Anda di halaman 1dari 25

RENCANA PROSES PEMBELAJARAN (RPP)

MATA KULIAH: KEPERAWATAN KEGAWATDARURATAN

KOORDINATOR : Isnanto, S. Kep., Ns., MAN.


INSTITUSI : STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta
PROGRAM SUDI : Sarjana Keperawatan

STIKES BETHESDA YAKKUM YOGYAKARTA


YOGYAKARTA
2019

1
RENCANA PROSES PEMBELAJARAN (RPP)
PRODI SARJANA KEPERAWATAN STIKES BETHESDA YAKKUM
TAHUN AKADEMIK 2019 /2020

Mata Kuliah : KEP 7101 Beban Studi (SKS) : 5 SKS (T: 2, P: 1, K: 2)


Kode Mata Kuliah : Keperawatan Gawat Darurat Persyaratan Mata : Keperawatan Klinik (KMB, Keperawatan Anak,
Kuliah Keperawatan Maternitas, Ilmu Keperawatan Jiwa)
Semester : VII Dosen Pengampu/ : 1. Isnanto, S. Kep., Ns. MAN.
Tim 2. I Wayan Sudarta, S. Kep., Ns., M.Kep.

I. Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah ini membahas tentang konsep dan perencanaan asuhan keperawatan yang etis, legal dan peka budaya pada klien yang
mempunyai masalah actual dan resiko yang terjadi secara mendadak atau tidak dapat diperkirakan dan tanpa atau disertai kondisi
lingkungan yang tidak dapat dikendalikan, serta kondisi klien yang mengalami kritis dan mengancam kehidupan. Perencanaan
asuhan keperawatan dikembangkan sedemikian rupa sehingga diharapkan mampu mencegah atau mengurangi kematian atau
kecacatan yang mungkin terjadi.

2
II. Kompetensi Blok Keperawatan Gawat Darurat
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran pada blok keperawatan kegawatdaruratan , mahasiswa akan mampu:
A. Menerapkan filosofi, konsep holistic dan proses keperawatan kegawat daruratan
B. Melakukan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus kegawatan, kedaruratan dan kegawat daruratan terkait
gangguanberbagai sistem pada individu dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
C. Melakukan simulasi pendidikan kesehatan dengan kasus kegawatan, kedaruratan, kegawat daruratan terkait gangguan berbagai
sistem pada individu dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
D. Mengintegrasikan hasil-hasil penelitian kedalam asuhan keperawatan dalam mengatasi masalah yang berhubungan dengan
kegawatan, kedaruratan dan kegawat daruratan terkait berbagai sistem
E. Melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan pada individu dengan kegawatan, kedaruratan dan kegawat daruratan
terkait berbagai sistem dengan memperhatikan aspek legal dan etis
F. Melaksanakan fungsi advokasi dan komunikasi pada kasus kegawatan, kedaruratan dan kegawat daruratan terkait berbagai
sistem
G. Mendemonstrasikan intervensi keperawatan pada kegawat daruratan sesuai dengan standar yang berlaku dengan berfikir kreatif
dan inovatif sehingga menghasilkan pelayanan yang efisien dan efektif.

3
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
1-3 1. Menerapkan Penjelasan RPP-RPS dan Mini 6X50’ Berpikir Berpikir Kriteria 10% 1
filosofi, konsep kontrak pembelajaran Lecture, kritis, kritis Penilaian:
1: 2/9/2019
holistic dan 1. Konsep keperawatan gawat Case study, Problem Aktif Ujian tulis,
J 10.45-12.25 proses darurat Small solving. MCQ,
keperawatan 2. Peran dan fungsi perawat Group Teliti Penugasan.
2: 3/9/2019 kegawatdarurat gawat darurat Discussion Kreatif Indikator:
an 3. Proses keperawatan pada area (SGD)
J 11.00-12.40 Mahasiswa
keperawatan gawat darurat Inovatif
mampu
4. Efek kondisi kegawat Analisis
3: 4/9/2019 menerapkan
daruratan terhadap pasien dan
Inisiatif filosofi,
J 13.00-14.40 keluarga
konsep
5. Pengkajian primer dan Imaginasi
sekunder holistic dan
6. Triage proses
7. Isu End of life di keperawatan
keperawatan gawat darurat kegawatdaru
8. Mekanisme trauma ratan

Mampu
menjawab
soal ujian
tulis

4
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
4-21 1. Patofisiologi, farmakologi Mini lecture 34X50’ Berpikir Berpikir - Kriteria 50%
dan terapi diet pada Case study, kritis, kritis, Penilaian:
4: 9/9/2019 2. Melakukan Aktif,
gangguan berbagai sistem: SGD, Problem Ujian tulis,
J 10.45-12.25 simulasi Teliti,
Project solving. MCQ, 1
asuhan Kreatif,
a. Syok Based Inovatif, Penugasan.
keperawatan Learning
5: 10/9/2019 Analisis,
dengan kasus 1) Patofisiologi pada syok (PjBL), Lab
J 11.00-12.40
Inisiatif,
kegawatan, ( syok hipovolemik, skills, Imaginasi
kedaruratan syok kardiogenik, syok mapping
dan kegawat sepsis, syok based
daruratan neurogenik, dan learning
terkait anafilaktik syok).
gangguan
2) Pengkajian pada kasus
berbagai sistem
syok.
pada individu
dengan 3) Diagnosa keperawatan
memperhatikan pada kasus syok.
aspek legal dan
etis. 4) Intervensi keperawatan
pada kasus syok:
resusitasi cairan (cairan
kristaloid, cairan koloid
dan transfusi darah),

5
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
dan monitoring CVP.

5) Hasil-hasil penelitian
terkait.

3. Melakukan b. Kegawatan kardiovaskuler


simulasi 1) Review anatomi
6: 11/9/2019 2&1
pendidikan Fisiologi Sistem
J 13.00-14.40 kesehatan Kardiovaskuler
dengan kasus 2) Patofisiologi pada
7: 16/9/2019 kegawatan, krisis hipertensi,
kedaruratan, ganguan konduksi,
J 10.45-12.25
kegawat gagal jantung dan
daruratan AMI).
terkait 3) Pengkajian pada kasus
gangguan kardiovaskular.
berbagai sistem 4) Diagnosa keperawatan
pada individu pada kasus
dengan kardiovaskular.
memperhatikan 5) Intervensi
aspek legal dan keperawatan pada
etis. kasus kardiovaskular

6
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
: RJP (bayi, anak dan
dewasa), dan
interpretasi EKG.
6) Hasil-hasil penelitian
terkait.
4. Mengintegrasik 2&1
an hasil-hasil c. Kegawatan respirasi.
penelitian 1) Review anatomi
8: 17/9/2019 kedalam Fisiologi Sistem
asuhan pernafasan
J 11.00-12.40 2) Patofisiologi pada
keperawatan
asma, atelektasis,
dalam
emboli paru, gagal
9: 18/9/2019 mengatasi nafas akut (ARF),
J 13.00-14.40 masalah yang distress respiratory
berhubungan (ARDS).
dengan 3) Pengkajian pada kasus
kegawatan, asma, atelektasis,
kedaruratan emboli paru, gagal
nafas akut (ARF),
dan kegawat
distress respiratory
daruratan (ARDS). .
terkait berbagai 4) Diagnosa keperawatan
sistem pada kasus asma,
atelektasis, emboli

7
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
5. Melakukan paru, gagal nafas akut
simulasi (ARF), distress
pengelolaan respiratory (ARDS).
5) Intervensi keperawatan
asuhan
pada kasus asma,
keperawatan atelektasis, emboli
pada individu paru, gagal nafas akut
dengan (ARF), distress
kegawatan, respiratory (ARDS) :
kedaruratan pembebasan jalan
dan kegawat nafas, AGD, dan terapi
oksigen.
daruratan
6) Hasil-hasil penelitian
terkait berbagai terkait.
sistem dengan
memperhatikan 2
aspek legal dan d. Multi Trauma
etis
1) Patofisiologi pada multi
10: 23/9/2019 trauma:
J 10.45-12.25 6. Melaksanakan - Trauma abdomen
fungsi ( trauma tumpul,
trauma tajam,
11: 24/9/2019 advokasi dan
kedaruratan
komunikasi abdomen non
J 11.00-12.40
pada kasus traumatik dan

8
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
kegawatan, trauma pelvic).
kedaruratan - Trauma dada
dan kegawat (pneumotorak,
hematotorak,
daruratan
tension
terkait berbagai pneumotorak dan
sistem flail chest)
- Trauma trauma
abdomen, trauma
muskuloskeletal

7. Mendemonstra 2) Pengkajian pada kasus


multitrauma.
sikan
3) Diagnosa keperawatan
intervensi pada kasus
keperawatan multitrauma.
pada kegawat 4) Intervensi keperawatan
daruratan pada kasus multi
sesuai dengan trauma:
standar yang - Trauma dada,
saluran pernafasan:
berlaku dengan pembebasan jalan
berfikir kreatif nafas (ET, mayo,
dan inovatif dll)WSD, AGD dan
sehingga terapi oksigen.
menghasilkan - Trauma abdomen :

9
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
pelayanan yang IV Catheter dan
efisien dan NGT.
efektif. 5) Hasil-hasil penelitian
terkait.

e. Kegawatan endokrin. 1
1) Review anatomi
Fisiologi System
12: 25/9/2019 Endokrin

J 13.00-14.40 2) Patofisiologi pada


kasus DM
(hipoglikemia,
hiperglikemia, dan
DKA).
3) Pengkajian pada kasus
DM (hipoglikemia,
hiperglikemia, dan
DKA).
4) Diagnosa keperawatan
pada kasus DM
(hipoglikemia,
hiperglikemia, dan
DKA).
5) Intervensi

10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
keperawatan pada
kasus DM
(hipoglikemia,
hiperglikemia, dan
DKA): pemeriksaan
kadar gula darah,
AGD, terapi oksigen,
dan pemberian
insulin.
6) Hasil-hasil penelitian
terkait.
1
f. Kegawatan neurology

1) Patofisiologi pada
sistem syaraf (stroke
fase akut dan head
13: 30/9/2019 injury) dan trauma
spinal.
J 10.45-12.25
2) Pengkajian pada kasus
stroke fase akut
(hemoraghie dan non
hemoraghie) dan head
injury (ICH, fraktur
basis cranii) dan trauma
spinal.

11
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
3) Diagnosa keperawatan
pada kasus stroke fase
akut, head injury dan
trauma spinal.
4) Intervensi keperawatan
pada kasus stroke fase
akut, head injury dan
trauma spinal:
melakukan penilaian
dengan AVPU scale,
pembebasan jalan
nafas, terapi oksigen,
stabilisasi tulang
belakang( long spine
board dan collar neck),
monitor dan
pencegahan
peningkatan TIK .
5) Hasil-hasil penelitian
terkait.
2
g. Kegawatan sistem urinary
1) Review Anatomi
Fisiologi Sistem
Urinary

12
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
2) Patofisiologi pada
kasus kegawatan sistem
14: 1/10/2019
urinary: gagal ginjal
J 11.00-12.40 3) Pengkajian pada kasus
gagal ginjal.
4) Diagnosa keperawatan
pada kasus kegawatan
sistem urinary: gagal
ginjal.
5) Intervensi keperawatan
pada kasus kegawatan
sistem urinary
6) Hasil-hasil penelitian
terkait.

h. Kegawatan integumen 1
1) Review Anatomi
Fisiologi kulit
2) Patofisiologi pada
kasus luka bakar.
3) Pengkajian pada kasus
15: 2/10/2019 luka bakar.
4) Diagnosa keperawatan
J 13.00-14.40
pada kasus luka bakar.
5) Intervensi keperawatan
pada kasus luka bakar:

13
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
resusitasi cairan,
pembebasan jalan
nafas, rawat
luka/pencegahan
infeksi, dan
manajemen nyeri.
6) Hasil-hasil penelitian
terkait.

i. Kegawatan obstetri 2
1) Review Anatomi
Fisiologi Sistem
Reproduksi
16: 14/10/2019 2) Patofisiologi pada
kasus, abortus, KET,
J 10.45-12.25
solutio placenta,
placenta previa, ruptur
17: 15/10/2019 uteri, haemorraghic
post partum, trombo
J 11.00-12.40
emboli, atonia uteri,
eklampsi, IUFD, BBL
Aspexia, dan
gangguan psikologi
pospartum.
3) Pengkajian pada kasus
abortus, KET, solutio

14
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
placenta, placenta
previa, ruptur uteri,
haemorraghic post
partum,trombo
emboli, atonia uteri,
eklampsi, IUFD, BBL
Aspexia, dan
gangguan psikologi
pospartum.
4) Diagnosa keperawatan
pada kasus abortus,
KET, solutio placenta,
placenta previa, ruptur
uteri, haemorraghic
post partum, trombo
emboli, atonia uteri,
eklampsi, IUFD, BBL
Aspexia, dan
gangguan psikologi
pospartum.
5) Intervensi
keperawatan pada
kasus abortus, KET,
solutio placenta,
placenta previa, ruptur
uteri, haemorraghic

15
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
post partum, atonia
uteri, dan eklampsi:
menolong persalinan,
resusitasi cairan,
pemberian oksitosin,
pemberian
uterotonika, dan terapi
oksigen, .
6) Hasil-hasil penelitian
terkait.

1
18: 16/10/2019 j. Kegawatan Pada Anak
1) Review anatomi
J 13.00-14.40 fisiologi terkait anak
2) Patofisiologi
kedaruratan pada Anak
19: 21/10/2019
: Asfiksia, Asma,
J 10.45-12.25 Pneumonia, Kejang
demam, DSS dan
corpus alienum.
3) Pengkajian pada kasus
Asfiksia, Asma,
Pneumonia, Kejang
demam, DSS dan
corpus alienum.

16
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
4) Diagnosa keperawatan
pada kasus Asfiksia,
Asma, Pneumonia,
Kejang demam, DSS
dan corpus alienum.
5) Intervensi keperawatan
pada kasus Asfiksia,
Asma, Pneumonia,
Kejang demam, DSS
dan corpus alienum:
resusitasi cairan,
pembebasan jalan
nafas, dan terapi
oksigen.
6) Hasil-hasil penelitian
terkait.

20: 22/10/2019 k. Overdosis, keracunan 1&2

J 11.00-12.40 obat, gigitan binatang


berbisa.
21: 23/10/2019
1) Over dosis :
J 13.00-14.40 a) Review Anatomi
fisiologi terkait
Overdosis.

17
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
b) Patofisiologi pada
over
dosis(paracetamol,
aspirin,
triciklic/antidepresan
, opiat, barbiturat,
benzodiazepam, beta
bloker, alkohol dan
derivat ampetamin).
c) Pengkajian pada
kasus over dosis.
d) Diagnosa
keperawatan pada
kasus over dosis.
e) Intervensi
keperawatan pada
kasus over dosis:
Bebaskan jalan
nafas, pemasangan
IV catheter(cairan
koloid bila perlu),
pemberian
antidotum, terapi
oksigen, dan ETT.
f) Hasil-hasil
penelitian terkait.

18
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
2) Keracunan
1) Review anatomi
fisiologi terkait
keracunan
2) Patofisiologi pada
keracunan
(makanan, pestisida,
narkotika,
psikotropika, bisa,
dan bahan kimia).
3) Pengkajian pada
kasus keracunan.
4) Diagnosa
keperawatan pada
kasus keracunan.
5) Intervensi
keperawatan pada
kasus keracunan :
pemasangan IV
catheter, pemberian
antidotum, terapi
oksigen,
pemasangan NGT
dan bilas lambung

3) Gigitan Binatang berbisa

19
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
a) Ciri-ciri binatang
berbisa
b) Type racun binatang
berbisa
c) Cara penanganan
KGD pada pasien
yang terkena racun
binatang berbisa

2. Asuhan keperawatan
kegawat daruratan
(pengkajian, analisa data,
diagnosis keperawatan,
intervensi, implementasi dan
evaluasi secara komprehensif
meliputi biopsiko-sosio-
spiritual) pada berbagai
sistem

20
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
22 1. Upaya-upaya pencegahan Mini lecture X50’ Berpikir Berpikir - Kriteria 10% 2
primer, sekunder, dan tersier Case study, kritis, kritis, Penilaian:
22: 28/10/2019 Aktif,
pada masalah pada kasus SGD, Problem Ujian tulis,
J 10.45-12.25 Teliti,
kegawatdaruratan berbagai Project solving. MCQ,
Kreatif,
sistem. Based Inovatif, Penugasan.
2. Persiapan, pelaksanaan dan Learning Analisis,
paska pemeriksaan diagnostik (PjBL), Lab Inisiatif,
dan laboratorium pada skills, Imaginasi
kegawatdaruratan berbagai mapping
system. based
learning

23 1. Hasil-hasil penelitian terkait Telaah 2X50’ Berpikir Berpikir - Kriteria 10% 1


pada masalah pada kasus Jurnal, Case kritis, kritis, Penilaian:
23: 29/10/2019 Aktif,
kegawatdaruratan berbagai Study, Problem Ujian tulis,
J 11.00-12.40 Teliti,
system SGD. solving. MCQ,
Kreatif,
2. Trend dan issue terkait kasus Inovatif, Penugasan.
kegawatdaruratan berbagai Analisis,
system Inisiatif,
3. Evidence based practice Imaginasi
dalam penatalaksanaan kasus
KGD berbagai system.

21
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
24 Manajemen pada kasus Case 2X50’ Berpikir Berpikir - Kriteria 5% 2
kegawatdaruratan berbagai study,SGD, kritis, kritis Penilaian:
24: 30/10/2019 sistem Problem Problem Aktif Ujian tulis,
J 13.00-14.40 Based solving. MCQ,
learning Teliti, Penugasan.
(PjBL) Kreatif,
Inovatif,
Analisis,
Inisiatif,
Imaginasi

25 Peran dan fungsi perawat Ceramah, 2X50’ Berpikir Berfikir - Kriteria 5% 2


Fungsi advokasi pada kasus Case kritis, kritis, Penilaian:
25: 4/11/2019 kegawatdaruratan berbagai study,SGD, Aktif,
Problem Ujian tulis,
J 10.45-12.25 sistem. Teliti,
Problem solving. MCQ,
Kreatif
Based Penugasan.
learning Inovatif,
(PjBL). Analisis,
Inisiatif,
Imaginasi.

26-28 Prosedur Keperawatan pada Lab Skill 4X50’ Berpikir Berpikir - Kriteria 10% 1&2
kegawatan, kedaruratan dan kritis, kritis, Penilaian:
26: 5/11/2019
kegawat daruratan Problem Aktif ; Ujian tulis,

22
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Pertemuan ke/ Kemampuan Bahan Kajian (Materi Ajar) Metode Waktu Pengalam Soft Skill Kriteria Bobot Penga
Tgl Akhir Yang Pembela- an Belajar yang Penilaian Nilai mpu
Diharapkan jaran Mahasisw dikemban dan
a g-kan Indikator
J 11.00-12.40 1. Pengkajian kegawatan, solving. Teliti, MCQ,
kedaruratan dan kegawat Kreatif, Penugasan.
daruratan Inovatif,
27: 6/11/2019 2. Triase Analisis,
J 11.00-12.40 3. Pembidaian Inisiatif,
4. Pembebasan jalan nafas dan Imaginasi
control servikal
28: 11/11/2019 5. Needle decompression dan
J 10.45-12.25 occlusive dressing
6. BCLS

Yogyakarta, September 2019


Ka Prodi Sarjana Keperawatan, Penanggung Jawab Mata Kuliah,

Ethic Palupi, S. Kep., Ns. MNS. Isnanto, S. Kep., Ns., MAN.

23
IV. REFERENSI

1. Aehlert, Barbara. (2009). Emergency Medical Technician EMT in Action. McGraw-Hill Higher Education: New York USA
2. American Heart Association (AHA), (2015), Guidelines 2015 CPR & EEC, American Heart Association. Texas, USA
3. Andi. S. (2000). Pemeriksaan Fisik. Jakarta. Sint Carolus.
4. Baird M.S., & Bethel S. (2011). Manual of Critical Care Nursing. USA; Mosby Elsevier.
5. Black & Hawks (2005). Medical Surgical Nursing : Clinical Management for Positive Outcome. 8 ed. St Louis Missouri : Elsevier
Saunders.
6. Boswick J.A. (1997). Perawatan Gawat Darurat. Jakarta. EGC.
7. Corwin, E,J. (2001). Hand book of pathophysiology, Philadelphia: lippincott-Raven Publisher.
8. Gray, HH., Dawkins. K.D., Morgan J.M., et al. (2005). Kuliah notes kardiologi. Alih bahasa: Azwar Agoes. Jakarta: Penerbit Erlangga.
9. Hardisman, (2014) Gawat Darurat Medis Praktis Tim Bantuan Medis Hypocrates Emergency Team (HET) FK Unad Padang.Gosyen
Publishing: Yogyakarta
10. Hoyt, Sue K. & Judy Selfridge-Thomas, (2007).Emergency Nursing Core Curriculum. Sixth Edition. Sounders Elsevier: USA
11. Hudak, Carolyn M. (1997). Keperawatan Kritis: Pendekatan Holistik, Vol I. Alih bahasa: Allenidekania. Jakarta: EGC.
12. Ignatavicius, D. & Workman M.L. (1991). Medical Surgical Nursing; A Nursing Process Approach. Philadelphia. WB. Saunders
Company
13. Kee J.L., & Hayes E.R. (1996). Farmakologi Pendekatan Proses Keperawatan. Jakarta; EGC.
14. Kheog, James, (2013).Schaum’s Outline Critical Care Nursing. Mc Graw Hill Education: USA
15. Long, et all. (1993). Medical Surgical Nursing: A Nursing Process Approach, 3th edition. Mosby Years Book Inc. St Louis Missouri.
16. Oman, K.S. et all. (2008). Panduan Belajar Keperawatan Emergensi. Alih Bahasa Andry Hartono. Jakarta. EGC.
17. Philip J., (2008). Nursing Medical Emergency Patients: United Kingdom; Wiley Blackwell.

24
18. Proehl J.A., (1993). Emergency Nursing Procedures. Philadelphia; Company Workbook.
19. PUSBANKES 118 – PERSI DIY (2013). Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) Basic Trauma and Cardiac Life Suport
20. Rab, Tabrani, 1998. Agenda Gawat Darurat (Critical Care) Jilid I. Alumni. Bandung.
21. Sara T. Fry & Johnson M.J.(2008). Ethics in Nursing Practice: A Guide to Ethical Decisin Making. Third Edition. Utopia Press Pte Ltd.
22. Sartono (2002). Racun dan Keracunan. Jakarta. Widya Medika.
23. Smeltzer B., & Suzzane C. (2001). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta. EGC.
24. Suhaemi M.E., (2004) Etika Keperawatan; Aplikasi pada Praktik. Jakarta: EGC
25. Teddy S., & Johanes G. (1994). Kapita Selekta Kedaruratan Obstetri dan Ginekologi: Jakarta; EGC.
26. Terry, Cyntia Lee (2011). Keperawatan Kritis Demistified. Yogyakarta: Rapha Publishing
27. Timbly B. K., (2009). Fundamental Nursing Skills and Concepts. Philadelphia; Lippincot Williams & Wilkins
28. Timbly B. K., (2009). Fundamental Nursing Skills and Concepts. Philadelphia; Lippincot Williams & Wilkins.
29. Tortora G.J & Bryan D., (2011). Principle of Anatomy & Physiology. New Jersey; John Wiley & Sons. Inc.
30. http://cjni.net/journal/?p=1094
31. http://ebn.bmj.com/.
32. http://highwire.stanford.edu/.
33. http://web.ebscohost.com/ehost/results.
34. http://www.biomedcentrl.com/bmcnurs/

25