Anda di halaman 1dari 2

Mengapa komunikasi bisnis lintas budaya menjadi penting artinya bagi para pelaku bisnis terutama

yang berorientasi ekspor?

Komunikasi Lintas Budaya menjadi sangat penting. Tujuannya diantaranya adalah (Litvin 1977) :

a. Menyadari budaya sendiri

b. Lebih peka secara budaya

c. Merangsang pemahaman yang lebih besar atas budaya sendiri

d. Memperluas dan memperdalam pengalaman seseorang

untuk para pelaku bisnis berorientasi eksor yaitu memelihara iklim komunikasi terbuka, memegang
teguh etika berkomunikasi, menggunakan pendekatan berkomunikasi yang berpusat pada penerima,
memelihara saluran atau media yang tepat serta meningkatkan keterampilan berkomunikasi.

hal ni akan berpengaruh akan bisnis ekspor yang dilakukan,misalnya dalam produk makanan apakah
dinegara tersebut food produk yang kita ekspor dapat diterima atau cocok perlu dilakukan
pemahaman akan budaya,karateristik dinegara tersebut.keberhasilan akan produk atau kesepakatan
kerjasama bisnis diperlukan komunikasi bisnis lintas budaya agar tujuan bisnis dapat tercapai.

Karateristik akan budaya negara yang dituju perlu dipahami terlebih dahulu,antisipasi ini agar
produk yang ditawarkan dapat diterima masyarakat tersebut .karateristik tersebut dalam dicapai
dengan aspek aspek berikut komunikasi dan Bahasa,pakaian dan penampilan,makanan dan
kebiasaaan,waktu dan kesadaraan waktu,penghargaan dan pengakuan,hubungan hubungan,nilai diri
dan ruang,proses mental dan belajar,kepercayaan dan sikap

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

PERENCANAAN :dimana studi awal untuk merumuskan informasi kelayakan proyek yang diusulkan
berupa kelayakan teknis,kelayakan ekonomis,kelayakan operasional,kelayakan organisasional

Kedua melakukan ANALISIS yaitu studi mendalam mengenai informasi yang dibutuhkan sebagai
dasar pada perancangan/desain system baru.

Ketiga DESAIN ,dimana aktivitas perancangan untuk menghasilkan spesifikasi system yang
memenuhi persyaratan dalam analisis system,

IMPLEMEMENTASI yaitu mengubah system yang abu dikembangkan menjadi system operasional
bagai pemakai akhir.meliputi pembelian hardware,software layanan,pengembangan
software,pengujian system dan prosedur,konversi data,metode koversi
data(parallel,bertahap,percontohan,langsung) dan Pendidikan dan pelatihan pemakai akhir

PEMELIHARAAN dimana pengawasan dan evaluasi untuk menghasilkan perbaikan yang diperlukan
dan diinginkan .memastikan bahwa system yang baru diimplementasikan memenuhi tujuan bisnis
yang diharapkan.
KLINIK WIRAUSAHA

setiap bisnis selalu memerlukan jaringan karena sebuah bisnis tidak dapat berdiri sendiri,untuk itu
networking sangat penting untuk membangun jaringan bisnis dapat dilakukan berberapa langkah
yaitu

Perbanyak Kenalan

Lakukan Duplikasi

Tukar Kartu Nama

Beri Dukungan ke Rekan Bisnis

Miliki Aktivitas Sharing

Gunakan Social Media

Ikuti Perkumpulan/Asosiasi

Model pengembangan bisnis yang dilakukan oleh para pengusaha kecil di wilayah perdesaan
kabupaten Banyumas menggunakan tiga pendekatan yaitu berkelompok dengan pengrajin sejenis,
misalnya bergabung dengan paguyuban pengrajin batik, pengrajin batok kelapa, pengrajin makanan
ringan. Setelah bergabung dengan paguyuban pengrajin, para pengusaha ini akan mempelajari
tentang cara mendapatkan bahan baku, teknik produksi dan pemasaran produk. Bagi pengrajin yang
berasal dari wilayah yang belum memiliki paguyuban, memulai usaha dengan bekerja pada
pengusaha di bidang yang hendak ditekuninya. Setelah merasa memiliki cukup bekal, pengusaha
tersebut baru memulai usaha di wilayahnya sendiri. Cara ketiga dengan mengikuti pelatihan yang
dilakukan oleh instansi terkait ataupun lembaga swadaya masyarakat yang menawarkan berbagai
program pelatihan berwirausaha bagi masyarakat di wilayah perdesaan.