Anda di halaman 1dari 4

TUGAS RUTIN MERESUME MATERI LARI SPRINT

NAMA : RICKY MARTIN SIMANJUNTAK

KELAS : PJKR E

MATKUL : ATLETIK

DOSEN PENGEPUH : Abdul Haris Handoko, S.pd M.pd

Pertemuan pertama :

Dosen memberi penggarahan tentang aturan main dalam perkuliahan (kontrak kuliah)
mengenai pakaian dan penampilan. Mahasiswa laki-laki diharapkan memotong rambutnya
yang pajang sesuai standard rambut anak olahraga agar terlihat lebih rapi dan pada saat
beraktivitas rambut tidak menggangu pada saat melakukan aktivitas. Lalu mahasiswa
diharapkan memakai sepatu yang khusus untuk bisa dipakai untuk lari agar pada saat berlari
nyaman. Mahasiswa juga mempunyai jatah 8 kali untuk absen, apabila lewat dari 8 kali maka
orang tersebut akan ngulang di kemudian hari.Setelah itu dosen memberikan materi-materi
apa saja yang akan dipelajari, seperti lari sprint, tolak peluru, lempar lembing, lari gawang,
lompat jauh, dan lainya.

Pertemuan kedua :

Tidak masuk dikarenakan adanya Yudisium di Universitas Negeri Medan

Pertemuan Ketiga :

Pertemuan ketiga dilakukan di lapangan serbaguna UNIMED, setelah semua


mahasiswa dibariskan dosen memberi arahan setelah memberi arahan lalu dosen menyuruh
jogging 2 putaran dilapangan tersebut, setelah selesai jogging mahasiswa lanjut melakukan
pemanasan statis agar otot-otot tidak gampang keram atau cedera. Setelah itu dosen
menyampaikan materi tentang lari sprint, pada saat berlari sprint yang pertama kali harus
diketahui adalah cara mengambil sikap start jongkok, pada saat sikap start jongkok
mahasiswa harus tau bagaimana cara mengambil posisi yang nyaman untuk dia.
contohnya apabila dia memiliki kaki yang pendek dia harus mengambil start yang
pendek atau bunch start dimana dia harus memposisikan tangannya sedikit lebar dari bahu
dan posisikan ibu jari membentuk huruf V terbalik.
Lalu letakkan salah satu kaki di depan, bisa menggunakan kaki kanan atau kaki kiri, di mana
kaki tersebut berjarak 75 cm dari garis start. Kaki yang berada di belakang disejajarkan
dengan tumit kaki yang di depan dengan jarak sekitar satu kepal tangan.

Lalu apabila orang tersebut memiliki kaki yang panjang dia bisa menggunakan sikap start
panjang atau long start Untuk melakukan start panjang atau long start ini sama seperti ketika
melakukan start pendek. Kaki bagian depan diatur dengan jarak 40 cm dari garis start lutut.
Atur lutut kaki belakang agar sejajar dengan tumit kaki di bagian depan. Atur jaraknya
sebesar satu kepalan tangan, dimulai dari tumit kaki di depan hingga ke ujung jari kaki yang
berada di belakang.
Dan apabila orang tersebut memiliki kaki yang tidak terlalu panjang dan tidak terlalu
pendek dia bisa menggunakan sikap posisi start menegah atau medium start untuk melakukan
start menengah atau medium start maka posisikan tangan dan ibu jari sama seperti ketika
melakukan start pendek atau bunch start. Letakkan kaki yang berada di depan dengan jarak
40 cm dari garis start. Sejajarkan lutut kaki yang di bagian belakang dengan ujung jari kaki
yang berada di depan. Atur jarak ujung jari kaki yang di depan dengan ukuran sekitar satu
kepal dan sejajarkan lutut kaki dengan ujung jari kaki bagian depan.

Setelah melakukan sikap start tersebut kami lalu dibuat kelompok untuk
meningkatkan materi yang sudah diberikan. Lalu kami bernain games untukmeningkatkan
konsentrasi dan kekuatan lari.

Pertemuan keempat :

Pada pertemuan keempat seperti biasa sebelum masuk pembelajaran


tentang materi mahasiswa melakukan jogging selama 4 putaran di dalam
stadion, setelah selesai melakukan jogging langsung kkembali melakukan
pemanasan statis agar otot-otot tidak gampang cedera. Setelah selesai
melakukan pemanasan lalu kami naik ke tribun untuk latihan kekuatan kaki.
Kami disuruh menaiki anak tangga dengan menggunakan ujung kaki sebagai
tumpuan dan tidak boleh ada suara hentakan kaki itu dilakukan untuk
mengguatkan otot kaki dan paha. Setelah itu kami juga disuruh menaiki anak
tangga dengan cara melompat sama dengan seperti sebelumnya ujung kaki
sebagai tumpuan pada saat berlompat dan tanpa mengeluarkan hentakan kaki.
Lalu berikutnya kami berlari sambil melangkahi anak tangga dengan cepat.
Pertemuan kelima :

Pada pertemuan kelima seperti biasa sebelum masuk pembelajaran


tentang materi mahasiswa melakukan jogging selama 3 putaran di dalam
stadion, setelah selesai melakukan jogging langsung kkembali melakukan
pemanasan statis agar otot-otot tidak gampang cedera. Pada pertemuan kelima
kami memperluas materi dengan memperdalam posisi start dengan
menggunakan alat, ini bertujuan agar posisi pada saat lari bisa menggeluarkan
daya ledak yang bagus. Setelah melakukan perdalaman materi kami melakukan
lari sprint dengan jarak 60 meter, dan untuk putaran kedua dilakukan dengan
jarak 100 meter.