitu (cetirizin)
34. ESO epinefrin pada anak kecil
- Pelajari konsep dan ingat lagi materi praktikum waktu S1 terutama bahan alam,
teknologi, dan analisis
- Untuk soal klinis banyak berlatih soal kasus sekitar penyakit kronis

Wawancara :
Sama seperti angkatan sebelumnya, ada tambahan :
1. Pelajari IAI tugas dan wewenangnya ngapain aja
2. Ditanyakan kendala yang akan dihadapi selama kuliah PSPA dan cara mengatasi
(terutama kalau rumahnya jauh)
NB : Kuota PSPA angkatan XI yaitu 100 orang dari luar hanya diambil 12 orang dari pendaftar
(luar) 136 orang. Jangan minder dan yakin saja karena UNS Bisa!!!, jangan lupa ridlo orangtua
dan doa orangtua. Semangat!!!!