Anda di halaman 1dari 1

PENGAMATAN KASUS

Pasien yang diamati adalah Tn. M berusia 50 tahun beragama Islam sudah berkeluarga.
Masuk Rumah sakit pada tanggal 16 Oktober 2006 dengan keluhan utama sesak napas
dan batuk. Sesak dan batuk selama 3 hari secara rutin sudah minu obat dari Dokter tetapi
masih kambuh. Pasien memiliki riwayat Asma sejak 10 tahun yang lalu. Pasien
sebelumnya pernah dirawat di RS Mayapada karena sesak napas 4 tahun yang lalu. Saat
pengkajian, pasien masih tampak sesak dan lemah serta tampak pucat. Saat dilakukan
pemeriksaan fisik, ada suara nafas tambahan rales dilapangan paru kanan bagian bawah
dan terdengar wheezing. Ditangan kanan klien terpasang infuse threeway: NaCl 0,9%
(250cc) NaCl 0,3 %(250cc), RL Neopilin (microburet). Terpasang oksigen 2 liter/menit.
Observasi tanda-tanda vital Tekanan darah: 140/90 mmHg, pernapasan: 26x/menit, nadi:
112x/menit, HR:112x/menit, S: 36,5 C. hasil laboratorium tanggal 16 Oktober 2006:
Leukosit: 14900/UL, Hemoglobin: 16,2gr/dL, Hematokrit: 49, Trombosit: 186.000, GDS;
110, Ureum: 22, Kreatinin: 1,1, Natrium: 121, Kalium: 3,9, LED: 16, Diff; Basofil:0,
Eosinofil:1, Batang:4, Segmen:78, Limfosit: 15, Monosit: 2. hasil laboratorium tanggal
17 Oktober 2006: Urine, Sel Epitel (positif), Leukosit: 2-4, Eritrosit: 0, Silinder(-), Kristal
(-), Bakteri (-), AGD; pH: 7,32, pCO2: 29,0mmHG, pO2: 69,5mmHg, HCO3: 15,1mmol,
O2 Saturation: 92,6, Std HCO3: 17,1 dan pemeriksaan Thorax kesan:
Bronhcopneumonia.
Diagnosa Keperawatan yang ditemukan adalah: Bersihan jalan napas tidak efektif b.d
peningkatan produksi lender; Pola napas tidak efektif b.d meningkatnya sekresi dan
akumulasi exudat;Gangguan pertukaran gas b.d gangguan suplai oksigen ( peningkatan
produksi sekresi,bronkospasme ), gangguan pola tidur b.d batuk,ketidakmampuan
untuk melakukan posisi terlentang; keterbatasan aktivitas b.d ketidak seimbangan antara
suplai dan kebutuhan oksigen. Pada perencanaan direncanakan untuk membantu
pemenuhan kebutuhan dasar klien, meningkatkan bersihan jalan napas, pemantauan
tanda-tanda vital dan hasil laboratorium. Evaluasi jalan napas belum bersih, slym masih
banyak tetapi lender dapat dikeluarkan oleh klien, klien belum dapat tidur tetapi bernapas
sudah lebih lega, aktivitas masih dibantu.

1. Buatlah Asuhan Keperawatan berdasarkan kasus diatas mulai dari tahap


pengkajian ( menggunakan format pengkajian), identifikasi masalah, patoflow
diagram, penetpan diagnosa keperawatan, imtervensi, rasional, implementasi dan
evaluasi.