Anda di halaman 1dari 3

Prof.

Budi Sampurna

Bolehkah pasien merekam gambar, suara atau video di lingkungan rumah sakit?

Masalah ada beberapa hal


 Hubungan pasien dokter private,namun apabila di llingk. RS bknnya public?
 Kalau sedang kerja di RS jgn di rekam krn mengganggu
 RS wajib membuat peraturan internal, ex. Dilarang mengambil foto
 Merekam penjelasan dokter ke pasien kaena takut lupa

Hrs dibuat peraturan di RS

3 pelayanan di RS
 Etika dalam bersikap perilaku sbg insan RS: sbg tuan rumah memberikan layanan
terbaik
 Etika dalam bersikap dan perilaku profesi
 Etika dalam membuat keputusan klinis, secara individu ataupun scr tim
Di RSCM akan mungkin dihadapkan kasus2 spt ini,
Apakah boleh berargumen dgn sejawat di dpn pasien

Pedoman perilaku sbg insan RS


 Pedoman perilaku
 Peraturan disiplin pegawai
 Kode etik RS
 Peraturan RS
 Peraturan Per-UU-an
Kesehatan adalah profesi yang banyak diatur, banyak pelanggaran dan banyak ancamannya

Etika pembuatan keputusan klinis:


1. Berbasis bukti
2. Kepentingan terbaik pasien
3. Preferensi pasien/keluarga

Memanfaatkan teori etika, kaidah dasar bioetika, critical ethic

1. Kalua menggunaan konsep autonomy (patient centered): semua petugas


mendukung dan memfasilitasi kepentingan pasien
2. Beneficence
3. Nonmaleficence
4. Distributive and social justice

Normal etika perilaku yang dianjurkan adlah bersikap ramah, penuh perhatian, dan ygpaling
utama adalah peduli shg dgn sendirinya komunikasi kita akan efektif dgn pasien, lbh
informatif dan edukatif.

Krn dlm praktik sambal mengikuti Pendidikan,


Antar profesi: spt perawat, hrs mengakui bahwa perawat ada pekerjaan dan tanggung
jawab msg2. Ada beberapa yg bisa kita delegasikan kepada perawat, namun ttp sesuai
pekerjaannya

Keputusan klinis sudah biasa dalam praktik, sudah biasa mempertimbangkan indikasi,
kontraindikasi, dan kondisi pasien dalam menentukan keputusan, selain itu di era JKN, kita
hrs memikirkan aspek dari cost, serahkan pada senior utk masalah ini, dan belajar dari
senior

Cara membuat keputusan:


1. memperjelas masalah: menjelasan kpd pasien
2. menilai dari sisi etik
3. memilih solusi: pertimbangkan risiko
4. evaluasi

Penilaian atas indikasi medis, patient preference, qol, contextual features

DIlema keputusan klinis kadang sulit diputuskan, baiknya diskusi dengan sejawat

Hukum apakah dapat mempermudah atau mempersulit keputusan klinis?


 Aborsi krn mendahulukan kepentingan kehidupan ibu, apakah kehamilan akan
membahayakan ibu?
 Aborsi pada kehamilan akibat pekosaan
 Transplasntasi organ: hrs sukarela dan tidak diskriminatif
 Apakah ucapan terima kasih tidak dibolehkan?

Dahulu kita hanya mengobati penyakit, sekarang kita mencari risiko2 dan penyebab2nya
dan itulah yang ditangani
Orang dapat membuat keputusan bila dalam keadaan normal, kalua tidak bisa dapat
diserahkan ke org lain spt keluarga

Etik pada awal kehidupan:


1. FGM menurut WHO
 Mengangkat seluruh atau sebagian klitoris atau mengangkat preputium
 Dll
Sex selection
 Memilih jenis kelamin

SC for non medical reasons


Severly malformed fetus: boleh tidak digugurkan? Kalua kelainan kongenital parah shg
kemungkinan akan meninggal dan mempunyai kelaian mental dan fisik yg berat maka boleh
di gugurkan, namun msh di pertimbangkan dalam aspek agama

Anecephaly and transplantation: dipelihara sampai lahir dengan tujuan untuk dimanfaatkan
untuk ditransplantasi ke org lain -> tidak baik scr etik

Stem cell dari tali pusat


Kontrasepsi
Sterilisasi: semua anak punya hak untuk mempunyai anak, sekarang max 3
Aborsi: hati2 pada alasan social karena tidak selalu tepat penempatannya
Pasal 75 UU Kes:
o Aborsi dilarang
o Pengecualian pada:
Pasal 76 UU Kes
o Aborsi sbeagaimana pada pasal 75 dilakukan:
 Dilakukan oleh nakes

Isu utama pada aborsi: kapan dimulainya suatu kehidupan? Kalau dengan IVF banyak
embrio yang gagal
Cloning: mereproduksi scr aseksual,
 Ancaman thd individualitas
 Playing god

Diakhir kehidupan
Pasal
Pasal 344: merampas nyawa org lain atas permintaan pasien
Pasal 345: org yg sengaja memeberi sarana/menolong org lain untuk bunuh diri
Bundir di beberapa negara masuk ke pidana, kalua tdk meninggal

Apakah tindakan forgo (withholding and withdrawing) dan menghentikan pengobatan sia-
sia

Anda mungkin juga menyukai