Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS KAMPAR TIMUR
KECAMATAN KAMPA
JL. Raya Pekanbaru-Bangkinang KM.40 Desa Pulau Rambai, Telp/SMS: 081371451575
Website: www.puskesmaskampartimur.id E-mail : puskesmaskampartimur@gmail.com Kode Pos 28461

KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS KAMPAR TIMUR


NOMOR : 445/PKM-KT/Admen/II/2019/1758

TENTANG
KEBIJAKAN MUTU

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


KEPALA UPTD PUSKESMAS KAMPAR TIMUR,

Menimbang : a. bahwa dalam memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat


pengguna UPTD Puskesmas Kampar Timur perlu dilaksanakan
peningkatan mutu dan kinerja berkesinambungan secara konsisten
dengan tata nilai, visi, misi dan tujuan puskesmas;
b. bahwa untuk pelaksanaan peningkatkan mutu manajemen dan
kinerja puskesmas baik program maupun pelayanan perlu
ditetapkan kebijakan mutu;
c. bahwa sehubungan dengan yang dimaksud pada huruf a dan b di
atas, diperlukan keputusan kepala UPTD puskesmas tentang
kebijakan mutu.

Mengingat : 1. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang


Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2009 Nomor
144, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
2. Perataturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 Tentang Pedoman
Pembinaan Dan Pengawasan Penyelengaraan Pemerintah Daerah;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun
2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun
2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik
Mandiri Dokter dan Tempat Praktek Dokter Gigi;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun
2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS KAMPAR TIMUR TENTANG


KEBIJAKAN MUTU
KESATU : Kebijakan Mutu ditetapkan dan dilaksanakan dalam pelaksanaan kegiatan
pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Kampar Timur untuk
menjalankaan fungsi manajemen.
KEDUA : Fungsi Manajemen yang harus dijalankan dalam kebijakan mutu:
1. Fungsi Perencanaan;
2. Fungsi Pengorganisasian;
3. Fungsi Pelaksanaan;
4. Fungsi Pengarahan dan perintah;
5. Fungsi Pengawasaan dan pengendalian;
: 6. Fungsi Pengamatan dan penilaian;
7. Fungsi Penyusunan anggaran;
8. Fungsi Pengaturan;
9. Fungsi Koordinasi.
KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, dan apabila
dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam ketetapan ini akan diperbaiki
sesuai ketentuan

Ditetapkan di : Pulau Rambai


Pada tanggal : 23 Februari 2019
PLH. KEPALA UPTD PUSKESMAS KAMPAR TIMUR

FITRI YENI
NIP. 19780831 200605 2 002
Lampiran : Keputusan Kepala UPTD Puskesmas
Kampar Timur
Nomor : 445/PKM-KT/Admen/II/2019/1758
Tanggal : 23 Maret 2019
Tentang : KEBIJAKAN MUTU

KEBIJAKAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN

1. Kepala UPTD Puskesmas Kampar Timur dan seluruh penanggung jawab UKM dan
penanggung jawab UKP wajib berpartisipasi dalam program mutu dan keselamatan
pasien mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.
2. Pimpinan UPTD Puskesmas Kampar Timur wajib melakukan kolaborasi dalam
pelaksanaan program mutu dan keselamatan pasien yang diselenggarakan di seluruh
jajaran Puskesmas Kampar Timur.
3. Perencanaan mutu disusun oleh seluruh jajaran UPTD Puskesmas Kampar Timur
dengan pendekatan multi disiplin, dan dikoordinasikan oleh Wakil Manajemen Mutu.
4. Perencanaan mutu berisi paling tidak :
a. Area prioritas berdasarkan data dan informasi, baik dari hasil monitoring dan
evaluasi indikator, maupun keluhan pasien/keluarga/staf dengan
mempertimbangkan kekritisan, resiko tinggi dan kecendrungan terjadinya
masalah,
b. Salah satu area prioritas adalah sasaran keselamatan pasien,
c. Kegiatan-kegiatan pengukuran dan pengendalian mutu dan keselamatan pasien
yang terkoordinasi dari semua unit kerjadan unit pelayanan,
d. Pengukuran mutu dan keselamatan pasien dilakukan dengan pemilihan indikator,
pengumpulan data, untuk kemudian dianalisis dan ditindak lanjuti dalam upaya
peningkatan mutu dan keselamatan pasien,
e. Indikator meliputi indicator manajerial, indikator kinerja UKM, dan indikator klinis,
yang meliputi indikator struktur, proses, dan outcome,
f. Upaya-upaya perbaikan mutu dan keselamatan pasien melalui standarisasi,
perencanaan system, rancang ulang system untuk peningkatan mutu dan
keselamatan pasien,
g. Penerapan manajemen resiko pada semua lini pelayanan baik pelayanan klinis
maupun penyelenggaraan UKM,
h. Manajemen resiko klinis untuk mencegah terjadinya kejadian sentinel, kejadian
yang tidak diharapkan, kejadian nyaris cedera ,dan keadaan potensial cedera,
i. Program dan kegiatan-kegiatan peningkatan mutu pelayanan klinis dan
keselamatan pasien, termasuk didalamnya program peningkatan mutu
laboratorium dan program peningkatan mutu pelayanan obat,
j. Program pelatihan yang terkait dengan peningkatan mutu dan keselamatan pasien,
k. Rencana pertemuan sosialisasi dan koordinasi untuk menyampaikan
permasalahan, tindak lanjut, dan kemajuan tindak lanjut yang dilakukan,
l. Rencana monitoring dan evaluasi program mutu dan keselamatan pasien.

5. Perancangan system / proses pelayanan memperhatikan butir-butir dibawah ini :


a. Konsisten dengan visi, misi, tujuan dan tatanilai Puskesmas dan perencanaan
Puskesmas,
b. Memenuhi kebutuhan pasien, keluarga dan staf,
c. Menggunakan pedoman penyelenggaraan UKM, pedoman praktik klinis,
kepustakaan ilmiah dan berbagai panduan dari profesi maupun panduan panduan
dari kementrian kesehatan,
d. Sesuai dengan praktik bisnis yang sehat,
e. Mempertimbangkan informasi dari manajemen resiko,
f. Dibangun sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan yang ada di Puskesmas,
g. Dibangun berbasis praktik klinis yang baik,
h. Menggunakan informasi dari kegiatan peningkatan yang terkait,
i. Mengintegrasikan serta menggabungkan berbagai proses dan system pelayanan.

6. Seluruh kegiatan mutu dan keselamatan pasien harus didokumentasikan.


7. Wakil manajemen mutu wajib melaporkan kegiatan peningkatan mutu dan
keselamatan pasien kepada Kepala Puskesmas tiap triwulan.
8. Berdasarkan pertimbangan hasil keluhan pasien/keluarga dan staf, serta
mempertimbangkan kekritisan, resiko tinggi dan potensial bermasalah, maka area
prioritas yang perlu mendapat perhatian dalam peningkatan mutu dan keselamatan
pasien adalah :
a. Pencapaian 6 Keselamatan Pasien,
b. Pelayanan Rawat Jalan,
c. Pelayanan Farmasi,
d. Pelayanan Gawat Darurat.

PLH. KEPALA UPTD PUSKESMAS KAMPAR TIMUR

FITRI YENI
NIP. 19780831 200605 2 002